Lompat ke isi

Kabinet Amir Sjarifuddin II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabinet Amir Sjarifuddin II

Kabinet Pemerintahan Indonesia ke-6
1947–1948
Dibentuk11 November 1947 (1947-11-11)
Diselesaikan29 Januari 1948 (1948-01-29)
Struktur pemerintahan
Kepala negaraSoekarno
Kepala pemerintahanAmir Sjarifoeddin
Jumlah menteri32 menteri
Partai anggota  PS
  Masyumi
  PSII
  PBI
  PNI
  Parkindo
  PKI
  Pemuda Rakyat
  BTI
  Katolik
  Independen
Sejarah
PendahuluKabinet Amir Sjarifuddin I
PenggantiKabinet Hatta I

Kabinet Amir Sjarifuddin II adalah kabinet keenam Indonesia dan merupakan hasil perombakan kabinet untuk memungkinkan masuknya Partai Masyumi, yang memperoleh lima kursi. Kabinet ini hanya berkuasa selama dua bulan dan sebelas hari, dari 11 November 1947 hingga 29 Januari 1948, setelah Partati Masyumi menarik kembali menterinya sebagai protes terhadap Perjanjian Renville yang ditandatangani pemerintah dengan Belanda.

Susunan kabinet

[sunting | sunting sumber]

Pimpinan Kabinet

[sunting | sunting sumber]

Setelah perombakan tanggal 11 November 1947, komposisi kabinet baru diumumkan pada pertemuan komite kerja dari Komite Nasional Indonesia Pusat, yang pada saat itu bertugas sebagai badan legislasi. Kabinet Amir Sjarifuddin II dilantik pada 12 November 1947.[1]

No. Jabatan Pejabat Partai Politik
1 Perdana Menteri Amir Sjarifoeddin PS
PKI
Wakil Perdana Menteri R. Syamsudin[2] Masyumi
Wondoamiseno PSII
Setyadjit Soegondo PBI
AK Gani PNI

Anggota Kabinet

[sunting | sunting sumber]
No. Jabatan Pejabat Partai Politik
2 Menteri Luar Negeri Agus Salim Non-partai
Menteri Muda Luar Negeri Tamsil PS
3 Menteri Dalam Negeri Mohammad Roem[2] Masyumi
Menteri Muda Dalam Negeri Abdul Madjid Djojohadiningrat PS
4 Menteri Pertahanan Amir Sjarifoeddin PS
PKI
Menteri Muda Pertahanan Arudji Kartawinata PSII
5 Menteri Kehakiman Susanto Tirtoprodjo PNI
Menteri Muda Kehakiman Kasman Singodimedjo Masyumi
6 Menteri Penerangan Sjahbudin Latif PSII
Menteri Muda Penerangan Setiadi Reksoprodjo PS
7 Menteri Keuangan AA Maramis PNI
Menteri Muda Keuangan Ong Eng Die PS
8 Menteri Kemakmuran AK Gani PNI
Menteri Muda Kemakmuran IJ Kasimo Katolik
Adji Darmo Tjokronogoro PS
9 Menteri Perhubungan Djuanda Non-partai
10 Menteri Pekerjaan Umum Herling Laoh PNI
11 Menteri Perburuhan SK Trimurti PBI
Menteri Muda Perburuhan Wilopo PNI
12 Menteri Sosial Suprodjo PBI
Menteri Muda Sosial Sukoso Wirjosaputro PSII
13 Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo PNI
14 Menteri Agama Masjkur Masyumi
15 Menteri Kesehatan J. Leimena Parkindo
Menteri Muda Kesehatan Satrio PBI
16 Menteri Negara Wikana
(Urusan Pemuda)
Pemuda Rakyat
Suja'as
(Urusan Pangan)
BTI
Siauw Giok Tjhan
(Urusan Peranakan)
Non-partai
Hindromartono
(Urusan Kepolisian)
PS
Maruto Darusman PKI
Anwar Tjokroaminoto Masyumi
Sri Sultan Hamengkubuwono IX Non-partai

Akhir kabinet

[sunting | sunting sumber]

Masyumi tidak puas dengan komposisi kabinet sejak awal, merasa bahwa hal itu tidak mencerminkan langkah nyata menuju kabinet yang inklusif.[1] Menyadari bahwa pemerintah akan menandatangani Perjanjian Renville dengan Belanda, Masyumi menarik diri dari kabinet sebagai protes pada 16 Januari 1948. Setelah perjanjian ditandatangani keesokan harinya, PNI juga menarik dukungannya terhadap Perdana Menteri Amir Sjarifoeddin, yang mengundurkan diri pada 23 Januari.[3]

  • Kahin, George McTurnan (1952) Nationalism and Revolution in Indonesia Cornell University Press, ISBN 0-8014-9108-8
  • P. N. H. Simanjuntak (2003) Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi (Cabinets of the Republic of Indonesia: From the Beginning of Independence to the Reform Era), Djambatan, Jakarta ISBM 979-428-499-8 Indonesian

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Simanjuntak (2003) p56
  2. 1 2 Sjamsuddin dan Mohammad Roem mengundurkan diri pada 22 Januari 1948.
  3. Kahin (1952) pp. 230-231

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Kabinet Pemerintahan Indonesia
Didahului oleh:
Kabinet Amir Sjarifuddin I
Kabinet Amir Sjarifuddin II
1947–1948
Diteruskan oleh:
Kabinet Hatta I