Jepara Culinary Expo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Jepara Culinary Expo atau dikenal juga dengan nama (JCE) acara ini digelar pertama kali pada tahun 2010 oleh IPPNU Jepara, di Desa Karangrandu[1]. Pada tahun berikutnya tidak diadakan lagi, Maka pada tahun 2013 IPPNU Kabupaten Jepara bekerjasama dengan Pemkab Jepara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ASEPA (Asosiasi Snack dan Pangan Jepara) dan Para Sponsor untuk menggelar kembali Jepara Culinary Expo.

Tujuan[sunting | sunting sumber]

Event ini digelar untuk mengenalkan masakan khas Jepara yang sulit sekali ditemukan sekarang ini karena jarang sekali orang mau berjualan masakan khas Jepara. Dengan diadakan event ini diharapkan masakan Jepara dikenal oleh warga Jepara bahkan luar Jepara dan ada yang mau berjualan masakan khas Jepara. Event ini diadakan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada tanggal 16 Oktober, maka seharusnya acara Jepara Culinary Expo diadakan selama seminggu.

Acara[sunting | sunting sumber]

Contoh Denah Jepara Culinary Expo

Pada tahun pertama diselenggarakan event ini hanyalah pusat jajanan dan Panggung Hiburan yang menampilkan Pentas Seni saja. Rencana di Rangkaian acara JCE diadakan dalam seminggu, yaitu:

  • Hari Pertama = Lomba Cipta Rasa Masakan Non Beras
  • Hari Kedua = Lomba Masak Untuk Anak TK
  • Hari Ketiga = Fashion Show Pakaian Makanan
  • Hari Keempat = Konser Musik dengan alat musik memakai bekas peralatan dapur
  • Hari Kelima = Maraton Waiter, Pentas Tari Kuliner
  • Hari Keenam = Lomba Makan Pedas, Demo Masak bersama Chef Terkenal
  • Hari Ketujuh = Jepara Food Carnival

Tempat[sunting | sunting sumber]

Jepara Culinary Expo[2] (JCE) di adakan beberapa kali, di:

  • JCE I (2011): di Lapangan Pasar Karangrandu
  • JCE II (2012): di Lapangan Pasar Karangrandu
  • JCE III (2013): di Pasar Kerajinan
  • JCE IV (2014): rencananya digelar di Pantai Tirto Samodra (Agar Makanan Jepara dikenal oleh orang luar kota Jepara dan orang mancanegara)
  • JCE V (2015): rencananya digelar di Alun-Alun Jepara 2 (Agar Makanan Jepara dikenal oleh orang luar kota dan orang mancanegara dari Terminal Jepara)

Rencana Pengembangan[sunting | sunting sumber]

Rencananya pada tahun 2013, IPPNU IPNU bekerjasama dengan Pemkab Jepara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ASEPA (Asosiasi Snack dan Pangan Jepara) dan Para Sponsor untuk mengemas event ini agar lebih baik, yaitu:

  • Lomba Cipta Makanan Jepara
Lomba Cipta Makanan Jepara masuk dalam event Lomba Pertanian dan Peternakan seperti lomba durian, lomba jambu, lomba pisang, Kontes unggas, kambing dll. Tapi kini dimasukan pada event yang mengangkat dunia kuliner yaitu Jepara Culinery Expo. Peserta yang boleh mengikuti: Pelajar, Mahasiswa, Masyarakat Umum.
  • Lomba Ukir Buah
Ukir sudah melekat dengan Jepara, maka dalam event ini diadakan Lomba Ukir Buah agar masyarakat Jepara tidak hanya bisa mengukir kayu tetapi bisa mengukir buah, seperti: Pepaya, Semangka, Melon, Pisang, dll. Peserta yang boleh mengikuti: Pelajar, Mahasiswa, Masyarakat Umum.
  • Stan Makanan Kreasi Baru Yang Unik
Peserta pameran dalam hal ini pemilik stan harus memamerkan/menjual makanan hasil kreasi baru yang di ciptakan sendiri lengkap dengan tester gratis.
  • Stan Makanan Khas Jepara
Peserta Pameran dalam hal ini pemilik stan harus memamerkan/menjual makanan, minuman, jajanan, oleh-oleh asli khas Jepara yaitu: Laksa Jepara, Sop Udang, Opor Panggang, Soto Bumbu, Bongko Mento, Sup Pangsit Jepara, Singit, Kelan Antep, Kagape kambing, Pindang Serani, Soto Jepara, Adon-Adon Coro, Carang Madu, dll.
  • Stan Kursus Memasak
Stan ini di isi oleh para pemilik LPK atau kursusan yang membuka jurusan masak. Sehingga para pengunjung bisa tanya-tanya tentang kurikulum dan informasi lengkap tentang kursusan tersebut. Selain itu, yang ingin berkencimpung dalam bidang kuliner atau sekadar ingin belajar bisa daftar langsung di stan-stan sesuai kurikulum kursusan memasak yang di inginkan.
  • Food Fashion Show
Peragaan busana di atas panggung yang diperagakan oleh seorang model yang membawa nampan seperti pelayan restoran.
  • Pentas Musik dapur
Pentas musik ini merupakan pentas yang menampilkan bergagai permainan musik dari alat-alat dapur yang sudah rusak misalnya: panci bekas, botol bekas, wajan bekas, dll
  • Pentas Tari Kuliner
Pentas tari kuliner menampilkan tari-tarian dengan berunsur dari dunia kuliner, seperti: Tari Piring, Tari Tampah, Tari Nampan, Tari Mangkok, dll
  • Jepara Food Carnival
yaitu karnaval dengan memakai pakaian bertema makanan, misalnya pakaian berbentuk buah-buahan, sayur-mayur, dll.
  • Fashion Show
Fashin Show Pakaian yang terbuat dengan campuran bahan makanan misalnya baju yang terbuat dari kain dengan mengkombinasikan dengan cokelat, kulit pisang, atau kol, wortel, kulit durian, dll.
  • Jepara Waiter Marathon
yaitu Lomba maraton 1 km dengan pakaian ala waiter/pelayan resto sambil membawa nampan yang terdapat 2 gelas dan 1 botol air
  • Memasang Papan Lowongan
Memasang papan yang berisi informasi lowongan di bidang kuliner (misalnya lowongan di restoran, rumah makan, cafe, warung makan, dll) yang ada di Jepara.
  • Membagi-bagi selembaran
Panitia membagi selembaran kumpulan resep masakan khas Jepara dari Pindang Serani, Bongko Mento, sampai Kelan Antep ke pengunjung. Karena Warga Jepara yang hanya tahu masakan khas Jepara Pindang serani dan Sop Udang saja, padahal masih banyak lagi masakan khas Jepara.
  • Lomba Masak TK
yaitu lomba untuk Anak TK adalah anak-anak tk berlomba menghias kue atau menghias es krim, dll. Tentunya yang tidak ada berhubungan dengan pisau dan api.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]