Daftar kecelakaan dan insiden pesawat penumpang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Daftar ini merupakan daftar kecelakaan dan insiden pesawat terbang penumpang diurutkan berdasarkan tahun.



1937 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 Pranala luar


1937[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1945[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1946[sunting | sunting sumber]

  • 3 Oktober - Empat mesin berasal dari Berlin Douglas jatuh menabrak sisi gunung di luar Stephanville, Newfoundland. Pesawat tersebut dikendarai oleh American Overseas Airlines yang membawa banyak istri dan anak-anak para serdadu AS yang terlibat perang di Jerman. Ke-39 penumpang semuanya meninggal. Pada saat itu, kecelakaan tersebut adalah yang paling terburuk di antara kecelakaan pesawat terbang komersial.
  • 25 Desember - setidaknya 3 pesawat terbang jatuh di tempat yang terpisah karena terjebak di tengah-tengah kabut yang tebal di Shanghai, Republik Tiongkok.

«Kembali ke atas

1947[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke ataspesawat jatuh

1948[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1949[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1951[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1953[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1954[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1955[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1956[sunting | sunting sumber]

  • 30 Juni - United Airlines Penerbangan 718, sebuah DC-8, terbang dari Los Angeles ke Chicago dan TWA Penerbangan 2, sebuah Constellation, bertabrakan di atas Grand Canyon. Seluruh 58 penumpang dan awak di DC-8, dan 70 penumpang dan awak di Constellation tewas. Kedua pilot telah meminta izin untuk terbang di ruang udara yang bukan ditentukan untuk memberikan penumpang pemandangan yang lebih baik dan tabrakan dihubungkan dengan pilot yang saling tidak melihat kapal lainnya.

«Kembali ke atas

1957[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1958[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1959[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1960[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1961[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1962[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1963[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1965[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1968[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1970[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1971[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1972[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1973[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1974[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1975[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1976[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1977[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1978[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1979[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1980[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1981[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1982[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1983[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1985[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1986[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1987[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1988[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1989[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1990[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1991[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1992[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1993[sunting | sunting sumber]

23 Juli - China Northwest Airlines Penerbangan 2119 Jatuh di danau di Yinchuan,Ningxia,Tiongkok.54 penumpang dan 1 kru pesawat tewas, 54 penumpang dan 4 awak pesawat selamat.

«Kembali ke atas

1994[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1995[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1996[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1997[sunting | sunting sumber]

  • 9 Januari - Comair Penerbangan 3272, sebuah Embraer EMB 120 Brasilia, jatuh di Ida, Michigan akibat adanya es di bagian pesawat. Pesawat berputar-putar dan menghantam tanah di mana seluruh penumpang dan awak berjumlah 29 orang tewas. Kata-kata terakhir pilot penerbangan naas tersebut ialah "Kita akan mati!"
  • 18 Maret - Stavropolskaya Aktsionernaya Avia Penerbangan 1023 sedang terbang di atas Rusia membawa 50 orang di mana tiba-tiba pesawat patah dan hancur berkeping-keping diudara. Tidak ada satupun di antara kelima puluh awak dan penumpang pesawat yang keluar hidup-hidup.
  • 11 Juli - sebuah Antonov An-24 Cubana de Aviación jatuh ke Laut Karibia di tenggara pesisir Kuba menewaskan 44 orang.
  • Serpihan Korean Air 801
    6 Agustus - Korean Air Penerbangan 801 akan mendarat ke Bandar Udara di Guam menggunakan Boeing 747. Akibat cuaca buruk, pilot mencari-cari landasan. Pesawat tetap turun hingga akhirnya ketinggian pesawat terlalu rendah. Pilot tidak menyadari bahwa mereka terbang rendah hingga sebuah gundukan curam terlihat secara tiba-tiba di lampu landing. Pesawat menabrak gundukan dan hancur berkeping-keping. Hanya bagian ekornya yang utuh. Hampir seluruh awak dan penumpang tewas. Hanya 26 yang selamat dari 254 orang.
  • 26 September - Garuda Indonesia Penerbangan 152 menggunakan Airbus A300 dengan membawa 234 orang akan mendarat di Bandar Udara Polonia di Medan. Pihak pengendali udara bingung dengan pesawat Merpati yang berada di kawasan udara tersebut dengan GA152. Ia justru sempat mengira bahwa ada pesawat Merpati 152 (di mana pesawat tersebut tidak pernah ada). Ia kemudian menyuruh GA152 untuk terbang ke pegunungan di mana seluruh penumpang dan awak pesawat tewas seketika. Kecelakaan ini merupakan kecelakaan udara terburuk di Indonesia.
  • 10 Oktober - Austral Líneas Aéreas Penerbangan 2553 (McDonnell Douglas DC-9-32) terbang di atas Uruguay. Sistem peringatan pesawat tiba-tiba menyatakan bahwa pesawat terlalu lambat. Padahal, pada kenyataannya pesawat terbang normal. Pilot kemudian menurunkan pesawat. Menambah thrust agar laju pesawat semakin cepat. Pada saat tersebut, pesawat sudah terbang terlalu cepat. Namun, sistem peringatan tetap memberi tahu pilot bahwa mereka terbang terlalu lambat. Pilot semakin menurunkan pesawat. Akibatnya, salah satu flaps pesawat lepas. Pesawat terjun berguling-guling tak terkendali dan jatuh nyaris vertikal di Estancia Magallanes, Nuevo Berlín, 32 kilometer (20 mil) dari Montevideo, Uruguay; seluruh 74 penumpang tewas.
  • 17 Desember - Tajikistan Airlines Penerbangan 3183, sebuah Tupolev Tu-154, jatuh di dekat Bandar Udara Sharjah, Uni Emirat Arab. Dari 86 penumpang dan awak, hanya teknisi pesawat saja yang selamat.
Serpihan Silkair 185 yang hancur berkeping-keping
  • 19 Desember - SilkAir Penerbangan 185 menggunakan Boeing 737 sedang terbang di ketinggian 35.000 kaki di atas Sungai Musi. Tiba-tiba, pesawat terjun secara vertikal dan meluncur hingga melebihi kecepatan suara. Bagian pesawat mulai terlepas satu per satu dan menghantam sungai. Seluruh 104 orang tewas seketika. Seluruh mayat hancur berkeping-keping dan 4 orang tidak dapat diidentifikasi sama sekali. Pihak Amerika menyatakan bahwa pilot melakukan bunuh diri, sedangkan pihak Indonesia tidak dapat menentukan penyebabnya. Pengadilan Los Angeles menyatakan bahwa penyebabnya ialah kerusakan rudder (ekor belakang)

«Kembali ke atas

1998[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

1999[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2000[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2001[sunting | sunting sumber]

  • 3 Juli - pesawat jet Tupolev Tu-154 Vladivostokavia jatuh pada saat mendekati pendaratan di Irkutsk, Rusia menewaskan 145
  • 24 Agustus - Air Transat Penerbangan 236 kehabisan bahan bakar di atas Samudra Atlantik dan melakukan pendaratan darurat di kepulauan Azores
  • 11 September - American Airlines Penerbangan 11 (WTC Menara Utara) (11 September 2001) Pesawat tersebut dibajak dan diterbangkan ke sebuah menara di mana kejadian tersebut menjadi kejadian teroris paling mematikan di dunia.
  • 11 September - United Airlines Penerbangan 175 (WTC Menara Selatan) (11 September 2001)Pesawat tersebut dibajak dan diterbangkan ke sebuah menara di mana kejadian tersebut menjadi kejadian teroris paling mematikan di dunia.
    Kejadian 9/11 yang merupakan kejadian teroris terburuk dalam sejarah dunia
  • 11 September - American Airlines Penerbangan 77 (The Pentagon) (11 September 2001)Pesawat tersebut dibajak dan diterbangkan ke sebuah gedung militer di mana kejadian tersebut menjadi kejadian teroris paling mematikan di dunia.
  • 11 September - United Airlines Penerbangan 93 (Somerset County, Pennsylvania) (11 September 2001) Pesawat ini juga dibajak dan rencananya akan menjadi bintang utamanya, yaitu menabrak Gedung Putih. Namun, para penumpang yang mengetahui bahwa para pembajak akan menerbangkannya ke Gedung Putih melawan dengan fisik dan berhasil membunuh dua pembajak. Mereka mendobrak kokpit dan mencoba untuk mengambil alih kendali. Namun naas, walaupun sudah dicekal dan dipegangi, para pembajak tetap dapat mengarahkan kemudi pesawat tajam ke bawah dan jatuh di Pennsylvania. Seluruh 44 orang dalam pesawat tewas.
  • 4 Oktober - Siberia Airlines Penerbangan 1812 terbang di atas Laut Hitam. Di dekatnya, militer Ukraina sedang mengadakan latihan misil dengan target sudah berada di langit. Ketika misil ditembak, misil itu bukannya mengenai target melainkan mengunci targetnya ke pesawat penumpang di dekatnya, yaitu SIberia Airlines. Pesawat meledak berkeping-keping. Pihak Ukraina bersorak sorai karena latihan militernya selesai. Namun, setelah diberitakan keesokan harinya, mereka mengakui dan meminta maaf kepada pihak maskapai.
  • Musibah Bandar Udara Linate
    8 Oktober - Kecelakaan di Bandara Linate, Scandinavian Airlines Penerbangan 686, Scandinavian Airlines baru saja akan take-off dari Bandar Udara Linate di Italia di mana tiba-tiba pesawat tersebut menabrak sebuah pesawat sedang di landasan. Pesawat yang di tabrak hancur berkeping-keping dan terseret pesawat Scandinavian Airlines. Pilot mencoba untuk membatalkan take-off namun terlambat. Pesawat meluncur berputar-putar di landasan pacu dan menghantam hangar. Seluruh penumpang di kedua pesawat tewas.
  • 12 November - American Airlines Penerbangan 587 baru saja take-off dari New York City. Sang ko-pilot terlalu berlebihan dalam mengoperasikan rudder (ekor belakang) ketika menghadapi turbulensi. Tiba-tiba, ekor belakang tersebut putus dari pesawat Airbus tersebut. Tidak ada apa-apa yang bisa dilakukan pilot. Pesawat terjun ke perumahan Queens di New York di mana kecelakaan ini menjadi kecelakaan pesawat kedua terburuk di Amerika. Sebelumnya, pesawat dikira telah menjadi target teroris ( akibat baru saja 2 bulan dari Tragedi 11 September).
  • 22 Desember - American Airlines Penerbangan 63 - penerbangan "bom-sepatu".

«Kembali ke atas

2002[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2003[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2004[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2005[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2006[sunting | sunting sumber]

«Kembali ke atas

2007[sunting | sunting sumber]

2008[sunting | sunting sumber]

2009[sunting | sunting sumber]

2010[sunting | sunting sumber]

2011[sunting | sunting sumber]

2012[sunting | sunting sumber]

2013[sunting | sunting sumber]

2014[sunting | sunting sumber]

pemerintah Ukraina menduga pesawat ini ditembak jatuh oleh rudal permukaan ke udara Buk pada ketinggian 10.000 meter. Seluruh penumpang dan awak pesawat di pastikan tewas.

2015[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]