Gunawan Maryanto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gunawan Maryanto
220px
Gunawan Maryanto
Lahir 10 April 1976
Bendera Indonesia Yogyakarta
Tahun aktif 1990 - sekarang

Gunawan Maryanto (lahir di Yogyakarta, 10 April 1976; umur 41 tahun) adalah penulis dan sutradara teater berkebangsaan Indonesia. Selain mengelola Teater Garasi, ia juga menyelenggarakan Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) bersama Joned Suryatmoko setiap tahun di berbagai kota. Karya-karyanya berupa puisi, prosa, dan kritik sastra dimuat di berbagai media massa Indonesia. Gunawan Maryanto telah mementaskan karya-karyanya di berbagai negara, pernah menerima hibah seni dari Yayasan Kelola, dan memenangi sejumlah kompetisi. Tahun 2017, Gunawan Maryanto memenangi penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Usmar Ismail Award melalui film berjudul Istirahatlah Kata-kata dengan memerankan sebagai Widji Thukul.[1][2][3][4][5]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Gunawan Maryanto adalah seniman serbabisa. Selain menjadi penulis skenario drama, menjadi sutradara, dia juga menulis karya-karya sastra antara lain puisi, cerpen, dan kritik sastra yang dimuat di berbagai media di Indonesia, antara lain Koran Tempo, Media Indonesia, Kompas, Jawa Pos, Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Bernas, BlockNotProse, BlockNotPoetry, On/Off, Jurnal Kolong Budaya, Jurnal Puisi, Jurnal Prosa, Jurnal Cerpen, Jurnal Kalam dan LeBur Theater Quarterly. Bersama kelompoknya, Teater Garasi, Gunawan Maryanto mendapatkan hibah seni dari Yayasan Kelola untuk beberapa projek kesenian yang dilakoninya. Ketokohannya di bidang sastra dan teater menjadikan dirinya sering diundang untuk menjadi pembicara di berbagai seminar, diskusi, pelatihan, workshop, dan juri festival. Karya-karya tulisnya berupa prosa dan puisi serta kritik seni pertunjukan terpublikasikan lewat Koran Tempo, Media Indonesia, Kompas, Jawa Pos, Suara Merdeka, Kedaulatan Rakyat, Bernas, BlockNotProse, BlockNotPoetry, On/Off, Jurnal Kolong Budaya, Jurnal Puisi, Jurnal Prosa, Jurnal Cerpen, Jurnal Kalam dan LeBur Theater Quarterly. Bukunya yang telah terbit adalah

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Waktu Batu (sastra lakon, ditulis bersama Andri Nur Latif dan Ugoran Prasad, IndonesiaTera 2004)
  • Bon Suwung (kumpulan cerpen, InsistPress 2005, Longlist Khatulitiwa Award 2005)
  • Galigi (kumpulan cerpen, Penerbit Koekoesan 2007, LongList Khatulistiwa Award 2007)
  • Perasaan-perasaan yang Menyusun Sendiri Petualangannya (kumpulan puisi, Omahsore Publisher 2008)
  • Usaha Menjadi Sakti (kumpulan cerpen, Omahsore Publisher 2009, Longlist Khatulistiwa Award 2009)
  • Sejumlah Perkutut buat Bapak (kumpulan puisi, Omahsore Publisher, Peraih Khatulistiwa Award 2010)
  • Perbuatan Serong (Kumpulan Lakon Forum Penulis Lakon Indonesia, Omahsore 2011)
  • The Queen of Pantura (kumpulan puisi, Omah Sore Publisher 2013)
  • Pergi ke Toko Wayang (kumpulan cerita, Tan Kinira 2015)
  • Monolog Sungai (naskah monolog bersama Erythrina Baskoro, 2006)
  • Bunga Lantana (naskah monolog berangkat dari Simfoni Pastoral Andre Gide, 2006)
  • Menak Jingga Lena(naskah monolog 2006)
  • Erendira dan Angin Petakanya (berangkat dari Erendira karya Gabriel Garcia Marquez, 2007)
  • Ronggeng#1 (naskah monolog, berangkat dari Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, 2009)
  • Bocah Bajang (naskah lakon, 2009)
  • Tobong Kosong (naskah lakon, 2010)
  • Ronggeng#2 (naskah monolog, berangkat dari Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, 2014)

Penyutradaraan[sunting | sunting sumber]

  • Sri (adaptasi dari Yerma karya F Garcia Lorca, dipentaskan di Jogjakarta dan Surakarta,1999)
  • Repertoar Hujan (karya Gunawan Maryanto, dipentaskan di Jogjakarta, Surakarta, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Tokyo, 2001—2005)
  • Reh (karya Bambang Widoyo Sp, dipentaskan di Jogjakarta, 2002)
  • Dicong Bak (karya kolaborasi dengan Tikar Pandan Aceh dan Teater Embassy Belanda, dipentaskan di Banda Aceh dan Jogjakarta, 2006)
  • Domba-domba Revolusi (karya B. Sularto, dipentaskan di Jogjakarta, 2007)
  • The Zoo Story (karya Edward Albee, dipentaskan di Jogjakarta, 2007)
  • Tuk (karya Bambang Widoyo Sp, dipentaskan di Jakarta dan Jogjakarta, 2007-2008)
  • Oidipus di Kolonus (karya Shopocles, dipentaskan di Jogjakarta, 2008)
  • Bocah Bajang (dipentaskan di Jogja, 2009)
  • Bersama Ki Slamet Gundono menggarap Wayang Air Suluk Air (Banyu, Isun Takon: Apa Sira Punya Ibu?) di Jakarta 2003 dan Suluk Air II; Mbok, Sira Lihat Keong Kumambang (Jakarta International Puppetry Festival 2006)
  • Bersama Teater EMWE SMAN 6 Yogyakarta menggarap Tanda Silang (karya Eugene Oneil, 1995)
  • Lawan Catur (karya Sir Kenneth William Goodman, 1996)
  • Kisah Cinta Dll (karya Arifin C Noer, 1997)
  • Penagih Hutang (karya Anton Checkov, 1999)
  • Berkolaborasi bersama Eko Nugroho, Catur Kuncoro and Yennu Ariendra dalam karya Perseteruan Getah Bening, (Wayang Bocor Project, 2010)
  • This Republic Need More Semeleh (Wayang Bocor Project, 2011)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pada tahun 2004 puisinya yang berjudul Kupanggil Kau Batu mendapat Anugerah Sih Award dari Jurnal Puisi dan tahun
  • 2007 puisi Jineman Uler Kambang mendapat Anugerah Budaya dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk Media Cetak dan Elektronik kategori puisi.
  • Cerpen dan puisi-puisinya juga masuk ke dalam Cerpen Indonesia Terbaik dan Puisi Indonesia Terbaik Anugerah Sastra Pena Kencana 2008 dan 2009
  • 2010 mendapatkan Khatulistiwa Literary Award untuk buku puisi Sejumlah Perkutut buat Bapak
  • Hibah seni dari Yayasan Kelola
  • Pemeran Utama Pria Terbaik Usmar Ismail Award 2017

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kuala Sastra Khatulistiwa: Para Pemenang, diakses 9 Mei 2017
  2. ^ Yayasan Kelola: Situs resmi Gunawan Maryanto, diakses 9 Mei 2017
  3. ^ Tempo: Gunawan Maryanto Raih Penghargaan Pemeran Utama Pria UIA 2017, diakses 9 Mei 2017
  4. ^ Beritagar: Wawancara Gunawan Maryanto; Menyelami Thukul lewat karya, diakses 9 Mei 2017
  5. ^ Jawa Pos: Usai jadi Wiji Tukul, Gunawan Maryanto banjir tawaran main film, diakses 9 Mei 2017