Indonesian Movie Awards

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Indonesian Movie Awards
IMA Logo.jpg
Logo IMA
Format Penghargaan Film
Pembuat Indra Yudhistira R.
Negara Indonesia
Produksi
Produser eksekutif Yul B. Andryono (2007-2012)
Produser Akhmad Sef (2007-2010)
John Fair Kaune (2007-2008)
Tezzar Syamsudin (2010)
Eri Sumaryadi (2011-2012)
Siaran
Saluran asli RCTI
Mengudara sejak 2007 - sekarang
Pranala luar
http://www.rcti.tv/indonesianmovieawards/

Indonesian Movie Awards (IMA) adalah penghargaan bagi insan perfilman yang dimulai sejak tahun 2007. Ajang penghargaan ini dibuat karena ajang FFI 2006 yang hasilnya cukup mengecewakan bagi Masyarakat Perfilman Indonesia. Namun IMA dibuat bukan untuk menandingi FFI. IMA hadir untuk memberikan apresiasi kepada pemeran film terbaik, karena mereka punya bakat dan prestasi. IMA setiap tahun akan selalu hadir dengan format baru dan tentu berbeda dengan FFI. Jika pada FFI piala yang diberikan disebut Piala Citra. Sedang di IMA, piala yang diberikan disebut Piala Layar Emas Dalam ajang ini pemenang terbagi atas Terfavorit dan Terbaik. Dimana untuk kategori Terbaik pemenang dipilih oleh dewan juri. Sedangkan kategori Terfavorit pemenang dipilih oleh masyarakat.

Nominasi Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Sampai saat ini, film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita adalah satu-satunya film yang mendapatkan total nominasi lebih dari 15 nominasi, yaitu enam belas. Dibelakangnya ada Arisan! 2 dengan dua belas nominasi, lalu ada empat film yang bersaing dengan sebelas nominasi. Berikut adalah film yang mendapat lebih dari lima nominasi (film diurutkan berdasarkan tahun rilis dan abjad).

Penghargaan Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Satu-satunya film yang mendapatkan penghargaan total diatas lima adalah Mendadak Dangdut. Laskar Pelangi dan Perempuan Berkalung Sorban kembali bersaing dengan lima penghargaan. Berikut adalah film yang mendapat paling sedikit tiga penghargaan (film diurutkan berdasarkan tahun rilis dan abjad).

Perayaan Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Perayaan Tanggal Film Terfavorit Pemeran Utama Pria Pemeran Utama Wanita Pembawa Acara Tempat Penyelenggaraan
Terbaik Terfavorit Terbaik Terfavorit
IMA Logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2007
12 Mei 2007 Denias, Senandung di Atas Awan Nicholas Saputra
(Janji Joni)
Tora Sudiro
(D'Bijis)
Cornelia Agatha
(Detik Terakhir)
Nirina Zubir
(Mirror)
Nirina Zubir, Luna Maya, Aming, Ringgo Agus Rahman Tennis Indoor Senayan, Jakarta
IMA 2008 logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2008
28 Maret 2008 Nagabonar Jadi 2 Deddy Mizwar
(Nagabonar Jadi 2)
Vino Bastian
(Radit dan Jani)
Dinna Olivia
(Mengejar Mas Mas)
Nirina Zubir
(Get Married)
Nirina Zubir, Choky Sitohang, Wulan Guritno, Ringgo Agus Rahman Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta
IMA 2009 logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2009
15 Mei 2009 Laskar Pelangi Ikranagara
(Laskar Pelangi)
Sophan Sophian
(Love)
Cut Mini
(Laskar Pelangi)
Revalina S. Temat
(Perempuan Berkalung Sorban)
Raffi Ahmad, Luna Maya, Ruben Onsu Tennis Indoor Senayan, Jakarta
IMA 2010 logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2010
7 Mei 2010 Ketika Cinta Bertasbih 2 Tio Pakusadewo
(Identitas)
Oka Antara
(Hari Untuk Amanda)
Aty Cancer Zein
(Emak Ingin Naik Haji)
Tika Putri
(Queen Bee)
Okky Lukman, Choky Sitohang JITEC Mangga Dua Square, Jakarta
IMA 2011.jpg
Indonesian Movie Awards 2011
10 Mei 2011 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta Reza Rahardian
(3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta)
Vino Bastian
(Satu Jam Saja)
Titi Sjuman
(Minggu Pagi di Victoria Park)
Wulan Guritno
(Demi Dewi)
Okky Lukman, Choky Sitohang Tennis Indoor Senayan, Jakarta
IMA 2012 logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2012
30 Mei 2012 Garuda di Dadaku 2 Donny Damara
(Lovely Man)
Tio Pakusadewo
(Dilema)
Raihaanun
(Lovely Man)
Wulan Guritno
(Dilema)
Winky Wiryawan, Astrid Tiar Tennis Indoor Senayan, Jakarta
IMA 2013 logo.jpg
Indonesian Movie Awards 2013
27 Mei 2013 Habibie & Ainun Lukman Sardi
(Rectoverso)
Reza Rahardian
(Habibie & Ainun)
Imelda Therine
(Belenggu)
Laudya Cynthia Bella
(Belenggu)
Choky Sitohang, Tamara Geraldine Studio 8 RCTI, Jakarta

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]