Bongpes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Bungpes)
Lompat ke: navigasi, cari
Bongpes
Bongpes berlokasi di Indonesia
Bongpes
Lokasi di Indonesia
Informasi
Lokasi Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara
Negara  Indonesia
Koordinat 6°07′36″LS 110°24′00″BT / 6,1268°LS 110,4°BT / -6.1268; 110.400Koordinat: 6°07′36″LS 110°24′00″BT / 6,1268°LS 110,4°BT / -6.1268; 110.400
Pengelola Pemkab Jepara
Dibuat oleh Pemkab Jepara
Jenis objek wisata Air
Gaya Taman Bendungan
Fasilitas  • Bendungan Karet
 • Taman Bunga (belum ada)
 • }Gazebo (belum ada)
 • Perosotan (belum ada)
 • Ayunan (belum ada)
 • Pos Keamanan (belum ada)
 • Tempat Sampah (belum ada)

Bongpes atau Bendung Karet Welahan Bum[1] merupakan objek wisata yang terletak di Desa Gerdu, kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara atau sekitar empat kilometer dari pusat kecamatan Pecangaan. Bendungan ini diresmikan oleh Mbak Tutut- panggilan akrab Siti Hardijanti Rukmana (putri mendiang Soeharto) pada 1995 silam. Keberadaan bendungan ini setidaknya telah memikat masyarakat untuk datang mengunjungi tempat ini.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Bendung Karet[2] ini cukup unik karena bisa mengembang dan mengempis dengan sendirinya. Mengembang saat tekanan air semakin banyak atau saat musim penghujan tiba, semantara itu akan mengempis ketika air berkurang atau kemarau panjang datang[1]. Oleh masyarakat sekitar namanya kian populer dengan bongpes, karena bendungan karet yang bisa mengembung dan mengempes dalam Bahasa Jawa disebut ngembong dan ngempes di singkat menjadi Bongpes.

Pengunjung[sunting | sunting sumber]

Setiap hari libur Bongpes ramai di kunjungi para wisatawan tidak hanya dari wilayan Kecamatan Pecangaan saja, tetapi dari luar Pecangaan juga banyak yang mengisi liburan dengan berwisata di Bongpes. Kebanyakan yang berkunjung ke Bongpes adalah dari kalangan anak kecil, pemuda, hingga orang tua yang datang bersama keluarganya. Terkadang ada pula pengunjung membawa tikar dan makan bersama kekasih ataupun bersama keluarga dengan beralaskan tikar. Kedatangan mereka pun dengan menggunakan alat transportasi berbeda-beda mulai sepeda onthel, sepeda motor hingga mobil. Ada yang bertujuan untuk melepaskan lelah setelah seminggu beraktivitas, mengajak teman kencannya hingga agenda rutin mingguan bersama keluarga. Begitulah kiranya, tujuan mereka.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Pohon Jacaranda
Pohon Flamboyan
Pohon Tabebuya Merah Muda
Pohon Tabebuya Kuning

Beberapa Fasilitas yang dapat menjadi daya tarik untuk berkunjung ke Bongpes. Bungpes berpotensi dijadikan tempat wisata ECHO PARK.

Fasilitas Yang Sudah Ada, yaitu:

Fasilitas Yang Belum Ada, yaitu:

  • Ruang Kontrol Bendungan (Dibentuk Arsitekturnya mirip gedung Opera Sydney Australia)
  • Rumah Dinas (Dibentuk Arsitekturnya mirip kerang, siput, atau dibentuk mirip gedung Opera Sydney Australia)
  • Jembatan Unik dengan Lampu Hias (Jembatan dibentuk seperti Suramadu)
  • SUPERTREE seperti di Singapura untuk menyimpanan air di musim kemarau
  • Tulisan Huruf Raksasa "BONGPES"
  • Taman bunga warna-warni
  • Lampu Taman
  • Bangku Taman (dengan ukiran khas Jepara)
  • Gazebo (dengan atap wuwungan khas Rumah adat Jepara)
  • Mainan Anak-Anak (Perosotan, Ayunan, dll)
  • Membangun Taman Pepohonan dengan desain modern bertema taman Japanese Echo Park, dan menanam pohon hias eksotis, yaitu:
  1. Pohon Bungur
  2. Pohon Jacaranda
  3. Pohon Flamboyan
  4. Pohon Tabebuya Pink
  5. Rumput jepang (rumput hias)
  • Parkiran mobil (mobil harus di titipkan di parkiran)
  • Parkiran motor (motor harus di titipkan di parkiran)
  • Tempat Sampah
  • Pos Keamanan (dengan atap wuwungan khas Rumah adat Jepara) dijaga Hansip Desa Gerdu.

Potensi[sunting | sunting sumber]

  • Taman Ladang Bunga

Bongpes dapat dijadikan tempat wisata alternatif dengan membuat taman dengan rumput hias, bunga warna warni, pohon dengan bunga atau daun warna warni seperti pohon Bungur, pohon Jacaranda, pohon Flamboyan, Tabebuya, dll

  • ECHO PARK seperti Flavours Orchard

Bongpes bisa dijadikan proyek wisata ramah lingkungan seperti "Flavours Orchard" di Cina, karena tidak merusak lingkungan tetapi justru menjadi memperbaiki lingkungan, serta mendapat difungsikan menjadi sarana pariwisata yaitu rekreasi alternatif yang bertema alami.

Butuh Perhatian[sunting | sunting sumber]

Bendung karet yang sering dikunjungi[3] oleh warga Pecangaan, Kalinyamatan, Welahan, Mayong dan sekitarnya ini tentunya butuh perhatian agar semakin berkembang. Entah sebab apa, Meski belum dikembangkan area ini sering ramai dikunjungi, apalagi pasca dikembangkan nantinya. Sehingga, dalam hal ini pemerintah kabupaten Jepara bersama pemerintah desa Gerdu harus segera mengembangkan potensi yang telah ada.

Di kawasan bendungan ini masih terlihat gundul dan gersang sebab belum adanya penghijauan, sehingga perlu di reboisasi dan dibuat taman. Langkah yang tepat perlunya ditanami pepohonan agar di sekitar wilayah ini semakin rindang dan tidak lagi tandus. Tapi alangkah baiknya jika ditanami pohon tak sekadar untuk penghijauan dan berteduh, tetapi pohon tersebut juga memiliki keindahan seperti Pohon Jacaranda atau Pohon Flamboyan yang daunnya memiliki warna yang indah atau Pohon Bungur yang memiliki bunga indah. Serta menanam rumput Jepang atau rumput hias, dan menanam berbagai bunga warna warni. Selain itu, jalan masuk menuju tempat ini terlihat rusak parah. Untuk mempermudah laju transportasi maka diperlukan pengaspalan ulang yang akan memperlancar perjalanan. Membangun Gapura khas Jawa dengan menggunakan batu bata. Ditambah, mendirikan gazebo-gazebo dengan atap wuwungan khas Rumah adat Jepara sehingga ketika warga berkunjung dapat dimanfaatkan untuk tempat berteduh. Yang tak kalah penting adalah membangun pagar, agar tidak ada pengunjung yang jatuh dan tercebur kesungai bendungan Bungpes terutama untuk anak-anak.

Apabila gedung ruang kontrol bendungan bungpes direnovasi dengan bentuk arsitektur yang unik misalnya seperti bentuk Gedung Opera Sydney Australia. Maka dapat menambah daya tarik untuk mengunjungi salah satu objek wisata Jepara yaitu Bongpes.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]