Kota Batam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kota Batam
كوتا باتم
Kota
Transkripsi Lainnya
 • Mandarin 巴淡島
 • Pinyin Bā dàn
Batam Compilation.jpg
Lambang resmi Kota Batamكوتا باتم
Lambang
Julukan: Kota Industri

Semboyan: Terwujudnya Kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani yang Modern dan Menjadi Andalan Pusat Pertumbuhan Perekonomian Nasional

(Batam as a civil modern city and as the centre of national economy development)
Kota Batamكوتا باتم berlokasi di Indonesia
Kota Batamكوتا باتم
Kota Batam
كوتا باتم
Lokasi di Indonesia
Koordinat: 1°05′LU 104°02′BT / 1,083°LU 104,033°BT / 1.083; 104.033
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Provinsi Kepulauan Riau
Pemerintahan
 • Walikota Muhammad Rudi
 • Wakil Walikota Amsakar Achmad
 • Ketua DPRD Batam Nuryanto
 • Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro
Area
 • Total 3.990 km2 (1,540 sq mi)
 • Darat 1.040 km2 (400 sq mi)
 • Air 2.950 km2 (1,140 sq mi)
Populasi (2015)
 • Total 1.164.352
 • Kepadatan Bad rounding here290/km2 (Bad rounding here760/sq mi)
Zona waktu WIB (UTC+7)
Kode Pos 29453
Kode wilayah +62 778
Plat kendaraan BP
Situs web www.batamkota.go.id

Kota Batam adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Wilayah kota Batam terletak di Pulau Batam dan seluruh wilayahnya dikelilingi Selat Singapura dan Selat Malaka. Batam adalah kota terbesar di Kepulauan Riau dan kota terbesar keempat di wilayah Sumatera setelah Medan , Palembang dan Pekanbaru. menurut jumlah penduduk. Menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam per 2015, jumlah penduduk Batam mencapai 1.164.352 jiwa.

Wilayah Metropolitan Batam terdiri dari tiga pulau, yaitu Batam, Rempang dan Galang yang dihubungkan oleh sebuah jembatan, yakni Jembatan Barelang.

Batam merupakan salah satu kota dengan letak yang sangat strategis. Selain berada di jalur pelayaran internasional, kota ini memiliki jarak yang sangat dekat dan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Batam merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Ketika dibangun pada tahun 1970-an oleh Otorita Batam (saat ini bernama BP Batam), kota ini hanya dihuni sekitar 6.000 penduduk dan dalam tempo 40 tahun penduduk Batam bertumbuh hingga 158 kali lipat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kota Batam pada awal tahun 1900an

Pulau Batam dihuni pertama kali oleh orang melayu dengan sebutan orang selat sejak tahun 231 Masehi. Pulau yang pernah menjadi medan perjuangan Laksamana Hang Nadim dalam melawan penjajah ini digunakan oleh pemerintah pada dekade 1960-an sebagai basis logistik minyak bumi di Pulau Sambu. Pada dekade 1970-an, dengan tujuan awal menjadikan Batam sebagai Singapura-nya Indonesia, maka sesuai Keputusan Presiden nomor 41 tahun 1973, Pulau Batam ditetapkan sebagai lingkungan kerja daerah industri dengan didukung oleh Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam atau lebih dikenal dengan Badan Otorita Batam (BOB) sebagai penggerak pembangunan Batam. Kini menjadi Badan Pengusahaan (BP Batam).Seiring pesatnya perkembangan Pulau Batam, pada dekade 1980-an, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 1983, wilayah Kecamatan Batam yang merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Riau, ditingkatkan statusnya menjadi Kotamadya Batam yang memiliki tugas dalam menjalankan administrasi pemerintahan dan kemasyarakatan serta mendudukung pembangunan yang dilakukan Otorita Batam (BP Batam). Di era reformasi pada akhir dekade tahun 1990-an, dengan Undang-Undang nomor 53 tahun 1999, maka Kotamadya administratif Batam berubah statusnya menjadi daerah otonomi, yaitu Pemerintah Kota Batam untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pembangunan dengan mengikutsertakan Badan Otorita Batam (BP Batam).

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kota yang merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau ini, memiliki luas wilayah daratan seluas 715 km², sedangkan luas wilayah keseluruhan mencapai 1.575 km². Kota Batam beriklim tropis dengan suhu rata-rata 26 sampai 34 derajat celsius. Kota ini memiliki dataran yang berbukit dan berlembah. Tanahnya berupa tanah merah yang kurang subur dan cuaca yang sering berubah sehingga untuk dijadikan lahan pertanian hanya tanaman yang dapat tumbuh tanpa mengikuti musim.

Batas-batas Kota Batam:

Utara Selat Singapura dan Singapura
Selatan Kabupaten Lingga
Barat Kabupaten Karimun
Timur Pulau Bintan dan Tanjung Pinang

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kota Batam memiliki dua macam pemerintahan yaitu Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan.

Pemerintah Kota Batam[sunting | sunting sumber]

Kantor Walikota Batam

Peran pemerintah Kota Batam mengurus segala administrasi kependudukan dan pencatatan sipil maupun Sumber Daya Manusia. Dalam mewujudkan demokratisasi dan kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan di Kota Batam, pada tanggal 5 Januari 2011 yang lalu, diselenggarakan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Batam. Melalui proses yang tertib dan aman, maka terpilih dan ditetapkannya Ahmad Dahlan dan Muhammad Rudi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam periode 2011-2016. Saat ini Wali Kota Batam dijabat oleh Muhammad Rudi untuk periode 2016-2021, didampingi oleh Amsakar Ahmad sebagai Wakil Wali Kota Batam.

Badan Pengelola Batam (BP Batam)[sunting | sunting sumber]

Kantor BP Batam

Badan Pengelola Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam atau yang sering disingkat BP Batam adalah badan pemerintahan yang berada di bawah pimpinan Dewan Kawasan (DK) Batam Pemerintah Pusat, yang diketuai Darmin Nasution, Menko Perekonomian. BP Batam berperan dalam tata kelola lahan dan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Batam. Ketua BP Batam sekarang sedang dalam status Lowong, karena adanya perombakan susunan pimpinan BP Batam oleh DK Batam.

Perwakilan[sunting | sunting sumber]

DPRD Kota Batam hasil Pemilu 2014 tersusun dari 11 partai politik, dengan perincian sebagai berikut:

Partai Kursi
Lambang PDI-P PDI-P 8
Lambang Partai Golkar Partai Golkar 7
Lambang Partai Gerindra Partai Gerindra 6
Lambang Partai Demokrat Partai Demokrat 5
Lambang PAN PAN 5
Lambang PKS PKS 4
Lambang Partai Hanura Partai Hanura 4
Lambang Partai NasDem Partai NasDem 4
Lambang PPP PPP 3
Lambang PKB PKB 3
Lambang PKPI PKPI 1
Total 50

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Bukit Tanjunguma Batam
Nagoya Batam

Kota Batam terdiri dari 12-kecamatan dan 74-kelurahan yaitu:

  1. Kecamatan Batam Kota
    1. Kelurahan Baloi Permai (Kodepos: 29431)
    2. Kelurahan Baloi (Kodepos: 29432)
    3. Kelurahan Sukajadi (Kodepos: 29432)
    4. Kelurahan Taman Baloi (Kodepos: 29432)
    5. Kelurahan Sungai Panas (Kodepos: 29433)
    6. Kelurahan Teluk Tering (Kodepos: 29461)
    7. Kelurahan Belian (Kodepos: 29464)
  2. Kecamatan Nongsa
    1. Kelurahan Nongsa (Kodepos: 29465)
    2. Kelurahan Sambau (Kodepos: 29465)
    3. Kelurahan Batu Besar (Kodepos: 29466)
    4. Kelurahan Kabil (Kodepos: 29467)
    5. Kelurahan Ngenang (Kodepos: 29468)
  3. Kecamatan Bengkong
    1. Kelurahan Sadai (Kodepos: 29432)
    2. Kelurahan Tanjung Buntung (Kodepos: 29432)
    3. Kelurahan Bengkong Harapan (Kodepos: 29457)
    4. Kelurahan Bengkong Indah (Kodepos: 29458)
    5. Kelurahan Bengkong Laut (Kodepos: 29458)
  4. Kecamatan Batu Ampar
    1. Kelurahan Bukit Senyum (Kodepos: 29451)
    2. Kelurahan Batu Merah (Kodepos: 29452)
    3. Kelurahan Sungai Jodoh (Kodepos: 29453)
    4. Kelurahan Tanjung Sengkuang (Kodepos: 29453)
    5. Kelurahan Kampung Seraya (Kodepos: 29454)
    6. Kelurahan Harapan Baru (Kodepos: 29455)
    7. Kelurahan Bukit Jodoh (Kodepos: 29456)
  5. Kecamatan Sekupang
    1. Kelurahan Tiban Asri (Kodepos: 29424)
    2. Kelurahan Tanjung Riau (Kodepos: 29425)
    3. Kelurahan Tiban Lama (Kodepos: 29425)
    4. Kelurahan Tiban Baru (Kodepos: 29426)
    5. Kelurahan Tiban Indah (Kodepos: 29426)
    6. Kelurahan Patam Lestari (Kodepos: 29427)
    7. Kelurahan Sungai Harapan (Kodepos: 29428)
    8. Kelurahan Tanjung Pinggir (Kodepos: 29428)
  6. Kecamatan Belakang Padang
    1. Kelurahan Pemping (Kodepos: 29412)
    2. Kelurahan Kasu (Kodepos: 29413)
    3. Kelurahan Pecong (Kodepos: 29414)
    4. Kelurahan Pulau Terong (Kodepos: 29416)
    5. Kelurahan Sekanak Raya (Kodepos: 29416)
    6. Kelurahan Tanjung Sari (Kodepos: 29416)
  7. Kecamatan Bulang
    1. Kelurahan Bulang Lintang (Kodepos: 29471)
    2. Kelurahan Pulau Buluh (Kodepos: 29472)
    3. Kelurahan Pantai Gelam (Kodepos: 29473)
    4. Kelurahan Batu Legong (Kodepos: 29474)
    5. Kelurahan Temoyong (Kodepos: 29475)
    6. Kelurahan Pulau Setokok (Kodepos: 29476)
  8. Kecamatan Sagulung
    1. Kelurahan Sagulung Kota (Kodepos: 29439)
    2. Kelurahan Sungai Binti (Kodepos: 29439)
    3. Kelurahan Sungai Langkai (Kodepos: 29439)
    4. Kelurahan Sungai Lekop (Kodepos: 29439)
    5. Kelurahan Sungai Pelenggut (Kodepos: 29439)
    6. Kelurahan Tembesi (Kodepos: 29439)
  9. Kecamatan Galang
    1. Kelurahan Pulai Sembulang (Kodepos: 29481)
    2. Kelurahan Rempang Cate (Kodepos: 29482)
    3. Kelurahan Air Raja (Kodepos: 29483)
    4. Kelurahan Subang Mas (Kodepos: 29483)
    5. Kelurahan Galang Baru (Kodepos: 29484)
    6. Kelurahan Sijantung (Kodepos: 29485)
    7. Kelurahan Pulau Karas (Kodepos: 29486)
    8. Kelurahan Pulau Abang (Kodepos: 29487)
  10. Kecamatan Lubuk Baja
    1. Kelurahan Baloi Indah (Kodepos: 29432)
    2. Kelurahan Batu Selicin (Kodepos: 29441)
    3. Kelurahan Pangkalan Petai (Kodepos: 29442)
    4. Kelurahan Kampung Pelita (Kodepos: 29443)
    5. Kelurahan Lubuk Baja Kota (Kodepos: 29444)
    6. Kelurahan Tanjung Uma (Kodepos: 29445)
  11. Kecamatan Sungai Beduk
    1. Kelurahan Muka Kuning (Kodepos: 29433)
    2. Kelurahan Duriangka (Kodepos: 29437)
    3. Kelurahan Mangsa (Kodepos: 29437)
    4. Kelurahan Tanjung Piayu (Kodepos: 29437)
  12. Kecamatan Batu Aji
    1. Kelurahan Kibing (Kodepos: 29422)
    2. Kelurahan Tanjung Uncang (Kodepos: 29424)
    3. Kelurahan Batu Aji (Kodepos: 29438)
    4. Kelurahan Bukit Tempayan (Kodepos: 29438)
    5. Kelurahan Bulang (Kodepos: 29438)

Perwakilan negara asing[sunting | sunting sumber]

Konsulat[sunting | sunting sumber]

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Komposisi etnis Kota Batam pada tahun 2000
Etnis Jumlah (%)
Jawa 26,78
Melayu 17,61
Batak 14,97
Minangkabau 14,93
Tionghoa 6,28
Bugis 2,29
Banjar 0,67
Lain-lain 16,47
Sumber: Sensus Penduduk Tahun 2000[1]

Suku bangsa[sunting | sunting sumber]

Masyarakat Kota Batam merupakan masyarakat heterogen yang terdiri dari beragam suku dan golongan. Suku yang dominan antara lain Melayu, Jawa, Batak, Minangkabau, dan Tionghoa. Dengan berpayungkan Budaya Melayu dan menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, Batam menjadi kondusif dalam menggerakan kegiatan ekonomi, sosial politik serta budaya dalam masyarakat. Hingga April 2012, Batam telah berpenduduk 1.153.860 jiwa dan memiliki laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi. Dalam kurun waktu tahun 2001 hingga April 2012 memiliki angka pertumbuhan penduduk rata-rata lebih dari 8 persen per tahun.

Agama[sunting | sunting sumber]

Islam adalah agama mayoritas di Kota Batam, dengan jumlah penganut sebanyak 76,69% dari seluruh penduduk kota. Diikuti oleh penganut Kristen (17,02%), Budha (5,79%), dan Hindu (0,40%).[2] Mesjid Raya Batam yang terletak di tengah kota, berdekatan dengan alun-alun, kantor wali kota dan kantor DPRD menjadi simbol masyarakat Batam yang agamis. Agama Kristen dan Katholik juga banyak dianut oleh masyarakat Batam, terutama yang berasal dari suku Batak,ambon ,minahasa, Flores. Agama Buddha kebanyakan dianut oleh warga Tionghoa. Batam memiliki Vihara yang konon terbesar di Asia Tenggara, yaitu Vihara Duta Maitreya.

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Bahasa daerah juga digunakan oleh para penduduk yang berasal dari daerah lain, seperti Bahasa Melayu, Bahasa Minang, Bahasa Batak,dan Bahasa Jawa serta berbagai dialek etnis Tionghoa. Hal demikian terjadi karena Batam adalah tempat berbagai suku bangsa bertemu.

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional menjadikan wilayah ini andalan bagi pemacu pertumbuhan ekonomi secara nasional maupun bagi Provinsi Kepulauan Riau. Beragam sektor penggerak ekonomi meliputi sektor komunikasi, sektor listrik, air dan gas, sektor perbankan, sektor industri dan alih kapal, sektor perdagangan dan jasa merupakan nadi perekonomian kota batam yang tidak hanya merupakan konsumsi masyarakat Batam dan Indonesia tetapi juga merupakan komoditi ekspor untuk negara lain. Keberadaan kegiatan perekonomian di Kota ini juga dalam rangka meningkatkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Batam sebagai pelaksana pembangunan Kota Batam bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kota Batam serta keikutsertaan Badan Otorita Batam dalam meneruskan pembangunan, memiliki komitmen dalam memajukan pertumbuhan investasi dan ekonomi Kota Batam, hal ini dibuktikan dengan adanya nota kesepahaman ketiga instansi tersebut, yang kemudian diharapkan terciptanya pembangunan Kota Batam yang berkesinambungan. Batam, bersama dengan Bintan dan Karimun kini telah berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus(KEK). Dengan ini diharapkan dapat meningkatkan investasi di Batam yang pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Jembatan Barelang yang menghubungkan pulau Batam dan pulau Rempang, serta pulau Galang
Terminal Ferry Internasional Sekupang, yang menghubungkan Batam dengan Singapura
Rumah Sakit Awal Bros di Jl. Gajah Mada

Pada tahun 2010, Kota Batam menggelar tahun kunjungan wisata bertajuk Visit Batam 2010 - Experience it. Didukung oleh fasilitas hotel dan resort berstandar internasional serta aneka kegiatan wisata yang disusun dalam Kalender Kegiatan Kepariwisataan Kota Batam, diharapkan dapat menjamin kenyamanan dan kepuasan wisatawan domestik dan mancanegara saat berkunjung ke Kota Batam.

Tempat Penginapan unggulan:

• Harris Hotel

• Mercure Hotel

• Amaris Hotel

• Nagoya Hill Hotel

• Novotel Hotel

• Pacific Palace Hotel

• Planet Holiday Hotel

• Swiss Bel-Hotel Harbour Bay

• Seruni Hotel

• Formosa Hotel

• Turi Beach Resort

• Montigo Resort

• Nongsa Point Marina

• The BCC Hotel & Residence

• I Hotel

• Harmoni Suites Hotel

• Harmoni One Hotel

Tempat-tempat wisata bahari, alam, dan jelajah:

  • Jembatan Barelang
  • Alun-alun Engku Putri
  • Bekas kamp pengungsi Vietnam di Pulau Galang, tempat perlindungan para Manusia Perahu pada 1979-1996
  • Mega Wisata Ocarina
  • Pantai Nongsa
  • Pantai Melur, di Pulau Galang melalui Jl. Trans Barelang
  • Golden Prawn Bengkong
  • Pantai Sekilak
  • Marina City
  • KTM Resort (terdapat patung Dewi Kwan-Im raksasa)
  • Berbagai resort berstandar internasional yang menyediakan fasilitas hotel dan lapangan golf
  • Hutan Wisata Mata Kucing
  • Pantai Melayu (Pulau Rempang)
  • Pantai Mirota (Pulau Galang)
  • Pulau Abang Besar
  • Kebun Raya Batam

Tempat-tempat wisata Belanja:

  • Pertokoan Nagoya
  • Pertokoan Jodoh
  • Mega Mall Batam Centre
  • Batam City Square (BCS) Mall
  • Nagoya Hill Shopping Mall
  • Lucky Plaza (Pusat penjualan HP)
  • My Mart (Pusat penjualan Komputer)
  • DC Mall
  • Kepri Mall
  • Panbil Mall
  • Plaza Batamindo
  • Top 100 Tembesi
  • Top 100 Jodoh
  • Top 100 Penuin
  • Top 100 Bengkong
  • Perokoan Aviari
  • Ramayana - Robinson Mall
  • Plaza AVAVA
  • Harbour Bay Mall
  • Samarinda
  • Nagoya citywalk

Industri[sunting | sunting sumber]

Kawasan Industri Batamindo

Industri di Batam terbagi menjadi industri berat dan industri ringan. Industri berat didominasi oleh industri galangan kapal, industri fabrikasi, industri baja, industri logam dan lainnya. Sedangkan industri ringan meliputi industri manufacturing, industri elektronika, industri garment, industri plastik dan lainnya.Selain itu Batam juga dikenal memiliki produksi galangan kapal terbesar di Indonesia.

Kawasan Industri Ringan:

  • Batamindo Invesment Cakrawala
  • Batu Ampar Industrial Park
  • Batu Merah Industrial Complex
  • Bintang Industrial Park I
  • Bintang Industrial Park II
  • Cammo Industrial Park
  • Citra Buana Industrial I
  • Citra Buana Centre Park II
  • Citra Buana Centre Park III
  • Executive Industrial Park
  • Hijrah Industrial Park
  • Indah Industrial Park
  • Kara Industrial Park
  • Latrade Industri
  • Malindo Cipta Perkasa Industri
  • Mega Cipta Industrial Park
  • Panbil Industrial Estate
  • Puri Industrial Park 2000
  • Refindo Industrial Park
  • Sarana Industrial Point
  • Taiwan International Park
  • Tunas Industrial Estate
  • Walakaka Industrial Park
  • Lytech Industrial Park

Kawasan Industri Berat:

  • Kabil Industrial Park
  • Seafront Industrial City
  • Sekupang Makmur Abadi

Kawasan Perdagangan Bebas Indonesia[sunting | sunting sumber]

Kawasan Perdagangan Bebas Indonesia / Indonesia Free Trade Zone merupakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia dan dilaksanakan oleh BP Batam (Badan Pengusahaan Batam) menjadi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas di mana pelabuhan di Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun memiliki izin bebas pajak barang ekspor-impor yang berlaku mulai 1 April 2009 oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Ada banyak sekolah negeri dan swasta mulai dari tingkat

PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) / PG (Play Group)

TK (Taman Kanak-Kanak) / Nursery School

SD (Sekolah Dasar) / Elementary School

SMP (Sekolah Menengah Pertama) / Junior High School

SMA (Sekolah Menengah Atas) / Senior High School & SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) / Vocational High School

(Lihat Sekolah di Batam untuk melihat daftar sekolah di Batam)

Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta

Politeknik Negeri Batam, Universitas Batam (UNIBA), Universitas Internasional Batam (UIB), Universitas Putera Batam (UPB), STMIK Putera Batam, STIE Ibnu Sina, STT Bentara Persada, Universitas Riau Kepulauan (Unrika) dan lain-lain.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Darat[sunting | sunting sumber]

Di Kota Batam terdapat jalan raya yang menghubungkan antar kawasan di Pulau Batam yang merupakan jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota.

Angkutan Umum[sunting | sunting sumber]

Angkutan menggunakan Taksi, bus kota, selain itu dengan biaya yang relatif murah menggunakan Angkutan Kota dan Ojek.

Bus Rapid Transit (BRT)[sunting | sunting sumber]
Bus Trans Batam

Sistem bus rapid transit (BRT) di Kota Batam atau yang dikenal dengan TransBatam mulai dioperasikan sejak tahun 2005. Sistem ini menjadi sistem BRT kedua di Indonesia setelah TransJakarta. Bus Trans Batam beroperasi dari pukul 05.30 hingga 19.00 WIB. Saat ini, Trans Batam melayani 6 koridor rute, yakni Batam Centre-Sekupang, Batam Centre-Batu Aji, Sekupang-Batu Aji, Batam Centre-Batu Aji, Batam Centre-Tanjung Piayu, dan Sekupang-Jodoh. Harga tiket Trans Batam adalah Rp. 2.000,- untuk pelajar, dan Rp. 4.000,- untuk umum.

Laut[sunting | sunting sumber]

Terminal Ferry Internasional Pelabuhan Sekupang menuju ke Singapura

Pelabuhan Logistik dan Pelabuhan Penumpang yang mempercepat akses pertumbuhan ekonomi di batam dan memudahkan akses dari dan ke domestik dan internasional

• Pelabuhan Internasional Logistik yang menghubungkan Kota Batam dengan Singapura dan Malaysia: Sekupang, Batu Ampar, dan Kabil.

• Pelabuhan Internasional Penumpang: Batam Centre, Harbour Bay, Nongsa, Waterfront dan Sekupang.

• Pelabuhan Domestik Penumpang: Harbour Bay, Sekupang, dan Telaga Punggur.

Udara[sunting | sunting sumber]

Melalui jalur udara, Batam dapat dicapai melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim yang melayani rute domestik dan internasional.

Bandar Udara Hang Nadim memiliki landasan pacu terpanjang di Indonesia dan salah satu yang terpanjang di Asia Tenggara, yaitu 4.025 meter dan berstatus Internasional menjadikan Bandar Udara Hang Nadim Batam terbesar di Kepulauan Riau, dan kedua terbesar di Sumatera setelah Bandar Udara Internasional Kuala Namu Medan. Hang Nadim melayani rute penerbangan domestik di seluruh bandara di Kepri (Bandara Dabo, Bandara Raja Haji Fisabilillah, dan Bandara Ranai) juga melayani penerbangan domestik ke seluruh Indonesia seperti Aceh, Kualanamu, Padang, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Bengkulu, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Makassar, Pangkalpinang, Silangit, Tanjung Pandan maupun penerbangan internasional seperti Jeddah, Madinah dan Subang.

Media[sunting | sunting sumber]

Perkembangan Telekomunikasi di Batam terbilang cukup pesat. Berikut ini adalah beberapa media yang berada di Batam.

Surat Kabar[sunting | sunting sumber]

Nama Jenis Jaringan Perusahaan Bahasa Negara
Surat Kabar
Suara Pembaruan Edisi Kepulauan Riau Nasional Suara Pembaruan BeritaSatu Media Holdings Indonesia  Indonesia
Republika Edisi Kepulauan Riau Republika Mahaka Media
Kompas Edisi Kepulauan Riau Kompas Kompas Gramedia
Bisnis Indonesia Edisi Kepulauan Riau Bisnis Indonesia Jurnalindo Aksara Grafika
Media Indonesia Edisi Kepulauan Riau Media Indonesia Media Group
Batam Pos Lokal Jawa Pos Grup Jawa Pos
Haluan Kepri Koran SINDO MNC
Pos Metro Batam Jawa Pos Grup Jawa Pos
Batamtoday.com Batamtoday.com PT Mega Batam Today Inggris
Tribun Batam Kompas Kompas Gramedia Indonesia
Batam Independent Internasional SPH Indonesia  Singapura
Batam Go
Cy-Berita Batam Inggris
The Sunday Times
The Business Times
The Business Times Weekend
The New Paper
The New Paper Sunday
Today MediaCorp
Thumbs Up SPH Mandarin
Lianhe Wanbao
Lianhe Zaobao
Lianhe Zaobao Sunday
My Paper
Shin Min Daily News
Tamil Murasu Tamil

Radio[sunting | sunting sumber]

Kota Batam juga memiliki beberapa terdiri dari 66 stasiun radio seperti:

Frekuensi Signal Nama Stasiun Negara
576-MHz FM Johor FM RTM  Malaysia
87.6-MHz FM Radio Discovery Minang FM DBS  Indonesia
87.8-MHz Radio Sinar AMP  Malaysia
88.0-MHz Radio SINDO Triajaya Batam Radio SINDO Triajaya  Indonesia
88.3-MHz Radio Jia SAFRA Radio  Singapura
88.7-MHz Radio STB Malaraya Broadcasting Network  Indonesia
88.9-MHz BBC World Service BBC  Singapura
89.7-MHz Radio Ria MediaCorp
90.1-MHz Radio Hot MPB  Malaysia
90.5-MHz Radio Gold MediaCorp  Singapura
90.9-MHz Radio Republik Indonesia RRI Pro 3  Indonesia
91.3-MHz Radio Hot SPH UnionWorks  Singapura
91.7-MHz Radio Serumpun First United Broadcasting Company  Indonesia
92.0-MHz Radio Kiss SPH UnionWorks  Singapura
92.4-MHz Radio Symphony MediaCorp
92.8-MHz Radio Red STAR Radio  Malaysia
93.3-MHz Radio Yes MediaCorp  Singapura
93.8-MHz Radio News MediaCorp
94.2-MHz Radio Warna MediaCorp
94.6-MHz Radio Lite AMP  Malaysia
95.0-MHz Radio Class MediaCorp  Singapura
95.4-MHz Radio MY AMP  Malaysia
95.8-MHz Radio Capital MediaCorp  Singapura
96.3-MHz Radio X MediaCorp
96.8-MHz Radio Oli MediaCorp
97.2-MHz Radio Love MediaCorp
97.6-MHz Radio Hitz AMP  Malaysia
98.0-MHz Radio Power SAFRA Radio  Singapura
98.4-MHz Radio Melody AMP  Malaysia
98.7-MHz Radio 987 MediaCorp  Singapura
99.1-MHz Radio Mix AMP  Malaysia
99.5-MHz Radio Lush MediaCorp  Singapura
99.9-MHz Radio 988 STAR Radio  Malaysia
100.3-MHz Radio U SPH UnionWorks  Singapura
100.7-MHz Radio Batam FM Ramako Group  Indonesia
101.1-MHz Radio Minnal RTM  Malaysia
101.4-MHz Radio Suria STAR Radio
101.6-MHz Radio Zoo FM Ramako Group  Indonesia
101.9-MHz Radio Johor RTM  Malaysia
102.3-MHz Radio Kei K-Lite Broadcasting Company  Indonesia
102.5-MHz Radio Fly MPB  Malaysia
102.7-MHz Radio Salam Radio Mindanao Network  Indonesia
102.9-MHz Radio TraXX RTM  Malaysia
103.3-MHz Radio Melody AMP
103.7-MHz Radio TIME Highway AMP
104.1-MHz Radio Best 104 AMP
104.3-MHz Radio Sheila Ultrasonic Broadcasting Corporation  Indonesia
104.5-MHz Radio Era AMP  Malaysia
104.7-MHz Radio Bigs Banahaw Broadcasting Corporation  Indonesia
104.9-MHz Radio Ai RTM  Malaysia
105.1-MHz Radio Programma 1 RRI  Indonesia
105.2-MHz Radio G-FAN MGS Broadcasting Service  Indonesia
105.3-MHz Radio One MPB  Malaysia
105.5-MHz Radio Programma 2 RRI  Indonesia
105.7-MHz Radio Muzik RTM  Malaysia
106.0-MHz Radio Hang Rodja  Indonesia
106.2-MHz Radio Islam IKIM  Malaysia
106.3-MHz Radio Sing Radio Mindanao Network  Indonesia
106.5-MHz Radio Era Baru Radio Mindanao Network
106.7-MHz Radio Klasik RTM  Malaysia
107.0-MHz Radio Be Nation Broadcasting Company  Indonesia
107.2-MHz Radio Metro Bernama
107.5-MHz Radio Berita Bernama  Malaysia
107.7-MHz Radio Alfa Omega Manila Broadcasting Company  Indonesia
107.8-MHz Radio Hang Tuah Manila Broadcasting Company
107.9-MHz Radio Wiraga Super Radio Global

Televisi[sunting | sunting sumber]

Kota Batam juga memiliki beberapa terdiri dari 30 stasiun televisi (12 siaran nasional, 4 siaran lokal, dan 14 siaran internasional) seperti:

Kanal Signal Frekuensi Nama Jaringan Nama Perusahaan Ternama(PT.) Pemilik Status Negara
5 VHF 175.250-MHz Channel 5 MediaCorp MediaCorp TV (Singapore) Private Limited MediaCorp (MediaCorp TV) Asing  Singapura
6 182.250-MHz TVRI Nasional TVRI PT. Televisi Republik Indonesia Pemerintah Indonesia Nasional  Indonesia
8 195.250-MHz Channel 8 MediaCorp MediaCorp TV (Singapore) Private Limited MediaCorp (MediaCorp TV) Asing  Singapura
10 210.250-MHz TV2 RTM Radio Televisyen Malaysia Jabatan Penyiaran Malaysia  Malaysia
12 224.250-MHz Suria MediaCorp MediaCorp TV12 (Singapore) Private Limited MediaCorp (MediaCorp TV12)  Singapura
24 UHF 495.250-MHz Vasantham
25 503.250-MHz Metro TV Media Group PT. Media Televisi Indonesia Media Group Nasional  Indonesia
26 511.250-MHz TV3 Media Prima Sistem Televisyen Malaysia Berhad Media Prima Asing  Malaysia
27 519.250-MHz tvOne VIVA PT. Lativi Media Karya VIVA Nasional  Indonesia
28 527.250-MHz Channel U MediaCorp MediaCorp TV (Singapore) Private Limited MediaCorp (MediaCorp TV) Asing  Singapura
29 531.250-

MHz

Spacetoon Indomedia PT. Anak Indomedia Indomedia Lokal  Indonesia
30 543.250-MHz Okto MediaCorp MediaCorp TV12 (Singapore) Private Limited MediaCorp (MediaCorp TV12) Asing  Singapura
39 615.250-MHz NET. NET. PT. Net Mediatama Indonesia Indika Group Nasional  Indonesia
40 623.250-MHz TV AlHijrah JAKIM HISYAM Asing  Malaysia
41 631.250-MHz MNCTV MNC PT. Cipta Televisi Pendidikan Indonesia MNC Nasional  Indonesia
42 639.250-MHz NTV7 Media Prima Natseven Televisyen Sendirian Berhad Media Prima Asing  Malaysia
43 647.250-MHz RCTI MNC PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia MNC Nasional  Indonesia
44 655.250-MHz TV9 Media Prima CH-9 Media Sdn Bhd Media Prima Asing  Malaysia
45 663.250-MHz Trans TV Trans Media PT. Televisi Transformasi Indonesia Trans Corp Nasional  Indonesia
46 671.250-MHz 8TV Media Prima Metropolitan Televisyen Sendirian Berhad Media Prima Asing  Malaysia
47 679.250-MHz SCTV SCM PT. Surya Citra Televisi EMTEK Nasional  Indonesia
49 695.250-MHz Indosiar SCM PT. Indosiar Visual Mandiri
51 711.250-MHz Batam TV JPMC PT. Batam Multimedia Televisi Grup Jawa Pos Lokal
53 727.250-MHz ANTV VIVA PT. Cakrawala Andalas Televisi VIVA Nasional
54 735.250-MHz RTV Batam Rajawali Televisi PT. Televisi Nusantara Indonesia Rajawali Corpora Nasional
55 743.250-MHz TV1 RTM Radio Televisyen Malaysia Jabatan Penyiaran Malaysia Asing  Malaysia
57 775.250-MHz Trans7 Trans Media PT. Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh Trans Corp Nasional  Indonesia
59 759.250-MHz Global TV MNC PT. Global Informasi Bermutu MNC
61 791.250-MHz iNews TV Batam iNews TV PT. Urban Televisi
PT. Sun Televisi Network
SINDOMedia Lokal
62 799.250-MHz INTV Batam INTV PT IN Batam Media Netwave Group Nasional Indonesia

Kota kembar[sunting | sunting sumber]

Kota-kota yang menjadi mitra kerja sama (kota kembar) dari kota Batam adalah:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Leo Suryadinata, Evi Nurvidya Arifin, Aris Anan; Indonesia's population: ethnicity and religion in a changing political landscape, 2003
  2. ^ Leo Suryadinata, Evi Nurvidya Arifin, Aris Anan; Indonesia's population: ethnicity and religion in a changing political landscape, 2003, p. 151

Hatanto Reksodipoetro Pimpin BP Batam

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Kota-kota besar di Indonesia
  Kota Provinsi Populasi     Kota Provinsi Populasi
1 Jakarta DKI Jakarta 9.607.787 Kota Batam
Kota Batam
7 Makassar Sulawesi Selatan 1.338.663
2 Surabaya Jawa Timur 2.765.487 8 Batam Kepulauan Riau 944.285
3 Bandung Jawa Barat 2.394.873 9 Pekanbaru Riau 897.767
4 Medan Sumatera Utara 2.097.610 10 Bandar Lampung Lampung 881.801
5 Semarang Jawa Tengah 1.773.905 11 Padang Sumatera Barat 833.562
6 Palembang Sumatera Selatan 1.455.284 12 Malang Jawa Timur 820.243
Sumber: Sensus Penduduk 2010 (tidak termasuk kota satelit)