Reza Rahadian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Reza Rahardian)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Reza Rahadian
Nama lahir Reza Rahadian Matulessy
Nama lain Reza Rahadian
Lahir 5 Maret 1987 (umur 32)
Bogor, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Pekerjaan
Tahun aktif 2004–sekarang
Tinggi badan 177 cm
Orang tua Rahim (Ayah)
Pratiwi Widantini Matulessy (Ibu)

Reza Rahadian Matulessy (lahir di Bogor, 5 Maret 1987; umur 32 tahun) atau yang lebih dikenal sebagai Reza Rahadian adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia yang mengawali karier sebagai model dan menjadi terkenal setelah perannya dalam Perempuan Berkalung Sorban. Ia belajar akting saat di sekolah menengah atas dan membuat debut filmnya di tahun 2004. Sejak menerima Piala Citra pertamanya pada tahun 2009, ia telah berakting di lebih dari selusin film, mulai dari komedi dan roman hingga drama dan biopik.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Reza lahir di Bogor, 5 Maret 1987 anak dari pasangan Rahim dan Pratiwi Widantini Matulessy. Nama Rahadian adalah gabungan dari nama orangtuanya yang artinya anak buah hati dari Rahim dan Pratiwi, sedangkan Matulessy adalah nama keluarga sang ibu.

Masa kecilnya di habiskan di 3 kota. Bersama Ibunya, ia tinggal di rumah nenek di bilangan Gadog, Bogor. Orangtuanya telah berpisah sejak ia menginjak usia 6 bulan. Kendati tumbuh sejak kecil bersama Ibu yang menjadi orangtua tunggal, ia tak pernah merasa kehilangan figur Ayah. Sejak kecil, Reza tumbuh di tengah keluarga yang menganut agama berbeda dengannya. Sang ibu yang menganut agama Nasrani, selalu mengajarkan Reza, yang beragama Islam untuk memiliki sikap saling toleransi di antara umat beragama.[2]

Karier[sunting | sunting sumber]

Reza memulai awal karier di dunia hiburan dengan menjadi seorang model. Sebelumnya, Reza berhasil meraih juara Favorite Top Guest majalah Aneka Yess! tahun 2004 [3], meskipun ia tidak pernah menjadi model profesional [3]. Sebaliknya, ia menganggap dunia permodelan sebagai cara untuk membantunya menjadi seorang aktor [4]. Reza mengawali karier aktingnya di sinetron, di antaranya dalam "Culunnya Pacarku", produksi Rapi Films pada tahun 2005. Dari sinetron, Reza pun mulai mendapat beberapa tawaran bermain di film layar lebar [5]. Reza mengawali debut filmnya pada tahun 2007, dengan genre film horor-komedi, dan tahun berikutnya dia berakting di film horor yakni "Ghost Island 2".

Pada tahun 2009, Reza bermain di film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo berjudul Perempuan Berkalung Sorban, yang langsung mendapatkan pengakuan para kritikus film. Meskipun awalnya dia mengikuti audisi untuk karakter minor, Hanung memilih Reza untuk memainkan peran yang lebih besar, yakni Samsuddin, karakter utama yang berwatak yang kasar dan suami yang berpoligami.[4] Melalui film "Perempuan Berkalung Sorban" ini, Reza berhasil meraih Piala Citra 2009 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Selanjutnya dia berakting di 4 film lain pada tahun itu, termasuk 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta yang berhasil membuatnya meraih pemenang sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2010, dan Alangkah Lucunya (Negeri Ini) [3] disamping 2 film komedi lainnya.[4]

Pada tahun 2011, Reza berakting dalam 4 film [6], termasuk peran sebagai Tudo, ahli lumba-lumba, dalam debut sutradara Kamila Andini yang berjudul The Mirror Never Lies. Untuk peran di film ini, ia mempelajari tentang lumba-lumba di Ancol, Jakarta Utara. Selain berakting, Reza juga sempat menyutradarai film pendek, berjudul "Sebelah".

Reza bermain dalam 6 film pada tahun 2012 [3]. Untuk film Brokenhearts dimana ia bermain sebagai seorang anoreksia, ia harus kehilangan berat badan 10 kilogram demi mempersiapkan perannya.[7] Kemudian ia berakting dalam film Perahu Kertas dan sekuelnya, yang diadaptasi dari novel dengan judul sama karya Dewi Lestari. Di sini Reza berperan sebagai Remi, seorang pengusaha yang menjadi pelapis romantis untuk tokoh utama. Menurut Niken Prathivi , jurnalis dari The Jakarta Post, Reza telah tampil baik "seperti yang diharapkan", menunjukkan perjuangan mental antara cinta dan bisnis.[8]

Menjelang akhir tahun 2012, Reza memainkan peran sebagai mantan presiden B.J. Habibie dalam sebuah film biopik arahan sutradara Faozan Rizal berjudul Habibie & Ainun, yang menceritakan kisah hidup dan romansa antara Habibie dan isterinya, Ainun (diperankan oleh Bunga Citra Lestari). Dalam sebuah artikel, Niken Prathivi menulis bahwa Reza telah memberikan representasi "sempurna" dari mantan presiden tersebut baik dalam hal sosok maupun tingkah lakunya.[9] Tak heran, film ini pun membuahkan gelar pemenang dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik pada Festival Film Indonesia 2013 bagi Reza.

Pada tahun 2016, Reza bermain dalam film ber-genre drama-komedi My Stupid Boss yang meraih sukses secara artistik maupun komersial, dan menganugerahkan gelar Pemeran Utama Pria Terbaik untuk ketiga kali baginya pada ajang Festival Film Indonesia 2016. Di tahun yang sama, Reza kembali memainkan peran sebagai B.J. Habibie muda dalam film prekuel-nya Rudy Habibie, yang mengisahkan masa muda Habibie saat masih menuntut ilmu di Jerman.

Tidak cukup sampai di situ. Pada bulan Agustus tahun 2016 juga, Reza mengukuhkan kualitas keaktorannya setelah bersama bersama beberapa rekan artis mementaskan teater berjudul "Bunga Penutup Abad", yang diangkat dari naskah adaptasi novel "Bumi Manusia" dan "Anak Semua Bangsa" karya sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Pementasan ini mengundang antusiasme dan respon positif baik dari kalangan penikmat budaya maupun kritikus seni.[10]

Pada tahun 2018, Reza kembali dipilih oleh sutradara Hanung Bramantyo untuk bermain dalam Benyamin Biang Kerok (2018), remake dari film berjudul sama tahun 1972 dimana karakter Pengki yang diperankannya dahulu dibawakan oleh seniman kawakan Betawi, Benyamin Sueb. Namun sayangnya film tersebut kurang sukses di pasaran.[11]

Pada Maret 2019, Reza membintangi sinetron Masjid Yang Tak Dirindukan, dimana ia berperan sebagai Malik Aryaputra, yang ditayangkan di ANTV, dan menjadi sinetron pertama yang dibintanginya setelah 4 tahun vakum dari layar TV.[12]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Film Peran Catatan
2007 Film Horor (film) Beni
2008 Pulau Hantu 2 Michael
2009 Kirun + Adul Nugroho
Perjaka Terakhir Gery
Emak Ingin Naik Haji Zein Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2009
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung 2010
Queen Bee Braga
Perempuan Berkalung Sorban Samsuddin Pemenang – Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2009
2010 Alangkah Lucunya (Negeri Ini) Muluk Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2010
3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta Rosid Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2010
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Indonesian Movie Awards 2011
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung 2011
Jakarta Maghrib Laki-laki dalam segmen "Jalan Pintas"
Hari Untuk Amanda Dodi
2011 Love Story Pengkor
? (Tanda Tanya) Soleh
The Mirror Never Lies Tudo
Hafalan Shalat Delisa Abi Usman
Sebelah (film pendek)[13] - sebagai sutradara
2012 Dilema Adrian
Brokenhearts Jamie
Perahu Kertas Remi
Perahu Kertas 2 Remi
Test Pack Rachmat Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2012
Habibie & Ainun B.J. Habibie Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2013
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terfavorit Indonesian Movie Awards 2013
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung 2013
2013 Something in the Way Ahmad
Isyarat - sebagai sutradara
Finding Srimulat Adi
Wanita Tetap Wanita - sebagai sutradara
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck Azis Nominasi – Pemeran Pendukung Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2014
2014 Ketika Tuhan Jatuh Cinta Fikri
Pendekar Tongkat Emas Biru
Yasmine Fahri
Strawberry Surprise Angin Timur
2015 Kapan Kawin ? Satrio Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2015
Guru Bangsa: Tjokroaminoto Tjokroaminoto Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2015
Battle of Surabaya Danu (voice) sebagai Pengisi suara
2016 Talak 3 Bimo
3 Srikandi Donald Pandiangan
My Stupid Boss Bossman Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2016
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Indonesian Movie Actors Awards 2017
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terfavorit Indonesian Movie Actors Awards 2017
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung 2016
Pemenang – Pemeran Utama Pria Terbaik Piala Maya 2016
{rudy habibie} Rudy (B.J. Habibie muda) Nominasi – Pemeran Utama Pria Terpuji Festival Film Bandung 2016
Terpana Man from Somewhere
2017 Gerbang Neraka (Firegate) Tomo Gunadi
Surga yang Tak Dirindukan 2 Dr. Syarief
Critical Eleven Aldebaran Risjad (Ale)
Kartini Sosrokartono
Banda The Dark Forgotten Trail - sebagai narator (pencerita) dalam Bahasa Indonesia
Laut Bercerita[14] (film pendek) Biru Laut
2018 Benyamin Biang Kerok (film 2018) Pengki
The Gift[15] Harun
2019 My Stupid Boss 2 Bossman Nominasi – Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia 2019
Twivortiare Beno Wicaksono (Beno)
Imperfect Dika
Habibie & Ainun 3 B.J. Habibie muda
2020 Toko Barang Mantan Tristan
Layla Majnun
Abracadabra
TBA Jejak Dedari Mangku Dalang
Perias Mayat
Surga di Bawah Langit

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
2004 Inikah Rasanya Rapi Films
Culunnya Pacarku Rapi Films
2005 Cinta SMU 2 Rapi Films
ABG Multivision Plus
Habibi dan Habibah Multivision Plus
2006 Aku Hamil Sony Rapi Films
Idola Rapi Films
2007 Cewek Penakluk Multivision Plus
2009 Isabella Langit Sinemart
2015 Di Bawah Lindungan Abah Gaza Tobali Putra Productions
2019 Masjid yang Tak Dirindukan Malik Aryaputra Tobali Putra Productions

Presenter[sunting | sunting sumber]

  • Grand Launching NET., 2013
  • Gebyar BCA, 2014
  • Layar Perak MetroTV, 2015-sekarang

Teater[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2017 Bunga Penutup Abad Minke Adaptasi novel "Bumi Manusia" dan "Anak Semua Bangsa" karya Pramoedya Ananta Toer

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Jadi Dosen, Reza Rahadian Larang Siswa Main Ponsel di Kelas". CNN Indonesia. 19 September 2018. Diakses tanggal 20 September 2018. 
  2. ^ "Reza Rahadian: Keluarga Saya Nasrani, Saya Saja yang Muslim dan Puasa". Kumparan.com. 18 Mei 2017. Diakses tanggal 19 Mei 2017. 
  3. ^ a b c d "Filmografi untuk Reza Rahadian Matulessy". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  4. ^ a b c Post, The Jakarta. "Reza Rahardian: Young actor with many faces". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  5. ^ "Reza Rahadian - IdFilmCenter". www.indonesianfilmcenter.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  6. ^ "Filmografi untuk Reza Rahadian Matulessy". filmindonesia.or.id. Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  7. ^ Post, The Jakarta. "Reza Rahadian : All about making movies". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  8. ^ Post, The Jakarta. "The chosen heart". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2014. 
  9. ^ Post, The Jakarta. "'Habibie & Ainun': Relentless strength behind Habibie". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2018. 
  10. ^ Wakkary, Gabriel. "'Bunga Penutup Abad', Adaptasi Anyar Novel Klasik Pramoedya Ananta Toer". detikhot. Diakses tanggal 2018-05-13. 
  11. ^ Benyamin Biang Kerok (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 26 Agustus 2018 
  12. ^ "Masjid Yang Tak Dirindukan, Sinetron Religi ANTV yang Jadi Comeback Reza Rahardian". Dailysia.com. Diakses tanggal 2019-03-25. 
  13. ^ "Ada Reza Rahadian di "Sebelah"". Gali Sinema. 28 April 2013. Diakses tanggal 26 Agustus 2018. 
  14. ^ Shaidra, Aisha (13 Desember 2017). "Laut Bercerita, Kala Novel Turut Divisualisasi dalam Film Pendek". Tempo. Diakses tanggal 26 Agustus 2018. 
  15. ^ Fridays, Seven. "THE GIFT MOVIE 2018 FILM INDONESIA | THE GIFT MOVIE ID". thegift.co.id. Diakses tanggal 26 Agustus 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Deddy Sutomo
Film : Mencari Hilal
(2015)
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : My Stupid Boss
(2016)
Diteruskan oleh:
Teuku Rifnu Wikana
Film : Night Bus
(2017)
Didahului oleh:
Donny Damara
Film : Lovely Man
(2012)
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Habibie & Ainun
(2013)
Diteruskan oleh:
Chicco Jerikho
Film : Cahaya Dari Timur: Beta Maluku
(2014)
Didahului oleh:
Tio Pakusadewo
Film : Identitas
(2009)
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta
(2010)
Diteruskan oleh:
Emir Mahira
Film: Rumah Tanpa Jendela
(2011)
Didahului oleh:
Yoga Pratama
Film : 3 Doa 3 Cinta
(2008)
Pemeran Pendukung Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Perempuan Berkalung Sorban
(2009)
Diteruskan oleh:
Rasyid Karim
Film : 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta
(2010)