Mutiara Hati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Mutiara Hati
Format Sinetron
Pembuat Rapi Films
Pemeran Novi Aulia
Inneke Koesherawati
Lucky Hakim
Nadia Vega
Gilbert Marciano
Pevita Pearce
Joshua Suherman
Pietrajaya Burnama
Nakula
Sadewa
Renny Yuliana
Marchia Caroline
Christy Jusung
Lagu pembuka Ingatlah Allah - New Sakha
Lagu penutup 'Mutiara Hati' - New Sakha
Negara Indonesia
Jumlah musim 2
Jumlah episode 50 (Daftar episode)
Produksi
Produser eksekutif tidak diketahui
Produser tidak diketahui
Lokasi Jakarta
Durasi 1 Jam (19.00 - 20.00 WIB)
Siaran
Stasiun televisi SCTV
TV9
Astro Aruna(Selasai)
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Siaran perdana Senin, 29 Agustus 2005
Siaran sejak Senin, 29 Agustus 2005–Senin, 7 Agustus 2006

Mutiara Hati merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di SCTV sejak 29 Agustus 2005 hingga tamat tahun 2006. Pemain utama di sinetron ini ialah Novi Aulia, Inneke Koesherawati, Lucky Hakim, Nadia Vega, Joshua Suherman, Pevita Pearce dan masih banyak lagi. Jumlah episodenya ialah 50+.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Pernah dengar pertanyaan-pertanyaan seperti kenapa sih kita harus berdoa, kalau setan jahat kenapa Tuhan ciptain setan, atau kenapa manusia harus mati? Nah MUTIARA HATI adalah cerita tentang seorang gadis kecil yang selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sepertinya sih sederhana, padahal jawabannya sama sekali tidak sederhana!

Pertanyaan yang sering keluar dari bibir mungilnya   ini pula yang sering membuat keluarga, teman bahkan guru Nabila pusing tujuh keliling. Belum lagi petualangannya dalam mencari jawaban atas pertanyannya. Bikin kita kaget, takjub, tersenyum, sedih, terharu, bahkan yang paling sering: tertawa!

Padahal itu hanya cara Nabila memahami hidup dan mencari jawaban dari pertanyaan2 itu lewat kacamata anak2. Dan tentu, dalam MUTIARA HATI pertanyaan2 itu akan dijawab lewat cerita dan bahasa yang bisa dimengerti anak-anak.

MUTIARA HATI juga akan mengajarkan anak-anak nilai2 yang mulia seperti mencintai teman, menolong sesama, berbuat baik bahkan pada musuh sekalipun. Menyaksikan MUTIARA HATI orang akan terhibur dengan pembawaan Nabila yang ceria, pertanyaannya yang cerdas dan tentu kisah mengharukannya dalam usaha menemukan kembali kasih sayang seorang ibu yang begitu dirindukannya. Siapakah Nabila dan bagaimana kisahnya?

 

Kita kenalan dulu yah sama tokoh2nya.

 

Di antara gempitanya kehidupanJakarta, tinggal seorang anak perempuan kecil berusia 5 tahun. Ia cerdas dan lucu. Namanya NABILA DARMAWAN. Ia tinggal bersama ayahnya, duda bernama AJI DARMAWAN (30 tahun) dan tantenya, gadis bernama NUNA DARMAWAN (25).  Ibu Nabila, ANNISA, telah meninggal karena sakit, ketika Nabila berusia dua tahun. Tapi, sebenarnya ia masih hadir dalam kehidupan Nabila melalui mimpi-mimpi dan imajinasi dalam lamunannya sehari-hari.

Di rumahnya, juga tinggal MBOK ASIH, pembantu tua yang setia pada keluarga Darmawan. Mbok Asih membawa serta ALIF, cucunya, yang seusia dengan Nabila. Atas kebaikan Aji Alif sekolah di tempat yang sama dengan Nabila.

Selain cerdas dan lucu, Nabila juga  bandel, berani, banyak akal, dan tentu saja, banyak pertanyaan yang muncul dalam benaknya. Segala hal ditanyakannya, sampai2 keluarga bahkan guru2nya kewalahan menjawab pertanyaannya. Ia bahkan sampai dijuluki Miss Kenapa Begini Kenapa Begitu.

Sekolah Nabila adalah sebuah TK Islam. Di dalamnya terdapat murid-murid dengan berbagai karakternya yang lucu dan lugu. Sahabat Nabila disanaada 3 orang, yaitu Alif, April dan Danang.

Alif adalah anak yang pintar, serius dan sehari-hari tak lepas dari kacamata. Ia cenderung pendiam, meski bisa diajak ngobrol banyak sama Nabila. Ia juga cenderung sok ilmiah dan saking inginnya terlihat seperti ilmuwan, ia sering cenderung mengarang.

Adajuga APRIL, anak TK yang sangat feminin dan cepat sekali menangis. Anaknya lemah lembut. Bayangkan saja Piglet di ‘Winnie the Pooh’, seperti itulah si April. April tinggal bersama ayah kandung dan ibu tiri yang dandanannya mirip Cruella Deville. Tapi sejatinya ia baik sekali.

Ada DANANG, anak yang merasa dirinya sekuat Hercules. Ia selalu bangga dengan ototnya yang tersembunyi di tubuhnya yang gempal (April menyebutnya gembul). Ia selalu merasa, bahwa ia harus selalu membela yang lemah. Ia juga cepat naik darah. Dan satu lagi keunggulannya: ia sering kentut di saat yang tak terduga!

Lalu, teman yang lain? Ada MAWAR dan RIKO, dua siswa sekelas Nabila yang jutek dan suka sekali menggangu Nabila. Mengapa ia nakal? Kalau Mawar nakal, itu karena sebenarnya ia kurang perhatian di keluarganya. Ayah Ibunya masih lengkap, tetapi jarang di rumah. Hidupnya selalu bersama pembantu. Sementara Riko nakal karena ia terlalu dimanja orang tuanya di rumah. Akibatnya, dia sering tidak mengerti, bahwa mestinya orang tidak boleh nakal. Ia tak pernah dihukum kalau di rumah dan Ibunya terlalu memanjakannya. Bahkan ibunya terlalu memujanya!

Di sekolah ada juga guru baru yang cantik dan baik namanya ARINI KUSUMO (28). Nabila langsung jatuh cinta pada guru baru ini. Semenjak berkenalan di kelas, hatinya selalu terasa hangat tiap kali bertemu Bu Guru cantik ini. Bu Arini inilah selalu sabar melayani pertanyaan2 Nabila sampai suatu saat Nabila bermimpi menjadikan Arini ibu tirinya.

Bu Arini punya adik yang kurang baik akhlaknya, bernamaRIO(24).Rioberkali-kali terlibat masalah. Dari hutang judi, sampai status pengangguran yang makin menjadi. Parahnya,Riojuga menyeret Arini, kakak semata wayangnya, untuk terbelit dan menyelesaikan masalah dia.

Kalau hati Nabila selalu hangat tiap kali bertemu Arini, maka ia selalu ingin tertawa jika bertemu dengan TINI MINI. Siapa Bu Tini? Ia adalah guru Nabila juga. Kenapa selalu ingin tertawa? Soalnya wajah Bu Tini selalu lucu, riang gembira, dan suaranya lantang. Ia bahkan guru yang bersemangat tiap kali mengajar senam. Katanya, senam itu bikin sehat, dan bisa bikin langsing! Apa benar? Soalnya Bu Tini itu tidak sesuai dengan namanya, badannya subur. Ia suka sekali makan. Tapi meski ia suka makan, tapi tetap saja ia lucu! Sumpah!

Lalu, ada lagi Bu YANI. Ia kepala sekolah yang bijaksana. Ia sudah tua, tapi sangat mencintai anak-anak. Meski ia tegas soal peraturan yang melakukan kesalahan, tapi ia selalu tersenyum, bahkan tertawa setelah anak-anak pergi dari ruangannya. Ia mencintai anak-anak itu seperti ia mencintai cucu-cucunya sendiri.

Adajuga BAGAS, anak angkat pesuruh sekolah yang rajin membantu ayah angkatnya membersihkan sekolah Nabila. Si Bagas ini suka sekali memelihara binatang. Mulai dari kucing yang lucu, tikus mungil yang nggak bisa diem, sampai ular kecil yang, yah sebetunya nggak serem juga sih. Soalnya ular itu kecil banget dan tidak berbahaya. Ia baik, dan sering membantu Nabila dan kawan-kawannya dalam mengatasi masalah yang muncul. Dan ternyata, Bagas sebetulnya anak saudagar kaya dari Jawa Timur benama PAK BASKORO.  Saat berdagang diJakarta, mereka terpisah dan Bagas ditemukan oleh pesuruh sekolah bernama PAK HAMDANI yang orang Sunda.

Adasiapa lagi ya? Oh ya, tentu saja, ada wanita-wanita, yang selalu saja mendekati ayah! Nabilakansebal! Soalnya, semenjak insiden kegagalan lomba bercerita, ia punya rencana hebat yang hendak diwujudkannya: membuat Arini jadi Ibunya! Tapi ia harus bekerja keras untuk mewujudkan niatnya itu. Soalnya, ternyata kegantengan ayah membuat Ayah didekati banyak wanita. Ada Tante SUSAN, yang, hiii mengerikan deh. Terus ada Tante FIRA yang dandannya hebat, kayak di iklan di TV itu. Kesenengannya bekerja melulu. Dan yang bikin ngeri juga, Tante Fira tidak menyukai anak kecil! Nabila sering takut berdekatan dengan Tante Fira. Takut diculik dan dijual!

Lalu ada lagi Tante LIA. Tante Lia ini sebenarnya baik. Dia juga cantik. Ia juga lemah lembut. Tapi Nabila tidak merasa hangat hatinya kalau berdekatan dengan Tante Lia. Oh ya, Tante Lia ini adalah teman sekolah bu ARINI. Bagaimanapun juga, Nabila lebih suka sama Bu Arini. Titik!

 

 

Nah, dari sinilah cerita si kecil Nabila bergulir:

 

Ulang tahun Nabila berjalan seru di rumah. Teman-teman dan guru-guru Nabila datang. Banyak balon dan kado di mana-mana. Ia senang sekali. Tetapi tiba-tiba ada yang membuat Nabila merasa kehilangan dan kesepian. Bunda tidak bisa hadir. Kata ayah, Bunda kini ada di surga bersama Tuhan. Aji sadar, kalau Nabila membutuhkan seorang ibu. Namun rasa cintanya pada Annisa, mendiang istrinya, menutupi keinginan untuk menikah lagi.

Setelah momen ulang tahun itu, kegelisahan Nabila bertambah. Banyak pertanyaan yang mengalir dari bibirnya. Mengenai kematian, mengenai doa dan mimpi-mimpinya. Mengapa Allah mengambil orang yang mestinya selalu ada di dekatnya? Nabila kecil rajin mulai mencari jawaban atas semua pertanyaan yang muncul begitu saja di kepalanya yang mungil.

Kata ayah, doa anak kecil, apalagi yang yatim, pasti dapat prioritas. Jadi hikmahnya, bahwa doa Nabila pasti lebih banyak dikabulkan daripada anak lain yang punya orang tua lengkap. Nabila pun berdoa supaya dapat Ibu lagi. Tapi rupanya doa itu tak begitu saja dikabulkan. Lihat saja. Pada lomba bercerita, Nabila kebagian tugas untuk cerita tentang Ibu. Tentu saja, ia tidak bisa bercerita dengan lancar. Iakantak punya ibu! Tapi dasar Nabila, dengan imajinasinya ia malah bercerita kalau ia sering bercakap dengan ibunya dalam mimpi.

Aji terpukul dengan kejadian itu. Saat itulah Aji menyadari, bahwa ia harus mencari ibu bagi Nabila. Adalah Susan, salah satu karyawan Aji yang perhatian, lembut dan cerdas. Perhatian Susan pada masalah-masalah Nabila membuat Aji berpikir, Susan adalah wanita yang tepat untuk jadi ibu tiri Nabila.

Sayangnya, Nabila selalu merasa takut terhadap Susan. Menurut Nabila, ada sesuatu dalam diri Susan yang mengerikan. Jadi, jangan sampai deh si Tante Susan itu jadi ibu tirinya.

Nah, soal ibu tiri, Nabila sebenarnya berharap gurunya yang bernama Arini yang akan jadi ibunya. Soalnya dekat dengan bu Arini, hatinya selalu merasa hangat. Semenjak itu, ia, dibantu sahabat-sahabatnya si Alif, Danang dan April serta Bagas, berusaha keras menjodohkan Aji dengan Arini. Ia merasa, Arini adalah pasangan Aji, dan menurutnya Arini dari sejenisnya, yaitu dari sekolahnya sendiri.

Awalnya sih Bu Arini tidak ada perasaan suka pada Aji. Tapi lama-lama ada perasaan aneh yang muncul dihatinya. Nah, Nabila juga tidak pernah menyerah dalam bisnis perjodohan ini. Dengan pikiran-pikiran kreatifnya, ia sering membuat ulah yang menyebabkan Susan jadi tidak betah. Dan belakangan ketahuan bahwa Susan bukan wanita baik. Di balik senyumnya, ia menyimpan kejahatan di hatinya. Ia berusaha menjauhkan Nabila dari Aji. Tapi mana mungkin, Nabilakandarah daging Aji?

Persoalan Arini juga lumayan gawat. Di tengah masalah-masalah yang muncul di sekolah,Rioadiknya adalah pengangguran. Ia terperangkap di dunia judi dan berhutang banyak pada lintah darat. Akibatnya, ia dikejar-kejar tukang tagih. Beberapa kali kena hajar. Tapi bukannya kapok, ia malah sering sekali mencuri uang Arini dari dompetnya. Saat dia melihat Aji dan mengetahui bahwa Aji seorang duda kaya, tiba-tiba ambisi besar muncul dalam benaknya: menjadikan dirinya adik ipar Aji, alias menjodohkan Arini dengan Aji! Menurutnya, kalau Arini menikah dengan Aji, maka ia tak lagi punya persoalan keuangan.

Tapi eit, tunggu dulu. Usahanya tidak bisa segampang itu. Ia harus berhadapan dengan Arini yang tak setuju ideRio. Rio juga harus berhadapan denganAdrian, adik Susan yang ingin menjebak Aji agar takluk pada Susan untuk dikuras hartanya.Adrianmemang menaruh dendam pada Aji. Perusahaannya bangkrut akibat persaingan bisnis dengan Aji.

Meskipun masih kecil, dengan keluguan dan insting kanak-kanaknya, Nabila hampir selalu berhasil mengusir semua orang jahat yang mendekati ayahnya. Yah, bisa dibilang, ia tukang seleksi calon istri ayahnya. Ia juga sibuk bertanya soal hukum mencuri dalam agama. Apakah yang disebut hutang. Mengapa janji itu adalah hutang?

Setelah Susan pergi, ada lagi masalah yang datang. Tante Nuna didekati seseorang bernama Ramadhan. Om Rama ini sebetulnya baik. Tapi kalau Tante Nuna menikah, siapa yang mengurus Nabila?  Padahal proyek perjodohannya belum kesampaian.

Tapi ternyata, Tante Nuna tetap akan merawat Nabila meskipun ia nanti menikah. Tante Nuna tetap akan mengantar dan menjemputnya ke sekolah bergantian dengan Ayah. Lagipula, Om Rama orangnya baiiik, banget. Nabila juga suka dengan Om Rama. Apalagi Om Rama suka anak-anak, dan mau ikut bersekongkol. Om Rama juga bisa telaten menjawab pertanyaan Nabila soal  mengapa Tuhan menciptakan orang berbeda jenis kelamin? Tante juga telaten menjawab apa nanti kalau mereka menikah akan punya anak? Dari manakah anak itu lahir? Wah, menurut Nabila, dunia ini ternyata ajaib. Allah memang Maha Besar!

Setelah kepergian Susan dan datangnya Om Rama, ternyata ada wanita yang datang lagi di kehidupan Aji. Namanya Tante Fira! Tante Fira ini sebenarnya orangnya hebat. Apalagi ambisinya. Ia seorang wanita karir. Sayangnya, ia pembenci anak-anak. Ia selalu terganggu dengan kehadiran anak-anak. Di depan Aji, ia berusah mati-matian menutupi perasaan tidak sukanya pada anak-anak, demi bisa menikahi Aji. Ia berambisi menikahi Aji bukan mengincar harta Aji. Tapi lebih pada ingin mengembangkan bisnisnya!

Fira punya kelompok perusahaan. Dan sejauh ini, ia sudah memiliki dua perusahaan: sebuah kelompok majalah yang cukup besar, dan sebuah restoran yang cukup sukses. Kalau ditambah perusahaan advertising yang cukup menjanjikan, tentu ia bakal lebih sukses mengalahkan banyak wanita karir di Jakarta. Tentu saja usaha ini gagal, Nabila cs meraih sukses besar dalam menjauhkan Tante Fira dari kehidupan Aji. Mereka menyelidiki, apa yang paling dibenci Tante Fira. Setelah tahu Tante fira tidak suka anak-anak, Nabila sengaja mengundang teman-temannya ke rumah, saat Tante Fira datang. Rumah jadi gaduh. Apalagi saat Danang kentut. Anak-anak berhamburan dan ribut sekali. Tante Fira seperti orang kesetanan. Mengamuk dan berlari meninggalkan rumah Nabila! Untuk selamanya, tentu!

Nabila senang, tapi juga ngeri. Saat itu, ia mengira Tante Fira kemasukan setan. Ia menanyakan hal itu pada Ayah. Apa mungkin setan masuk dalam tubuh manusia? Dan kalau setan itu jahat, mengapa Allah menciptakan setan?

Sementara perasaan Arini pada Aji makin berkembang. Kini ia sering sewot dengan wanita-wanita yang mendekati Aji. Ia sudah kehilangan obyektifitasnya sebagai guru. Ia lebih dekat ke Nabila dibanding terhadap anak-anak lain di kelasnya. Dan ia kini sering kewalahan menghadapi perasaannya sendiri pada Aji. Jika dulu ia selalu bisa bersikap normal di hadapan Aji, kini ia seperti orang yang kehilangan konsentrasi kalau berhadapan dengan Aji. Yang lebih parah, ia kadang linglung, atau sangat gugup sampai salah tingkah! Bayangkan, seorang guru bisa tiba-tiba menjatuhkan buku yang hendak ditaruhnya di meja hingga berantakan hanya karena Aji sedang berdiri di hadapannya!

Setelah kepergian Tante Fira, ternyata waktunya tepat bagi Tante Nuna menikah dengan Om Ramadhan. Tapi tiba-tiba, mantan pacar Om Ramadhan yang bernama Renata muncul. Bahkan kata Renata, mereka sudah bertunangan.

Kedatangan Renata membuat Nuna sangat sedih.  Ia membatalkan pernikahannya dengan Ramadhan. Ia tak ingin bahagia di atas penderitaan orang lain. Tapi Ramadhan mengatakan, ia sudah berpisah dengan Renata lama sekali. Mereka memang pernah bertunangan, tapi batal karena Renata pergi dengan pria lain. Renata sempat hamil dengan lelaki lain, tapi kemudian menggugurkannya. Padahal itu sangat dilarang agama. Nabila sempat menguping, dan ia jadi bertanya-tanya, apa itu menggugurkan bayi? Dan apakah itu berdosa?

Akhirnya Tante Nuna bisa diyakinkan oleh Om Rama. Tentu dibantu oleh Nabila.  Sebelum hari pernikahan itu, Tante Nuna berjanji, bahwa ia akan tetap menjaga Nabila. Sebab, Nabila sudah seperti anak sendiri baginya. Nabila lega. Nabila bertanya, mengapa Tante Nuna tidak menikah saja dengan Ayah? Itu nggak boleh, jawab Nuna. Di agama, pernikahan dengan saudara kandung itu dilarang.

Sementara itu, perilakuRiosemakin semrawut. Apalagi ia kini tahu, bahwa Arini juga jatuh cinta pada Aji. Merasa jalan untuk jadi adik ipar Aji terbentang, ia malah berhutang pada rentenir dalam jumlah cukup besar. Sayang, lagi-lagi ia kalah di meja judi. Akibatnya, ia kini dikejar-kejar lagi. Ancamannya: penjara atau mati!

Arini sudah kehabisan uang. Perhiasan juga sudah dijualnya untuk menutupi utangRio. Bahkan kini, ia nyaris diusir dari kontrakannya karena tidak bisa membayar. Arini jadi sering melamun. Kesannya jadi hidupnya tak baik.

Suatu hari, Nabila berhasil mengetahui kesedihan Arini. Nabila memergoki Arini sedang menangis. Dengan bantuan teman mereka Bagas, yang kadang bisa jadi detektif, akhirnya Nabila cs tahu penyebab kesedihan Arini. Nabila langsung bertindak. Ia mati-matian merayu ayahnya dengan senyum termanisnya, dan giat belajar serta tidak nakal, agar ayahnya mau membantu Bu Arini.

Aji bersedia membantu. Ditemani Ramadhan, Aji mendatangi tukang tagih itu, dan melunasi hutangRio. Uang kontrakan langsung dilunasi oleh Aji. Sebab jumlah itu sebetulnya tak seberapa bagi Aji yang kaya. Saat membayar kontrakan Arini, Aji sempat mampir ke rumah Arini. Arini tidak ada, dan hanya adaRio. Dari situ muncul simpati Aji. Ia menemukan foto Nabila dan dirinya saat ulang tahun, ia langsung menyangka, bahwa Arini pasti menyukainya.

Aji mulai menaruh hati pada Arini. Ternyata selain baik, cantik, dan solehah, Arini juga menyukainya. Aji merasakan hal yang menyenangkan di hatinya. Ia mulai berusaha mendekati Arini. Tapi justru Arini jadi minder dan menjauh dari Aji. Ia tak ingin perasaannya bercampur antara cinta dan hutang budi. Nabila senang tapi sekaligus kecewa pada Arini. Bahwa ternyata rasa sayang Arini padanya tidak sebesar yang diharapkannya.

Di tengah kesedihan Nabila, ada kejutan menggembirakan. Seorang tua bernama Baskoro muncul mencari Bagas. Bapak bernama Baskoro itu mengaku sebagai ayah kandung Bagas.  Ia berpisah dengan Bagas saat ia melakukan usaha dagang diJakarta. Mereka terpisah di sebuah perempatan jalan saat mereka akan naik taksi. Karena Bagas yang waktu itu masih kecil, pergi sendiri saat ayahnya membeli minuman. Dan ternyata, Pak Baskoro itu kaya sekali. Ia juragan kebun sayur di Probolinggo, Jawa Timur. Bagas bahagia akhirnya tahu bahwa ia punya ayah. Tapi di sisi lain, ia juga sedih karena akan meninggalkan anak-anak TK yang terlanjur disayanginya.

Saat itulah Lia masuk. Lia adalah seorang sekretaris manager marketing. Mereka bertemu saat marketing manajer perusahaan tempat Lia bekerja mengadakan pertemuan bisnis. Lia yang mendekati Aji lebih dulu. Dia jatuh cinta lebih dulu pada Aji. Dan Aji yang baik itu tidak bisa menolak kehadiran Lia. Apalagi seakan-akan Arini tidak mau dengannya.

Saat kedekatan terjalin, Arini kini tambah merana. Dan Rio kini berniat untuk jadi TKI saja keMalaysia. Ia kini sudah kapok berhutang lagi dan mau mulai bekerja. Sekali lagi, ia minta modal dari Arini untuk pergi keMalaysia. Arini berjanji memberikan, tapi harus menabung dulu. Sebab ia kini punya tanggungan hutang ke Aji.

Sedangkan pendekatan Lia kepada Aji makin baik. Tapi pada saat itu ternyata perasaan Aji makin dalam pada Arini. Apalagi banyak kesulitan yang mereka lalui bersama. Baik itu masalah Nabila yang selalu dibantu Arini, atau Aji yang membantu menyelesaikan masalah Arini.

Akhirnya Lia mundur dari perjuangannya mendekati Aji. Ia sadar, bahwa ia tak akan masuk dalam dunia Arini, Aji dan Nabila. Sebuah dunia yang memang seharusnya ada dan tak mengikutkan dia.

Di sisi lain, mertua Aji datang Pak Dirga berniat mengambil Nabila. Keluarga Annisa memang tidak menyukai Aji. Karena Aji dulu masih miskin. Nabila sedih dengan kenyataan itu. Padahal ia sangat gembira ternyata ia punya kakek yang lumayan oke. Sedangkan Aji, masih terluka dengan hinaan yang pernah dilontarkan Pak Dirga padanya. Tapi tetap saja, konflik tak terhindarkan. Tapi, lagi-lagi, Nabila berhasil meluluhkan hati Kakek Dirga. Kakek Dirga akhirnya bisa sayang dengan Aji dan keluarganya.

Pada saat yang bersamaan, ternyata Lia memilih mundur. Sebab ia jatuh cinta pada teman kerjanya sendiri. Saat Lia mundur, ternyata Arini merasa bersalah. Ia pun menjauh dari Aji. Lia berusaha mencari Arini dan meyakinkannya. Tapi Arini sudah keburu pergi.

Saat Arini jauh itulah Aji sadar kalau perasaannya ke Arini sudah makin dalam. Apalagi saat Arini memilih keluar dari sekolah dan mencari sekolah lain. Nabila sampai sakit. Aji bersama Nuna dan Ramadhan mencari Arini.

Saat ditemukan, Arini merasa bersalah pada Nabila karena meninggalkannya. Saat itu juga, Aji langsung melamar Arini. Dan esok hari, Nabila langsung sembuh total dari sakitnya. Ia pun beryukur pada Allah merasa jadi anak paling bahagia di dunia.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]