Tanjung Riau, Sekupang, Batam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tanjung Riau
Negara Indonesia
ProvinsiKepulauan Riau
KotaBatam
KecamatanSekupang
Kode Kemendagri21.71.03.1003 Edit the value on Wikidata
Luas23,90 km²
Jumlah penduduk23.987 jiwa (2020)
Kepadatan1.004 jiwa/km²

Tanjung Riau adalah nama kelurahan yang berada di kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Luas wilayah kelurahan ini adalah 23,90 km², dengan jumlah penduduk tahun 2020 sebanyak 23.987 jiwa, dan kepadatan 1.004 jiwa/km².[1]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Kota Batam dikenal sebagai salah satu kota yang multikultural di Indonesia, kemajemukan masyarakat terlihat dalam identitas warga, termasuk etnis dan agama kepercayaan. Masyarakat kota Batam dan termasuk di kecamatan Sekupang, didominasi oleh suku Melayu, Batak, Jawa, dan Minangkabau.[2] Ada juga kelompok etnis lain seperti Tionghoa, Bugis, Nias, Timor, Sunda, Minahasa, dan lainnya.

Bahasa yang digunakan di daerah ini umumnya adalah bahasa Indonesia, juga bahasa Melayu Batam dan bahasa lainnya seperti Batak yang kebanyakan adalah Batak Toba, bahasa Minangkabau, dan bahasa Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Batam 2019, pemeluk agama di kecamatan ini cukup beragama, dimana Islam 85,26%, kemudian Kristen 13,60% (Protestan 12,09% dan Katolik 1,51%), Budha 0,98%, Hindu 0,13% dan lainnya 0,03%.[1]

Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Pekerjaan warga didominasi oleh karyawan swasta dan buruh, atau pekerja industri yang ada disekitar kota Batam. Ada juga yang merupakan pedagang, nelayan, tenaga medis, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pekerja kantoran lainnya termasuk perbankan, dan juga sebagai ibu rumah tangga dan sebagainya.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Kecamatan Sekupang Dalam Angka 2020" (pdf). www.batamkota.bps.go.id. Diakses tanggal 2 Oktober 2020. 
  2. ^ "Mengenal Beberapa Kebudayaan dan Adat Istiadat di Kota Batam". www.kompasiana.com. Diakses tanggal 2 Oktober 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]