Balai Pustaka: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
2 bita dihapus ,  3 tahun yang lalu
k
Bot: Perubahan kosmetika
(menambahkan daftar pegawai, mengoreksi tanggal, menambahkan referensi.)
k (Bot: Perubahan kosmetika)
 
== Tujuan penerbitan ==
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM 'Kiosk van 'Balai Poestaka' te Poerwokerto.' TMnr 10000591.jpg|thumbjmpl|300px|[[Kios]] Balai Poestaka di [[Purwokerto]] pada masa Hindia Belanda.]]
Tujuan didirikannya Balai Pustaka ialah untuk mengembangkan bahasa-bahasa daerah utama di Hindia Belanda. Bahasa-bahasa ini adalah [[bahasa Jawa]], [[bahasa Sunda]], [[bahasa Melayu]], dan [[bahasa Madura]].
 
Langkah maju yang dilakukan KBR, yang telah berhasil sebagai pencetak, penerbit, dan penjual majalah, adalah mengubah KBR menjadi Yayasan Resmi Balai Pustaka pada tahun 1917.
 
[[Berkas:Balepoestaka.jpg|thumbjmpl|Buku Balé Poestaka (''Supraba lan Suminten'', 1923)]]
Salah satu novel dalam [[bahasa Melayu]] terbitan Balai Pustaka kala itu yang ternama berjudul ''[[Siti Noerbaja]]'' karangan [[Marah Roesli]], seorang [[penulis]] dari [[Minangkabau]].
 

Menu navigasi