Indofood

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Indofood
PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Perusahaan publik
Simbol sahamIDX: INDF
IndustriMakanan dan minuman
Didirikan14 Agustus 1990
PendiriSudono Salim
Peter Santoso
Kantor
pusat
Jakarta, Indonesia
Tokoh
kunci
Anthony Salim (Direktur Utama)
Axton Salim (Direktur)
Manuel V. Pangilinan (Komisaris Utama)
ProdukMi, es krim, makanan ringan, biskuit, tepung terigu, sirup, susu, minyak goreng, pasta
IndukFirst Pacific (Salim Group)
DivisiBogasari
Anak
usaha
Situs webIndofood

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (IDX: INDF) atau lebih dikenal dengan nama Indofood merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim dengan nama PT Panganjaya Intikusuma yang pada tanggal 5 Februari 1994 menjadi Indofood Sukses Makmur. Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.

Dalam beberapa dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan total food solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di rak para pedagang eceran.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

  • 1968 - PT Limasatu Sankyo Industri Pangan (selanjutnya berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia) didirikan, pertama kali memproduksi Supermi sebagai mi instan pertama di Indonesia.
  • 1970 - PT Sanmaru Foods Manufacturing Co Ltd (PT Sanmaru) didirikan sebagai salah satu anak perusahaan Jangkar Jati Group.
  • 1971 - PT Bogasari Flour Mills didirikan, dan menjadi pabrik pengolahan terigu dan gandum terbesar di Indonesia (monopoli).
  • 1972 - PT Sanmaru mulai memproduksi Indomie.
  • 1982 - PT Sarimi Asli Jaya didirikan dan mulai memproduksi Sarimi. Perusahaan ini merupakan produsen pangan pertama yang dimiliki Grup Salim.
  • 1983 - PT Sanmaru mulai memproduksi Chiki.
  • 1984 - PT Sarimi Asli Jaya diakuisisi oleh PT Sanmaru dan bersama dengan Salim Group membentuk perusahaan dengan nama PT Indofood Interna Corporation.
  • 1986 - PT Supermi Indonesia diakuisisi oleh PT Indofood Interna Corporation. Namanya kemudian menjadi PT Lambang Insan Makmur.
  • 1989 - PT Sanmaru mengakuisi PT Sari Pangan Nusantara, yang memproduksi makanan bayi bermerek SUN.
  • 1989 - PT Sanmaru membentuk perusahaan patungan dengan PepsiCo, Inc yang memiliki merek FritoLay yang kemudian pada tahun 1994 berganti nama menjadi PT Indofood Fritolay Makmur dan mulai memproduksi makanan ringan seperti Chitato, Jetz, Cheetos dan Lay's yang kemudian pada tahun 2007 disusul dengan Qtela dan pada tahun 2017 disusul dengan Doritos.
  • 1990 - Indofood didirikan oleh Sudono Salim dengan nama PT Panganjaya Intikusuma. Namun, kepemilikan saham awalnya tercatat atas nama Soetojo Koerniawan dan Herryjanto Setiadi.[1]
  • 1991 - PT Sanmaru meluncurkan mi instan dalam bentuk cup bermerek Pop Mie.
  • 1992 - PT Sanmaru melalui anak perusahaan Jangkar Jati Group diambil alih seluruh sahamnya oleh Salim Group.
  • 1994 - PT Panganjaya Intikusuma pada 5 Februari 1994 berganti nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur. 18 perusahaan-perusahaan makanan Grup Salim digabungkan ke PT Panganjaya pada 12 Februari 1994, yaitu: PT Sanmaru Foods Manufacturing (pabrik Indomie), PT Sarimi Asli Jaya (pabrik Sarimi), PT Multi Guna Agung (pabrik kemasan), PT Anekapangan Dwitama (bumbu dan saus), PT Indofood Interna Corp (induk usaha PT Sarimi, PT Sanmaru dan PT Lambang Insan), PT Indocipta Pangan Makmur (makanan ringan dan minuman), PT Lambang Insan Makmur (pabrik Supermi dan pabrik mie di Pontianak), PT Asoka Cahaya Indah, PT Ultrasari Wahana (pabrik Indomie di Pasuruan), PT Ciptaloka Bumisarana, PT Citra Pratama Santosa (mi instan), PT Foodtech Utama Internasional, PT Pandanwangi Nusantara (pabrik saus), PT Panganjaya Abadi (pabrik Indomie di Banjarmasin), PT Kurumaya Citrarasa (restoran Kurumaya), PT Karyapangan Intisejati (pabrik Indomie di Bandung), PT Intipangan Persada (pabrik Indomie di Jakarta) dan PT Karina Sari Cipta (pabrik Indomie di Padang).[2][3][4] Pada tahun ini juga, PT Indofood mengadakan pencatatan sahamnya (IPO) di Bursa Efek Jakarta dengan melepas 2,75% sahamnya pada 14 Juli 1994 dengan harga Rp 6.200/saham, dan juga melepas 20% sahamnya dalam bentuk obligasi di pasar internasional.[1][5][6]
  • 1995 - Mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.
  • 1997 - Mengakuisisi 80% saham perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, agrobisnis serta distribusi.
  • 2004 - Mengakuisisi 60% saham perusahaan kemasan karton.
  • 2005 - PT Indosentra Pelangi sebagai produsen bumbu, kecap dan sambal bermerek Indofood membentuk perusahaan patungan dengan Nestlé bernama PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia, mengakuisisi perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat.
  • 2006 - Mengakuisisi 55% saham perusahaan perkapalan Pacsari Pte. Ltd.
  • 2007 - Mencatatkan saham Grup Agrobisnis di Bursa Efek Singapura dan menempatkan saham baru.
  • 2008 - Mengakuisisi 100% saham Drayton Pte. Ltd. yang memiliki secara efektif 68,57% saham di PT Indolakto, sebuah perusahaan dairy terkemuka.
  • 2009 - Memulai proses restrukturisasi internal Grup CBP melalui pembentukan PT Indofood CBP Sukses Makmur dan pemekaran kegiatan usaha mi instan dan bumbu yang diikuti dengan penggabungan usaha seluruh anak perusahaan di Grup Produk Konsumen Bermerek (CBP), yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Perseroan, ke dalam ICBP.
  • 2010 - Pada bulan Januari 2010, PT Gizindo Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT Indobiskuit Mandiri Makmur dan PT Ciptakemas Abadi digabung sepenuhnya ke dalam PT Indofood CBP Sukses Makmur. Menyelesaikan restrukturisasi internal Grup CBP melalui pengalihan kepemilikan saham anak perusahaan di Grup CBP dengan jumlah kepemilikan kurang dari 100% ke ICBP dan melakukan Penawaran Saham Perdana yang dilanjutkan dengan pencatatan saham ICBP di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Oktober 2010. Peningkatan kepemilikan di Pacsari Pte. Ltd sebesar 10% menjadi pemilik 100%.
  • 2011 - PT Salim Ivomas Pratama (SIMP), anak perusahaan langsung dan tidak langsung Perseroan, melakukan IPO diikuti dengan pencatatan saham di BEI pada tanggal 9 Juni 2011.
  • 2011 - Mencatatkan saham PT Salim Ivomas Pratama (“SIMP”), anak perusahaan langsung dan tidak langsung Perseroan, di BEI.
  • 2012 - ICBP mendirikan dua perusahaan patungan dengan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte. Ltd. (“Asahi”) untuk memasuki pasar minuman non-alkohol di Indonesia.
  • 2012 - Sudono Salim, pendiri ICBP meninggal dunia di Singapura pada tanggal 10 Juni 2012. Tidak lama sesudah meninggalnya, salah satu produk mi instan dari Indofood, Indomie, menyelenggarakan program ulang tahunnya yang ke-40 tahun, pada bulan Agustus 2012 di Jakarta.
  • 2013 - Menyelesaikan akuisisi PT Pepsi-Cola Indobeverages, perusahaan yang memproduksi minuman ringan bermerek Pepsi, 7 Up dan sebagainya. Akuisisi ini dilakukan oleh PT Indofood Asahi Sukses Beverage dan PT Asahi Indofood Beverage Makmur, yang masing-masing adalah 51% dan 49% dimiliki oleh ICBP.
  • 2014 - Indofood masuk ke bisnis minuman ringan bernama Indofood Asahi dan mulai mengimpor dua merek minuman dari Malaysia, yaitu Ichi Ocha dan Caféla Latte.
  • 2014 - ICBP, melalui anak perusahaan patungannya dengan Asahi, mengakuisisi aset yang terkait dengan kegiatan usaha air minum dalam kemasan termasuk merek Club.
  • 2014 - PT Indolakto menyelesaikan proses akuisisi 100% saham PT Danone Dairy Indonesia, serta pembelian merek dagang dan desain industri yang berhubungan dengan produk Milkuat.
  • 2017 - Indofood membentuk perusahaan patungan dengan Arla Foods bernama PT Arla Indofood Makmur Dairy Import.
  • 2018 - ICBP meningkatkan kepemilikan pada anak perusahaan di bidang minuman dan produk kuliner, serta melaksanakan pendistribusian produk secara nasional untuk kegiatan usaha paper diaper.
  • 2018 - Indofood, melalui produk Indomie, Pop Mie, Chitato dan Indomilk, menjadi sponsor resmi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
  • 2018 - Indofood mengakhiri usaha patungan dengan Nestlé sehingga PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia berganti nama menjadi PT Nugraha Indah Citarasa Indonesia.
  • 2019 - PT Arla Indofood Makmur Dairy Import meluncurkan susu pertumbuhan organik Puregrow Organic pada tangggal 27 September 2019.
  • 2019 - Semua produk minuman ringan dari PepsiCo berhenti dijual di Indonesia setelah kontrak antara PT Anugerah Indofood Barokah Makmur dengan PepsiCo berakhir pada tanggal 10 Oktober 2019.
  • 2021 - Pada tanggal 17 Februari 2021, ICBP telah resmi membeli seluruh saham yang dimiliki Fritolay Netherlands Holding B.V. (“Fritolay”), afiliasi dari PepsiCo pada PT Indofood Fritolay Makmur (“IFL”) senilai Rp 494 miliar, sehingga berganti nama menjadi PT Indofood Fortuna Makmur serta produksi makanan ringan merek Lay's, Cheetos dan Doritos di Indonesia akan dihentikan pada tanggal 18 Agustus 2021. Selain itu, PepsiCo dan afiliasinya juga telah sepakat untuk tidak memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan yang bersaing dengan produk IFL di Indonesia dalam periode tiga tahun.

Operasional dan anak perusahaan[sunting | sunting sumber]

Saat ini[sunting | sunting sumber]

Setelah reorganisasi pada 2009, INDF tidak lagi memproduksi makanan dan minuman secara langsung, melainkan lewat anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Bisnis produk langsung INDF saat ini hanyalah bisnis terigu bernama Bogasari Flour Mills (direncanakan akan dipisah menjadi PT tersendiri). Selain itu, masih ada juga anak usahanya yang bergerak di bidang perkebunan (terutama kelapa sawit), perusahaan distribusi seperti Indomarco Adi Prima dan lainnya. Berikut ini anak usaha INDF:[7]

  • PT Prima Intipangan Sejati
    • PT Samudra Sukses Makmur
  • PT Bogasari Sentra Flour Mills
  • PT Bogasari Flour Mills
  • PT Inti Abadi Kemasindo
  • PT Indobahtera Era Sejahtera
  • PT Mileva Makmur Mandiri
  • PT Saripangan Mandiri Sejahtera
  • PT Bina Makna Indopratama
  • PT Argha Giri Perkasa
  • PT Puri Daya Usahatama
  • PT Arthanugraha Mandiri
  • PT Pelayaran Tahta Bahtera
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
    • PT Indofood Fortuna Makmur
    • Indofood (M) Food Industries Sdn. Bhd
    • Drayton Pte. Ltd.
    • PT Indofood Tsukishima Sukses Makmur
    • PT Indofood Comsa Sukses Makmur
    • PT Pinnacle Permata Makmur
    • PT Sukses Artha Jaya
    • PT Indolakto
    • PT Indokuat Sukses Makmur
    • PT Arla Indofood Makmur Dairy Import
    • PT Arla Indofood Sukses Dairy Manufacturing
    • PT Surya Rengo Containers
    • PT Anugerah Indofood Barokah Makmur
    • PT Tirta Sukses Perkasa
    • PT Nugraha Indah Citarasa Indonesia
    • Pinehill Company Limited
      • Platinum Stream Profits Limited
      • Pinehill Arabia Food Limited
      • Salim Wazaran Group Limited
      • Timeby Group Limited
      • Salim Wazaran Kenya Company Limited
      • Transworld Company for Trade and Export Limited Liability Company
      • Salim Wazaran Abu Elata LLC
      • Hearty Ivory Holdings Limited
      • Indoadriatic Industry d.o.o. Indija
      • Indo Serbia Food d.o.o. Beograd
      • Bellapeak Investments Limited
      • Triumph Fame Investments Limited
      • Salim Wazaran Maghreb Manufacturing Company SA
      • Indo Morocco Distribution Company SA
      • Salim Wazaran Gida Sanayi ve Yaritim Anonim Sirketi
      • Adkoturk Gida sanayi ve Ticaret Limited Sirketi
  • PT Salim Ivomas Pratama Tbk
    • PT Manggala Batama Perdana
    • PT Kebun Mandiri Sejahtera
    • Asian Synergies Limited
    • Silveron Investments Limited
    • PT Kebun Ganda Prima
    • PT Citranusa Intisawit
    • PT Indoagri Inti Plantation
    • PT Gunung Mas Raya
    • PT Indriplant
    • PT Cibaliung Tunggal Plantations
    • PT Serikat Putra
    • PT Sarana Inti Pratama
    • PT Riau Agrotama Plantation
    • PT Citra Kalbar Sarana
    • PT Jake Sarana
    • PT Swadaya Bhakti Negaramas
    • PT Agro Subur Permai
    • PT Mentari Subur Abadi
    • PT Gunta Samba
    • PT Multi Pacific International
    • PT Mega Citra Perdana
    • PT Mitra Inti Sejati Plantation
    • PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk
    • PT Multi Agro Kencana Prima
    • Lonsum Singapore Pte. Ltd.
    • Sumatra Bioscience Pte. Ltd.
    • PT Lajuperdana Indah
    • PT Cakra Alam Makmur
    • PT Hijaupertiwi Indah Plantations
    • PT Cangkul Bumisubur
    • PT Tani Musi Persada
    • PT Sumatra Agri Sejahtera
    • PT Tani Andalas Sejahtera
    • PT Samudera Sejahtera Pratama
    • PT Pelangi Intipertiwi
    • PT Intimegah Bestari Pertiwi
    • IndoInternational Green Energy Resource Pte.Ltd.
    • PT Kencana Subur Sejahtera
    • PT Pratama Citra Gemilang
    • Agri Investments Pte. Ltd.
    • PT Mentari Pertiwi Makmur
    • PT Sumalindo Alam Lestari
    • PT Wana Kaltim Lestari
    • PT Madusari Lampung Indah
    • PT Wushan Hijau Lestari
    • PT Perusahaan Perkebunan, Perindustrian dan Perdagangan Umum Pasir Luhur
    • Asian Assets Management Pte., Ltd. - dimiliki bersama ICBP
    • Harvest Gems Pte. Ltd. - dimiliki bersama ICBP
    • PT Aston Investama Perkasa - dimiliki bersama ICBP
    • PT Aston Inti Makmur - dimiliki bersama ICBP
  • PT Indomarco Adi Prima
  • Indofood Agri Resources Ltd.
    • IFAR Brazil Pte. Ltd.
    • IndoAgri Brazil Participações Ltda.
  • Indofood Singapore Holdings Pte. Ltd.
  • Ocean 21 Pte. Ltd
    • Ocean Phoenix Pte. Ltd.
    • Ocean Amazing Pte. Ltd.
    • Ocean Hiryu Pte. Ltd.
    • Glory Sky Enterprise Pte. Ltd.
    • Ocean Ace Shipping Pte.Ltd.
    • Ocean Glory Maritime Pte. Ltd.
    • Ocean Sukses Pte. Ltd
    • Ocean Makmur Pte. Ltd.
  • Pacsari Pte. Ltd
    • Boga Indah Pte. Ltd.
    • Diamond Indah Pte. Ltd.
    • Sari Indah Pte. Ltd

Mantan perusahaan[sunting | sunting sumber]

  • PT Nissin Foods Indonesia (d.h. PT Nissinmas). Didirikan pada 1992, dengan pabrik mi Jepang Nissin Foods untuk memproduksi mi instan bermerek Nissin dan Top Ramen.[8] Pada 20 Agustus 2014, 49% saham Indofood dilepas, menjadikan Nissin memegang 100% sahamnya.[9]
  • PT Mekar Prima Lestari (d.h. PT Myojo Prima Lestari). Didirikan pada 15 Desember 1994, berpatungan dengan perusahaan mie Jepang lain bernama Myojo Foods Co. Ltd. Kemudian Myojo melepas saham di perusahaan yang memproduksi mi bermerek Myojo ini.[10] Pada akhirnya, perusahaan ini setelah berganti nama dilikuidasi pada 2008.[11]
  • PT Indobiskuit Mandiri Makmur. Didirikan pada 25 Februari 1993 sebagai perusahaan patungan antara Salim Group (pada saat itu Indofood belum ada) dan United Biscuits Inggris dengan saham 50%-50% menggunakan nama PT Ubindo Aneka Biskuit. Merek yang diproduksi seperti Keebler dan Canasta di Purwakarta sejak Juni 1994. Pada 29 Maret 1999 saham United Biscuits diakuisisi Indofood sehingga namanya menjadi PT Prima Aneka Biskuit. Lalu pada 15 September 1999 menjadi PT Prima Aneka Berjaya dan pada 9 September 2005 menjadi PT Indobiskuit Mandiri Makmur. Produknya, kemudian dikenal dengan nama Trenz, Dueto, dan Wonderland. Pada 31 Desember 2009, perusahaan ini dimerger dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur.[12][13]
  • PT Indosentra Pelangi, berpusat di Cibitung, didirikan pada 17 Desember 1992.[14] Memproduksi kecap, saus dan bumbu dengan merek Indofood, awalnya saham Indofood tidak 100% namun pada 15 Oktober 2009 sudah menjadi 100%.[15] Pada 31 Desember 2009, perusahaan ini dimerger dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur.
  • PT Gizindo Prima Nusantara, didirikan pada 12 Agustus 1985 dengan pada saat itu dimiliki oleh pabrik Indomie, PT Sanmaru Food Manufacturing. Pada Maret 1989 perusahaan ini mengakuisisi PT Saripangan Utama Nusantara sehingga produknya menjadi ada dua yaitu SUN (kelas bawah) dan Promina (kelas atas). Pada 1994, PT Saripangan digabung dengan INDF dan PT Gizindo menjadi anak perusahaannya. Awalnya kerjasama dengan Nutricia, namun kemudian bekerjasama dengan Gerber Products Company dan sudah mendapat berbagai sertifikasi misalnya dari Unicef.[1][16] Pada 31 Desember 2009, perusahaan ini dimerger dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur.
  • PT Ciptakemas Abadi, memproduksi kemasan, awalnya berdiri dengan nama PT Multiguna Agung pada 1982. Pada 1983 berganti nama menjadi PT Ciptakemas. Pabriknya ada di Cakung, Cikupa dan Purwakarta. Pada 31 Desember 2009, perusahaan ini dimerger dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur.[17]
  • Purply Holding BV
  • Indofood International Finance Ltd
  • Witty East Holding Co. Ltd.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]