Perubahan

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tidak ada perubahan ukuran, 8 bulan yang lalu
k
←Suntingan 114.142.172.15 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Ugin-II
 
== Sejarah ==
Pada zaman kerajaan [[Ajaran Siwa-Buddha|Hindu-Buddha]] sampai dengan [[Abad ke 15|abad ke-15]], di wilayah Kabupaten Majalengka terbagi menjadi 3 kerajaan: (1) [[Kerajaan Talaga Manggung]] dipimpin oleh Sunan Corenda atau lebih dikenal dengan sebutan Sunan Parung (2) [[Kerajaan Rajagaluh]] dipimpin oleh Prabu Cakraningrat (3) [[Kerajaan Sindangkasih]], oidipimpin oleh seorang puteri bernama Nyi Rambut Kasih<ref>{{Cite news|url=https://daerah.sindonews.com/read/1033199/29/nyai-rambut-kasih-ratu-majalengka-nan-sakti-dan-cantik-1439564268|title=Nyai Rambut Kasih, Ratu Majalengka nan Sakti dan Cantik|newspaper=SINDOnews.com|language=id-ID|access-date=2018-04-04}}</ref>.
 
Om p oleh seorang puteri bernama Nyi Rambut Kasih<ref>{{Cite news|url=https://daerah.sindonews.com/read/1033199/29/nyai-rambut-kasih-ratu-majalengka-nan-sakti-dan-cantik-1439564268|title=Nyai Rambut Kasih, Ratu Majalengka nan Sakti dan Cantik|newspaper=SINDOnews.com|language=id-ID|access-date=2018-04-04}}</ref>.
 
Terdapat banyak cerita rakyat tentang ke-3 kerajaan tersebut yang sampai dengan saat ini masih hidup di kalangan masyarakat Majalengka. Selain cerita rakyat yang masih diyakini juga terdapat situs, makam-makam dan benda-benda purbakala, yang kesemuanya itu selain menjadi kekayaan daerah juga dapat digunakan sebagai sumber sejarah.

Menu navigasi