OB OK

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
OB OK
GenreSitkom
PembuatMNC Pictures
Pemeran
Lagu pembukaOB
Lagu penutupOB
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
Produksi
LokasiJakarta, Indonesia
Durasi60 menit
Rumah produksiMNC Pictures
DistributorMedia Nusantara Citra
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaSenin, 06 Agustus 2018
Tanggal rilisSenin, 06 Agustus 2018 –
Kamis, 01 November 2018
Kronologi
Diawali olehOB Shift 2 (2009)
Pranala luar
Situs web

OB OK adalah sinetron Situasi Komedi Indonesia yang ditayangkan Oleh RCTI.[1] Serial ini ditayangkan pada tanggal 6 Agustus hingga 1 November 2018 dan merupakan musim ketiga dari serial OB setelah 10 tahun vakum. Serial Ini kembali menghadirkan nama-nama yang pernah membintangi musim sebelumnya seperti Tika Panggabean, Daus Separo, Aditya Warman dan Marlon Renaldy serta Nama-nama baru seperti Asri Welas, Joan Idol dan lain-lain.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Serial ini kembali mengisahkan kejadian-kejadian lucu di kantor stasiun televisi OK TV. Dimulai dari bagian pantry, ada Sayuti (Aditya Padat Karya) yang menjadi asisten Saodah (Tika Panggabean) yang harus mendidik OB dan petugas kebersihan Baru di OK TV yaitu Satria (Boris Bokir), Ephy (Ephy Sekuriti), Ratmi (Rosiana Dewi), dan Mimin (Eva Mimin).

Dibagian HRD ada Ibu Lusi (Asri Welas), Manager HRD Baru yang Suka Kebersihan. Ia diam-diam Naksir Boy (Frans Nikholas) Karyawan HRD yang merupakan Keponakan dari Owner OKTV. Ada juga Slamet (Ibob Tarigan) karyawan yang suka Cari Muka dan Dana (Sadana Agung) karyawan yang suka Hal-hal Mistis.

Lalu dibagian Keuangan ada Pak Taka (Marlon Renaldy), eks Manager HRD yang sekarang menjadi Manager Keuangan yang galak dan suka memberi hukuman fisik. Ia diam-diam jatuh cinta kepada Sachet (Sylvia Genpati) sekeretaris barunya yang berkelakuan mirip dengan Saschya (Winda Viska), dan Ismail (Daus Separo), mantan OB yang kini menjadi salah satu karyawan keuangan yang sering mendapat hukuman push-up dari Pak Taka. Juga ada kelucuan dari Jeje (Joan Idol) dan Ohang (Ohang), personil keamanan di OK TV dan Ebong (Ncess Nabati) penata rias di OK TV.

Episode[sunting | sunting sumber]

Artikel Utama untuk Bagian Ini Adalah: Daftar episode OB OK

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Anak Juragan yang dahulu sebagai OB dan kini ia naik jabatan sebagai staff finance. Walaupun sudah naik jabatan, Ia tetap saja sering tertimpa kesialan seperti dihukum oleh Pak Taka. Cowok bersuara nyaring ini tahu semua harga barang, genit, dan suka mengkritik kebijakan kantor. Masih seperti dulu, Ia juga suka mengerjai Sayuti. Ia diam-diam naksir Sachet, dan seringkali Pak Taka cemburu.

Odah masih tetap galak dan tukang palak. Ia semakin diktator dan suka bergosip. Hobinya adalah makan, koran gosip, dan uang.

Tak banyak berubah, Sayuti tetap saja sering tertimpa kesialan, seperti dipalak Saodah dan dikerjai Ismail. Bahkan belum bisa tegas seperti Saodah.

Pak Taka yang dulu menjadi manager HRD kini pindah jabatan sebagai manager keuangan meski lemah dalam berhitung. Sifatnya sama saja, masih tetap galak dan tegas, tapi luluh dengan Sachet yang menurutnya mirip seperti Saschya. Bila pegawainya membuat kesalahan yang membuatnya marah, Pak Taka tidak segan-segan memberikan hukuman fisik seperti push up, berdiri satu kaki, dan sebagainya. Pak Taka kini bersaing dengan manager HRD baru.

Jabatan manager HRD saat ini dipegang Bu Lusi alias Bu Lus. Orangnya konyol dan agak bolot. Dikenal sebagai Miss Clean, Bu Lus tak suka melihat kotor sedikit saja. Ia juga suka bertele-tele meski bilang “to the point”. Seperti Pak Taka, ia juga suka memberi hukuman. Tapi lebih ringan yakni hukuman mengangkat salah satu kaki dan menarik telinga.

Bernama asli Sandra Setyarini, seperti Saschya, sekretaris yang juga ditaksir Pak Taka ini memang cantik, wangi, dan ramah. Hobinya membuat vlog dengan handphone, dan sedikit lebih pintar daripada Saschya. Berbeda dengan Saschya yang menyukai warna ungu, Sachet sangat menyukai warna pink.

Boy dikenal karena memiliki wajah yang ganteng. Karyawan OK TV yang ditaksir oleh Bu Lusi.

Satria adalah salah satu OB di OK TV yang rajin dan puitis, namun juga sok ganteng.

Kawan Satria dan Sayuti yang sama-sama menjadi OB. Epy punya rasa percaya diri yang tinggi bahkan sampai over PD. Sayangnya ia suka salah eksekusi, mudah sedih, dan banyak tanya.

Seperti Susi, Mimin merupakan salah seorang yang berani membantah Odah, Mimin dikenal mudah bergaul dan juga teman dekat Ratmi.

Cleaning service yang satu ini punya wajah cantik, tapi pemalu. Ciri khasnya, ia suka bersin.

Slamet paling hobi bisnis di kantor dengan menjual barang-barang orang lain. Seperti Pak Hendra, kelakuannya minus dan suka cari muka.

Karyawan HRD bernama Dana sangat percaya dengan hal-hal mistis. Bahkan ia merasa dirinya indigo.

OK TV punya security perempuan yang dipanggil Jeje. Bercita-cita menjadi penyanyi, Jeje punya hobi ikut audisi, Sayangnya emosinya suka labil.

Ebong merupakan tukang rias di OK TV. Orangnya nyinyir dan dikenal biang gosip para artis. Ia hobi banget nongkrong di pantry.

Seperti Jeje, Ohang juga seorang satpam.

Istri dari Sayuti sekaligus mantan cleaner OK TV. Orangnya cemburuan dan akan marah besar apabila Sayuti kedapatan lagi bersama perempuan lain, terutama Ratmi. Ia membuka warung tidak jauh dari OK TV.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]