Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Bali
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Jangka waktu
5 tahun
Sejarah
Sesi baru dimulai
2 September 2019
Pimpinan
Ketua Sementaraa
Adi Wiyatama, LOGO- PDIP.svg
sejak 2 September 2019
Wakil Ketua Sementaraa
Sugawa Korry, Logo GOLKAR.jpg
sejak 2 September 2019
Komposisi
Anggota55
DPRD Provinsi Bali Indonesia 2019.svg
Partai & kursi
  PDI-P (33)
  PSI (1)
Pemilihan
Proporsional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Tempat bersidang
Gedung Utama DPRD Provinsi Bali - panoramio.jpg
Gedung DPRD Provinsi Bali
Jalan Dr. Kusuma Atmadja No. 3, Denpasar Selatan
Kota Denpasar, Bali
Indonesia
Situs web
sekwandprd.baliprov.go.id
Catatan kaki
aPimpinan definitif belum ditetapkan/dilantik.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali (disingkat DPRD Bali) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Bali, Indonesia. DPRD Bali beranggotakan 55 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD Bali terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD Bali yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 2 September 2019 oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Ida Bagus Djagra, di Gedung DPRD Provinsi Bali. Komposisi anggota DPRD Bali periode 2019-2024 terdiri dari 7 partai politik dimana PDI Perjuangan adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu masing-masing 33 kursi.[1][2]

Komposisi Anggota[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2014, DPRD Bali menempatkan 55 orang wakilnya yang tersebar di beberapa fraksi, dengan perolehan suara terbanyak diraih oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[3][4][5] Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Bali dalam dua periode terakhir.[6][7][8][9][10]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo Gerindra.svg Gerindra 7 6
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 24 33
Logo GOLKAR.jpg Golkar 11 8
Partai NasDem.svg NasDem 2 Steady 2
Logo Partai Amanat Nasional.png PAN 1 0
Logo Hanura.svg Hanura 1 Steady 1
DEMOKRAT.gif Demokrat 8 4
Logo PKPI.png PKPI 1 0
LogoPSI.svg PSI (Baru!) 1
Jumlah Anggota 55 Steady 55
Jumlah Partai 8 7

Fraksi[sunting | sunting sumber]

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[11] Satu fraksi di DPRD Bali setidaknya beranggotakan 4 orang. DPRD Bali periode 2019-2024 terdiri dari 5 fraksi sebagai berikut:[12][13][14]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Jumlah Anggota
PDI Perjuangan LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan Dewa Made Mahayadnya 33
Partai Golkar Logo GOLKAR.jpg Golkar I Wayan Rawan Atmaja 8
Partai Gerindra Logo Gerindra.svg Gerindra I Ketut Juliarta 6
Partai Demokrat DEMOKRAT.gif Demokrat I Komang Nova Sewi Putra 4
Partai NasDem-PSI-Hanura Partai NasDem.svg NasDem
LogoPSI.svg PSI
Logo Hanura.svg Hanura
Wayan Kari Subali 4

Alat Kelengkapan DPRD[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRD[sunting | sunting sumber]

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[15] Pimpinan DPRD Bali terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi (dan suara) terbanyak pertama, kedua, dan ketiga, secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPRD Bali dalam tiga periode terakhir.[16][17][18]

Periode DPRD Nama Ketua DPRD Asal Partai Politik Mulai Menjabat Selesai Menjabat
2009-2014 Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 2009 2014
2014-2019 I Nyoman Adi Wiyatama LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 1 September 2014 1 September 2019
2019-2024 2 September 2019 petahana

Komisi[sunting | sunting sumber]

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[19] DPRD Bali memiliki empat komisi sebagai berikut:

  • Komisi I Bidang Hukum, Keamanan, Politik, dan Aparatur
  • Komisi II Bidang Pariwisata, Keuangan, dan Pajak Daerah
  • Komisi III Bidang Pembangunan Daerah (Pekerjaan Umum, Tata Kota, Pertamanan, Kebersihan, Perhubungan, Pertambangan dan Energi, Perumahan Rakyat, Lingkungan Hidup, Perizinan dan Kehutanan)
  • Komisi IV Bidang Pendidikan, Seni, Adat, dan Budaya

Daerah Pemilihan[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Bali dibagi kedalam 9 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[20]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
BALI 1 Kota Denpasar 8
BALI 2 Badung 6
BALI 3 Tabanan 6
BALI 4 Jembrana 4
BALI 5 Buleleng 12
BALI 6 Bangli 3
BALI 7 Karangasem 7
BALI 8 Klungkung 3
BALI 9 Gianyar 6

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Aditya Mardiastuti (02-09-2019). "55 Anggota DPRD Bali 2019-2024 Dilantik". detik.com. DetikNews. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  2. ^ "55 Anggota DPRD Bali 2019-2024 Kenakan Baju Adat saat Dilantik". kumparan.com. kumparanNEWS. 02-09-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  3. ^ Daerah-SindoNews: Pimpinan DPRD Bali dilantik, diakses 28 Juli 2015
  4. ^ KPU Provinsi Bali: Anggota DPRD Bali dilantik, diakses 28 Juli 2015
  5. ^ Politik-VivaNews: 55 anggota DPRD Bali dilantik, muka lama mendominasi, diakses 28 Juli 2015
  6. ^ Ali Mustofa, ed. (09-08-2019). "Tak Ada Keberatan, KPU Bali Tetapkan 55 Caleg DPRD Bali Terpilih". jawapos.com. RADAR BALI. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  7. ^ "KPU Bali Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Bali Pemilu 2019". kpu.go.id. KPU Provinsi Bali. 09-08-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  8. ^ Rosid (02-09-2019). "Inilah Nama-nama 55 Anggota DPRD Bali Plus dengan Dapilnya". Balicitizen. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  9. ^ "Cuma 6 Partai Lolos DPRD Bali". nusabali.com. 29-04-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  10. ^ Gede Nadi Jaya (01-09-2014). "55 Anggota DPRD Bali dilantik". merdeka.com. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  11. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  12. ^ San Edison, ed. (06-09-2019). "Parpol Tetapkan Ketua Fraksi di DPRD Bali, Siapa Saja Mereka?". indonesiakoran.com. Diakses tanggal 23-09-2019. 
  13. ^ "Wajah-Wajah Baru Pimpinan Fraksi DPRD Bali Periode 2019-2024". suaradewata.com. 06-09-2019. Diakses tanggal 23-09-2019. 
  14. ^ Rosid (06-09-2019). "Wajah Baru Pimpinan Fraksi DPRD Bali". Balicitizen. Diakses tanggal 23-09-2019. 
  15. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  16. ^ "Adi Wiryatama dan Sugawa Korry Pimpinan Sementara DPRD Bali". fajarbali.com. 02-09-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  17. ^ "Adi Wiryatama dan Sugawa Korry Pimpinan Sementara DPRD Bali". fajarbali.com. 02-09-2019. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  18. ^ Ragil Armando (02-08-2019). Rizki Laelani, ed. "BREAKING NEWS! DPP PDIP Umumkan Nama-nama Ketua DPRD Seluruh Bali, Tiga New Comer". tribunnews.com. TRIBUN BALI. Diakses tanggal 21-09-2019. 
  19. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  20. ^ "Keputusan KPU Nomor 280/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Balit" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]