Kitab Hakim-hakim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Yosua       Kitab Hakim-hakim       Rut
Leningrad Codex Judges

Kitab Hakim-hakim lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
Kitab: Kitab Hakim-hakim
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 7
Kategori: Nevi'im

Kitab Hakim-hakim adalah satu kitab di dalam Kitab Perjanjian Lama.[1] Hakim-hakim dalam bahasa Ibrani, sopetim dan dalam bahasa Yunani kritai.[1] Istilah ini dipakai di dalam Septuaginta.[1] Di dalam bahasa Latin kitab ini disebut Judicum.[1] Istilah ini diberikan kepada pemimpin Israel selama periode sejak Yosua sampai ke Samuel.[1][2] Kebanyakan ahli biblika berpendapat bahwa waktu penulisan kitab ini sekitar abad ke-7 SM atau abad ke-6 SM.[2][3] Kitab Hakim-hakim adalah bagian dari Kitab-kitab Nabi Awal di dalam perkembangan kanon Alkitab Ibrani.[2][4] Kitab Hakim-hakim ditulis meliputi satu periode yang panjang.[1] Periode itu dimulai dari kematian Yosua dan berakhir sebelum tampilnya Samuel dan penobatan Saul sebagai raja.[2][4] Kurun waktu periode Kitab Hakim-hakim ini mencapai sekurang-kurangnya 410 tahun.[1]

Sumber naskah[sunting | sunting sumber]

Tujuan Kitab Hakim-hakim[sunting | sunting sumber]

Kitab Hakim-hakim ini ditulis untuk menunjukkan akibat dari ketidaktaatan kepada Allah.[1][2] Menurut Kitab ini, seorang raja atau pemimpin yang benar akan membawa rakyatnya kepada Allah.[1] Pada Kitab ini, bangsa Israel mulai tidak taat kepada Allah dan terus hingga lebih parah.[1][2][4] Hal itu terlihat dari praktik keagamaan yang mereka lakukan semakin sesat dan menjauh dari Allah.[1][2][3][4] Pengertian Hakim-hakim tidak sama dengan pengertian hakim pada masa sekarang.[1][2][3][4] Hakim-hakim yang dimaksud adalah pemimpin-pemimpin utama Israel dan pelepas bangsa dari ancaman dan tekanan bangsa asing (Hakim-hakim 2:16).[1][2][3][4] Tidak sembarangan orang dipanggil hakim. Kitab ini juga berisi tentang sejarah Israel sebelum bangsa itu menjadi suatu kerajaan.[1][2][3][4]

Konteks Kitab Hakim-hakim[sunting | sunting sumber]

Periode Hakim-hakim ini meliputi transisi Zaman Perunggu Akhir berganti Zaman Besi Awal.[6][7] Zaman ini merupakan zaman kemakmuran.[6][7] Di Palestina saat itu masih menjadi negara kota yang relatif kecil dan independen.[6][7] Hal ini memungkinkan munculnya suatu kerajaan, seperti Mesir dan Het.[6][7] Orang-orang Kanaan tinggal di dataran rendah dan pesisir dan orang-orang Israel di perbukitan.[6][7] Mereka relatif bisa hidup tanpa gangguan dari bangsa lain.[6][7] Orang Israel merupakan lawan dari orang Filistin.[6][7] Pertama kali orang-orang Filistin muncul di pesisir barat daya Kanaan.[6][7] Mereka sudah bermukim dan membuat barang tembikar.[6][7] Alkitab menggambarkan orang Filistin sebagai bangsa yang tidak beradab dan yang tidak bersunat.[6][7] Dewa utama mereka adalah Dagon.[6][7] Orang-orang Israel cenderung meninggalkan Tuhan dan menyembah ilah-ilah orang-orang Kanaan.[6][7] Penyebabnya karena orang Kanaan lebih unggul daripada orang Kanaan dalam beberapa hal.[6][7] Keunggulan orang Kanaan terlihat dari bidang kesenian,kesusastraan, arsitektur, perdagangan,organisasi politik, dll.[1] Kegiatan ini pun membawa orang Israel kepada praktik keagamaannya.[1][2][3][4] Praktik pelacur sakral (pelacur bakti), menyembah Baal.[1][2][3][4] Gabungan antara seks dan agama ini menjadi daya tarik bagi orang Israel berpaling dari Tuhan.[1][2][3][4]

Garis Besar Kitab Hakim-hakim[sunting | sunting sumber]

Kitab Hakim-hakim dapat dibagi atas tiga bagian utama:

  1. Pendahuluan ganda (Hakim-hakim 1:1–3:6)
  2. Isi utama (Hakim-hakim 3:7–16:31), dan
  3. Penutup ganda (Hakim-hakim 17–21).[8]

Pendahuluan[sunting | sunting sumber]

Catatan kitab ini dimulai ketika bangsa Israel sudah menempati tanah Kanaan, yaitu tanah yang dijanjikan oleh Allah bagi mereka, tetapi mulai menyembah "ilah-ilah asing" bukannya Yahweh, Allah Israel, dan dengan orang-orang Kanaan yang masih ada di mana-mana di antara mereka.[9] Pasal 1:1–2:5 merupakan suatu pengakukan kegagalan, sedangkan pasal 2:6–3:6 merupakan suatu ringkasan serta perenungan penulis.[10]

Pada bagian pembukaan sudah diberikan pola kisah-kisah yang terdapat pada teks berikutnya, yaitu:[8]

  1. Israel "melakukan apa yang jahat di mata Yahweh",
  2. Umat Israel diserahkan ke dalam tangan musuh-mush mereka dan berseru minta tolong kepada Yahweh,
  3. Yahweh membangkitkan seorang pemimpin,
  4. "Roh Yahweh" turun atas pemimpin itu,
  5. Pemimpin itu mampu mengalahkan musuh, dan
  6. Ada damai di tanah itu.

Setelah ada damai, untuk beberapa waktu orang Isreael melakukan apa yang baik dan menerima berkat Yahweh, tapi kemudian kembali lagi melakukan hal-hal jahat dan mengulangi pola di atas.

Catatan Kitab Hakim-hakim mengikuti catatan Kitab Yosua dan dimulai dengan rujukan pada kematian Yosua (Hakim-hakim 1:1 merujuk pada Yosua 24:29). Cambridge Bible for Schools and Colleges mengusulkan bahwa "kematian Yosua dapat dianggap sebagai penandaan pemisahan periode pendudukan dan periode penghunian" tanah Kanaan, di mana periode penghunian ini merupakan fokus Kitab Hakim-hakim.[11] Orang-orang Israel berkumpul, kemungkinan besar di tempat suci di Gilgal atau di Sikhem (mengikuti Yosua 24:1–33) dan bertanya kepada Tuhan siapa yang harus maju terlebih dahulu (menurut urutan waktu, bukan peringkat) untuk mengamankan tanah yang telah mereka duduki.[11]

Isi utama[sunting | sunting sumber]

Peta pembagian tanah suku-suku Israel.

Isi utama (Hakim-hakim 3:11–16:31) terutama mengisahkan enam hakim-hakim utama dan perjuangan mereka melawan para raja negeri tetangga yang menindas orang Israel, termasuk satu kisah Abimelekh, seorang pemimpin Israel yang menindas umatnya sendiri. Pola berulang yang dijabarkan pada Pendahuluan segera terlihat pada catatan permulaan, tetapi kemunduran yang terjadi mencerminkan kemunduran dunia orang Israel secara umum.[8]

  • Otniel (3:9–11) vs. Khushan-Risyataim, raja Aram; Israel mendapatkan 40 tahun damai sampai kematian Otniel. (Pernyataan bahwa Israel menikmati periode damai tertentu setelah setiap hakim merupakan tema berulang.)
  • Ehud (3:11–29) vs. Eglon, raja Moab
  • Debora sang nabiah, bersama Barak sebagai pemimpin tentara (4–5), vs. Yabin raja Hazor (kota di Kanaan) dan Sisera, pemimpin tentaranya
  • Gideon (6–8) vs. Midian, Amalek, dan "children of the East" (apparently desert tribes)
  • Abimelekh (9) (yang secara tradisional dianggap sebagai seorang raja bukan hakim, dan dianggap jahat) vs. semua orang Israel yang melawannya
  • Yefta (11–12:7) vs. bani Amon
  • Simson (13–16) vs. orang Filistin

Ada pula ringkasan mengenai enam hakim-hakim minor: Samgar (3:31), Tola dan Yair (10:1–5), Ebzan, Elon, dan Abdon (12:8–15).[12] Ada sarjana yang melihat para hakim minor ini sebenarnya adalah adjudicator, sedangkan para hakim utama adalah para pemimpin dan tidak benar-benar memberikan penghakiman secara hukum.[13] Satu-satunya hakim utama yang digambarkan memberikan penghakiman secara hukum adalah Debora (4:4).[14]

Penutup[sunting | sunting sumber]

Kitab Hakim-hakim ditutup dengan dua lampiran, yaitu kisah-kisah yang tidak berkaitan dengan hakim tertentu:[15]

Meskipun ditempatkan di bagian belakang, tokoh-tokoh tertentu (seperti Yonatan, cucu Musa) dan kiasan-kiasan yang terdapat pada bagian ini menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa itu tentunya terjadi pada awal masa hakim-hakim.[16]

Kronologi[sunting | sunting sumber]

Kitab Hakim-hakim memuat suatu kronologi peristiwa-peristiwa yang dicatat di dalamnya. Karena sangat skematis, ada sarjana Alkitab yang memandangnya sebagai tanda bahwa kronologi itu mungkin ditambahkan pada waktu kemudian.[17]

Daftar isi[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah daftar isi Kitab Hakim-hakim:[1]

  • Pendahuluan: Penaklukan Kanaan yang Tidak Tuntas (1:1-2:5)
    • Penaklukan Daerah Selatan (1:1-21)
    • Penaklukan Daerah Utara (1:22-36)
    • Malaikat Tuhan dan Pelanggaran Perjanjian (2:1-5)
  • Israel Pada Masa Hakim-hakim (2:6-16:31)
    • Pengenalan Zaman Hakim-hakim (2:6-3:6)
    • Otniel Melawan Kusya-Risyataim, Raja Aram (3:7-11)
    • Ehud Melawan Eglon, Raja Moab (3:12-30)
    • Samgar Melawan Yabin, Raja Kanaan (4:1-5:31)
    • Kemenangan Atas Orang Kanaan (4:1-5:31)
    • Nyanyian Kemenangan Debora (5:1-31)
    • Gideon Melawan Orang Midian (6:1-8:32)
    • Kemurtadan Berlanjut (6:1-10)
    • Panggilan Gideon (6:11-40)
    • Serbuan Tentara Pertama di bawah Gideon (7:1-8:3)
    • Serbuan Tentara Kedua di bawah Gideon (8:4-28)
    • Gideon, Ayah Abimelekh (8:29-32)
    • Sistem Kerajaan yang Gagal di Bawah Abimelekh (8:33-9:57)
    • Kemurtadan Israel (8:33-35)
    • Abimelekh Membangun Reputasi (9:1-6)
    • Dongeng Sindiran Yotam (9:7-21)
    • Sistem Kerajaan di Bawah Abimelekh (9:22-55)
    • Penutup (9:56-57)
    • Hakim-hakim Kecil (Bagian 1): Tola dan Yair (10:1-5)
    • Yefta Melawan Bani Amon (10:6-12:7)
    • Israel Murtad dan Ditindas (10:6-18)
    • Mengenal Yefta (11:1-3)
    • Penugasan Yefta (11:4-11)
    • Tawar Menawar Diplomatik (11:29-40)
    • Kemenangan dan Nazar Yefta (11:29-40)
    • Yefta dan Efraim (12:1-7)
    • Hakim-hakim Kecil (Bagian 2): Ebzan, Elon, Abdon (12:815)
    • Simson Melawan Orang Filistin (pasal 13-16)
    • Pengantar Cerita Simson (pasal 13)
    • Simson dan Orang Filistin, Bagian 1 (pasal 14-15)
    • Simson dan Orang Filistin, Bagian 2 (pasal16)
  • Penutup: Ancaman dari Dalam (pasal 17-21)
    • Praktik Agama yang dilakukan Mikha dan Suku Dan (pasal 17-18)
    • Kebiadaban di Gibea dan Peperangan Melawan Suku Benyamin (pasal 19-21)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r David M Howard. 2002. Kitab-kitab Sejarah dalam Perjanjian Lama. Malang. Yayasan Penerbit Gandum Mas. Halaman 121-150.
  2. ^ a b c d e f g h i j k l m Arthur E. Cundall.1968.Judges:An Introduction and Commentary.Illinois.InterVarsity.28-33.
  3. ^ a b c d e f g h R. K. Harrison.1969.Introduction to the Old Tastement.Grand Rapids.Eerds.660.
  4. ^ a b c d e f g h i j Eugene H. Merill.1987.Kingdom Priests: A History of Old Tetament Israel.Grand Rapids.Baker.151-158.
  5. ^ Transkrip Naskah Laut Mati
  6. ^ a b c d e f g h i j k l m James A. Thomson.1982.The Bible and Archeology, edisi ketiga.Grand Rapids.Eerds.89-98.
  7. ^ a b c d e f g h i j k l m William F. Albright.1991.The Archeology of Palestine.Atlanta.Scholar Press.110-128.
  8. ^ a b c Guest, hlm. 190.
  9. ^ Spieckermann, hlm. 341.
  10. ^ McKenzie, hlm. 14.
  11. ^ a b Cambridge Bible for Schools and Colleges on Judges 1, accessed 9 October 2016
  12. ^ Bacon, hlm. 563–65.
  13. ^ Bacon, hlm. 564.
  14. ^ Bacon, hlm. 561.
  15. ^ Soggin, hlm. 5.
  16. ^ Davis, hlm. 328–61.
  17. ^ Hughes, hlm. 70–77.

Pustaka[sunting | sunting sumber]

Entri ini memadukan teks dari Easton's Bible Dictionary, sebuah ranah publik, aslinya diterbitkan pada 1897.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]