Raden Pamanah Rasa (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Raden Pamanah Rasa
Poster Raden Pamanah Rasa.jpeg
Poster resmi
Genre
PembuatMNC Pictures
Didasarkan dariRaden Pamanah Rasa
oleh Enang Rokajat Asura
Penulis skenario
  • Ichal Beng
    (Eps. 1—6)
  • Rachmawati
    (Eps. 7—9)
Penulis ceritaEnang Rokajat Asura
SutradaraDedy Mercy
Sutradara lagaAhmad Potabuga
Pemeran
Penggubah lagu temaAhmad Dhani
Lagu pembuka"Iman" — Ahmad Dhani
Lagu penutup"Iman" — Ahmad Dhani
Penata musikJoseph S. Djafar
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode9 (daftar episode)
Produksi
ProduserEdward Chandra
SinematografiBudi Utomo
Penyunting
  • Maulana Ishak
  • Taufik Sudrajat
  • Nugroho P Septedy
KameraMulti-kamera
Durasi31—79 menit
Rumah produksiMNC Pictures
DistributorMNC Media
Rilis
Jaringan asliRCTI
Tanggal tayang asli6 Juli 2017 (2017-07-06) –
14 Juli 2017 (2017-07-14)
Pranala luar
Situs web produksi

Raden Pamanah Rasa adalah sinetron miniseri laga Indonesia produksi MNC Pictures yang ditayangkan perdana 6 Juli 2017 pukul 19.00 WIB di RCTI.[1] Sinetron miniseri yang diadaptasi dari novel berjudul Raden Pamanah Rasa karya Enang Rokajat Asura ini, disutradarai oleh Dedy Mercy dan dibintangi oleh Ferdi Ali, Bima Azriel, Kirana Larasati, dan Fatmasury.[2][3]

Sejak 10 Juli 2017, sinetron miniseri ini tayang lebih awal pukul 16.30 WIB.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Dendam Astunalarang (Kirana Larasati) karena kalah bersaing dengan Putri Rengganis/Umadewi (Fatmasury) yang menjadi istri utama Ningrat Kancana (Ferdi Ali) diwariskan kepada anaknya, Purbamenak/Rajaputra (Rafael Putra Ismy) agar terpilih menjadi calon Putra Mahkota. Tetapi tampaknya Ningrat Kancana lebih cenderung mempersiapkan Raden Sunu/Pamanahrasa (Bima Azriel) sebagai calon Putra Mahkota.

Sejak Pamanahrasa berusia 5 tahun, upaya untuk melenyapkannya dari bumi Galuh telah dilakukan dengan berbagai cara. Puncaknya adalah ketika skandal busuk yang dilakukan Purbamenak/Rajaputra berhasil menjebak Pamanahrasa, menginjak-injak tempat keramat ketika disuruh menaiki sebuah pohon. Hukuman yang diterima Pamanahrasa adalah dijual di pelabuhan setelah sekujur tubuhnya dilumuri jelaga sehingga menjelma jadi anak hitam. Anak hitam ini kemudian dibeli oleh Ki Gedeng Sendang Kasih sebagai penguasa di pelabuhan. Akhirnya anak hitam yang telah dibeli Ki Gedeng Sendang Kasih itu ditemukan tiga orang pengasuhnya dan kembali dibawa ke Galuh dengan menyisakan perasaan cinta di hati Nyi Ambet Kasih.

Menjelang usia yang cukup untuk dinobatkan sebagai putra mahkota (18 tahun), Ningrat Kancana menyuruh kedua putra dari kedua istrinya untuk mencari sungai yang airnya mengalir ke gunung. Ini sebenarnya simbol bahwa calon putra mahkota galuh diharapkan akan bisa membawa galuh (orang air) ke pakuan (orang gunung). Air mengalir ke gunung atau dengan kata lain menyatukan galuh dan pakuan. Perintah dari Ningrat Kancana ini ditanggapi secara berbeda oleh kedua putranya itu.

Purbamenak/Rajaputra yang kesadarannya telah tertutup oleh obsesi kekuasaan dan keserakahan, mengantarkan langkah mencari sungai yang airnya benar-benar mengalir menuju gunung (dalam arti sebenarnya). Dengan kesaktiannya, ia berusaha mengalirkan air ke arah gunung. Suatu ketika berhasil, tetapi ketika dilaporkan kepada Ningrat Kancana dan diperiksa bersama para penasihat kerajaan, akhirnya air itu tetap mengalir ke samudra.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Ferdi Ali Prabu Ningrat Kancana
Bima Azriel Raden Pamanah Rasa
Kirana Larasati Astuna Larang
Fatmasury Dewi Rengganis
Yama Carlos Surakerta
Marcell Domits Purwa Galih
Reza Pahlevi Banyak Sumba
Lam Ting Mpu Barata
Barry Prima Ki Hanggayuda
Rafael Putra Ismy Purbamenak
Van Jhov Lampung Jambu
Lucky Prabowo Gelap Nyawang
Reza Restapop Umbul
Anika Hakim Ni Rawit
Andrie Patih Puri
Zora Vidyanata Utari
Wan Afox Ki Balaga
Rini Mentari Nyi Nawang
Baron Hermanto Abah Dira

Lagu tema[sunting | sunting sumber]

Judul lagu Penyanyi Pencipta Produksi
"Iman" Ahmad Dhani Ahmad Dhani & Cermin Diri CWIG
Keterangan
  Lagu tema utama

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Akhirnya Tayang Juga, Intip Jadwal Perdana Raden Pamanah Rasa RCTI!". Duniatv.net. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juli 2017. Diakses tanggal 22 Juli 2017. 
  2. ^ "Raden Pamanah Rasa: Mengungkap Sisi Lain Raja Siliwangi". Koran-jakarta.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 Juli 2017. Diakses tanggal 9 Juli 2017. 
  3. ^ "Biodata Lengkap Pemain Sinetron Raden Pamanah Rasa RCTI". Kabarkan.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Juni 2018. Diakses tanggal 1 Juli 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]