Agama menurut jumlah penganut

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Berikut ini adalah demografi jumlah penganut agama di dunia, berdasarkan benua, negara dan kawasan tertentu. Daftar ini tidak memuat jumlah denominasi dan pecahan agama.

Peta negara-negara dengan mayoritas agama

Perkiraan jumlah penganut pada tahun 2012[sunting | sunting sumber]

Ukuran Kelompok-kelompok Agama Utama, 2012
Agama Persen
Kristen
  
33%
Islam
  
24.1%
Tidak berafiliasi
  
16%
Hindu
  
16%
Buddha
  
7%
Tionghoa
  
5.7%
Lain
  
0.8%
Pew Research Center, 2015[1]

Adherents.com mengatakan bahwa "Ukuran yang ditunjukkan adalah perkiraan kasar, dan di sini terutama bertujuan mengurutkan kelompok-kelompok, bukan menyediakan angka pasti".[2]

Agama Pemeluk agama Presentase
Kristen 2.4 milyar[3] 33%
Islam 1.8 milyar[4] 24.1%
Sekuler[a]/Tidak beragama[b]/Agnostik/Ateis ≤1.2 milyar 16%
Hindu 1.15 milyar 15%
Buddha 521 juta 7%
Agama tradisional Tionghoa[c] 394 juta 5.50%
Agama etnis yang tidak termasuk sejumlah agama tertentu 300 juta 4.19%
Agama tradisional Afrika 100 juta 1.40%
Sikhisme 30 juta 0.32%
Spiritisme 15 juta 0.21%
Yudaisme 14 juta 0.20%
Bahá'í 7.0 juta 0.10%
Jainisme 4.2 juta 0.06%
Shinto 4.0 juta 0.06%
Cao Dai 4.0 juta 0.06%
Zoroastrianisme 2.6 juta 0.04%
Tenrikyo 2.0 juta 0.02%
Neo-Paganisme 1.0 juta 0.01%
Unitarian Universalisme 0.8 juta 0.01%
Rastafari 0.6 juta 0.01%
Total 7.167 milyar 100%

Berdasarkan Benua[sunting | sunting sumber]

Populasi Penduduk Dunia Berdasarkan Agama (2005)
Benua Total populasi Kristen Islam Hindu Buddha Yahudi
Afrika 885.100.000 375.800.000 401.975.000 2.013.000 85.000 117.000
Asia 3.903.420.000 330.400.000 1.023.560.000 936.975.000 699.320.000 5.107.000
Amerika 883.197.000 754.000.000 6.230.000 2.481.000 3.610.000 6.956.000
Eropa 728.571.000 605.000.000 44.090.000 2.023.000 1.796.000 2.319.000
Australia 30.564.000 23.000.000 373.000 411.000 436.000 96.000
Total (Presentase) 6.430.852.000 (100%) 2.088.200.000 (32.5%) 1.476.228.000 (23%) 943.903.000 (14.7%) 705.247.000 (11%) 14.595.000 (0.2%)

Presentase Populasi[sunting | sunting sumber]

Buddha[sunting | sunting sumber]

  1.  Kamboja 96.9%[6]
  2.  Thailand 93.2%
  3.  Myanmar 80.1%
  4.  Bhutan 74.7%
  5.  Sri Lanka 69.3%
  6.  Laos 66%
  7.  Mongolia 55.1%
  8.  Jepang 36.2% or 67%
  9.  Singapura 33.9%
  10.  Korea Selatan 22.9%

Islam[sunting | sunting sumber]

Peta Penduduk Muslim
  1.  Arab Saudi 100 %[7]
  2.  Maladewa 100%[8]
  3.  Mauritania 100%
  4.  Turki 99.8%
  5.  Somalia 99.8%
  6.  Afganistan ~99%
  7.  Yaman 99.1%
  8.  Maroko 98.7%
  9.  Aljazair 98.3%
  10.  Iran 98%[9]

Hindu[sunting | sunting sumber]

  1.  Nepal 81.3%[10]
  2.  India 80.5%[11]
  3.  Mauritius 54%
  4.  Fiji 33.7%[12]
  5.  Bhutan 25%[13]
  6.  Suriname 22.3%
  7.  Trinidad dan Tobago 18.2%
  8.  Uni Emirat Arab 15%[14]
  9.  Sri Lanka 12.6%
  10.  Kuwait 12%

Kristen[sunting | sunting sumber]

  1.  Vatikan 100%
  2.  Kepulauan Pitcairn 100%
  3.  Samoa ~99%
  4.  Rumania 99%
  5.  Samoa Amerika 98.3%
  6.  Malta 98.1%[15]
  7.  Venezuela 98%
  8.  Yunani 98% [16]
  9.  Kepulauan Marshall 97.2%
  10.  Tonga 97.2%

Yahudi[sunting | sunting sumber]

Peta Persebaran Yahudi
  1.  Israel 75.4%[17]
  2.  Palestina 12–14% [18]
  3.  Monako 2.9%[19]
  4.  Amerika Serikat 2.1%[20]
  5.  Gibraltar 2.1%
  6.  Kepulauan Cayman 1.71%
  7.  Antillen Belanda 1.3%
  8.  Kanada 1.1%
  9.  Perancis 0.75%[21]
  10.  Argentina 0.62%
  11.  Uruguay 0.5%
  12.  Australia 0.5%
  13.  Hongaria 0.45%
  14.  Kepulauan Virgin AS 0.45%
  15.  Latvia 0.3%
  16.  Jerman 0.25%
  17.  Belanda 0.2%
  18.  Selandia Baru 0.17%
  19.  Ukraina 0.16%
  20.  Rusia 0.09%[22]

Populasi Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Buddha[sunting | sunting sumber]

  1.  Republik Rakyat Tiongkok 244.130.000
  2.  Thailand 64.420.000
  3.  Jepang 45.820.000
  4.  Myanmar 38.410.000
  5.  Sri Lanka 14.450.000
  6.  Vietnam 14.380.000
  7.  Kamboja 13.690.000
  8.  Korea Selatan 11.050.000
  9.  India 9.250.000
  10.  Malaysia 5.010.000

Islam[sunting | sunting sumber]

Peta Negeri-Negeri Muslim.
  1.  Indonesia 200.000.000
  2.  Pakistan 180.608.292
  3.  India 160.945.000
  4.  Bangladesh 132.937.800
  5.  Nigeria 80.000.000
  6.  Iran 73.238.340
  7.  Mesir 70.056.000
  8.  Turki 70.036.838
  9.  Aljazair 36.092.810
  10.  Maroko 31.351.800
  11.  Afganistan 30.112.680
  12.  Sudan 30.064.180
  13.  Irak 29.767.300
  14.  Ethiopia 28.120.050
  15.  Arab Saudi 26.624.560
  16.  Uzbekistan 25.628.240
  17.  Yaman 23.836.523
  18.  Republik Rakyat Tiongkok 20.095.870
  19.  Suriah 19.601.750
  20.  Malaysia 17.085.402

Hindu[sunting | sunting sumber]

Kawasan mayoritas Agama Abrahamik dengan Agama India (Hindu dan Buddha).
  1.  India 957.636.314
  2.  Nepal 21.354.570
  3.  Bangladesh 14.274.430
  4.  Indonesia 4.012.470
  5.  Pakistan 2.603.895
  6.  Sri Lanka 2.554.606
  7.  Malaysia 1.700.100
  8.  Amerika Serikat 1.543.730
  9.  Uni Emirat Arab 1.239.610
  10.  Afrika Selatan 749.870

Kristen[sunting | sunting sumber]

Christianity percent population in each nation World Map Christian data by Pew Research.svg
  1.  Amerika Serikat 229.157.250[23]
  2.  Brasil 169.213.130[24]
  3.  Meksiko 106.204.560
  4.  Nigeria 80.510.000
  5.  Filipina 78.790.000
  6.  Rusia 67.640.000[25]
  7.  Republik Rakyat Tiongkok 67.070.000
  8.  Republik Demokratik Kongo 63.150.000
  9.  Perancis 55.948.600
  10.  Italia 55.832.000

Yahudi[sunting | sunting sumber]

  1.  Amerika Serikat 6.588.065[26]
  2.  Israel 5.907.500[27]
  3.  Perancis 493.600
  4.  Kanada 375.000
  5.  Britania Raya 291.000
  6.  Rusia 194.000
  7.  Argentina 181.800
  8.  Jerman 119.000
  9.  Australia 97.300
  10.  Brasil 95.300
  11.  Ukraina 70.200
  12.  Afrika Selatan 67.000
  13.  Hongaria 48.200
  14.  Meksiko 39.200
  15.  Belgia 30.000
  16.  Italia 28.200
  17.  Chili 18.500
  18.  Turki 17.400
  19.  Uruguay 17.300
  20.  Belarus 12.000

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Angka-angka ini dapat mencakup jumlah penganut sekular/nominal sebagaimana pemuja sinkretis, meskipun konsep sinkretisme ini digugat oleh sejumlah orang.
  2. ^ Kelompok tidak beragama termasuk agnostik, ateis, humanis sekuler, dan orang yang menjawab 'tidak ada' atau tidak mempunyai preferensi agamawi. Setengah kelompok ini bersifat teistik tetapi tidak beragama.[2] Menurut suatu studi tahun 2012 oleh Gallup International "59% dunia mengatakan mereka berpikir diri sendiri beragama, 23% berpikir tidak beragama, sedangkan 13% yakin sebagai ateis".[5]
  3. ^ Agama tradisional Tionghoa dijabarkan sebagai "agama umum mayoritas budaya Tionghoa: suatu kombinasi dari agama Konghucu, Buddha, dan Taoisme, serta praktik dan kepercayaan tak tertulis/lokal tradisional."

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Pustaka tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Dostert. Pierre Etienne. Africa 1997 (The World Today Series). Harpers Ferry. West Virginia: Stryker-Post Publications (1997). hal. 162.