Amsal 31

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
pasal 30       Amsal 31       Pengkhotbah 1
Leningrad Codex Proverbs

Kitab Amsal lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
Kitab: Kitab Amsal
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 20
Kategori: Ketuvim

Amsal 31 (disingkat Ams 31) adalah bagian terakhir dari Kitab Amsal dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1][2]

Teks[sunting | sunting sumber]

  • Naskah sumber utama: Masoretik, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
  • Pasal ini dibagi atas 31 ayat.
  • Berisi nasihat-nasihat dari ibu Lemuel serta puji-pujian untuk istri yang cakap
  • Ayat-ayat 10-31 merupakan sajak dalam bentuk akrostik, yaitu huruf pertama setiap ayat merupakan urutan abjad Ibrani.

Struktur[sunting | sunting sumber]

Ayat 1[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

Inilah perkataan Lemuel, raja Masa, yang diajarkan ibunya kepadanya.[3]

Ayat 1 bahasa Ibrani[sunting | sunting sumber]

Teks Masoret

דברי למואל מלך משא א‍שר־יסרתו אמו׃

Transliterasi

diḇ·rê lə·mū·’êl me·leḵ; maś·śā, ’ăšer yis·sə·rat·tū ’im·mōw.

Terjemahan harfiah

Perkataan Lemuel raja; nubuat, yang diajarkan ibunya.

Ayat 1 catatan[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Ibrani kalimat ayat ini dibagi secara berbeda, menjadi: "Inilah perkataan Lemuel sang raja. Nubuat yang diajarkan ibunya." Kata "Masa" dapat diartikan nama tempat atau diterjemahkan sebagai "nubuat". Ada yang berpendapat bahwa raja Lemuel yang disebut dalam pasal 31 ini adalah raja Salomo, pengarang Kitab Amsal itu sendiri, yang menerima nasihat dari ibunya, Batsyeba, salah satu istri raja Daud.[4]

Ayat 4[sunting | sunting sumber]

Tidaklah pantas bagi raja, hai Lemuel, tidaklah pantas bagi raja meminum anggur, ataupun bagi para pembesar mengingini minuman keras[5]

Allah memiliki standar yang tinggi sekali bagi para raja dan pemimpin umat-Nya, khususnya mengenai minum anggur yang difermentasi dan minuman memabukkan.

  • 1) Bahasa Ibraninya secara harfiah mengatakan, "Janganlah ada yang minum." Ayat ini sama sekali tidak memberi peluang untuk minum secara terbatas (lihat Amsal 20:1; Amsal 23:29-35).
  • 2) Alasan raja dan pemimpin tidak boleh minum minuman memabukkan ialah bahwa mereka mungkin akan melupakan apa yang ditetapkan hukum; minuman semacam itu akan melemahkan moral mereka dan menyebabkan mereka tidak menaati hukum Allah dan memutarbalikkan keadilan. Ayat ini membuat para rabi Yahudi menetapkan bahwa seorang hakim yang minum renuth (yaitu, segelas anggur) "tidak diizinkan duduk dalam sidang pengadilan, atau di sekolah, atau dalam keadaan yang serupa tidak diizinkan untuk mengajar".[6]
  • 3) Prinsip yang sama di dalam Perjanjian Lama diterapkan pada para imam dan suku Lewi yang melayani di hadapan Allah untuk umat Israel (Imamat 10:8-11; terutama Imamat 10:9).
  • 4) Semua orang percaya Perjanjian Baru dianggap sebagai raja dan imam yang memerintah kerajaan rohani Allah (1 Petrus 2:9). Oleh karena itu, standar Allah bagi raja dan imam mengenai minuman yang memabukkan juga berlaku kepada kita (lihat Bilangan 6:1-3; Efesus 5:18; 1Timotius 3:3).[7]

Ayat 8-9[sunting | sunting sumber]

Ayat 8[sunting | sunting sumber]

Bukalah mulutmu untuk orang yang bisu, untuk hak semua orang yang merana.[8]

Ayat 9[sunting | sunting sumber]

Bukalah mulutmu, ambillah keputusan secara adil dan berikanlah kepada yang tertindas dan yang miskin hak mereka.[9]

Ayat 8-9 catatan[sunting | sunting sumber]

Ayat-ayat 8 dan 9 dipakai sebagai pembelaan untuk perlawanan terhadap ketidaksetaraan dan ketidakadilan.[10]

Ayat 10[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga daripada permata.[11]

Ayat 10 bahasa Ibrani[sunting | sunting sumber]

Teks Masoret

אשת־חיל מי ימצא ורחק מפנינים מכרה׃

Transliterasi

’ê·sheṯ-ḥa·yil yim·tsā; wə·rā·ḥōq mi·pə·nî·nîm miḵ·rāh.

Terjemahan harfiah:

Istri cakap siapa menemukannya; jauh daripada permata nilainya.

Ayat 13[sunting | sunting sumber]

Terjemahan Baru

Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.[12]

Ayat 30[sunting | sunting sumber]

Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji[14]

Ayat 10-31[sunting | sunting sumber]

Eisheth Khayil[sunting | sunting sumber]

Ayat 10 sampai 31 dari pasal ini disebut Eisheth Khayil (אשת חיל, Eisheth Ḥayil; dua kata pertama pada ayat 10). Berisi pujian untuk istri yang baik, suatu definisi istri yang "sempurna" atau "ideal" dalam Yudaisme. Penggambaran "wanita yang berharga" ("Woman of Worth") ini ada yang menganggap sebagai personifikasi dari "hikmat", atau ide kelas tertentu bagi seorang wanita dalam masyarakat Israel, Persia, Suriah-Palestina atau Yunani/Hellenistik - atau semua kelas.[15] Merupakan satu dari tiga belas sajak akrostik (berurutan abjad) dalam Alkitab. Secara traditional, Eisheth Ḥayil diyakini merupakan gubahan raja Salomo dan banyak teolog terkemuka memegang keyakinan ini. Ada pula yang menganggap bagian ini ditambahkan kemudian.

Pasal ini biasa dibaca pada hari Jumat malam, sebelum makan malam Sabat dalam rumah-rumah orang Yahudi. Sebagian melihatnya sebagai pujian dari suami kepada istrinya. Juga ada yang berpendapat bahwa "putra" (Lemuel) yang disebut dalam pasal 31 ini adalah raja Salomo sendiri, yang menerima nasihat dari ibunya, Batsyeba, salah satu istri raja Daud.[4]

Kata חיל (Ḥayil) muncul di ayat ke-10 dan ke-29 dari bagian ini, dianggap sebagai rangkuman karakter wanita yang baik. Secara tradisional diterjemahkan sebagai "cakap" dan "baik" (bahasa Inggris: "virtuous" atau "noble"). Beberapa pakar berpendapat bahwa makna sebenarnya adalah "tegas" ("forceful"), "kuat" ("mighty") atau "berani" ("valiant") karena penggunaan kata ini dalam Tanakh hampir seluruhnya berkaitan dengan "peperangan".[16]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  2. ^ (Indonesia) WS Lasor, Pengantar Perjanjian Lama 2, sastra dan nubuatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994.
  3. ^ Amsal 31:1
  4. ^ a b "The Proverbs Principle" by Shari Beck; ISBN 978-0-595-47454-7
  5. ^ Amsal 31:4
  6. ^ Koplowitz, Midrush, yayin, halaman 30.
  7. ^ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  8. ^ Amsal 31:8
  9. ^ Amsal 31:9
  10. ^ Will Brinson (September 26, 2017). "Anthem singer Jordin Sparks has 'Proverbs 31:8-9' on hand for Cowboys vs. Cardinals". CBSSports.com. Diakses tanggal 9 October 2017. 
  11. ^ Amsal 31:10
  12. ^ Amsal 31:13
  13. ^ Biblehub - Proverbs 31:13
  14. ^ Amsal 31:30
  15. ^ Sandoval, Timothy J. The Discourse of Wealth and Poverty in the Book of Proverbs, ISBN 90-04-14492-7, p. 201
  16. ^ God's Word to Women Lesson 78 by Katherine Bushnell

Pranala luar[sunting | sunting sumber]