Kabupaten Kolaka Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Kolaka Timur
Lambang Kabupaten Kolaka Timur.jpeg
Lambang
Julukan: 
Wonua Sorume (Bumi Anggrek)

Semboyan: Inae Konasara Ie Pinesara Inae Liasara Ie Pinekasara ( Bahasa Tolaki )
Lokasi Sulawesi Tenggara Kabupaten Kolaka Timur.svg
Kabupaten Kolaka Timur is located in Sulawesi
Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Timur is located in Indonesia
Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Timur
Koordinat: 4°00′S 121°54′E / 4°S 121.9°E / -4; 121.9
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Tenggara
Dasar hukumUU No.8 tahun 2013
Hari jadi22 April 2013
Ibu kotaTirawuta
Pemerintahan
 • BupatiAndi Merya (Plt)
 • Wakil BupatiLowong
Luas
 • Total3.654,74 km2 (1,411,10 sq mi)
Populasi
 • Total124.723 jiwa
 • Kepadatan34/km2 (90/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 88,05%
Hindu 8,51%
Kristen 3,44%
Protestan 2,84%
Katolik 0,60%[2]
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon93572
Kode Kemendagri74.11 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan12 kecamatan
Jumlah kelurahan16 kelurahan
Jumlah desa117 desa
DAURp 433.729.158.000.-(2020)[3]
IPMKenaikan 67,02 (2020)
Sedang[4]
Flora resmiAnggrek Serat
Fauna resmiRangkong Sulawesi
Situs webhttp://kolakatimurkab.go.id

Kabupaten Kolaka Timur adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Tirawuta. Kolaka Timur merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kolaka yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 di gedung DPR RI tentang Rancangan UU Daerah Otonomi Baru (DOB).[5]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Zaman Kuno[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan penelusuran sejarah Kolaka Timur dan berbagai sumber, Kolaka Timur mulai ditempati sejara berkelompok Mulai Abad XV dan Abad XVI, wilayah Kolaka Timur yang dikenal sebagai Tirawuta mulai ditinggali dibawah kekuasaan Raja Mekongga.

Zaman Penjajahan Belanda[sunting | sunting sumber]

Pada periode pemerintahan 1907 – 1950 kepala pemerintahan  (mokole/kepala distrik) di Kolaka Timur dari : Distrik mambulo periode 1907- 1910, distrik Indabio Matoa periode 1933-1936, Ditrik Ngoso J Sauala periode 1933-1936, Distrik Latamoro. Muh. Nur Periode 1939-1940, distrik C.Rere periode 1940-1942 Distrik Lapae periode 1942-1945, Distrik Binggu Sonaru Periode 1945-1958, distrik Biote Periode 1958-1959, Distrik Maniasa Periode 1959-1960.

Selanjutnya pada zaman penjajahan belanda sekitar 1911-1933 Pemerintah Hindia Belanda membagi wilayah onder distrik Mambulo, meliputi Kampung Rate-rate dan sekitarnya, kampung Aere/Poli-polia Kampung  Wonuambuteo dan kampung Tokai dan Andowengga, pembagian wilayah inilah yang menjadi cikal bakal Wilayah Kolaka Timur

Zaman Kemerdekaan[sunting | sunting sumber]

Pada bulan september Tahun 1959 melalui radio Republik Indonesia Makassar Undang-undang nomor 29 Tahun 1979 Tentang pembentukan Daerah-daerah Tingkat II di Sulawesi Di mana Kolaka Menjadi salah satu kabupaten diantara 37 (Tiga Puluh Tujuh) kabupaten yang diumumkan, Kabupaten daerah Tingkat II Tersebut terdiri dari 3 (Tiga) kecamatan yaitu :

  • Kecamatan Kolaka dengan ibukota Wondulako
  • Kecamatan Tirawuta dengan ibukota Rate-rate
  • Kecamatan Batu Putih dengan ibukota Wamo.

Pembentukan Kabupaten Kolaka Timur[sunting | sunting sumber]

Periode I (Ide, Inisiasi, dan Deklarasi)[sunting | sunting sumber]

Ide, inisiasi untuk menggas pembentukan Kolaka Timur dimulai Akhir januari 2004 yang digagas oleh tokoh masyarakat Kolaka Timur, Kemudian diadakan pertemuan pada tanggal 4 Februari 2004 di Aula BPD Provinsi Sulawesi Tenggara, sehingga terbentuk panitia kerja, Sebelum melakukan pemebentukan panitia kerja para tokoh tersebut menemui para Camat. Dalam rangka deklarasi dibentuklah Panitia Akbar dan Rapat Akbar tersebut dapat terlaksana dengan Baik bahkan menjadi penyemangat perjuangan Pembentukan Kabupaten Kolaka Timur Selanjutntya.

Periode II (Perjuangan Percepatan Pembentukan)[sunting | sunting sumber]

Pada periode ini digagas kembali pembentukan Kabupaten Kolaka Timur, sehingga Pada tanggal 23 Desember 2006 terbentuklah Forum percepatan pembentukan Kabupaten Kolaka Timur. Akibat adanya pembagian tugas dan pertimbangan efisiansi dibentuk Tim 9 Pemekaran, pada tanggal 17 januari 2007 Tim Forum Percepatan pembentukan Kabupaten Kolaka Timur mengantarkan surat kepada Presiden republik Indonesia dan Menteri Dalam Negeri di Jakarta Dengan No Surat 02/FPPKKT/XII/2006 dengan Tanggal 20 Desember 2006 perihal Permohonan  Pemekaran Kabupaten Kolaka Timur.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:[6]

Utara Kabupaten Kolaka Utara
Timur Kabupaten Konawe dan Kabupaten Konawe Selatan
Selatan Kabupaten Bombana
Barat Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Bupati Awal Menjabat Akhir Menjabat Periode Wakil Bupati Ket.
Drs. H.
Tony Herbiansyah,
M.Si.
(Pj.)
22 April 2013 22 April 2015 [Ket. 1]
Drs. H.
Anwar Sanusi,
M.M.
(Pj.)
27 April 2015 16 Februari 2016 [Ket. 2]
1 TONY HERBIANSAH.jpg Drs. H.
Tony Herbiansah,
M.Si.
17 Februari 2016 17 Februari 2021 1
(2015)
Hj.
Andi Merya,
S.IP.
[Ket. 3]
Eko Santoso Budiarto
(Plh.)
17 Februari 2021 21 Februari 2021 [Ket. 4]
2 Samsul Bahri, Kolaka Timur.jpg H.
Samsul Bahri,
S.H., M.Si.
26 Februari 2021 19 Maret 2021 2
(2020)
Hj.
Andi Merya,
S.IP.
[Ket. 5]
Wakil Bupati Kolaka Timur Andi Merya.jpg Hj.
Andi Merya,
S.IP.
(Plt.)
19 Maret 2021 21 September 2021 Lowong [Ket. 6]
Catatan
  1. ^ Penjabat bupati
  2. ^ Penjabat bupati[7]
  3. ^ Bupati pertama yang terpilih secara langsung.[8]
  4. ^ Pelaksana harian[9]
  5. ^ Meninggal ketika menjabat[10]
  6. ^ Pelaksana tugas.[11]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur dalam dua periode terakhir.[12][13]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 1 Penurunan 0
  Gerindra 1 Kenaikan 2
  PDI-P 2 Kenaikan 3
  Golkar 2 Steady 2
  NasDem 2 Kenaikan 8
  PKS 2 Kenaikan 3
  PPP 3 Penurunan 0
  PAN 4 Steady 4
  Hanura 1 Penurunan 0
  Demokrat 3 Penurunan 2
  PBB 2 Penurunan 1
  PKPI 2 Penurunan 0
Jumlah Anggota 25 Steady 25
Jumlah Partai 12 Penurunan 8

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kolaka Timur dibagi menjadi 13 kecamatan, antara lain:[6]

  1. Ladongi
  2. Lalolae
  3. Lambandia
  4. Loea
  5. Mowewe
  6. Poli Polia
  7. Tinondo
  8. Tirawuta
  9. Uluiwoi
  10. Dangia
  11. Aere
  12. Ueesi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 14 Juli 2021. 
  2. ^ "Jumlah Penduduk Menurut Agama yang Dianut di Kabupaten Kolaka Timur". www.koltimkab.bps.go.id. Diakses tanggal 20 September 2020. 
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 14 Juli 2021. 
  4. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 14 Juli 2021. 
  5. ^ DPR Sahkan 7 Kabupaten Baru. www.kompas.com. Sabtu, 15 Desember 2012. Diakses pada 30 Desember 2012
  6. ^ a b "Kabupaten Kolaka Timur Dalam Angka 2019" (pdf). www.koltimkab.bps.go.id. Diakses tanggal 20 September 2020. 
  7. ^ "PELANTIKAN PJ BUPATI KOLTIM". Antara. Diakses tanggal 19 Maret 2021. 
  8. ^ Suryaman, Gugus, ed. (20-02-2016). "Kembali Pimpin Koltim, Ini Harapan Tony Herbiansah". sultrakini.com. Diakses tanggal 21-03-2021. 
  9. ^ Heeryl (17-02-2021). "Tiga Sekda Jadi Plh. Bupati". KendariPos.co.id. Diakses tanggal 21-03-2021. 
  10. ^ "Belum Sebulan Dilantik, Bupati Kolaka Timur Meninggal Dunia". BeritaSatu. 19 Maret 2021. Diakses tanggal 19 Maret 2021. 
  11. ^ "Andi Merya Nur Jabat PLT Bupati Koltim, Begini Isi Telegram Mendagri". Sultranews. 22-03-2021. Diakses tanggal 22-03-2021. 
  12. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama bps
  13. ^ Perolehan Kursi DPRD Kolaka Timur 2019-2024[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]