Janjiku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Janjiku
250px
GenreRomantis
Keluarga
PembuatMultivision Plus
PengarangZara Zettira
SutradaraSharad Sharan
Anto Erlangga
PemeranParamitha Rusady
Reynold Surbakti
Anwar Fuady
Penggubah laguChossy Pratama
Lagu pembukaJanjikuParamitha Rusady & Ozy Syahputra
Lagu penutupPenglihatan - Paramitha Rusady/Errina GD
Nada - Paramitha Rusady
Asmara - Novia Kolopaking
Do'a - Arie Pradina
PenggubahChossy Pratama
Jumlah musim1
Jumlah episode20 (daftar episode)
Produksi
Produser eksekutifDhamoo Punjabi
Gobind Punjabi
ProduserRaam Punjabi
Durasi1 jam
Rilis
Jaringan penyiarRCTI (1997)
TVB
Tayang perdana17 Februari 1997 (1997-02-17)
Tanggal rilis17 Februari (1997-02-17) –
30 Juni 1997 (1997-6-30)
Kronologi
Diawali olehAngin Tak Dapat Membaca
Dilanjutkan olehBukan Perempuan Biasa

Janjiku merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di RCTI serial hari Senin pada 17 Februari 1997 hingga 30 Juni 1997. Sinetron ini diproduksi oleh Multivision Plus.[butuh rujukan] Pemain utama di sinetron ini ialah Paramitha Rusady, Reynold Surbakti, Anwar Fuady, Errina GD, Ully Artha, dan masih banyak lagi. Sinetron ini tayang mulai 17 Februari 1997 hingga tamat pada tanggal 30 Juni 1997.[butuh rujukan]

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Laras, seorang gadis bekerja sebagai seorang guru SD. Semenjak orang tuanya meninggal, Laras tinggal bersama kakeknya, Pak Budaya. Ketika menghadiri pesta ulang tahun salah seorang muridnya, Laras digoda Jimmy, seorang pemuda kaya yang urakan dan temperamental. Sikap Jimmy yang dinilai Laras kurang ajar, membuat Laras marah dan menamparnya. Jimmy terkejut dan tidak pernah menyangka ada seorang gadis yang begitu berani menolak dirinya.

Pada suatu kesempatan kakek Laras ingin menjodohkan Laras dengan anak laki-laki dari seorang mantan muridnya. Betapa terkejutnya Laras ketika mengetahui bahwa laki-laki yang dijodohkan adalah Jimmy. Laras tidak punya pilihan lain, demi sang kakek, Laras menerima perjodohan tersebut dan berjanji akan menjadi istri yang baik untuk Jimmy. Jimmy yang ternyata masih menaruh dendam terhadap Laras langsung menyetujui perjodohan tersebut. Pernikahan pun berlangsung dengan meriah.

Ketika malam pertama, Laras yang begitu bahagia, menanti Jimmy, suaminya. Namun bukan perlakuan manis yang diterima Laras tetapi tamparan dan tumpahan susu dari Jimmy sebagai bentuk balas dendam atas tamparan Laras di masa lalu. Penderitaan Laras terus berlanjut, ternyata ibu mertua, Bu Hadi dan kakak iparnya, Rita tidak menyukai dirinya. Laras diperlakukan bagai pembantu. Terlebih ketika sang papa mertua, Pak Hadi yang selama ini menyayanginya meninggal dunia.

Namun keadaan menjadi baik bagi Laras, ketika dirinya dinyatakan hamil. Tiba-tiba Jimmy berubah menjadi seorang suami yang sangat baik, begitu perhatian dan sayang terhadap dirinya. Jimmy menaruh harapan besar jika bayi yang akan dilahirkan Laras adalah anak laki-laki yang akan menjadi penerusnya. Betapa kecewanya Jimmy ketika Laras melahirkan bayi perempuan dan ternyata cacat mata. Kesal dengan keadaan yang ada, Jimmy kembali menjadi sosok yang pemarah dan tidak memperdulikan Laras serta bayinya bahkan Jimmy menyetujui tindakan mama dan kakaknya mengusir Laras.

Seorang wanita yang baik hati bernama Bu Maria menolong Laras dan bayinya. Demi bayinya yang diberi nama Nada, Laras berjuang hidup. Nada tumbuh menjadi gadis yang cantik dan sangat berbakat dibidang tarik suara hingga akhirnya dia mampu mewujudkan impiannya menjadi penyanyi terkenal dan membuat Laras bangga serta membuat Bu Maria kagum hingga kemudian mulai jatuh sakit dan Laras sempat mengajaknya untuk makan malam namun ia kaget bahwa ia ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tertidur dan sempat dilarikan ke rumah sakit namun takdir berkata lain, Bu Maria akhirnya meninggal dunia. Laras, ibunda Nada akhirnya sadar bahwa ia tak sempat berbalas budi dengan Bu Maria karena dia sangat berjasa membantu dirinya dan putrinya setelah sempat diusir oleh keluarga Jimmy. Bahkan Nada terpukul dengan kematian nenek asuhnya secara mendadak meskipun beliau baik hati dengannya.

Ketika perjuangannya mencari donor mata, Nada bertemu seorang dokter muda yang bernama Soni yang diam-diam sangat menyukai Nada. Namun, ternyata Nada justru menyukai Robby seorang produser tampan yang sangat baik terhadap dirinya. Pada suatu peristiwa akhirnya Nada mengetahui bahwa Robby telah memiliki seorang istri bernama Yola, Nada patah hati. Soni yang selama ini memendam perasaan berusaha menghibur Nada hingga jatuh cinta karena sebelumnya, Soni yang kala itu ugal-ugalan dalam mengemudikan mobil secara tidak sengaja mencelakakan Nada tetapi selamat karena luka kecil yang dialami Nada. Padahal, maksud Soni menghadirkan Robby kepada Nada hanyalah sebagai sahabat penghibur, bukan sebagai pacar. Namun Robby justru terlena hingga tindakan kelirunya diketahui oleh Yola, istrinya.

Pada suatu peristiwa Laras mengetahui kabar Jimmy, suaminya yang pada akhirnya masuk ke dalam penjara karena tidak sengaja membunuh pelayan pria di kafe hanya karena gegara berkelahi dengan Pak Jos, pamannya. Ternyata setelah kepergian Laras dan bayinya, kehidupan Jimmy dan keluarganya semakin terpuruk. Perusahaan keluarga bangkrut dan harta mereka pun ludes karena terus menerus diperas oleh Pak Jos sendiri serta sempat durhaka dengan ibunya, walaupun awal dari kebangkrutan keluarga itu adalah tindakan hedonisme atau kegemaran berfoya-foya yang kerap dilakukan oleh Jimmy dan ibunya, namun dibenci oleh Rita, kakaknya. Namun Jimmy malah memaki dan mengusir kakak perempuannya sendiri hingga akhirnya ia pulang ke rumah Andi, suaminya. Diam-diam Laras membantu suami dan keluarganya serta memudahkan pembebasan suaminya dari penjara walau sempat bertemu dengan Andi, saudara sesama menantu Pak Hadi dan suami Rita.

Akhirnya, Jimmy mengetahui semua yang telah disampaikan oleh Andi, kakak iparnya tentang Laras dan Nada si penyanyi terkenal yang ternyata anak kandungnya walau semula tersampaikan kepada Rita, kakaknya dan Bu Hadi, ibunya. Jimmy begitu malu dengan perbuatannya terhadap Laras dan meminta maaf, demikian halnya pada kakaknya, Rita dan Bu Hadi, ibunya yang sama-sama menyadari perbuatan mereka di masa lalu. Laras yang masih sangat mencintai Jimmy memaafkannya, tetapi tidak dengan Nada. Kebenciannya terhadap sosok seorang ayah yang telah menelantarkan dirinya dan ibunya sangat membekas di hati Nada. Jimmy dan Laras sangat sedih dengan penolakan Nada.

Nada bukan hanya menyakiti ayahnya sendiri, karena ia juga pernah menyakiti hati Bu Hadi, neneknya dan bahkan sebelumnya sempat menyakiti hati Rita, bibinya. Kebenciannya atas kedua orang selain ayahnya juga timbul hanya karena gegara masa lalu kelam yang dialami oleh ibunya dan dirinya, bahkan Nada sempat menyalahkan neneknya dan bibinya hanya karena gegara perhiasannya hilang dicuri hingga akhirnya terungkap bahwa pencuri perhiasan miliknya adalah mantan pembantu pribadinya sendiri yang bernama Maryani. Meski demikian, Laras kerap menegur Nada walau pernah sekali menampar putrinya karena putrinya sempat memarahi Rita, bibinya dan Bu Hadi, neneknya sebagai orang yang tidak bertanggungjawab atas hilangnya perhiasan Nada.

Robby, orang yang sebelumnya menyukai Nada akhirnya menyadari bahwa ia sudah menelantarkan Yola, istrinya dan ibunya serta Mira, adiknya demi menunjang karier Nada. Hal ini terbukti karena Yola akhirnya mengetahui kedekatan Robby dengan Nada dan akan segera menikah, justru kecewa berat dengan ulah suaminya yang lupa diri dengan istrinya dan ibunya serta adiknya, bahkan Soni akhirnya memilih mencintai Nada sepenuh hati dan direstui oleh ayahnya sendiri dibandingkan dengan sahabatnya sendiri. Sedangkan Robby disarankan oleh Mira dan ibunya untuk berhenti menjadi asisten pribadi Nada karena telah terbukti mengkhianati percintaan dengan Yola melalui kedekatan Robby dengan Nada.

Namun perjodohan Soni dengan Nada membuat kondisi Robby semakin terjepit karena ia sadar bahwa dirinya adalah seorang lelaki yang telah beristri dan tidak mungkin baginya untuk menikah dengan Nada. Dia tidak punya pilihan lain untuk membatalkan rencana pertunangannya dengan gadis tunanetra tersebut walau sudah terlanjur diberitakan dalam berbagai media. Bahkan ia malah sempat merusak suasana dengan cara bertingkah seperti pemabuk karena pengaruh konsumsi minuman beralkohol dalam pesta ulang tahun Nada yang berakhir memalukan ketika acara belum dimulai dan membuat Nada akhirnya memilih mengurung diri di kamarnya hingga ditemukan pingsan dalam keadaan tak sadarkan diri oleh Pak Ridwan, ayah Soni yang dihubungi oleh putranya sendiri atas saran Laras, Ibunda Nada.

Jimmy, ayah Nada yang melihat ulah Robby yang berbuat keonaran pun akhirnya jengkel dan tak kuasa menahan emosinya hingga langsung menghajar Robby untuk kali pertama walau sempat dihentikan oleh Soni, teman Robby sekaligus pacar Nada. Walaupun Laras, istrinya bergerak cepat menghampiri Nada, putrinya yang mulai mengurung diri di kamarnya dan disusul oleh Soni, pacar Nada yang sebenarnya.

Namun untuk kali kedua, Jimmy langsung beringas dan menghajar Robby kembali karena ayah Nada tersebut melihat mantan asisten pribadi putrinya yang sedang mabuk mulai bertindak nekat ingin mencoba mendekati Nada, putrinya yang mengurung diri di dalam kamar hingga ditemukan dalam kondisi mengalami guncangan batin yang memengaruhi kesadaran Nada hingga bangkit dari koma dalam keadaan sadar. Meskipun tindakan Robby yang nekat itu sempat dicegah oleh Soni, pacar Nada dan Laras, Ibunda Nada sekaligus istri Jimmy.

Puncaknya, Jimmy akhirnya puas menghajar Robby hingga babak belur karena Robby akhirnya ketahuan menyelewengkan amanah dari Laras, istrinya untuk menebus kesalahannya dengan berusaha menyadarkan Nada demi kepentingan pribadinya. Walaupun Robby dan istrinya, Yola sempat mendatangi kediaman Nada atas perintah Soni dengan tujuan untuk meminta maaf dan menjelaskan sosok Robby yang sebenarnya adalah seorang pemuda yang telah beristrikan Yola kepada kedua orang tua Nada meski sempat ditolak permohonan maafnya oleh Laras, ibunda Nada yang hanya menyuruhnya untuk berdoa demi kesembuhan putrinya. Bahkan Jimmy, ayah Nada mengancam Robby untuk tidak kembali ke hadapan Nada.

Penyebab tindakan Robby yang ketahuan menyalahgunakan amanah dari Laras ternyata adalah kondisi Robby yang akhirnya mulai dicap sebagai penipu dan pembohong, namun malah dimanfaatkan secara jahat oleh Pak Jos yang berpura-pura mencoba kembali ke hadapan Jimmy, keponakannya dan keluarganya. Akan tetapi, alasan Pak Jos yang sebenarnya adalah untuk melancarkan aksi pemerasan atas Nada melalui Robby sebagai perantara, bahkan tindak pidana pemerasan ini sudah direncanakan secara matang karena diikuti dengan pengancaman atau intimidasi secara berulangkali hingga Yola mau menceraikan suaminya bila tak bersedia dan mulai meragukan kesetiaan suaminya. Lantas, Robby pada akhirnya terpaksa melakukannya dengan berdalih menolong Nada.

Jimmy dan Laras sebagai kedua orang tua Nada yang akhirnya terkejut karena mengetahui pengakuan Robby tentang sifat asli dari sosok Pak Jos yang merupakan paman mertua Laras & paman Jimmy, justru menganjurkan mantan asisten pribadi putri mereka tersebut untuk melakukan Teknik Kamuflase Pemerasan Atas Nada guna menggagalkan aksi jahat dari Pak Jos dan seorang komplotan perempuannya bernama Neni yang hanya memanfaatkan keadaan Nada dengan berdasarkan laporan dari Jimmy, ayah Nada sekaligus keponakan Pak Jos yang kecewa berat karena tidak menyangka bahwa pamannya ternyata adalah seorang pemeras kelas kakap walaupun sedari awal, dia mendengar sendiri rencana jahat pamannya untuk memeras putrinya yang semula melibatkan dirinya, namun belakangan malah menjadikan Robby sebagai umpan yang empuk untuk memeras Nada yang diawali dari intimidasi Neni atas Yola.

Sedangkan Yola, istrinya yang sebelumnya mempertanyakan kesetiaan Robby sebagai seorang suami dengan penuh keraguan karena pengaruh ancaman yang dilakukan oleh Neni, komplotan Pak Jos. Akhirnya meminta maaf karena sudah mendengar kesaksian suaminya di hadapan kedua orang tua Nada. Sementara Robby yang sebenarnya sudah merasa bersalah, akhirnya juga meminta maaf karena sudah bertindak bodoh karena lupa diri hingga menelantarkan istri dan adiknya serta ibunya sendiri demi membantu karier Nada. Meskipun serba kekurangan, Robby dan Yola mulai merajut cinta mereka kembali seperti dulu.

Nada yang baru siuman dari pingsan selama beberapa hari karena syok dengan ulah Robby yang bertindak memalukan dalam pestanya beberapa malam lalu, akhirnya mulai melihat dengan baik meski hanya sebatas bayangan saja dan menerima kabar gembira namun bahagia dari Soni bahwa kekasihnya akan melihat secara sempurna walau pada mulanya secara samar-samar. Nada senang mendengar kabar baik dari kekasihnya yang merupakan seorang dokter muda dan putra dari Pak Ridwan, dokter keluarganya.

Berita baik datang, Nada menerima donor mata dari pendonor yang tidak ia kenal. Operasi tersebut berjalan lancar. Ketika perban mata dibuka, untuk pertama kali Nada dapat melihat wajah orang-orang yang sangat disayanginya, wajah ibunya, wajah dokter muda Soni dan wajah sang pendonor yang tidak lain adalah Jimmy, ayah kandungnya. Bahkan Nada pun melihat kedua wajah orang yang sempat dibencinya karena kelamnya masa lalu bersama dengan sang ibu yaitu wajah Rita, bibinya dan wajah Bu Hadi, neneknya. Seketika Nada sadar betapa besar pengorbanan ayahnya demi menebus kesalahan masa lalu dan mau memaafkan dosa-dosa yang telah dilakukan oleh ayahnya, bibinya dan neneknya terhadap dirinya dan ibunya di masa lalu.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Awards Kategori Nominasi Hasil
1997 Panasonic Awards 1997 Acara Sinetron Drama Terfavorit Janjiku Menang