Ancaman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa.[1]

Ancaman adalah bagian dari risiko. Sedangkan risiko adalah buah pikir dari sebuah ancaman.

gak jelas

Jenis ancaman[sunting | sunting sumber]

  1. Ancaman militer
  2. Ancaman nonmiliter/nirmiliter

Sasaran ancaman[sunting | sunting sumber]

  1. Negara
  2. Bangsa
  3. Pemerintah
  4. Masyarakat
  5. Individu
  6. wilayah

Kepentingan ancaman[sunting | sunting sumber]

Negara[sunting | sunting sumber]

  • Kedaulatan dan kemerdekaan negara
  • Keutuhan wilayah

Bangsa[sunting | sunting sumber]

  • Persatuan bangsa
  • Nilai-nilai luhur bangsa

Pemerintah[sunting | sunting sumber]

  • Kebijaksanaan dan tindakan pemerintah
  • Legitimasi pemerintah

Individu[sunting | sunting sumber]

  • Keamanan jiwa diri dan keluarga
  • Harta kekayaan
Pasal 29 UU ITE

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.”

Pasal 45 ayat (3) UU ITE

“Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Ancaman masa depan[sunting | sunting sumber]

  1. Serangan simultan dari dalam dan atau didukung dari luar.
  2. Serangan multi arah melewati batas negara.
  3. Serangan asimetri.
  4. Serangan Oleh negara kecil dan bukan negara.
  5. Serangan jaringan teroris internasional.
  6. Serangan terhadap sistem kehidupan masyarakat.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara