Pandemi COVID-19 di Turki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi COVID-19 di Turki
COVID-19 pandemic cases in Turkey (province-level density).svg
Jumlah kasus yang terkonfirmasi pada tiap provinsi (3 April):
  Terkonfirmasi 1-9
  Terkonfirmasi 10-99
  Terkonfirmasi 100-499
  Terkonfirmasi 500-999
  Terkonfirmasi 1000-9999
  Terkonfirmasi 10000+
Confirmed cases of COVID-19 per million inhabitants in Turkey by province.svg
Kasus yang terkonfirmasi tiap juta penduduk pada 3 April 2020 di tiap provinsi.[1]
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiTurki
Tanggal kemunculan11 Maret 2020 (1 tahun, 6 bulan dan 6 hari)[2]
AsalTiongkok, Eropa,[3] Amerika Serikat,Timur Tengah
Kasus terkonfirmasi47.029[4]
Kasus sembuh2.423
Kematian
1.006
Situs web resmi
Ministry of Health
covid19.tubitak.gov.tr
corona.cbddo.gov.tr

Pandemi COVID-19 di Turki pertama kali tercatat pada tanggal 11 Maret 2020. Kasus pertama diderita oleh seorang laki-laki yang telah pulang dari Eropa.[4]

Linimasa[sunting | sunting sumber]

Januari[sunting | sunting sumber]

Kementerian Kesehatan Turki membentuk Dewan Penasihat Ilmiah Koronavirus yang terdiri dari 31 orang yang memiliki ahli di bidang medis, virologi, dan penyakit. Pada 24 Januari 2020, Turki mulai membatasi perjalanan di Tiongkok.[5]

Februari[sunting | sunting sumber]

Mulai tanggal 5 Februari 2020, Turki menghentikan semua penerbangan dari Tiongkok, selain itu Turki juga membatasi penerbangan Turkish Airline ke Tiongkok. Menteri Kesehatan juga menginformasikan bahwa jumlah penerbangan dari dan ke Tiongkok telah menurun secara signifikan karena masalah kesehatan. Tetapi semua penumpang yang datang dari negara-negara timur, seperti Jepang, Taiwan, Thailand, Hong Kong, Singapura, Korea Selatan, dan Malaysia ke bandara Turki akan disaring oleh kamera termal untuk menghindari penyebaran virus korona ke Turki.[6]

Maret[sunting | sunting sumber]

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca mengumumkan bahwa kasus pertama positif korona diderita oleh seorang laki-laki yang pulang dari bepergian di Eropa. Keluarga pasien tersebut juga dipantau. Dia mendesak warga Turki untuk tidak bepergian ke luar negeri dan meminta mereka yang kembali untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Menteri tersebut memberikan informasi agar masyarakat untuk tidak khawatir dengan diagnosa.[7] Tanggal 21 Maret 2020, korban tewas di Turki akibat koronavirus naik menjadi 21. Jumlah kasus yang dikonfirmasi di negara ini telah melonjak sejak kasus pertama diumumkan pada minggu sebelumnya yaitu mencapai 947.[8]

Akibat[sunting | sunting sumber]

Pembatasan berpergian[sunting | sunting sumber]

Pada 13 Maret 2020 Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki menghentikan penerbangan ke 9 negara Eropa ya itu Jerman, Prancis, Spanyol, Norwegia, Denmark, Belgia, Austria, Swedia, dan Belanda.[9] Selain itu, transportasi darat dan udara antara Turki dan Azerbaijan juga ditutup.[10] Hal itu juga dilakukan Turki untuk menutup gerbang Sarp yang merupakan perbatasan antara Turki dan Georgia.[11]

Pembatasan berkumpul[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 16 Maret 2020, Presidensi Urusan Agama (Diyanet), otoritas keagamaan tertinggi Turki, telah mengumumkan larangan berskala nasional untuk pertemuan peribadahan, termasuk salat Jumat, karena merebaknya wabah koronavirus. Kepala Diyanet, Ali Erbaş, mengatakan bahwa masjid-masjid akan tetap terbuka untuk orang-orang yang ingin melakukan sholat harian. Erbaş mendesak umat untuk sholat di rumah.[12]

Kementerian Dalam Negeri Turki mengirimkan surat edaran ke 81 gubernur provinsi mengenai Tindakan Koronavirus. Surat edaran tersebut berisi mulai 16 Maret 2020 pukul 24.00, bioskop, pusat pertunjukan, ruang konser, gedung pernikahan, restoran, kasino, pub, kedai kopi, kafe, taman pedesaan, kafe internet, salon, ruang permainan, kebun teh, ruang santai, taman hiburan, kolam renang, pemandian Turki, sauna, pemandian air panas, ruang pijat, spa, dan pusat olahraga akan dihentikan sebentar.[13]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Presigen Recep Ayyip Erdogan memberikan paket bantuan ekonomi sebesar 100 miliar TL dalam menanggapi epidemi koronavirus. Erdogan mengumumkan bahwa pembayaran SGK dan PPN ditunda selama 6 bulan di semua sektor, dan pembayaran kredit perusahaan yang tertunda ditunda selama 3 bulan. Selain itu besaran pensiun terendah dinaikkan menjadi 1500 TL.[14]

Statistik[sunting | sunting sumber]

Tanggal Kasus terkonfirmasi Kematian Sembuh Kasus parah Jumlah yang diperiksa
Baru Total Aktif Baru Total Baru Total Intubasi ICU Baru Total
11 Maret 2020 1 1 - 0 0 - - - - - -
12 Maret 2020 0 1 - 0 0 - - - - - -
13 Maret 2020 4 5 - 0 0 - - - - - -
14 Maret 2020 1 6 - 0 0 - - - - - -
15 Maret 2020 12 18 - 1 1 - - - - - -
16 Maret 2020 29 47 - 0 1 - - - - - -
17 Maret 2020[15] 41 98 - 1 2 - - - - - 8.002
18 Maret 2020 93 191 - 2 3 - - - - 2.015 10.017
19 Maret 2020 168 359 - 1 4 - - - - 1.981 11.998
20 Maret 2020 311 670 - 5 9 - - - - 3.656 15.624
21 Maret 2020 277 947 - 13 21 - - - - 2.952 18.604
22 Maret 2020 289 1.236 - 9 30 - - - - 1.738 20.345
23 Maret 2020 293 1.529 - 7 37 - - - - 3.672 24.017
24 Maret 2020 343 1.872 - 7 44 - 26 102 136 3.952 27.969
25 Maret 2020 561 2.433 - 15 59 - - - - 5.035 33.004
26 Maret 2020 1.196 3.629 - 16 75 - - - - 7.286 40.290
27 Maret 2020 2.069 5.698 5.564 17 92 16 42 241 344 7.533 47.823
28 Maret 2020 1.704 7.402 7.224 16 108 28 70 309 445 7.641 55.464
29 Maret 2020 1.815 9.217 8.981 23 131 35 105 394 568 9.982 65.446
30 Maret 2020 1.610 10.827 10.497 37 168 57 162 523 725 11.535 76.981
31 Maret 2020 2.704 13.531 13.074 46 214 81 243 622 847 15.422 92.403
1 April 2020 2.148 15.679 15.069 63 277 90 333 692 979 14.397 106.799
2 April 2020 2.456 18.315 17.544 79 356 82 415 783 1.101 18.757 125.556
3 April 2020 2.786 20.921 20.012 69 425 69 484 867 1.251 16.160 141.716
4 April 2020 3.013 23.934 22.647 76 501 302 786 909 1.311 19.664 161.380
5 April 2020 3.135 27.069 25.453 73 574 256 1.042 935 1.381 20.065 181.445
6 April 2020 3.148 30.217 28.242 75 649 284 1.326 966 1.415 21.400 202.845
7 April 2020 3.892 34.109 31.802 76 725 256 1.582 987 1.464 20.023 222.868
8 April 2020 4.117 38.226 35.568 87 812 264 1.846 995 1.492 24.900 247.768
9 April 2020 4.056 42.282 39.232 96 908 296 2.142 1.017 1.552 28.578 276.338
10 April 2020 4.747 47.029 43.600 98 1.006 281 2.423 1.062 1.667 30.864 307.210
11 April 2020 5.138 52.167 48.101 95 1.101 542 2.965 1.021 1.626 33.170 340.380
12 April 2020[16] 4.789 56.956 52.312 97 1.198 481 3.446 978 1.665 35.720 376.100
13 April 2020[17] 4.093 61.049 55.796 98 1.296 511 3.957 1063 1.786 34.456 410.556

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "İl il koronavirüs vaka sayısı 3 Nisan 2020". Haber Global. 4 April 2020. Diakses tanggal 4 April 2020. 
  2. ^ "Corona virüsü TÜRKİYE'YE GELDİ! Coronavirus belirtileri". CNN Türk. 11 Maret 2020. Diakses tanggal 25 Maret 2020. 
  3. ^ "Türkiye'de ilk koronavirüs vakası: Test sonucu pozitif çıkan hasta Türk vatandaşı bir erkek". Independent Turkish. 11 Maret 2020. Diakses tanggal 26 Maret 2020. 
  4. ^ a b "T.C Sağlık Bakanlığı Korona Tablosu". covid19.saglik.gov.tr. Diakses tanggal 2020-04-11. 
  5. ^ Wires, Daily Sabah with (2020-01-28). "China virus sends shockwaves across travel sector, including in Turkey". Daily Sabah. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  6. ^ "Turkey stops all flights from China as part of coronavirus measures - Turkey News". Hürriyet Daily News. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  7. ^ SABAH, DAILY (2020-03-11). "Turkey remains firm, calm as first coronavirus case confirmed". Daily Sabah. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  8. ^ "Coronavirus death toll rises to 21 in Turkey, 947 confirmed cases: Health Minister - Turkey News". Hürriyet Daily News. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  9. ^ "Ulaştırma ve Altyapı Bakanı Turhan: 9 ülkeye uçuşlar durduruldu". www.aa.com.tr. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  10. ^ "Türkiye ile Azerbaycan arasında ulaşım durduruldu". www.gercekgundem.com. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  11. ^ "Türkiye ile Gürcistan'dan Sarp Sınır Kapısı'nı geçici olarak kapatma kararı". tr.sputniknews.com. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  12. ^ SABAH, DAILY (2020-03-16). "Turkey's Diyanet bans prayer gatherings, Friday prayers at mosques due to coronavirus". Daily Sabah. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  13. ^ "Son dakika haberleri... Corona virüsü önlemleri: Kahvehaneler, kafeler, spor salonları kapatılıyor". www.hurriyet.com.tr. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  14. ^ "Erdoğan koronavirüse karşı 100 milyar TL'lik destek paketini açıkladı: En düşük emekli maaşı 1500 TL oluyor". tr.sputniknews.com. Diakses tanggal 2020-04-14. 
  15. ^ "Türkiye'de kaç kişiye corona virüsü testi yapıldı?". Sözcü. 18 Maret 2020. Diakses tanggal 31 Maret 2020. 
  16. ^ "Turkey sees 97 virus deaths, raising toll to 1,198". Anadolu Agency. Diakses tanggal 12 April 2020. 
  17. ^ "Sağlık Bakanlığı corona virüs tablosu 13 Nisan- Covid 19 coronavirüs Türkiye son durum haritası il il vaka ve ölüm sayısı". Hürriyet. 13 April 2020. Diakses tanggal 13 April 2020.