Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Periode 2019-2024
Jenis
Jenis
Jangka waktu
5 tahun
Sejarah
Sesi baru dimulai
2 September 2019
Pimpinan
Ketua
Baiq Isvie Rupaeda (Golkar)
sejak 10 Oktober 2019
Wakil Ketua I
Mori Hanafi (Gerindra)
sejak 10 Oktober 2019
Wakil Ketua II
Muzihir (PPP)
sejak 10 Oktober 2019
Wakil Ketua III
Abdul Hadi (PKS)
sejak 10 Oktober 2019
Komposisi
Anggota65
Partai & kursi
Pemerintah (41)
  PKB (6)
  Gerindra (9)
  PDI-P (4)
  Golkar (10)
  NasDem (5)
  PPP (7)

Oposisi (24)

  Berkarya (2)
  PKS (7)
  PAN (5)
  Hanura (1)
  Demokrat (7)
  PBB (2)
Pemilihan
Proposional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Tempat bersidang
Gedung DPRD Provinsi NTB
Jalan Udayana No. 11, Selaparang
Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat
Indonesia
Situs web
DPRD Provinsi NTB

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (disingkat DPRD Nusa Tenggara Barat atau DPRD NTB), adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. DPRD NTB beranggotakan 65 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRD NTB terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRD NTB yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 2 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Mataram, Kresna Menon, di Gedung DPRD Provinsi NTB.[1][2][3] Komposisi anggota DPRD NTb periode 2019-2024 terdiri dari 12 partai politik dimana Partai Golkar adalah partai politik pemilik kursi terbanyak yaitu 10 kursi, kemudian disusul oleh Partai Gerindra yang meraih 9 kursi serta Partai Persatuan Pembangunan, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat yang masing-masing meraih 7 kursi.[4][5] Hasil Pemilu 2014, DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki anggota 65 orang, dengan jumlah kursi terbanyak diraih oleh Partai Golkar walaupun dalam jumlah perolehan suara Golkar kalah jumlah dengan PDI Perjuangan,[6][7][8][9][10]

Komposisi Anggota[sunting | sunting sumber]

Selama masa reformasi, jumlah anggota DPRD NTB pada awalnya hanya 45 orang, kemudian bertambah menjadi 55 orang pada Pemilu 2004 dan bertambah lagi menjadi 65 orang pada Pemilu 2014. DPRD NTB paling sedikit ditempati oleh 10 partai politik dan paling banyak oleh 15 partai politik. Partai Golongan Karya merupakan pemenang bertahan selama masa reformasi sehingga tidak mengherankan jika posisi Ketua DPRD NTB selalu diisi oleh kadernya. Berikut ini adalah rekapitulasi komposisi anggota DPRD NTB berdasarkan asal partai politik selama masa reformasi.[5][11][12][13]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
1999-2004 2004-2009 2009-2014 2014-2019 2019-2024
  PPPI (baru) 1
  PPRN (baru) 1
  PKNU (baru) 1
  PBR (baru) 5 Penurunan 2
  PKPB (baru) 0 Kenaikan 2
  Patriot (baru) 1 Penurunan 0
  PPNU 1 Penurunan 0 Steady 0
  PKB 2 Kenaikan 3 Penurunan 1 Kenaikan 5 Kenaikan 6
  PDI-P 7 Penurunan 6 Penurunan 5 Steady 5 Penurunan 4
  Golkar 21 Penurunan 15 Penurunan 10 Kenaikan 11 Penurunan 10
  PKS 0 Steady 6 Steady 6 Steady 6 Kenaikan 7
  PPP 6 Steady 6 Penurunan 4 Kenaikan 6 Kenaikan 7
  PAN 2 Kenaikan 4 Steady 4 Kenaikan 5 Steady 5
  Demokrat 1 Kenaikan 3 Kenaikan 8 Steady 8 Penurunan 7
  PBB 2 Kenaikan 6 Penurunan 5 Penurunan 3 Penurunan 2
  PKPI 1 Penurunan 0 Steady 0 Steady 0 Steady 0
  Gerindra (baru) 2 Kenaikan 8 Kenaikan 9
  Hanura (baru) 3 Kenaikan 5 Penurunan 1
  NasDem (baru) 3 Kenaikan 5
  Berkarya (baru) 2
Jumlah Anggota 45* Kenaikan 55 Steady 55 Kenaikan 65 Steady 65
Jumlah Partai 10 Steady 10 Kenaikan 15 Penurunan 11 Kenaikan 12
Catatan:

*Pada periode 1999-2004, 2 kursi ditempati oleh Fraksi ABRI.

Fraksi[sunting | sunting sumber]

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[14] Setiap fraksi di DPRD NTB setidaknya beranggotakan 5 orang. Jumlah fraksi di DPRD NTB periode 2019-2024 adalah 9 fraksi, menurun dari periode sebelumnya yang terdiri dari 10 fraksi.

Periode 2014-2019[sunting | sunting sumber]

DPRD NTB periode 2014-2019 terdiri dari 10 fraksi yang berasal dari 11 partai politik sebagai berikut.[15]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Wakil Ketua Sekretaris Bendahara Jumlah Anggota
Golkar   Golkar Baiq Isvie Rupaeda
NTB 3
Lalu Darma Setiawan
NTB 1
Busrah Hasan
NTB 5
Nurdin
NTB 6
11
Demokrat   Demokrat M.N.S. Kasdiono
NTB 1
Lalu Sudiartawan
NTB 8
M. Nasihuddin Badri
NTB 2
tidak ada 8
Gerindra   Gerindra Sarifudin
NTB 2
M. Sakduddin
NTB 4
Lalu Jazuli Azhar
NTB 8
tidak ada 8
PKS   PKS Johan Rosihan
NTB 5
Yek Agil
NTB 7
Lalu Pattimura Farhan
NTB 2
Syamsuddin Majid
NTB 6
6
PPP   PPP Wartiah
NTB 2
Nurdin Ranggabarani
NTB 5
Muzihir
NTB 1
tidak ada 6
PDI Perjuangan   PDI-P M. Husni Djibril
NTB 5
Ruslan Turmuzi
NTB 8
Made Slamet
NTB 1
tidak ada 5
PKB   PKB Lalu Pelita Putra
NTB 8
Khudari Ibrahim
NTB 2
Makmun
NTB 4
tidak ada 5
PAN   PAN Ali Achmad
NTB 6
Burhanuddin Jafar Salam
NTB 5
M. Hadi Sulthon
NTB 2
tidak ada 5
Hanura   Hanura Suharto
NTB 2
Noerdin H.M. Jacub
NTB 6
Burhanudin
NTB 8
tidak ada 5
Bintang Restorasi   PBB
  NasDem
Machsun Ridwainy
NTB 2
Junaidi Arif
NTB 2
Suryahartin
NTB 3
tidak ada 6

Periode 2019-2024[sunting | sunting sumber]

DPRD NTB periode 2019-2024 terdiri dari 9 fraksi yang berasal dari 12 partai politik sebagai berikut.[16]

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Wakil Ketua Sekretaris Jumlah Anggota
Golkar   Golkar Lalu Satriawandi
NTB 7
Umar Said
NTB 2
Busrah Hasan
NTB 5
10
Gerindra   Gerindra Nouvar Furqony Farinduan
NTB 2
Lalu Sudiartawan
NTB 8
Sudirsah Sujanto
NTB 2
9
PPP   PPP Mohammad Akri
NTB 7
Rusli Manawari
NTB 5
M. Adung
NTB 8
7
PKS   PKS T.G.H. Patompo Adnan
NTB 8
T.G.H. Satriawan
NTB 2
Sambirang Ahmadi
NTB 5
7
Demokrat   Demokrat T.G.H. Mahalli Fikri
NTB 2
A. Rahman H. Abidin
NTB 6
R. Rahadian Soedjono
NTB 4
7
PKB   PKB Lalu Hadrian Irfani
NTB 7
Muhammad Jamhur
NTB 2
Akhdiansyah
NTB 6
6
PAN   PAN
  Berkarya
Hasbullah Muis
NTB 2
Ady Mahyudi
NTB 6
A. Kahar Muhammad Rifai
NTB 6
7
NasDem   NasDem Multazam
NTB 2
Asaat Abdullah
NTB 5
Raihan Anwar
NTB 6
5
Bintang Perjuangan

Nurani Rakyat (BPNR)

  PBB
  PDI-P
  Hanura
Lalu Budi Suryata
NTB 5
Raden Nuna Abriadi
NTB 2
Moh. Edwin Hadiwijaya
NTB 3
7

Alat Kelengkapan DPRD[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat Kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRD[sunting | sunting sumber]

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[17] Pimpinan DPRD NTB terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi dan suara terbanyak secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPRD NTB selama masa reformasi.[18]

Ketua Awal Menjabat Akhir Menjabat Periode DPRD Wakil Ketua Keterangan
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Lalu Serinata (Golkar) 1999 2003 1999-2004 Rahmat Hidayat (PDI-P)
Abdul Kappi (Golkar)
Abdurrahim (PAN)
Mengundurkan diri karena mengikuti Pilgub NTB 2003.[19][20]
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Sunardi Ayub (Golkar) 2003 2004 [21]
2004 2005 2004-2009 Rahmat Hidayat (PDI-P)
Mahrip (PBB)
Muhammad
Diberhentikan karena tersangkut kasus korupsi dan dipecat dari keanggotaan partai.[21]
Suhaili FT.jpg Suhaili Fadhil Thohir (Golkar) 2005 2009 [21]
2009 2010 2009-2014 Lalu Mohammad Syamsir (PBB)
Suryadi (PKS)
Lalu Abdul Halik Iskandar (Demokrat)
Mengundurkan diri karena mengikuti Pilbup Loteng 2010.[22]
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Lalu Sudjirman (Golkar) 2010 2014 [23]
GAMBAR TIDAK TERSEDIA.png Umar Said (Golkar) 2014 2016 2014-2019 T.G.H. Mahalli Fikri (Demokrat)
Mori Hanafi (Gerindra)
Abdul Hadi (PKS)
Diganti karena kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik.[24][25][26]
Baiq Isvie Rupaeda.jpg Baiq Isvie Rupaeda (Golkar) 2016 2019 [27]
2019 petahana 2019-2024 Mori Hanafi (Gerindra)
Muzihir (PPP)
Abdul Hadi (PKS)
[28][29]

Periode 2014-2019[sunting | sunting sumber]

Empat pimpinan definitif DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat masa bakti 2014-2019 resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh hakim tinggi Pengadilan Tinggi Mataram H Kusriyanto, MH, pada hari Kamis,tanggal 16 Oktober 2014 Empat pimpinan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, yakni ketua H Umar Said (Partai Golkar) dan para wakil ketua Mori Hanafi (Gerindra), TGH Mahali Fikri (Demokrat), dan Abdul Hadi (PKS). Rapat paripurna pelantikan dipimpin ketua dan wakil ketua sementara Hj Isvie Rupaeda dan TGH Mahaly Fikri. Pelantikan mengacu kepada Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 161.52-3841 tahun 2014, tanggal 13 Oktober 2014, tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Provinsi.Proses penetapan empat pimpinan DPRD NTB tersebut didasarkan pada Keputusan Mendagri RI Nomor 161.52 – 3841 tahun 2014, tanggal 13 Oktober 2014, tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD NTB. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah serta penyerahan palu dari ketua sementara kepada Ketua DPRD NTB H Umar Said.[8]

No Nama Jabatan Asal Partai
1 H Umar Said Ketua Partai Golkar
2 Lalu Wirajaya Wakil Ketua Partai Gerindra
3 TGH Mahali Fikri Wakil Ketua Partai Demokrat
4 Abdul Hadi Wakil Ketua PKS

Komisi[sunting | sunting sumber]

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[30] DPRD NTB memiliki 5 komisi sebagai berikut:[31]

  • Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan HAM
  • Komisi II Bidang Perekonomian
  • Komisi III Bidang Keuangan dan Perbankan
  • Komisi IV Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup
  • Komisi V Bidang Kesejahteraan dan Pemberdayaan Perempuan

Pimpinan AKD[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah pimpinan AKD DPRD NTB periode 2019-2024.[32]

Nama AKD Ketua Wakil Ketua Sekretaris Jumlah Anggota
Pimpinan DPRD Baiq Isvie Rupaeda
(Golkar/NTB 3)
Mori Hanafi
(Gerindra/NTB 6)
Muzihir
(PPP/NTB 1)
Abdul Hadi
(PKS/NTB 3)
Sekretaris DPRD
ex-officio
4
BAMUS
Badan Musyarawah
21
BANGGAR
Badan Anggaran
32
BK
Badan Kehormatan
Najamuddin Moestafa
(PAN/NTB 4)
Busrah Hasan
(Golkar/NTB 5)
5
BAPEMPERDA
Badan Pembentukan Peraturan Daerah
Makmun
(PKB/NTB 4)
Raden Nuna Abriadi
(PDI-P/NTB 2)
17
Komisi I
Bidang Pemerintahan, Hukum, dan HAM
Syirajuddin
(PPP/NTB 6)
Abdul Hafid
(Golkar/NTB )
Moh. Rais Ishak
(Demokrat/NTB 7)
11
Komisi II
Bidang Perekonomian
Ridwan Hidayat
(Gerindra/NTB 1)
Abdul Rauf
(Demokrat/NTB 6)
Lalu Hadrian Irfani
(PKB/NTB 4)
13
Komisi III
Bidang Keuangan dan Perbankan
Sambirang Ahmadi
(PKS/NTB 5)
Muhammad Ruslan
(PPP/NTB 2)
Lalu Satriawandi
(Golkar/NTB 7)
12
Komisi IV
Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup
Achmad Puaddi
(Golkar/NTB 7)
Lalu Pelita Putra
(PKB/NTB 8)
Asaat Abdullah
(NasDem/NTB 5)
13
Komisi V
Bidang Kesejahteraan dan Pemberdayaan Perempuan
T.G.H. Mahalli Fikri
(Demokrat/NTB 2)
Lalu Wirajaya
(Gerindra/NTB 7)
T.G.H. Patompo
(PKS/NTB 8)
12

Daerah Pemilihan[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dibagi kedalam 8 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[33]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
NUSA TENGGARA BARAT 1 Kota Mataram 5
NUSA TENGGARA BARAT 2 Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara 12
NUSA TENGGARA BARAT 3 Kabupaten Lombok Timur A
(Masbagik, Sukamulia, Selong, Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Sembalun, Suwela, Labuhan Haji)
9
NUSA TENGGARA BARAT 4 Kabupaten Lombok Timur B
(Keruak, Sakra, Terara, Sikur, Montong Gading, Sakra Timur, Sakra Barat, Jerowaru)
6
NUSA TENGGARA BARAT 5 Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa 8
NUSA TENGGARA BARAT 6 Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima 11
NUSA TENGGARA BARAT 7 Kabupaten Lombok Tengah A
(Praya, Batukliang, Janapria, Kopang, Praya Tengah, Batukliang Utara)
7
NUSA TENGGARA BARAT 8 Kabupaten Lombok Tengah B
(Jonggat, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Pringgarata, Praya Barat Daya)
7
TOTAL 65

Daftar Anggota[sunting | sunting sumber]

Peiode 2019-2024[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar anggota DPRD NTB periode 2019-2024.[34][35]

Nama Anggota Partai Politik Daerah
Pemilihan
Suara
Sah
Keterangan
Misbach Mulyadi   Golkar NTB 1 7.593
Lalu Ahmad Ismail   Golkar NTB 2 25.191
Umar Said   Golkar NTB 2 20.124
Baiq Isvie Rupaeda   Golkar NTB 3 18.624
Mau'ud Adam   Golkar NTB 4 8.218
Bursah Hasan   Golkar NTB 5 11.420
A. Hafid   Golkar NTB 6 9.723
Puaddi   Golkar NTB 7 22.386
Lalu Satriawandi   Golkar NTB 7 16.162
Lalu Akhmad Yani   Golkar NTB 8 14.563
Ridwan Hidayat   Gerindra NTB 1 14.982
Nauvar Furqony Parinduan   Gerindra NTB 2 16.048
Sudirsah Sujanto   Gerindra NTB 2 12.283
Machsun R.   Gerindra NTB 3 16.405
Haerul Warisin   Gerindra NTB 4 15.662
Abdul Talib   Gerindra NTB 5 10.019
Mori Hanafi   Gerindra NTB 6 17.476
Lalu Wirajaya   Gerindra NTB 7 20.277
Lalu Sudiartawan   Gerindra NTB 8 14.518
Muzihir   PPP NTB 1 19.526
Muhammad Ruslan   PPP NTB 2 18.714
TGH Hazmi Hamzar   PPP NTB 3 12.313
Rusli Manawari   PPP NTB 5 11.441
Syirajuddin   PPP NTB 6 17.344
Moh. Akri   PPP NTB 7 10.071
M. Adung   PPP NTB 8 17.155
TGH Achmad Muchlis   PKS NTB 1 13.603
TGH Satriawan   PKS NTB 2 15.019
Abdul Hadi   PKS NTB 3 21.312
Sambirang Ahmadi   PKS NTB 5 12.811
Syamsuddin Majid   PKS NTB 6 14.189
Yek Agil   PKS NTB 7 14.266
TGH Patompo   PKS NTB 8 6.329
TGH Mahalli Fikri   Demokrat NTB 2 14.135
R. Rahadian Soejono   Demokrat NTB 4 10.990
Ismail   Demokrat NTB 5 9.080
A. Rahmad H. Abidin   Demokrat NTB 6 25.743
Abdul Rauf   Demokrat NTB 6 10.383
Moh. Rais Ishak   Demokrat NTB 7 10.387
Lalu Riadi   Demokrat NTB 8 6.335
Muhammad Jamhur   PKB NTB 2 10.433
Abdul Wahid   PKB NTB 3 20.955
Makmun   PKB NTB 4 13.323
Akhdiansyah   PKB NTB 6 10.606
Lalu Hadrian Irfani   PKB NTB 7 6.524
Lalu Pelita Putra   PKB NTB 8 8.722
Hasbullah Muis   PAN NTB 2 17.751
Saepuddin Zohri   PAN NTB 3 9.927
Najamuddin Moestafa   PAN NTB 4 8.041
Muhammad Nasir   PAN NTB 5 11.544
Ady Mahyudi   PAN NTB 6 17.720
Jalaluddin   Berkarya NTB 3 7.402
A. Kahar Muhamad Rifai   Berkarya NTB 6 4.126
Multazam   NasDem NTB 2 11.338
Muhammad Khairul Rizal   NasDem NTB 3 19.790
Bohari Muslim   NasDem NTB 4 8.364
Asaat Abdullah   NasDem NTB 5 10.258
Raihan Anwar   NasDem NTB 6 9.592
Junaidi Arif   PBB NTB 2 6.559
Moh. Edwin Hadiwijaya   PBB NTB 3 12.842
Made Slamet   PDI-P NTB 1 17.942
Raden Nuna Abriadi   PDI-P NTB 2 14.347
Lalu Budi Suryata   PDI-P NTB 5 13.030
Ruslan Turmuzi   PDI-P NTB 8 10.338
Ahmad Dahlan   Hanura NTB 6 8.597

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Anggota Dewan periode 2019-2024 dilantik hari ini (2/9/2019)". dprd-ntbprov.go.id. 02-09-2019. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  2. ^ "Anggota DPRD Provinsi NTB Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". kicknews.today. 02-09-2019. Diakses tanggal 04-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]
  3. ^ "65 Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 Dilantik". insidelombok.id. 02-09-2019. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  4. ^ "Ini Nama-Nama Anggota DPRD NTB yang Baru di Lantik". mataraminside.com. 02-09-2019. Diakses tanggal 04-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]
  5. ^ a b "SK KPU Provinsi NTB No. 145/HK.03.1-Kpt/52/Prov/VIII/2019 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPRD Provinsi NTB Tahun 2019" (PDF). kpud-ntbprov.go.id. 11-08-2019. Diakses tanggal 04-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]
  6. ^ Telisik.News: [1], diakses 2 Juli 2016
  7. ^ , Kopel.Online: [2][pranala nonaktif permanen], diakses 2 Juli 2016
  8. ^ a b ZAILANI, Akhmad. Wajah Parlemen Daerah di Indonesia. Jakarta: Sultan Pustaka, 2015. ISBN 219-42-5470-8]
  9. ^ Global FM Lombok: [3], diakses 2 Juli 2016
  10. ^ , Skala News: [4][pranala nonaktif permanen], diakses 2 Juli 2016
  11. ^ "KPU tetapkan 65 caleg DPRD NTB terpilih". mataram.antaranews.com. 12-05-2014. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  12. ^ "KPU Tetapkan Anggota DPRD NTB Terpilih". jariungu.com. 18-05-2009. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  13. ^ "Provinsi Nusa Tenggara Barat Dalam Angka Tahun 2006". ntb.bps.go.id. 20-06-2007. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  14. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  15. ^ "Pembentukan Fraksi Dprd NTB". dprd-ntbprov.go.id. 04-11-2014. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  16. ^ "DPRD NTB bentuk 9 Fraksi, salah satunya Fraksi BPNR". dprd-ntbprov.go.id. 06-09-2014. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  17. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  18. ^ "Sejarah". dprd.nttprov.go.id. 01-01-2011. Diakses tanggal 04-12-2019. 
  19. ^ "Lalu Serinata Didakwa Korupsi Berjemaah". regional.kompas.com. 22-01-2009. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  20. ^ "Korupsi Berjamaah Wakil Rakyat". liputan6.com. 26-04-2004. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  21. ^ a b c "Ketua DPRD NTB Dicopot". liputan6.com. 20-02-2005. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  22. ^ "SUHAILI KETUA DPRD NTB". mataram.antaranews.com. 13-10-2009. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  23. ^ "Golkar Calonkan Sudjirman Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat". tempo.co. 24-05-2010. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  24. ^ "Empat Pimpinan DPRD NTB resmi Dilantik". dprd-ntbprov.go.id. 04-11-2014. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  25. ^ "Terima Kasih Pak Umar…". lombokpost.net. 21-06-2016. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  26. ^ "Fraksi Setujui Pemberhentian Ketua DPRD NTB". mataram.antaranews.com. 26-05-2016. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  27. ^ "HJ. BAIQ ISVIE RUPAEDA.,SH.MH, PEREMPUAN PERTAMA KETUA DPRD PROVINSI NTB". dprd-ntbprov.go.id. 18-07-2016. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  28. ^ "Empat Pimpinan DPRD NTB Dilantik, Gubernur: Jaga Sinergitas untuk NTB Gemilang". talikanews.com. 10-10-2019. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  29. ^ "Resmi Dilantik, Pimpinan DPRD Provinsi NTB Janjikan Kinerja Lebih Baik". suarantb.com. 11-10-2019. Diakses tanggal 05-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]
  30. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  31. ^ "Komisi". dprd-ntbprov.go.id. Diakses tanggal 05-12-2019. 
  32. ^ "Akhirnya Pembagian Komposisi AKD di DPRD NTB Merata". talikanews.com. 11-10-2019. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  33. ^ "Keputusan KPU Nomor 281/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. Diakses tanggal 06-12-2019. 
  34. ^ "65 Calon Terpilih Ditetapkan". kpud-ntbprov.go.id. 08-09-2019. Diakses tanggal 10-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]
  35. ^ "SK KPU Provinsi NTB No. 146/HK.03.1-Kpt/52/Prov/VIII/2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi NTB dalam Pemilu Tahun 2019" (PDF). kpud-ntbprov.go.id. 11-08-2019. Diakses tanggal 10-12-2019.  [pranala nonaktif permanen]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]