Pandemi COVID-19 di Afrika Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi koronavirus 2020 di Afrika Selatan
CoViD-19 pandemic cases in South Africa.svg
Peta dengan jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi per provinsi pada 17 April 2020.
  10–99
  100-999
  1000+
CoViD-19 pandemic deaths in South Africa.svg
Peta dengan jumlah kematian COVID-19 terkonfirmasi per provinsi as of 17 April 2020.
  1-9
  10+
PenyakitPenyakit koronavirus 2019 (COVID-19)
Galur virusSindrom saluran pernapasan akut
koronavirus 2
(SARS-CoV-2)
LokasiAfrika Selatan
Kasus pertamaHilton, KwaZulu-Natal
Tanggal kemunculan1 Maret 2020
(5 bulan, 1 minggu dan 4 hari ago)
AsalWuhan, Hubei, Tiongkok
30°35′14″N 114°17′17″E / 30.58722°N 114.28806°E / 30.58722; 114.28806
Kasus terkonfirmasi2783 (as of 17 April 2020)[1]
Kasus sembuh903 (as of 16 April 2020)[2]
Kematian
50 (as of 17 April 2020)[1]
Situs web resmi
sacoronavirus.co.za

Pandemi koronavirus 2019–2020 menyebar ke Afrika Selatan, dengan kasus terkonfirmasi pertama diumumkan pada 5 Maret 2020 oleh Menteri Kesehatan Zweli Mkhize.[3] Pasien memiliki riwayat perjalanan dari Italia.

Pada 15 Maret 2020, Presiden Cyril Ramaphosa mendeklarasikan status bencana nasional,[4] dan mengumumkan berbagai tindakan seperti pembatasan perjalanan langsung dan penutupan sekolah-sekolah dari 18 Maret.[5] Pada 23 Maret, Ramaphosa mengumumkan karantina wilayah nasional dimulai pada 26 Maret 2020,[6] kemudian diperpanjang sampai 30 April.[7]

Per 17 April 2020, terdapat 2783 kasus terkonfirmasi dan 50 kematian terkonfirmasi, dari 100.827 tes.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama sac2783
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama sac2605
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama gov.za1
  4. ^ "Disaster Management Act 57 of 2002 | South African Government". www.gov.za. Diakses tanggal 2020-04-17. 
  5. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama presidency61
  6. ^ "Ramaphosa announces 21 day coronavirus lockdown for South Africa". businesstech.co.za (dalam bahasa Inggris). 2020-03-23. Diakses tanggal 2020-03-23. 
  7. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama citizen1934

Pranala luar[sunting | sunting sumber]