Sambal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sambal
Sambel-Terasi.jpg
Sambal terasi yang dimasak suku Sunda.
Informasi
Asal Indonesia
Daerah Nusantara
Asia Selatan
Asia Timur

Sambal adalah saus dengan bahan utama yang disiapkan dari cabai yang dilumatkan sehingga keluar kandungan sari cabe yang berasa pedas dan ditambah bahan-bahan lain seperti garam dan terasi.

Sambal merupakan salah satu unsur khas hidangan Indonesia, Melayu ditemukan pula dalam kuliner Asia Selatan dan Asia Timur. Ada bermacam-macam variasi sambal yang berasal dari berbagai daerah.

Bahan-bahan[sunting | sunting sumber]

Bahan-bahan yang paling sering digunakan untuk sambal adalah:

  • Adyuma atau habanero adalah sejenis paprika kecil yang rasanya sangat pedas. Biasanya berwarna kuning.
  • Cabai Cayenne berwarna merah dan sangatlah pedas. Banyak paprika yang rupanya mirip.
  • Cabai Madame Jeanette yang warnanya kuning atau hijau muda dengan rasa yang sangat pedas dan aromatis.
  • Cabai rawit yang kecil dan berwarna merah atau hijau.
  • Cabai lombok bentuknya panjang dan warnanya merah atau hijau. Rasanya tidak sepedas cabai rawit.

Variasi[sunting | sunting sumber]

Sambal mempunyai konsistensi yang lebih padat salsa dan mengandung lebih banyak rempah-rempah. Sambal dapat bervariasi dari kurang pedas hingga sangatlah pedas tergantung seberapa banyak buah cabe yang digunakan. Ada beberapa macam variasi, termasuk:

Sambal asam[sunting | sunting sumber]

Sambal ini mirip sambal terasi dan mengandung asam, biasanya asam jawa.

Sambal bajak[sunting | sunting sumber]

Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak yang ditambah dengan bawang putih, terasi, dan bumbu-bumbu lainnya.

Samba lado[sunting | sunting sumber]

Sambal dari Minangkabau. Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, bawang putih, bawang merah atau bawang bombai, tomat, garam, dan jeruk nipis. Biasanya sambal ini memiliki cita rasa yang sangat pedas.

Sambal belacan/terasi[sunting | sunting sumber]

Sambal ini mengandung belacan atau udang yang dilumatkan. Sambal ini juga dapat digabung dengan bahan lain seperti kangkung untuk menghasilkan sambal kangkung, dengan cumi-cumi untuk menghasilkan sambal sotong, dan dengan telur untuk sambal telur.

Sambal dabu-dabu[sunting | sunting sumber]

Sambal berasal dari Manado, mirip saus salsa Meksiko, dibuat dari tomat, garam, basil, jeruk kesturi dan cabai.

Sambal kecap[sunting | sunting sumber]

Irisan cabai rawit, cabai merah, bawang merah digoreng, kecap manis dan irisan jeruk limau, rasanya pedas dan segar. Biasanya untuk teman makan telor ceplok atau cocolan tahu/tempe.

Sambal kemiri[sunting | sunting sumber]

Sambal ini mengandung kemiri dan parutan kelapa muda.

Sambal manis[sunting | sunting sumber]

Sambal dengan komposisi cabai, bawang, gula, dan lumatan kacang tanah yang telah digoreng.

Sambal pencit[sunting | sunting sumber]

Sambal ini dicampur dengan irisan buah mangga muda (bahasa Jawa: pencit).

Sambal tomat[sunting | sunting sumber]

Sambal ini dicampur dengan tomat, baik yang diiris kecil-kecil atau dilumatkan bisa juga tomat goreng.

Sambal korek[sunting | sunting sumber]

Sambal yang hanya terbuat dari cabai dan garam, dinamakan korek karena biasanya disajikan di ulegan dan langsung dikorek dengan makanan lainnya seperti kerupuk.

Sambal udang[sunting | sunting sumber]

Cabai digoreng dengan minyak, bawang putih dan udang.

Sambal uleg[sunting | sunting sumber]

Beberapa resep juga menggunakan garam dan jeruk nipis.

Sambal jeruk[sunting | sunting sumber]

Cabai hijau dengan perasan jeruk nipis.

Sambal setan[sunting | sunting sumber]

Sambal yang sangat pedas dengan Cabai Madame Jeanette.

Sambal petis[sunting | sunting sumber]

Sambal yang dicampur dengan petis dan diencerkan dengan air matang.