Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Jangka waktu
5 tahun
Sejarah
Didirikan18 November 1964
Sesi baru dimulai
7 Oktober 2019
Pimpinan
Ketua
Abdurrahman Shaleh, Logo PAN.svg
sejak 23 Oktober 2019
Wakil Ketua I
Herry Asiku, GolkarLogo.png
sejak 23 Oktober 2019
Wakil Ketua II
Muh. Endang, Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg
sejak 23 Oktober 2019
Wakil Ketua III
Nursalam Lada, LOGO- PDIP.svg
sejak 23 Oktober 2019
Komposisi
Anggota45
DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Indonesia 2019.svg
Partai & kursi
Pemerintah (26)
  PKB (3)
  Gerindra (4)
  PDI-P (5)
  Golkar (7)
  NasDem (5)
  PPP (2)

Oposisi (19)

  PKS (4)
  PAN (8)
  Hanura (1)
  Demokrat (5)
  PBB (1)
Pemilihan
Proporsional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Tempat bersidang
Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara
Jalan Drs. H. Abdullah Silondae No. 02 Mandonga
Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Indonesia
Situs web
dprd.sultraprov.go.id

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (disingkat DPRD Sulawesi Tenggara atau DPRD Sultra) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. DPRD Sulawesi Tenggara beranggotakan 45 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD Sulawesi Tenggara yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 7 Oktober 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara, Charis Mardiyanto, di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.[1][2][3] Komposisi anggota DPRD Sulawesi Tenggara periode 2019-2024 terdiri dari 11 partai politik dimana Partai Amanat Nasional adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 8 kursi, kemudian disusul oleh Partai Golkar yang meraih 7 kursi serta PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai NasDem yang masing-masing meraih 5 kursi. Pada Pemilu 2014, DPRD Sulawesi Tenggara menempatkan 45 orang wakil rakyat yang tersebar ke dalam beberapa fraksi.[4][5][6][7]

Komposisi Anggota[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Sulawesi Tenggara dalam dua periode terakhir.[8][9][10]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo PKB.svg PKB 1 3
Logo Gerindra.svg Gerindra 4 Steady 4
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 5 Steady 5
GolkarLogo.png Golkar 7 Steady 7
Partai NasDem.svg NasDem 3 5
Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 5 4
Logo PPP.svg PPP 2 Steady 2
Logo PAN.svg PAN 9 8
Logo Hanura.svg Hanura 3 1
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 6 5
Bulan Bintang.jpg PBB 0 1
Jumlah Anggota 45 Steady 45
Jumlah Partai 10 11

Fraksi[sunting | sunting sumber]

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[11] Satu fraksi di DPRD Sulawesi Tenggara setidaknya beranggotakan 4 orang. Pada periode 2014-2019, DPRD Sulawesi Tenggara terdiri dari 7 fraksi; sedangkan pada periode 2019-2024, DPRD Sulawesi Tenggara terdiri dari 8 fraksi.

Periode 2014-2019[sunting | sunting sumber]

DPRD Sulawesi Tenggara periode 2014-2019 terdiri dari 7 fraksi yang berasal dari 10 partai politik sebagai berikut.[12]

Nama Fraksi Partai Politik Jumlah Anggota
Amanat Nasional Kebangkitan Bangsa Logo PAN.svg PAN
Logo PKB.svg PKB
10
Golongan Karya GolkarLogo.png Golkar 7
Demokrat Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 6
PDI Perjuangan LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 5
PKS Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 5
Gerindra Logo Gerindra.svg Gerindra 4
Restorasi Bangun Nurani Partai NasDem.svg NasDem
Logo PPP.svg PPP
Logo Hanura.svg Hanura
8

Periode 2019-2024[sunting | sunting sumber]

DPRD Sulawesi Tenggara periode 2019-2024 terdiri dari 8 fraksi yang berasal dari 11 partai politik sebagai berikut.[13][14]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Jumlah Anggota
PAN Logo PAN.svg PAN Syamsul Ibrahim
(Sultra 6)
8
Golkar GolkarLogo.png Golkar Herry Asiku
(Sultra 6)
7
PDI Perjuangan-PBB LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan
Bulan Bintang.jpg PBB
Hasrat
(Sultra 2)
6
Demokrat Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat Nur Ikhsan
(Sultra 5)
5
NasDem Partai NasDem.svg NasDem Sudarmanto
(Sultra 1)
5
Gerindra Logo Gerindra.svg Gerindra Supratman
(Sultra 5)
4
PKS Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS Rasyid
(Sultra 2)
4
Kebangkitan Pembangunan Nurani Rakyat Logo PKB.svg PKB
Logo PPP.svg PPP
Logo Hanura.svg Hanura
La Ode Muhammad Marshudi
(Sultra 3)
6

Alat Kelengkapan DPRD[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRD[sunting | sunting sumber]

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[15] Pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi (dan suara) terbanyak pertama, kedua, dan ketiga, secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPRD Sumsel sejak awal pembentukannya.[16]

No. Urut Ketua Mulai Menjabat Selesai Menjabat Periode DPRD Wakil Ketua Keterangan
1 J. Wayong 10 Januari 1965 18 Juli 1965 1964-1967 GolkarLogo.png Ahmad Sjaifuddin (1964-1966) Kepala Daerah Gubernur ex-officio Ketua DPRD-GR.
2 La Ode Hadi 18 Juli 1965 5 Oktober 1966
3 Eddy Sabara 5 Oktober 1966 30 Januari 1967 lowong
4 GolkarLogo.png La Ode Manarfa 30 Januari 1967 14 Oktober 1971 1967-1971 Lambang PSII.jpg Abdul Hamid Hasan Masih berbentuk DPRD-GR.
5 GolkarLogo.png Abdullah Silondae 14 Oktober 1971 18 Juli 1977 1971-1977 GolkarLogo.png La Ode Maliki
GolkarLogo.png Abdul Madjid Joenoes
Hasil Pemilu 1971.
6 GolkarLogo.png Abdul Madjid Joenoes 18 Juli 1977 26 Juli 1982 1977-1982 GolkarLogo.png La Ode Maliki
GolkarLogo.png Amir Sayitno
Hasil Pemilu 1977
GolkarLogo.png Abdul Madjid Joenoes 26 Juli 1982 4 Agustus 1987 1982-1987 GolkarLogo.png Amir Sayitno
GolkarLogo.png La Ode Abdul Aziz
Hasil Pemilu 1982
GolkarLogo.png Abdul Madjid Joenoes 4 Agustus 1987 22 Juli 1992 1987-1992 GolkarLogo.png La Ute
GolkarLogo.png Faisal Hasanuddin
Hasil Pemilu 1987
GolkarLogo.png Abdul Madjid Joenoes 22 Juli 1992 25 Februari 1994 1992-1997 Insignia of the Indonesian National Armed Forces.svg Soedjatmiko
GolkarLogo.png Mieke Anas Bunggasi
Hasil Pemilu 1992
7 Insignia of the Indonesian National Armed Forces.svg Soedjatmiko 1994 1997 GolkarLogo.png La Ode Abdul Wahid
GolkarLogo.png Mieke Anas Bunggasi
8 Insignia of the Indonesian National Armed Forces.svg Saleh Lasata 1997 1999 1997-1999 GolkarLogo.png Eddy A. Mokodompit
GolkarLogo.png La Ode Sirajuddin Djarudju
Hasil Pemilu 1997
9 GolkarLogo.png Hino Biohanis 1999 2004 1999-2004 Logo PAN.svg Andi Djufri
Insignia of the Indonesian National Armed Forces.svg S. Majianto
LOGO- PDIP.svg Baiduri Mokhram
Hasil Pemilu 1999
6 Oktober 2004 6 Oktober 2009 2004-2009 Logo PPP.svg Kadir Ole
Logo PAN.svg Nur Alam (2004-2008)
Logo PAN.svg Masyura La Damai (2008-2009)
Nur Alam mengundurkan diri karena terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tenggara.[17]
10 GolkarLogo.png Sutan Harahap 6 Oktober 2009 5 Juli 2010 2009-2014 Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Muh. Endang
Logo PAN.svg Sabaruddin Labamba
Contoh Logo Baru PKS.jpg La Pili
Meninggal dunia ketika menjabat.[18][19]
11 GolkarLogo.png Rusman Emba 5 Juli 2010 6 Oktober 2014 [20]
12 Logo PAN.svg Abdurrahman Shaleh 7 Oktober 2014 28 Oktober 2014 2014-2019 GolkarLogo.png Wahyu Ade Pratama Imran Pimpinan Sementara.[21]
28 Oktober 2014 7 Oktober 2019 GolkarLogo.png Wahyu Ade Pratama Imran (2014-2015)[22]
GolkarLogo.png Amiruddin Nurdin (2016-2019)[23]
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Muh. Endang (2014-2015)[24]
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Jurmardin (2016-2019)[25]
LOGO- PDIP.svg Nursalam Lada
Wahyu Ade Pratama Imran dan Muh. Endang mengundurkan diri karena menjadi peserta Pilkada 2015.[26]
7 Oktober 2019 23 Oktober 2019 2019-2024 GolkarLogo.png Herry Asiku Pimpinan Sementara[27]
23 Oktober 2019 petahana GolkarLogo.png Herry Asiku
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Muh. Endang
LOGO- PDIP.svg Nursalam Lada
[28][29]

Periode 2014-2019[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah Pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara periode 2014-2019:

  • H. Abdurrahman Shaleh, SH., M.Si. (Ketua)
  • Wahyu Ade Pratama Imran (Wakil Ketua)
  • Muh Endang (Wakil Ketua)
  • Nursalam Lada (Wakil Ketua)

Komisi[sunting | sunting sumber]

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[30] DPRD Sulawesi Tenggara memiliki 4 komisi.

Daerah Pemilihan[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Sulawesi Tenggara dibagi kedalam 6 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[31]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
SULAWESI TENGGARA 1 Kota Kendari 6
SULAWESI TENGGARA 2 Konawe Selatan, Bombana 8
SULAWESI TENGGARA 3 Muna, Buton Utara, Muna Barat 6
SULAWESI TENGGARA 4 Buton, Wakatobi, Buton Tengah, Buton Selatan, Kota Baubau 10
SULAWESI TENGGARA 5 Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur 9
SULAWESI TENGGARA 6 Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan 6

Daftar Anggota[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar anggota DPRD Sulawesi Tenggara periode 2019-2024:

Nama Partai Politik Daerah Pemilihan Suara Sah Keterangan
Abdurrahman Shaleh PAN SULAWESI TENGGARA 1 12.046
Asrizal Pratama Putra PAN SULAWESI TENGGARA 2 10.220
Muniarty M. Ridwan PAN SULAWESI TENGGARA 3 4.793
Kasriadi PAN SULAWESI TENGGARA 4 10.356
Suwandi Andi PAN SULAWESI TENGGARA 4 8.980
Parmin Dasir PAN SULAWESI TENGGARA 5 16.617
Titin Nurbaya Saranani PAN SULAWESI TENGGARA 6 26.111
Syamsul Ibrahim PAN SULAWESI TENGGARA 6 10.506
Aksan Jaya Putra Golkar SULAWESI TENGGARA 1 13.659
Nurlin Surunudin Golkar SULAWESI TENGGARA 2 16.847
Abdul Rahman Rahim Golkar SULAWESI TENGGARA 2 8.016
Wa Ode Siti Nurlaila Golkar SULAWESI TENGGARA 3 10.424
Achmad Aksar Golkar SULAWESI TENGGARA 4 22.046
Farhana Mallawangan Golkar SULAWESI TENGGARA 5 11.321
Herry Asiku Golkar SULAWESI TENGGARA 6 12.584
Sulaeha Sanusi PDI Perjuangan SULAWESI TENGGARA 1 5.525
Hasrat PDI Perjuangan SULAWESI TENGGARA 2 10.371
La Ode Frebi Rifai PDI Perjuangan SULAWESI TENGGARA 3 9.867
Nursalam Lada PDI Perjuangan SULAWESI TENGGARA 4 9.635
Gunariyo PDI Perjuangan SULAWESI TENGGARA 5 5.523
Muh. Endang S.A. Demokrat SULAWESI TENGGARA 2 15.437
Abdul Salam Sahadia Demokrat SULAWESI TENGGARA 3 13.093
Nur Ihsan Demokrat SULAWESI TENGGARA 5 24.949
Jumarding Demokrat SULAWESI TENGGARA 5 13.166
Rifqi Saifullah Razak Demokrat SULAWESI TENGGARA 6 18.445
Sudarmanto NasDem SULAWESI TENGGARA 1 9.020
Syahrul Said NasDem SULAWESI TENGGARA 4 9.716
Sitti Nurhayati NasDem SULAWESI TENGGARA 5 5.618
Muh. Nur Sinapoy NasDem SULAWESI TENGGARA 6 2.284
Yudhianto Mahardika Gerindra SULAWESI TENGGARA 1 12.917
Bustam Gerindra SULAWESI TENGGARA 2 6.690
Haeruddin Konde Gerindra SULAWESI TENGGARA 4 2.596
Supratman Gerindra SULAWESI TENGGARA 5 6.451
Sudirman PKS SULAWESI TENGGARA 1 12.815
Rasyid PKS SULAWESI TENGGARA 2 16.697
Muh. Poli PKS SULAWESI TENGGARA 4 5.917
Masyhuri PKS SULAWESI TENGGARA 5 5.029
La Ode Muhammad Marshudi PKB SULAWESI TENGGARA 3 9.210
La Ode Tariala NasDem SULAWESI TENGGARA 3 7.943
Ali Mardan PKB SULAWESI TENGGARA 4 5.439
Muh. Irfani Thalib PKB SULAWESI TENGGARA 5 9.669
Ilham Akbar Kadir PPP SULAWESI TENGGARA 2 10.992
Abdul Rasyid Syawal PPP SULAWESI TENGGARA 4 11.045
Fajar Ishak Dj. Hanura SULAWESI TENGGARA 4 3.533
Sri Susanti PBB SULAWESI TENGGARA 6 6.208

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "45 Anggota DPRD Sultra Periode 2019—2024 Dilantik". mediakendari.com. 07-10-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  2. ^ "45 Anggota DPRD Sultra 2019-2024 Resmi Dilantik". jurnalsumatra.com. 07-10-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  3. ^ "Anggota DPRD Sultra Dilantik, Abdurrahman Saleh Terima Palu Sidang". sultrakini.com. 07-10-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  4. ^ Republik: Penetapan AKD DPRD Sultra Diwarnai Insiden Memalukan, diakses 3 Agustus 2015
  5. ^ Fajar: PAN kuasai kursi pimpinan DPRD sultra, diakses 3 Agustus 2015
  6. ^ Radio Republik Indonesia: 45 Anggota DPRD Sultra Dilantik, diakses 3 Agustus 2015
  7. ^ Antara Sultra: Pimpinan DPRD Sultra 2014-2019 Resmi Dilantik, diakses 3 Agustus 2015
  8. ^ "Keputusan KPU Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor 147/PL.01.9-Kpt/74/Prov/VIII/2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Pemilu 2019" (PDF). sultra.kpu.go.id. 13-08-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  9. ^ "Resmi Dilantik Ini Daftar Nama Anggota DPRD Sultra Periode 2019-2024". sultranet.com. 08-10-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  10. ^ "45 Anggota DPRD Sultra Resmi Dilantik". dprd.sultraprov.go.id. 10-02-2018. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  11. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  12. ^ "DPRD Sultra Bentuk Tujuh Fraksi". sultra.antaranews.com. 10-10-2014. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  13. ^ "Delapan Fraksi DPRD Sultra Terbentuk, Ini Komposisinya". kumparansultra.com. 10-10-2019. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  14. ^ "Delapan Fraksi DPRD Sultra Terbentuk". kendaripos.co.id. 11-10-2019. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  15. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  16. ^ Ade Suerani (2010-09-25). "SEJARAH SINGKAT DPRD SULTRA". 
  17. ^ "Pelantikan DPRD Sultra Mulus". jariungu.com. 06-10-2009. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  18. ^ "Ketua DPRD Resmi Diberhentikan". jariungu.com. 06-07-2010. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  19. ^ "Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Berpulang". indonesiabicara.com. 18-06-2010. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  20. ^ "RUSMAN EMBA JADI KETUA DPRD SULTRA". jariungu.com. 22-07-2010. Diakses tanggal 01-11-2019. 
  21. ^ "Abdurrahman Saleh Pimpinan Sementara DPRD Sultra". jariungu.com. 06-10-2014. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  22. ^ "Wakil Ketua DPRD Mundur demi Jadi Calon Bupati". kompas.com. 30-07-2015. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  23. ^ "Amiruddin Nurdin Menuju Tiga Periode". detiksultra.com. 10-04-2019. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  24. ^ "SUASANA HARU WARNAI PAMITAN ENDANG. SA". tegasco.wordpress.com. 22-10-2015. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  25. ^ "Dua Wakil Ketua Akhirnya Dilantik, Unsur Pimpinan DPRD Sultra Lengkap Lagi". zonasultra.com. 10-03-2016. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  26. ^ "Pimpinan DPRD Sultra 2014-2019 Resmi Dilantik". sultra.antaranews.com. 28-10-2014. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  27. ^ "ARS dan Herry Ditunjuk Sebagai Pimpinan Sementara DPRD Sultra". zonasultra.com. 16-09-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  28. ^ "Unsur Pimpinan Definitif DPRD Sultra Ditetapkan". inilahsultra.com. 10-10-2019. Diakses tanggal 19-10-2019. 
  29. ^ "Pimpinan DPRD Sultra 2019 – 2024 resmi di lantik". rri.co.id. 23-10-2019. Diakses tanggal 31-10-2019. 
  30. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  31. ^ "Keputusan KPU Nomor 291/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara" (PDF). KPU RI. 04-04-2018.