Bulan dan Bintang
| Bulan dan Bintang | |
|---|---|
| Genre | |
| Dibuat oleh | Multivision Plus |
| Pengarah kreatif | Raakhee Punjabi |
| Pemeran |
|
| Lagu tema pembuka | "Bulan Bintang Senyum Ceria" |
| Lagu tema penutup | "Bulan Bintang Senyum Ceria" |
| Penata musik |
|
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 1 |
| Jml episode | 51 (daftar episode) |
| Produksi | |
| Produser eksekutif | Gobind Punjabi |
| Produser | Raam Punjabi |
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Durasi | 60 menit |
| Rumah produksi | Multivision Plus |
| Distributor | Surya Citra Media |
| Rilis asli | |
| Jaringan | SCTV |
| Rilis | 7 Oktober 2003 – 21 September 2004 |
Bulan dan Bintang adalah serial televisi Indonesia produksi Multivision Plus yang ditayangkan perdana 7 Oktober 2003 hingga tamat pada 21 September 2004 di SCTV. Serial ini dibintangi oleh Rimarsha Nugrafitra, Nikita Willy, Dicky Wahyudi dan Attar Syach.
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Mengisahkan persahabatan 2 orang gadis yaitu Bulan dan Bintang. 2 orang itu memiliki sifat yang berbeda-beda Bulan memiliki sifat tomboy, keras kepala, berani, dan liar sedangkan Bintang memiliki sifat pendiam, baik, santun, dan rajin. Awalnya, Bintang merupakan murid baru di sekolah Bulan yang pindah dari Belanda. Tampaknya Bintang masih belum terbiasa bergaul dengan teman-teman barunya di Indonesia. Bintang juga pernah dihasut oleh Ninda, musuh Bulan yang manja, sok berkuasa, dan sombong. Ninda mengatakan bahwa Bulan itu banci dan suka memukul orang. Padahal, aslinya Bulan tidak pernah memukul orang dan dia suka berteman dengan Bintang.
Permusuhan Bintang terhadap Bulan ternyata berpengaruh juga terhadap ibunya yang bernama Yunisa. Bintang sempat mengetahui bahwa ibunya ingin menikahi Dewo, ayah Bintang, Bintang menolak karena rasa benci terhadap Bulan yang membara. Di samping kisah cinta Dewo dan Yunisa, Adam yang merupakan sahabat Yunisa merongrong ingin menikahi Yunisa dan mau menjadi ayah tiri Bintang. Yunisa belum bisa menerimanya karena Yunisa masih ingin menjadikan Adam sebagai sahabat dan Adam terlalu memanjakan Bintang. Tetapi, ibu Yunisa menyetujui perjodohan Adam dengan Yunisa karena menurut ibu Yunisa, Dewo adalah playboy yang membuat keponakannya ibu Yunisa yang bernama Rey sakit hati akibat perceraian dan kelakuan buruknya Dewo.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Rimarsha Nugrafitra sebagai Bulan
- Nikita Willy sebagai Bintang
- Dicky Wahyudi sebagai Dewo
- Cut Tari sebagai Yunisa
- Attar Syach sebagai Bimo
- Ida Helena sebagai Shintya
- Gisela Cindy sebagai Ninda
- Muhammad Satria Putra sebagai Gatot
- Ade Rezky sebagai Aldo
- Kinaryosih sebagai Sherly
- Nella Anne sebagai Tessa
- Ponco Buwono sebagai Adam
- Lenny Charlotte sebagai Nenek Bintang
- Meidiana Hutomo sebagai Ibu Gatot
- Agus Leo sebagai Ayah Gatot
- Ginanjar sebagai Ayah Aldo
- Chicco Jerikho sebagai Nugi
- Jessica Veranda sebagai Vira
- Muthia Amalia sebagai Riri
- Rosiana Dewi sebagai Iva
- Ratna Ganadi sebagai Icha
- Joe Marcella sebagai Mama Icha
- Ade N'dut sebagai Mama Aldo
- Risma Dona sebagai Bu Ita
- Mamat Tuyul sebagai Pak Dikdik
- Vicky Zainal sebagai Bu Ima
- Habibi Hood sebagai Djorghy
- Leydia Asterina sebagai Maya
- Intan Savilla sebagai Rey
- Boy Irshandy sebagai Alex
- Dhini Aminarti sebagai Ririn
- Egi Fedly sebagai Bang Jali
- Ade Surya Akbar sebagai Agus
- Clara Jennifer Darren sebagai Elaine
- Dimas Seto sebagai Dimas[a]
Prestasi
[sunting | sunting sumber]Serial Bulan dan Bintang jadi salah satu tontonan hits pada era 2000—an. Serial produksi Multivision Plus ini pertama kali tayang pada 7 Oktober 2003 silam di SCTV. Serial ini berhasil masuk nominasi berbagai awards dan di masa tayangnya ratingnya selalu bagus dan menjadi salah satu tontonan favorite pemirsa.
Bahkan kabarnya di akhir episode rencananya Bulan dan Bintang akan berlanjut Musim kedua.[1]
Catatan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Kameo
Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2003 | Indonesian Asian Star | Artis Cilik Of The Year | Nikita Willy | Nominasi | |
| 2004 | SCTV Awards | Sinetron Paling Ngetop | Bulan dan Bintang | ||
| Artis Cilik Paling Ngetop | Nikita Willy | ||||
| Panasonic Awards | Artist Cilik Terfavorit | ||||
| Festival Film Bandung | Sinetron Anak-Anak Terpuji | Bulan dan Bintang | [2] |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Pemeran Sinetron Bulan dan Bintang Dulu VS Kini Bikin Pangling". Liputan 6.
- ↑ "5 Sinetron Masuk Nominasi Festival Film Bandung 2004". Kapan Lagi.com.