Sarana Multi Infrastruktur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

PT Sarana Multi Infrastruktur (dikenal dengan SMI), berdiri pada 26 Februari 2009, adalah perusahaan pembiayaan khusus infrastruktur, yang didirikan untuk menjadi katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk mendukung skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha. Perusahaan berstatus Badan Usaha Milik Negara, dengan kepemilikan saham mayoritas dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia, melalui Kementerian Keuangan.[1]

Sarana Multi Infrastruktur membiayai sepuluh sektor infrastruktur dasar dan enam sektor infrastruktur sosial. Kesepuluh sektor infrastruktur dasar tersebut adalah ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, rollings stock kereta api, minyak & gas, energi efisiensi, air minum, jalan & jembatan, irigrasi, dan manajemen air limbah & persampahan. Sementara itu, enam sektor infrastruktur sosial yang bisa dibiayai PT SMI adalah rumah sakit, infrastruktur pemasyarakatan, infrastruktur pendidikan, infrastruktur kawasan, pasar, dan infrastruktur pariwisata.[1]

Pembiayaan infrastruktur pertama yang dilakukan PT SMI adalah sebesar Rp 284 miliar untuk sektor irigrasi pada tahun 2009. Pada tahun 2011, PT SMI mendapat penugasan dari Menteri Keuangan untuk menjadi fasilitator penyiapan proyek Kereta Api Soekarno Hatta dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dan pada tahun 2012 kembali membiayai pembangunan proyek Jalan Tol Cikampek-Palimanan, secara sindikasi bersama-sama 21 lembaga keuangan.[2]

Pada tahun 2015, PT SMI membiayai pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra ruas Medan-Binjai dengan tenor selama 25 tahun dan grace period 15 tahun. Pada tahun berikutnya, PT SMI turut membiayai proyek jaringan serat optik Palapa Ring Barat, yang merupakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha, meluncurkan produk baru berupa Cash Deficiency Support untuk membiayai proyek Jalan Tol Trans Sumatra ruas Palembang-Indralaya dengan jangka waktu 25 tahun.[2]

Pada Januari 2015, Menteri Keuangan periode 2014-2016, memutuskan untuk melakukan penggabungan (merger) Pusat Investasi Pemerintah ke dalam struktur Sarana Multi Infrastruktur. Penggabungan PIP ke dalam SMI membuat struktur permodalan SMI bertambah kuat untuk membiayai sektor infrastruktur karena aset PIP sebesar Rp 18,4 triliun sejak berdiri tahun 2006-2013 menjadi Penyertaan Modal Negara untuk SMI.[3] Merger tersebut tuntas pada Desember 2015 dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 232/PMK.06/2015 tertanggal 21 Desember 2015.[4]

Hingga akhir 2019, total pembiayaan yang telah dikucurkan PT SMI mencapai Rp 62 triliun dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun.[5]

Anak usaha[sunting | sunting sumber]

PT Sarana Multi Infrastruktur memiliki anak usaha PT Indonesia Infrastructure Finance, yang didirikan pada tahun 2009. Pendirian PT IIF dilakukan secara bersama-sama antara PT SMI dengan Asian Development Bank, International Finance Corporation, dan DEG, dengan modal pembentukan sebesar Rp 1 triliun.[2]

Daftar referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Sekilas tentang PT SMI". PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Diakses tanggal 2020-03-14. [pranala nonaktif permanen]
  2. ^ a b c "Sejarah PT SMI". PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Diakses tanggal 2020-03-14. 
  3. ^ "Pusat Investasi Pemerintah Merger dengan SMI | Finansial". Bisnis.com. Diakses tanggal 2020-03-14. 
  4. ^ Primadhyta, Safyra. "SMI Resmi Kelola Aset Pusat Investasi Pemerintah". CNNIndonesia.com. Diakses tanggal 2020-03-14. 
  5. ^ "Pembiayaan Infrastruktur: PT SMI Menargetkan Pertumbuhan 16% | Ekonomi". Bisnis.com. Diakses tanggal 2020-03-14.