Pandemi koronavirus di Bangladesh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi koronavirus 2020 di Bangladesh
COVID-19 outbreak Bangladesh district wise cases map.svg
Peta epidemiologi COVID-19 dari kasus-kasus terkonfirmasi (pada 23 April)
  0 kasus terkonfirmasi
  1 - 9 kasus terkonfirmasi
  10 - 99 kasus terkonfirmasi
  100 - 999 kasus terkonfirmasi
  1000 - 9999 kasus terkonfirmasi
  ≥ 10000 kasus terkonfirmasi
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiBangladesh
Kasus pertamaDhaka
Tanggal kemunculan8 Maret 2020
(4 bulan dan 2 hari)
AsalWuhan, Hubei, Tiongkok
Kasus terkonfirmasi309( 25.05.20)
Kasus sembuh112[1]
Kematian
140[1]
Wilayah terdampak
Pada 25 April, terdapat 4.998 kasus terkonfirmasi di 60 distrik [2] Kota Dhaka: 260; Distrik Dhaka: 64; Gazipur: 294; Kishoreganj: 180; Madaripur: 28; Manikganj: 12; Narayanganj: 566; Munshigonj: 63; Narshingdi: 141; Rajbari: 11; Faridpur: 8; Tangail: 21; Shariatpur: 11; Gopalganj: 43; Chattogram: 45; Distrik Cox’s bazar: 6; Cumilla: 32; Brahmanbaria: 25; Laksmipur: 27; Bandarban: 4; Noakhali: 4; Feni: 3; Chandpur: 10; Moulvibazar District: 4; Sunamganj: 13; Habiganj: 21; Sylhet: 11; Rangpur: 15; Gaibandha: 14; Nilphamari: 10; Lalmonirhat: 2; Kurigram: 5; Dinajpur: 13; Panchagarh: 3; Thakurgaon: 8; Khulna: 7; Jessore: 7; Bagerhat: 1; Narail: 7; Magura: 2; Meherpur: 2; Kushtia: 4; Chuadanga: 8; Mymensingh: 68; Jamalpur: 30; Netrokona: 22; Sherpur: 19; Barguna: 23; Bhola: 2; Barishal: 35; Patuakhali: 16; Pirojpur: 5; Jhalokati: 5; Joypurhat: 4; Pabna: 3; Chapainawabganj: 1; Bogra: 10; Naogaon: 2; Natore: 1; Sirajganj: 2; Rajshahi: 9
Situs web resmi
corona.gov.bd

Pandemi koronavirus 2019–2020 terkonfirmasi telah menyebar ke Bangladesh pada Maret 2020. Tiga kasus pertama yang diketahui dilaporkan pada 7 Maret 2020 menurut institut epidemiologi IEDCR.[3] Infeksi bersifat lambat sampai akhir Maret namun meningkat cepat pada bulan April.[4] Pada 11 April, kasus baru di Bangladesh meningkat 1.155 persen, tertinggi di Asia, setelah Indonesia dengan 186 persen.[5] Pada 25 April, terdapat total 4.998 kasus terkonfirmasi, 112 sembuh dan 140 meninggal di negara tersebut.[1][6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Covid-19 Status Bangladesh". Institute of Epidemiology, Disease Control and Research (IEDCR). Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2020. Diakses tanggal 13 April 2020. 
  2. ^ "Covid-19 Status Bangladesh". ICDCR. 2020-04-24. 
  3. ^ "Bangladesh confirms its first three cases of coronavirus". Reuters. 2020-03-08. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 March 2020. Diakses tanggal 2020-03-27. 
  4. ^ 20-fold rise in Covid-19 cases in Bangladesh since April 1, Dhaka Tribune, 14 April 2020.
  5. ^ Mint Covid Tracker: India’s corona trajectory has tapered this week but still remains steeper than Asian peers, livemint, 11 April 2020.
  6. ^ Research (IEDCR), Institute of Epidemiology, Disease Control and. "করোনা ইনফো". corona.gov.bd. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 April 2020. Diakses tanggal 2020-03-27.