Raden Pamanah Rasa (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Raden Pamanah Rasa
Raden Pamanah Rasa.jpeg
Poster Raden Pamanah Rasa di RCTI+
Genre
Didasarkan dariRaden Pamanah Rasa
oleh Enang Rokajat Asura
Penulis skenario
  • Ichal Beng
    (Episode 1-6)
  • Rachmawati
    (Episode 7-9)
Penulis ceritaEnang Rokajat Asura
Sutradara
  • Dedy Mercy
  • Ahmad Potabuga
    (Sutradara laga)
Pemeran
Penggubah laguAhmad Dhani
Lagu pembuka"Iman" — Ahmad Dhani
Lagu penutup"Iman" — Ahmad Dhani
KomposerJoseph S. Djafar
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
musim1
episode9 (daftar episode)
Produksi
ProduserEdward Chandra
SinematografiBudi Utomo
Editor
  • Maulana Ishak
  • Taufik Sudrajat
  • Nugroho P Septedy
Durasi60 menit
Rumah produksiMNC Pictures
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
Format gambar480i SDTV
Format audio
Tanggal tayang asli6 Juli 2017 (2017-07-6)
Kronologi
Didahului olehAwas Banyak Copet
Dilanjutkan olehCahaya Hati
Pranala luar
Situs web produksi

Raden Pamanah Rasa adalah sinetron miniseri laga Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 6 Juli 2017 pukul 19.00 WIB di RCTI.[1] Sinetron miniseri ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Enang Rokajat Asura. Selain itu, sinetron miniseri ini dibintangi oleh Ferdi Ali, Bima Azriel, Kirana Larasati, dan Fatmasury.[2][3]

Mulai 10 Juli 2017, sinetron miniseri ini tayang lebih awal pukul 16.30 WIB.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Dendam Astunalarang (Kirana Larasati) karena kalah bersaing dengan Putri Rengganis/Umadewi (Fatmasury) yang menjadi istri utama Ningrat Kancana (Ferdi Ali) diwariskan kepada anaknya, Purbamenak/Rajaputra (Rafael Putra Ismy) agar terpilih menjadi calon Putra Mahkota. Tetapi tampaknya Ningrat Kancana lebih cenderung mempersiapkan Raden Sunu/Pamanahrasa (Bima Azriel) sebagai calon Putra Mahkota. Sejak Pamanahrasa berusia 5 tahun upaya untuk melenyapkannya dari bumi Galuh telah dilakukan dengan berbagai cara. Puncaknya adalah ketika skandal busuk yang dilakukan Purbamenak/Rajaputra berhasil menjebak Pamanahrasa menginjak-injak tempat keramat ketika disuruh menaiki sebuah pohon. Hukuman yang diterima Pamanahrasa adalah dijual di pelabuhan setelah sekujur tubuhnya dilumuri jelaga sehingga menjelma jadi anak hitam. Anak hitam ini kemudian dibeli oleh Ki Gedeng Sendang Kasih sebagai penguasa di pelabuhan. Akhirnya anak hitam yang telah dibeli Ki Gedeng Sendang Kasih itu ditemukan tiga orang pengasuhnya dan kembali dibawa ke Galuh dengan menyisakan perasaan cinta di hati Nyi Ambet Kasih.

Menjelang usia yang cukup untuk dinobatkan sebagai Putra Mahkota (18 tahun), Ningrat Kancana menyuruh kedua putra dari kedua istrinya untuk mencari sungai yang airnya mengalir ke gunung. Ini sebenarnya simbol bahwa calon Putra Mahkota Galuh diharapkan akan bisa membawa Galuh (orang air) ke Pakuan (orang gunung), air mengalir ke gunung atau dengan kata lain menyatukan Galuh dan Pakuan. Perintah dari Ningrat Kancana ini ditanggapi secara berbeda oleh kedua putranya itu. Purbamenak/Rajaputra yang kesadarannya telah tertutup oleh obsesi kekuasaan dan keserakahan, mengantarkan langkah mencari sungai yang airnya benar-benar mengalir menuju gunung (dalam arti sebenarnya). Dengan kesaktiannya ia berusaha mengalirkan air ke arah gunung. Suatu ketika berhasil. Tetapi ketika dilaporkan kepada Ningrat Kancana dan diperiksa bersama para penasihat kerajaan, pada akhirnya air itu tetap mengalir ke samudera.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Nama Peran
Ferdi Ali Prabu Ningrat Kancana
Bima Azriel Raden Pamanah Rasa
Kirana Larasati Astuna Larang
Fatmasury Dewi Rengganis
Yama Carlos Surakerta
Marcell Domits Purwa Galih
Reza Pahlevi Banyak Sumba
Lam Ting Mpu Barata
Barry Prima Ki Hanggayuda
Rafael Putra Ismy Purbamenak
Van Jhov Lampung Jambu
Lucky Prabowo Gelap Nyawang
Reza Restapop Umbul
Anika Hakim Ni Rawit
Andrie Patih Puri
Zora Vidyanata Utari
Wan Afox Ki Balaga
Rini Mentari Nyi Nawang
Baron Hermanto Abah Dira

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Akhirnya Tayang Juga, Intip Jadwal Perdana Raden Pamanah Rasa RCTI!". Duniatv.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juli 2017. Diakses tanggal 22 Juli 2017. 
  2. ^ "Raden Pamanah Rasa: Mengungkap Sisi Lain Raja Siliwangi". Koran-jakarta.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 Juli 2017. Diakses tanggal 9 Juli 2017. 
  3. ^ "Biodata Lengkap Pemain Sinetron Raden Pamanah Rasa RCTI". Kabarkan.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Juni 2018. Diakses tanggal 1 Juli 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]