Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalan Jenderal Sudirman dilihat dari Wisma BCA
Jalan Jenderal Sudirman saat menjelang malam

Jalan Jenderal Sudirman atau Jalan Sudirman adalah nama salah satu jalan utama Jakarta dan merupakan pusat bisnis di kota ini (dikenal dengan poros Sudirman-Thamrin-Kuningan). Nama jalan ini diambil dari nama seorang Pahlawan Nasional Indonesia yaitu Jenderal Besar TNI Anumerta Soedirman. Jalan ini membentang sepanjang 4 KM dari Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat sampai Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jalan ini berada di perbatasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Jalan ini melintasi 7 Kelurahan, yaitu kelurahan:

Jalan ini merupakan kawasan 3 in 1 yang kemudian diubah menjadi sistem ganjil genap dan dilalui oleh TransJakarta Koridor 1 dan juga biasa di pakai untuk Car Free Day. Di jalan ini terdapat Wisma 46 (Gedung tertinggi di Indonesia), Jembatan Semanggi, Gelora Bung Karno dan kawasan Sudirman Central Business District (SCBD).

Bangunan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman[sunting | sunting sumber]

Bangunan diurutkan dari Dukuh Atas menuju Senayan

Persimpangan[sunting | sunting sumber]

Jalan ini memiliki 6 persimpangan, yaitu:

Transportasi umum[sunting | sunting sumber]

Bus[sunting | sunting sumber]

Bus TransJakarta di Jalan Jenderal Sudirman

Jalan ini dilalui oleh jalur TransJakarta koridor 1 dengan rute Blok M - Kota. Halte-halte yang berada di jalan ini yaitu:

Selain itu, berikut ini adalah trayek bus lain yang melayani Jalan Jend. Sudirman:

Kereta api[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jalan sebelumnya:
Jalan MH Thamrin
Jalur Jalan Raya Kota - Pondok Labu Jalan berikutnya:
Jalan Sisingamangaraja