Adipati Dolken

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Adipati Dolken
Adipati Dolken on Interview with Media Indonesia.jpg
LahirAdipati Koesmadji
19 Agustus 1991 (umur 30)
Jakarta, Indonesia
Nama lainAdipati Dolken
Pekerjaan
Tahun aktif2008—sekarang
Suami/istri
Dyah Cantiputri Tachril
(m. 2020)

Adipati Koesmadji (lahir 19 Agustus 1991), yang lebih dikenal dengan Adipati Dolken adalah seorang aktor dan model Indonesia keturunan Jawa dan Jerman.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Adipati lahir di Jakarta pada 19 Agustus 1991 dengan nama lengkap Adipati Koesmadji, dari ayah yang berasal dari Kudus dan ibu yang berasal dari Jerman. Semasa kecil, Adipati dan keluarganya sempat tinggal di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. Kemudian, mereka berpindah ke Selandia Baru dan menetap di sana selama tiga tahun, sebagai akibat dari peristiwa Kerusuhan Mei 1998.[1] Kedua orang tuanya telah bercerai. Ayahnya tinggal di Indonesia, sedangkan ibunya kini menetap di Mesir. Adipati memilih untuk tinggal bersama sang ayah, dan tetap menjalin komunikasi dengan ibunya melalui sambungan telepon. Adipati memiliki dua orang kakak perempuan bernama Tia Muller dan Gianina Emanuela.

Masa kecil Adipati banyak dihabiskan di kota Auckland, Selandia Baru. Menginjak usia 9 tahun, Adipati berubah menjadi anak yang pendiam. Terlebih ketika kedua orang tuanya bercerai. Saat itu, ia bercita-cita menjadi pemain sepak bola.[2][3][4] Karenanya, ia sempat masuk Klub Pelita dan menjalani uji coba di PSSI, tapi tidak jadi. Menginjak SMP, Adipati memiliki hobi baru, yakni bermain permainan daring hingga kecanduan. Bahkan, ia sempat tidak sekolah berbulan-bulan lamanya dan hampir tidak naik kelas.[5]

Karier[sunting | sunting sumber]

Adipati pada tahun 2019.

Perkenalannya dengan dunia akting dimulai saat sang kakak yang lebih dulu terjun ke dunia akting. Ia melihat dari akting tersebut sang kakak dapat menghidupi dirinya sendri. Akhirnya ia mencoba peruntungan, tak disangka ia mendapatkan peran di serial Kepompong yang tayang di SCTV. Di sinetron tersebut, Adipati Dolken sukses berperan sebagai Virgo. Dari aktingnya di sinetron Kepompong tersebut, nama Adipati Dolken mulai dikenal pencinta hiburan di Indonesia. Dari sinetron ini jugalah berbagai tawaran sinetron dan film berdatangan padanya.[6]

Ia kemudian membintangi sejumlah film layar lebar, seperti Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets (2009), Pocong Keliling (2010), 18+: True Love Never Dies(2010), Sang Martir (2012), Perahu Kertas (2012), dan Malaikat Tanpa Sayap (2012). Pada tahun 2013 ia berperan dalam film Sang Kiai. Film ini menghantarkannya meraih Penghargaan FFI untuk Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2013; menjadikannya salah satu aktor termuda yang memenangkan Piala Citra pada usia 21 tahun. Ia juga meraih sejumlah penghargaan lain seperti Asia New Star Model Award pada ajang Asia Festival Model Award 2014 dan aktor terfavorit di Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards 2014.[5]

Pada tahun 2019 ia meraih penghargaan Pasangan Terfavorit berkat perannya dalam film #TemanTapiMenikah bersama Vanesha Prescilla dari Indonesian Movie Actors Awards.[5]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
2009 Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets Adit Mitra Pictures & BIC Production
2010 Pocong Keliling Reporter Maxima Pictures
18+: True Love Never Dies Topan Starvision Plus
2012 Malaikat Tanpa Sayap Vino
18++ Forever Love Kara
Perahu Kertas Keenan Starvision Plus, Mizan Productions & Dapur Film
Perahu Kertas 2
Sang Martir Rangga Starvision Plus
2013 Operation Wedding Rendi
Sang Kiai Harun Rapi Films
Crazy Love Kumbang Maxima Pictures
Adriana Mamen Visi Lintas Films
Slank Nggak Ada Matinya Bimo “Bimbim” Setiawan Almachzumi Starvision Plus
2014 Marmut Merah Jambu Ketua ekstrakurikuler bola
Aku, Kau & KUA Rico
Kukejar Cinta ke Negeri Cina Imam Fadli
2015 Jenderal Soedirman Soedirman Markas Besar TNI-AD, Yayasan Kartika Eka Paksi, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat & Padma Pictures
3 Dara Jay MNC Pictures
2016 Koala Kumal Coki Starvision Plus
Catatan Dodol Calon Dokter Ferdiriva Hamzah Radikal Films & CJ Entertainment
2017 Pertaruhan Ibra IFI Sinema
Posesif Yudhis Palari Films
Hujan Bulan Juni Sarwono Starvision Plus & Sinema Imaji
2018 #TemanTapiMenikah Muhammad “Ditto” Pradana Budiarto Falcon Pictures
3 Dara 2 Jay MNC Pictures
Laut Kris Kaninga Pictures
Namamu Kata Pertamaku Si Bisu Paramedia Indonesia
2019 Pemburu di Manchester Biru Hanif Thamrin Inti Makmur International & Oreima Films
Perburuan Hardo Falcon Pictures
Warkop DKI Reborn 3 Kasino Hadiwibowo
Sin (film pendek)
Love for Sale 2 Indra “Ican” Tauhid Sikumbang Visinema Pictures & Toni Mulyani Films
2020 #TemanTapiMenikah 2 Muhammad “Ditto” Pradana Budiarto Falcon Pictures
Warkop DKI Reborn 4 Kasino Hadiwibowo
2021 Penyalin Cahaya Pegawai layanan NetCar Rekata Studio & Kaninga Pictures
Senzano Savana Senzano Falcon Pictures & KlikFilm Productions
Akhirat: A Love Story Timur Nayoan Studio Antelope, BASE Entertainment, Surya Citra Media, Trinity Optima Production & Ivanhoe Pictures
2022 Kambodja Bayu Falcon Pictures & KlikFilm Productions
Warkop DKI Kartun Kasino Hadiwibowo Falcon Pictures
TBA Perfect Strangers
Staying Alive
Keterangan
  Belum dirilis
  • TBA : To be announced

Seri web[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi Saluran
2017 Move On Trip Ken Samsung Galaxy J Pro YouTube
The Publicist Reynaldi Moviesta Pictures Viu
2022 Pertaruhan the Series Ibra Screenplay Films Vidio
Keterangan
  Belum dirilis

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
2008—2009 Kepompong Virgo Frame Ritz
2009 Cinta Puteri Erwin MD Entertainment
2009—2010 Kejora dan Bintang Anantha SinemArt
2010—2011 Dia Jantung Hatiku Bondan
2011—2012 Aliya Ruben Verona Pictures
2012 Cahaya Gemilang Gemilang
2013 Heart Series 2 Farel Starvision Plus
2013—2014 Get Married the Series 2 Rendi
2015—2016 Alphabet Adryan Screenplay Productions

FTV[sunting | sunting sumber]

  • Lucky 18x
  • Guru Gue Jago Kung Fu (2012)
  • Cinta Lompat Tembok (2012)
  • Upik Abu Cinderella (2012)
  • Den Bagus (2012)
  • 22 Hari Mengejar Cinta Seleb (2012)
  • Ada Cinta di Atas Bakwan (2013)
  • Ketika Rama Ketemu Sinta (2013)
  • Jangan Mau-Mau (2014)
  • Jangan Mau-Mau 2 (2014)
  • Jangan Mau-Mau 3 (2014)

Video klip[sunting | sunting sumber]

  • "Suara Pikiranku" — NOAH (2015)

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2013 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Sang Kiai Menang
2014 Festival Film Bandung Pembantu Pria Terpuji Nominasi
Infotainment Awards Selebriti Pria Paling Memikat Menang
Nickelodeon Kids' Choice Awards Aktor Favorit Menang
Asia Festival Model Award Asia New Star Model Award Adipati Dolken Menang
2016 Indonesia Box Office Movie Awards Pemeran Utama Pria Terbaik 3 Dara Nominasi
Festival Film Bandung Pemeran Utama Pria Terpuji Jenderal Soedirman Nominasi
Piala Maya Akting Singkat Paling Memukau Koala Kumal Nominasi
2017 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Posesif Nominasi
Piala Maya Aktor Utama Terpilih Nominasi
2018 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Utama Pria Terfavorit Nominasi
Pemeran Utama Pria Terbaik Nominasi
Pemeran Pasangan Terfavorit (bersama Putri Marino) Nominasi
Pemeran Pasangan Terbaik (bersama Putri Marino) Nominasi
Festival Film Bandung Pemeran Utama Pria Terpuji Nominasi
Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik #TemanTapiMenikah Nominasi
Piala Maya Aktor Utama Terpilih Nominasi
Indonesian Choice Awards Actor of the Year Menang
2019 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Utama Pria Terbaik #TemanTapiMenikah Nominasi
Pemeran Utama Pria Terfavorit Nominasi
Pemeran Pasangan Terbaik (bersama Vanesha Prescilla) Nominasi
Pemeran Pasangan Terfavorit (bersama Vanesha Prescilla) Menang
2020 Indonesian Movie Actors Awards Pemeran Utama Pria Terbaik Love for Sale 2 Nominasi
Pemeran Utama Pria Terfavorit Nominasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Janati, Firda (25 November 2021). Andika Aditia, ed. "Adipati Dolken Sebut Nama Panggungnya Bawa Hoki". Kompas.com. 
  2. ^ Siyahailatua, Sarah Ervina Dara (31 Juli 2019). Mila Novita, ed. "Hobi Main Bola, Adipati Dolken Sampai Bikin Klub Bola Sendiri". Tempo.co. Diakses tanggal 21 Februari 2021. 
  3. ^ Saretta, Irene Radius (4 Desember 2020). "Sukses Jadi Aktor dan Sutradara, Adipati Dolken Pernah Bercita-Cita Jadi Atlet Sepakbola". Cermati.com. Diakses tanggal 21 Februari 2021. 
  4. ^ Haryadi, Malvyandie (12 Mei 2018). "Adipati Dolken Sempat Bercita-cita Jadi Pemain Sepak Bola". Tribunnews.com. Diakses tanggal 21 Februari 2021. 
  5. ^ a b c Nasition, Ione (Januari 2017). "Profil Terlengkap Adipati Dolken: Masa Kecil, Keluarga, Agama, Perjalanan Karier Hingga Kriteria Pacar". Dontsad.com. Diakses tanggal 21 Februari 2021. 
  6. ^ "Jadi Aktor, Adipati Dolken Otodidak". detikHot. 16 Mei 2014. Diakses tanggal 21 Februari 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]