Pandemi COVID-19 di Ekuador

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi koronavirus 2020 di Ekuador
COVID-19 Outbreak Cases in Ecuador.svg
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiEkuador
Kasus pertamaGuayaquil
Tanggal kemunculan14 Februari 2020
(1 tahun, 6 bulan, 4 minggu dan 2 hari)
Confirmed 29 February 2020
(1 tahun, 6 bulan, 2 minggu dan 1 hari)
AsalSpanyol
Kasus terkonfirmasi22.719[1]
Kasus dicurigai10.656[1]
Kasus sembuh1.366[1]
Kematian
576[1] (+952 suspected deaths)[2][note 1]
Situs web resmi
coronavirusecuador.com
www.salud.gob.ec/coronavirus-covid-19
Kasus yang dicurigai belum dikonfirmasi karena galur ini sedang diteliti di laboratorium. Beberapa galur lain mungkin telah dicegah.

Pandemi koronavirus 2019–2020 dikabarkan menyebar ke Ekuador pada 29 Februari 2020 saat seorang wanita berusia 70an tahun dinyatakan positif mengidap virus tersebut. Pada bulan April, Ekuador dinyatakan sebagai "episentrum" dari pandemi tersebut di Amerika Latin.[3] Di kota Guayaquil, mayat-mayat diterlantarkan di jalan-jalan raya.[4]

Jumlah kasus saat ini menurut provinsi[sunting | sunting sumber]

Provinsi [5] Kasus Terkonfirmasi Kematian Terkonfirmasi
 Guayas 15.365 242
 Manabí 1.869 44
 Pichincha 1.634 52
 Los Ríos 668 19
 El Oro 477 57
 Azuay 449 11
 Santa Elena 321 5
 Cañar 269 9
 Chimborazo 219 26
 Loja 213 6
 Santo Domingo de los Tsáchilas 197 14
 Esmeraldas 195 7
 Tungurahua 152 9
 Cotopaxi 109 11
 Bolívar 105 7
 Imbabura 97 8
 Galápagos 86 1
 Carchi 59 3
 Sucumbíos 55 1
 Morona Santiago 48 0
 Zamora Chinchipe 42 1
 Pastaza 39 2
 Orellana 31 0
 Napo 20 2
 Ekuador 22,719 576

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ In total 826 bodies were recovered by authorities from homes with knowledge of presenting the same symptoms of Covid-19, amid a reported breaking point in Hospitals and Morgues [1][2]