Kitab Amsal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Proverb scroll.PNG

Kitab Amsal adalah kitab yang terdapat dalam Alkitab Umat Kristen. Kitab ini berisi kumpulan ucapan ringkas dan nasihat prilaku yang mendidik orang muda.[1]

Kitab Amsal dalam bahasa Ibrani מִשְלֵי ; ‘’misyle/masyal’’ ‘Amsal dari’, adalah singkatan dari ‘’misyle syelomoh’’, Amsal-amsal Salomo.[2] Kitab Amsal merupakan kumpulan tulisan dengan aneka ragam gaya yang berbeda-beda.[3] Keanekaragaman ini menunjukkan ruang lingkup yang luas dari masyal.[3] Sehingga masyal mungkin dari akar kata yang berarti ‘menyerupai’ atau ‘membandingkan’, hingga awalnya mungkin semacam perbandingan, contoh:[3]

“Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang” (Amsal 16:24).[1] Atau “lebih baik sepiring sayur dengan kasih, daripada lembu tambun dengan kebencian”. (Amsal 15:17).[1]

Kitab Amsal adalah kumpulan ucapan ringkas dan ucapan berbentuk nasihat untuk mendidik para pemuda dan dianggap berasal dari Salomo.[1] Kitab ini ditulis dalam bentuk puisi-artinya tersusun teratur dan tamsil yang hidup dan lahir dalam dalam lingkungan yang cukup mapan yang ingin memelihara tradisi dan kelanggengannya.[1]

Sumber Naskah[sunting | sunting sumber]

Isi[sunting | sunting sumber]

Perbedaan urutan pasal-pasal[sunting | sunting sumber]

Alkitab Indonesia umumnya mengikuti urutan Teks Masoret, tetapi terjemahan Alkitab Ibrani dalam bahasa Yunani (Septuaginta) yang berasal dari abad ke-3 SM mengikuti urutan yang sedikit berbeda:[5]

Teks Masoret Teks Septuaginta
I. 1:1-9:18, Salomo I. 1:1-9:18, Salomo
II. 10:1-22:16, Salomo II. 10:1-22:16, Salomo
III. 22:17-24:22, orang bijak III. 22:17-24:22, orang bijak
IV 24:23-34, orang bijak VI, A 30:1-14, Agur
IV 24:23-34, orang bijak
V 25-29, hamba-hamba raja Hizkia VI, B 30:15-33, Agur
VI 30, Agur VII 31:1-9, Lemuel
VII 31:1-9, Lemuel V 25-29, hamba-hamba raja Hizkia
VIII 31:10-31, Akrostik VIII 31:10-31, Akrostik

Beberapa Contoh Amsal[sunting | sunting sumber]

  • Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak; biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (Amsal 6:6-8)[1]
  • Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri. (Amsal 14:1)[1]
  • Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut. (Amsal 16:25)[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h W.R.F, Browning, A Dictionary of The Bible, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008).
  2. ^ ‘’Ensiklopedi Alkitab Masa Kini’’, (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2007).
  3. ^ a b c Lasor dkk, Pengantar Perjanjian Lama 2, (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005).
  4. ^ Transkrip Naskah Laut Mati
  5. ^ Institute for Biblical & Scientific Studies - Old Testament:Dead Sea Scrolls bagian Proverbs.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]