Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

DPRA
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Sejarah
Didirikan1949
Sesi baru dimulai
30 September 2019
Pimpinan
Ketua
Saiful Bahri (PA)
sejak 13 Mei 2022
Wakil Ketua I
H. Teuku Ibrahim, S.T., M.M. (Demokrat)
sejak 7 Februari 2022
Wakil Ketua II
Hendra Budian, S.H. (Golkar)
sejak 15 November 2019
Wakil Ketua III
Safaruddin, S.Sos., M.S.P. (Gerindra)
sejak 15 November 2019
Komposisi
Anggota81
DPRAceh 2019.svg
Partai & kursi
  Partai Aceh (18)
  Demokrat (10)
  Golkar (9)
  Gerindra (8)
  PAN (6)
  PPP (6)
  PKS (6)
  PNA (6)
  PKB (3)
  PDA (3)
  NasDem (2)
  PKPI (1)
  PDIP (1)
  Hanura (1)
  SIRA (1)
Pemilihan
Proposional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
14 Februari 2024
Tempat bersidang
Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.jpg
Gedung DPR Aceh
Jalan TGK. H. M. Daud Beureueuh
Kode Pos 23121
Kuta Alam, Kota Banda Aceh
Aceh, Indonesia
Situs web
dpra.acehprov.go.id

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (disingkat DPR Aceh atau DPRA) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Aceh, Indonesia. Berbeda dengan DPRD Provinsi lain di Indonesia pada umumnya, DPRA memiliki nama yang unik serta jumlah anggota 1¼ kali lebih banyak dari DPRD provinsi menurut undang-undang. DPRA beranggotakan 81 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRA terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik dengan jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRA yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 30 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Djumali, di Gedung Utama DPR Aceh. Komposisi anggota DPRA periode 2019-2024 terdiri dari 15 partai politik dimana Partai Aceh merupakan pemilik kursi terbanyak yaitu 18 kursi.[1][2][3]

Tugas dan wewenang[sunting | sunting sumber]

DPRA memiliki tugas dan wewenang:

  • Membentuk Qanun Aceh yang dibahas dengan Gubernur untuk mendapat persetujuan bersama
  • Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Qanun Aceh dan peraturan perundang-undangan lain
  • Melaksanakan pengawasan terhadap kebijakan Pemerintah Aceh dalam melaksanakan program pembangunan Aceh, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta penanaman modal dan kerja sama internasional
  • Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri
  • Memberitahukan kepada Gubernur dan Komisi Independen Pemilihan tentang akan berakhirnya masa jabatan Gubernur/Wakil Gubernur
  • Memilih Wakil Gubernur dalam hal terjadinya kekosongan jabatan Wakil Gubernur
  • Memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh
  • Memberikan pertimbangan terhadap rencana kerja sama internasional yang dibuat oleh Pemerintah yang berkaitan langsung dengan Aceh
  • Memberikan pertimbangan terhadap rencana bidang legislasi Dewan Perwakilan Rakyat yang berkaitan langsung dengan Pemerintahan Aceh
  • Memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama antardaerah dan/atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah
  • Meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk penilaian kinerja pemerintahan
  • Mengusulkan pembentukan KIP Aceh dan Panitia Pengawas Pemilihan
  • Melakukan pengawasan dan meminta laporan kegiatan dan penggunaan anggaran kepada KIP Aceh dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur

Komposisi Anggota[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRA dalam tiga periode terakhir.[4][5]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2009-2014 2014-2019 2019-2024
PKB 1 Steady 1 Kenaikan 3
Gerindra 0 Kenaikan 3 Kenaikan 8
PDI-P 0 Steady 0 Kenaikan 1
Golkar 8 Kenaikan 9 Steady 9
NasDem (baru) 8 Penurunan 2
PKS 4 Steady 4 Kenaikan 6
PPP 4 Kenaikan 6 Steady 6
PAN 5 Kenaikan 7 Penurunan 6
Hanura 0 Steady 0 Kenaikan 1
Demokrat 10 Penurunan 8 Kenaikan 10
Partai Aceh 33 Penurunan 29 Penurunan 18
SIRA 0 Steady 0 Kenaikan 1
PDA 1 Steady 1 Kenaikan 3
PNA (baru) 3 Kenaikan 6
PBB 1 Steady 1 Penurunan 0
PKPI 1 Steady 1 Steady 1
Patriot 1
Jumlah Anggota 69 Kenaikan 81 Steady 81
Jumlah Partai 11 Kenaikan 13 Kenaikan 15

Fraksi[sunting | sunting sumber]

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[6] Sejak tahun 2009, jumlah fraksi di DPRA cenderung meningkat yaitu 4 fraksi (periode 2009-2014) dan 7 fraksi (periode 2014-2019).[7] Pada periode 2019-2024, jumlah fraksi DPRA juga meningkat yaitu menjadi 9 fraksi sebagai berikut.[8]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Wakil Ketua Sekretaris Bendahara Jumlah Anggota
Partai Aceh
  Partai SIRA
  PKPI
Tarmizi
Aceh 5
Khalili
Aceh 3
Azhar Abdurrahman
Aceh 10
Asmidar
Aceh 9
21
Demokrat   Demokrat Teuku Ibrahim
Aceh 1
tidak ada Herman
Aceh 10
Alaidin Abu Abbas
Aceh 4
10
Golkar   Golkar Ali Basrah
Aceh 8
Anshari Muhammad
Aceh 1
Muhammad Rizky
Aceh 7
Sartina
Aceh 9
T.R. Keumangan
Aceh 10
Nuraini Maida
Aceh 5
9
Gerindra   Gerindra Abdurrahman Ahmad
Aceh 1
Asib Amin
Aceh 10
Jauhari Amin
Aceh 7
Kartini Ibrahim
Aceh 2
8
PPP
Ihsanuddin M.Z.
Aceh 2
Teuku Irwan Djohan
Aceh 1
Amiruddin Idris
Aceh 3
Teungku Attarmizi Hamid
Aceh 9
8
PKB-PDA
Teungku Syarifuddin
Aceh 9
Ridwan Abubakar
Aceh 6
Wahyu Wahab Usman
Aceh 2
tidak ada 7
PAN   PAN Muchlis Zulkifli
Aceh 1
Fuadri
Aceh 10
Sofyan Puteh
Aceh 5
Tezar Azwar
Aceh 1
6
PNA[9]   PNA Safrijal alias Gam-Gam
Aceh 9
Mukhtar Daud
Aceh 5
Teungku Haidar
Aceh 3
Darwati A. Gani
Aceh 1
6
PKS   PKS Zaenal Abidin
Aceh 10
Teungku Irawan Abdullah
Aceh 1
Bardan Sahidi
Aceh 4
Purnama Setia Budi
Aceh 3
6

Alat Kelengkapan DPRD[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRA[sunting | sunting sumber]

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[10] Pimpinan DPRA terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi dan suara terbanyak secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPR Aceh sejak awal berdirinya:

No. Urut Nama Ketua Mulai Menjabat Akhir Menjabat Periode DPRA Wakil Ketua Keterangan
Masa Provinsi Aceh
1 Teungku Abdul Wahab 1949 1950 1949-1950 Ketua DPRD Provinsi Aceh Pertama
Provinsi Aceh dilebur kedalam Provinsi Sumatera Utara sehingga DPRD Provinsi Aceh Pertama dibubarkan.
Masa Peralihan
2 Teungku Muhammad Abduh Syam 1957 1959 1967-1959 Ketua DPRD Peralihan
Masa Provinsi Daerah Istimewa Aceh
3 Ali Balwi 1959 1961 1959-1961
4 Ali Hasyimy 1961 1964 1961-1964 Ketua DPRD-GR
5 Marzuki Nyak Man 1964 1968 1964-1968
6 Muhammad Yasin 1968 1971 1968-1971
7 Mahdani 1971 1977 1971-1977
8 Achmad Amins 1977 1982 1977-1982 Menjabat selama tiga periode.
1982 1987 1982-1987
1987 1992 1987-1992
9 Abdullah Moeda 1992 1997 1992-1997
10 Teuku Djohan 1997 1999 1997-1999
11 Teungku Muhammad Yus (PPP) 1999 2004 1999-2004
12 Sayed Fuad Zakaria (Golkar) 2004 2009 2004-2009
Masa Provinsi Aceh
13 Hasbi Abdullah (PA)[11] 2009 2014 2009-2014 Sulaiman Abda (Golkar)
Amir Helmi (Demokrat)
Ridwan Abubakar (PA)
Ketua DPRA
14 Teungku Muharuddin (PA)[12] 2014 2018 2014-2019 Sulaiman Abda (Golkar)
Teuku Irwan Djohan (NasDem)
Dalimi (Demokrat)
15 Sulaiman (PA)[13] 2018 2019
16 H. Dahlan Jamaluddin (PA)[14] 2019 21 Maret 2022 2019-2024 Dalimi (Demokrat)
Hendra Budian (Golkar)
Safaruddin (Gerindra)
- Safaruddin, S.Sos., M.S.P.[15] 21 Maret 2022 13 Mei 2022 2019-2024 H. Teuku Ibrahim (Demokrat)
Hendra Budian (Golkar)
Plt. Ketua DPRA
17 Saiful Bahri (PA) [16] 13 Mei 2022 Sekarang 2019-2024 H. Teuku Ibrahim (Demokrat)
Hendra Budian (Golkar)
Safaruddin (Gerindra)
Ketua DPRA

Komisi[sunting | sunting sumber]

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[17] Karena status Provinsi Aceh memiliki otonomi khusus, jumlah komisi DPRA dapat dibentuk lebih dari ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. DPRA memiliki 6 komisi.[18]


Pimpinan AKD[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah pimpinan alat kelengkapan DPRA periode 2019-2024.

Nama AKD Ketua Wakil Ketua Sekretaris Jumlah Anggota
Pimpinan DPRA Saiful Bahri (PA)
Aceh 5
Dalimi (Demokrat)
Aceh 2
Hendra Budian (Golkar)
Aceh 4
Safaruddin (Gerindra)
Aceh 9
Sekretaris DPRD (ex-officio) 4
BAMUS
Badan Musyawarah
BANGGAR
Badan Anggaran
BK
Badan Kehormatan
Sulaiman (PA)
Aceh 1
Sofyan Puteh (PAN)
Aceh 5
BAPEMPERDA
Badan Pembentukan Peraturan Daerah
Azhar Abdurrahman (PA)
Aceh 10
Bardan Sahidi (PKS)
Aceh 4
Komisi 1 Teungku Muhammad Yunus M. Yusuf (PA)
Aceh 6
Taufik (Gerindra)
Aceh 4
Saiful Bahri alias Pon (PA) Yahya
Aceh 5
Komisi 2 Irpannusir (PAN)
Aceh 9
Kartini Ibrahim (Gerindra)
Aceh 2
Ismail A. Jalil alias Ayah Wa (PA)
Aceh 5
Komisi 3 Khairil Syahrial (Gerindra)
Aceh 2
Zaenal Abidin (PKS)
Aceh 10
Hendri Yono (PKPI)
Aceh 9
Komisi 4 Saifuddin Yahya alias Pak Cek (PA)
Aceh 1
Muchlis Zulkifli (PAN)
Aceh 1
Zulfadli (PA)
Aceh 3
Komisi 5 M. Rizal Falevi Kirani (PNA)
Aceh 2
Asib Amin (Gerindra)
Aceh 10
Iskandar Usman Al-Farlaky (PA)
Aceh 6
Komisi 6 Teungku Irawan Abdullah (PKS)
Aceh 1
Teungku Haidar (PNA)
Aceh 3
Asmidar (PA)
Aceh 9

Daerah Pemilihan[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRA dibagi kedalam 10 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[19]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
ACEH 1 Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Kota Sabang 11
ACEH 2 Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya 9
ACEH 3 Kabupaten Bireuen 7
ACEH 4 Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah 6
ACEH 5 Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe 12
ACEH 6 Kabupaten Aceh Timur 6
ACEH 7 Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa 7
ACEH 8 Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues 5
ACEH 9 Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kota Subulussalam 9
ACEH 10 Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Simeulue 9
TOTAL 81

Daftar Anggota[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar anggota DPRA periode 2019-2024.[20]

Nama Partai Politik Daerah Pemilihan Suara Sah Fraksi Keterangan
Saifuddin Yahya alias Pak Cek Partai Aceh Aceh 1 23.474 Partai Aceh
Wakil Ketua Penasihat
Sulaiman Partai Aceh Aceh 1 6.954 Partai Aceh
Anggota
Ketua Badan Kehormatan
Anwar Partai Aceh Aceh 2 12.403 Partai Aceh
Anggota
H. Dahlan Jamaluddin Partai Aceh Aceh 2 12.291 Partai Aceh
Ketua Penasihat
Ketua DPRA (2019-2022)
Zulfadli Partai Aceh Aceh 3 12.908 Partai Aceh
Anggota Penasihat
Khalili Partai Aceh Aceh 3 7.594 Partai Aceh
Wakil Ketua
Ismail A. Jalil alias Ayah Wa Partai Aceh Aceh 5 18.722 Partai Aceh
Anggota
Tarmizi Panyang Partai Aceh Aceh 5 16.754 Partai Aceh
Ketua
Mawardi alias Teungku Adek Partai Aceh Aceh 5 16.222 Partai Aceh
Anggota
Saiful Bahri alias Pon Yahya Partai Aceh Aceh 5 15.746 Partai Aceh
Anggota
Ketua DPRA (2022-sekarang)
Teungku Muhammad Yunus M. Yusuf Partai Aceh Aceh 6 20.142 Partai Aceh
Anggota
Iskandar Usman Al-Farlaky Partai Aceh Aceh 6 17.416 Partai Aceh
Anggota Penasihat
Martini Partai Aceh Aceh 6 9.767 Partai Aceh
Anggota
Irfansyah Partai Aceh Aceh 7 10.961 Partai Aceh
Anggota
Yahdi Hasan Partai Aceh Aceh 8 9.503 Partai Aceh
Anggota
Asmidar Partai Aceh Aceh 9 15.637 Partai Aceh
Bendahara
Azhar Abdurrahman Partai Aceh Aceh 10 24.425 Partai Aceh
Sekretaris
Tarmizi Partai Aceh Aceh 10 10.190 Partai Aceh
Anggota
Junedi Hanura Aceh 8 18.227 Partai Aceh
Anggota
Muslim Syamsuddin SIRA Aceh 5 6.302 Partai Aceh
Anggota
Hendri Yono PKPI Aceh 9 11.534 Partai Aceh
Anggota
Teuku Ibrahim Demokrat Aceh 1 10.755 Demokrat
Ketua
Dalimi Demokrat Aceh 2 16.130 Demokrat
Penasihat
Wakil Ketua DPRA
Alaidin Abu Abbas Demokrat Aceh 4 12.715 Demokrat
Bendahara
Tantawi Demokrat Aceh 5 7.538 Demokrat
Anggota
Muhammad Yunus alias Banta Demokrat Aceh 6 8.772 Demokrat
Anggota
Nora Indah Nita Demokrat Aceh 7 19.219 Demokrat
Anggota
Nurdiansyah Alasta Demokrat Aceh 8 8.610 Demokrat
Anggota
Teuku Sama Indra Demokrat Aceh 9 22.556 Demokrat
Anggota
Herman

(2019-2021)

Demokrat Aceh 10 14.173 Demokrat
Wakil Ketua
Meninggal dunia saat menjabat.[21]
Samsul Bahri

(belum dilantik)

Demokrat Aceh 10 7.314 Demokrat
Anggota
PAW atas nama Herman.[22]
Edi Kamal Demokrat Aceh 10 9.142 Demokrat
Anggota
Ansari Muhammad Golkar Aceh 1 9.186 Golkar
Wakil Ketua
Nurlelawati Golkar Aceh 2 6.411 Golkar
Wakil Sekretaris
Ilham Akbar Golkar Aceh 3 14.009 Golkar
Wakil Bendahara
Hendra Budian Golkar Aceh 4 6.722 Golkar
Penasihat
Wakil Ketua DPRA
Nuraini Maida Golkar Aceh 5 7.456 Golkar
Bendahara
Muhammad Rizky Golkar Aceh 7 8.040 Golkar
Wakil Ketua
Ali Basrah Golkar Aceh 8 25.314 Golkar
Ketua
Sartina N.A. Golkar Aceh 9 14.204 Golkar
Wakil Ketua
T.R. Keumangan Golkar Aceh 10 8.382 Golkar
Sekretaris
Abdurrahman Ahmad Gerindra Aceh 1 7.425 Gerindra
Ketua
Khairil Syahrial Gerindra Aceh 2 15.263 Gerindra
Anggota
Kartini Ibrahim Gerindra Aceh 2 8.091 Gerindra
Bendahara
Taufik Gerindra Aceh 4 9.122 Gerindra
Anggota
Ridwan Yunus Gerindra Aceh 5 7.668 Gerindra
Anggota
Jauhari Amin Gerindra Aceh 7 11.530 Gerindra
Sekretaris
Safaruddin Gerindra Aceh 9 9.159 Gerindra
Penasihat
Wakil Ketua DPRA
Asib Amin Gerindra Aceh 10 7.548 Gerindra
Wakil Ketua
Ihsanuddin M.Z. PPP Aceh 2 12.931 PPP
Ketua
Amiruddin Idris PPP Aceh 3 10.509 PPP
Sekretaris
Fakhrurrazi H. Cut PPP Aceh 5 12.311 PPP
Anggota
Murhaban Makam PPP Aceh 6 7.120 PPP
Anggota
Teungku Attarmizi Hamid PPP Aceh 9 6.335 PPP
Bendahara
Zaini Bakri PPP Aceh 10 8.844 PPP
Anggota
Teuku Irwan Djohan NasDem Aceh 1 10.209 PPP
Wakil Ketua
Syamsuri NasDem Aceh 7 6.488 PPP
Anggota
Salihin PKB Aceh 4 20.322 PKB-PDA
Anggota
Rijaluddin PKB Aceh 8 21.720 PKB-PDA
Anggota
Teungku Syarifuddin PKB Aceh 9 7.435 PKB-PDA
Ketua
Azhar M.J. Roment PDA Aceh 1 6.570 PKB-PDA
Anggota
Wahyu Wahab Usman PDA Aceh 2 9.886 PKB-PDA
Sekretaris
Ridwan Abubakar alias Nek Tu PDA Aceh 6 4.806 PKB-PDA
Wakil Ketua
Muhammad Ridwan PDI-P Aceh 4 2.835 PKB-PDA
Anggota
Muchlis Zulkifli PAN Aceh 1 15.200 PAN
Ketua
Tezar Azwar PAN Aceh 1 8.694 PAN
Bendahara
Sofyan Puteh PAN Aceh 5 10.628 PAN
Sekretaris
Wakil Ketua Badan Kehormatan
Asrizal H. Asnawi PAN Aceh 7 14.419 PAN
Anggota
Irpannusir PAN Aceh 9 6.643 PAN
Anggota
Fuadri PAN Aceh 10 11.713 PAN
Wakil Ketua
Darwati A. Gani PNA Aceh 1 5.768 PNA
Anggota
M. Rizal Falevi Kirani PNA Aceh 2 10.989 PNA
Anggota
Samsul Bahri PNA Aceh 3 14.391 PNA
Anggota
Teungku Haidar PNA Aceh 3 12.890 PNA
Anggota
Mukhtar Daud PNA Aceh 5 6.571 PNA
Anggota
Safrijal PNA Aceh 9 10.347 PNA
Anggota
Teungku Irawan Abdullah PKS Aceh 1 6.551 PKS
Wakil Ketua
Purnama Setia Budi PKS Aceh 3 8.369 PKS
Bendahara
Bardan Sahidi PKS Aceh 4 12.051 PKS
Sekretaris
Armiyadi PKS Aceh 5 6.215 PKS
Anggota
Suryani

(2019-2020)

PKS Aceh 7 2.416 PKS
Anggota
Mengundurkan diri karena sakit.[23]
Nova Zahara

(2020-sekarang)

PKS Aceh 7 1.886 PKS
Anggota
PAW atas nama Suryani.[24]
Zaenal Abidin PKS Aceh 10 7.473 PKS
Ketua

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "PELANTIKAN ANGGOTA DPRA PERIODE 2019-2024". dpra.acehprov.go.id. DPR Aceh. 01-10-2019. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-09-21. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  2. ^ Fauzul Husni (30-09-2019). "Sah, 81 Anggota DPRA Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". ajnn.net. Aceh Journal National Network. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  3. ^ Agus Setyadi (30-09-2019). "81 Anggota DPR Aceh Dilantik, Partai Aceh Kuasai Parlemen". detik.com. Detik News. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  4. ^ "Keputusan KIP Aceh tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRA". acehprov.go.id. KIP Provinsi Aceh. 26-08-2019. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  5. ^ "KIP Tetapkan 81 Anggota DPR Aceh Terpilih". detik.com. Detik News. 24-08-2019. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  6. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  7. ^ M. Haris SA (09-12-2014). Kunto Wibisono, ed. "DPRA tetapkan tujuh fraksi". antaranews.com. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  8. ^ "Dewan Perwakilan Rakyat Aceh - Fraksi". dpra.acehprov.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-14. Diakses tanggal 2021-02-07. 
  9. ^ "PNA Akhirnya Miliki Fraksi di DPRA, Ini Nama Ketua dan Anggotanya". serambinews.com. 15-11-2019. Diakses tanggal 18-11-2019. 
  10. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  11. ^ "Pimpinan Definitif DPRA Dikukuhkan". acehkita.com. 16-11-2009. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  12. ^ "Hari Ini, 4 Pimpinan Definitif DPRA Dilantik". serambinews.com. 23-12-2014. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  13. ^ "Sulaiman Resmi Jabat Ketua DPR Aceh Gantikan Tgk Muharuddin". cakradunia.co. 29-11-2018. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  14. ^ "Ketua-Wakil Ketua DPR Aceh Resmi Dilantik". news.detik.com. 15-11-2019. Diakses tanggal 18-11-2019. 
  15. ^ "BREAKING NEWS - DPRA Tetapkan Safaruddin sebagai Plt Ketua Gantikan Dahlan Jamaluddin". Serambinews.com. Diakses tanggal 2022-05-14. 
  16. ^ Agency, ANTARA News. "Dilantik jadi Ketua DPRA, Pon Yahya siap perjuangkan realisasi MoU Helsinki - ANTARA News Aceh". Antara News. Diakses tanggal 2022-05-14. 
  17. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  18. ^ "Komisi DPR Aceh". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-12-17. Diakses tanggal 2019-10-04. 
  19. ^ "Keputusan KPU Nomor 264/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Aceh" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. 
  20. ^ "SK KIP Aceh Nomor 41 Tahun 2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPR Aceh dalam Pemilu 2019" (PDF). kip.acehprov.go.id. 12-08-2019. Diakses tanggal 21-10-2019. 
  21. ^ "Anggota DPRA Herman Abdullah Meninggal Dunia". Serambinews.com. Diakses tanggal 2022-08-14. 
  22. ^ "Duh! Nova Kebangetan, Nasib HT. Ibrahim dan Samsul Bahri Masih Ngambang". MODUSACEH.CO. Diakses tanggal 2022-08-14. 
  23. ^ "Suryani Baru Mengundurkan Diri dari DPRA". acehsatu.com. 14-06-2020. Diakses tanggal 10-02-2021. 
  24. ^ Broto (15-06-2020). "Nova Zahara Resmi Jadi Anggota DPRA". acehportal.com. Diakses tanggal 10-02-2021. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]