Dudakawu, Kembang, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dudakawu
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Kecamatan Kembang
Pemerintahan
 • Kepala desa Zaenuri
Kodepos 59453
Luas 795,883
Jumlah penduduk 2614
Kepadatan -
Logo Wisata "Desa Plajan"
Logo wisata "Desa Kawak"
Air Terjun Penguk

Dudakawu adalah desa di kecamatan Kembang, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Asal usul nama Dudakawu sendiri memiliki banyak versi cerita, yaitu:

  • Versi Pertama

kata dudak berasal dari jenis ular yang ada di hutan yaitu ular dudak. Hal itu merujuk kepada karakter sifat masyararkat Dudakawu yang pendiam, namun jika tersakiti atau merasa terancam akan segera melawan.

  • Versi Kedua

menyebutkan bahwa pada dahulu kala, banyak sekali abu gunung berapi yang menutupi pemukiman ini sehingga disebut Dudakawu.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Dukuh[sunting | sunting sumber]

Desa Dudakawu terdiri dari beberapa Dukuh, yaitu:

  • Dukuh Nglarangan
  • Dukuh Krajan
  • Dukuh Nggerot

RT/RW[sunting | sunting sumber]

Desa Dudakawu terdiri dari 3 RW, dan 20 RT, yaitu:

  • RW 01 = RT 1 sampai RT 6
  • RW 02 = RT 1 sampai RT 9
  • RW 03 = RT 1 sampai RT 5

Pemdes Dudakawu[sunting | sunting sumber]

Struktur pemdes Dudakawu periode 2007-2012:

  • Kepala Desa = Zaenuri
  • Sekretaris (Carik) =
  • Bendahara = -
  • Tata Usaha = -
  • Modin = -
  • Ketua BUMDes = -
  • Komandan Hansip = -
  • Ladu =
  • Bayan = -
  • Kamituwo = -

Aset Desa[sunting | sunting sumber]

Dudakawu sendiri memiliki luas desa sebesar 795,883 Ha, di mana potensi terbesar dari desa Dudakawu adalah pertanian. Ini bisa dilihat dari luas sawah di desa ini yaitu 216,700 Ha. Akan tetapi, disayangkan sekali masih terdapat tanah kering yang luasnya mencapai 100,875 Ha. Selain itu, Dudakawu memiliki aset desa seperti:

  • Hutan Negara seluas 299,00 Ha,
  • Pekarangan seluas 188,308 Ha
  • Ladang seluas 100,875 Ha
  • Perkebunan Negara seluas 290,00 Ha

Dapat diketahui pula bahwa Dudakawu memiliki potensi lain selain bidang pertanian yang menjadi prioritas utama yaitu dalam bidang perkebunan. Ini dibuktikan dengan jumlah warga desa sebanyak 2717 jiwa yang terdiri dari 859 KK yang bermata pencaharian sebagai petani sebanyak 119 orang, yang dilanjutkan dengan buruh sebanyak 281 orang, swasta sebanyak 189 orang, pedagang berjumlah 23 jiwa, supir sebanyak 17 jiwa serta warga yang dapat dikatakan memiliki pendidikan dan kesempatan baik menjadi PNS teridentifikasi hanya 1 jiwa.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Desa Dudakawu mempunyai beberapa tempat wisata, yaitu:

Event (acara)[sunting | sunting sumber]

  • Sedekah Bumi

Potensi (Dudakawu Desa Cokelat)[sunting | sunting sumber]

Desa Dudakawu merupakan desa yang berpotensi sebagai pertanian Kakao (Coklat), Oleh karena tersebut desa ini terdapat banyak perkebunan kakao. Dudakawu menjadi wisata cokelat, berpotensi Wedhang Cokelat (minuman cokelat panas), yaitu dengan cara membangun jejeran warung-warung yang menjual wedhang cokelat, yaitu cokelat batangan yang dilelehkan kemudian di seduh (dicampur dengan air panas), dan dihidangkan kepengunjung.