Lompat ke isi

Apokrifa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Halaman 680 dari Alkitab Jenewa edisi 1560, dicetak oleh Robert Barker di London pada tahun 1615.

Apokrifa adalah karya, yang biasanya berupa tulisan, dari pengarang yang tidak diketahui atau asal-usulnya atau diragukan keasliannya.[1] Apokrifa biblika adalah seperangkat teks yang termasuk dalam Vulgata Latin dan Septuaginta tetapi tidak termasuk dalam Alkitab Ibrani. Secara tradisi Katolik menganggap beberapa dari tulisan-tulisan ini sebagai deuterokanonika, sedangkan Protestan menganggapnya apokrif. Jadi, Alkitab Protestan tidak memasukkan buku-buku dalam Perjanjian Lama tetapi kadang-kadang memasukkannya dalam bagian yang terpisah, biasanya disebut Apokrifa. Tulisan-tulisan apokrifa non-kanonik lainnya umumnya disebut pseudepigrafa, sebuah istilah yang berarti "atribut palsu" (memakai nama orang lain yang biasanya sudah terkenal).[2]

Apokrifa berasal dari kata apocryphus, sebuah kata sifat dalam bahasa Latin Abad Pertengahan yang bermakna "rahasia atau non-kanonik", dari kata sifat Yunani ἀπόκρυφος (apokryphos) berarti "kabur" (tidak jelas) dan dari kata kerja ἀποκρύπτειν (apokryptein), "bersembunyi".[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Little, Williams. Onions, C.T., editors (1955). The Oxford Universal Dictionary. Oxford University Press.
  2. Bromiley, Geoffrey William, ed. (2009). "Apocrypha". The International Standard Bible Encyclopedia (Edisi 2). Grand Rapids, Michigan: W.B. Eerdmans.
  3. "Apocrypha - Definition". merriam-webster.com.