Pecangaan, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pecangaan
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Pemerintahan
 • Camat Sutarto
Luas 36,0 km²
Jumlah penduduk 83.847 jiwa (2015)[1]
Kepadatan 2.337 jiwa/km²
Desa/kelurahan 12 desa

Pecangaan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pecangaan terletak di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Kalinyamatan. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Kedung. Sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tahunan. Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Batealit.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Secara atministratif Kecamatan Pecangaan terdapat 12 desa, yaitu:

  1. Gemulung
  2. Gerdu
  3. Kaliombo
  4. Karangrandu
  5. Krasak
  6. Lebuawu
  7. Ngeling
  8. Pecangaan Kulon
  9. Pecangaan Wetan
  10. Pulodarat
  11. Rengging
  12. Troso

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada zaman dahulu ketika Sultan Hadlirin sedang dalam pelarian dari Arya Penangsang. Sultan Hadlirin akhirnya terlepas dan Sultan Hadlirin berjalan kearah barat dengan langkah sempoyongan di tengah perjalan beliau bertemu dengan segrombolan burung cangak, kemudian beliau berkata “nanti wilayah ini akan di beri nama dengan desa Cangaan” kemudian beliau melanjutkan hingga akhirnya beliau wafat di desa bernama Mantingan.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pecangaan terdapat beberapa tempat wisata, yaitu:

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pecangaan terdapat beberapa sarana kesehatan, yaitu:

Makanan[sunting | sunting sumber]

Masakan khas Pecangaan adalah:

Kagape Kambing adalah kambing yang dimasak kagape
Soto biasanya menggunakan daging ayam, tetapi soto bumbu menggunakan babat, usus, dll.
Sate Cecek atau di sebut juga Sate Kikil adalah sate dengan bahan dasar kikil.
Horok-horok adalah tepung sagu yang dikukus. Setelah masak dituang dalam tempayan dan diaduk dengan sisir. Sehingga walaupun kenyal dan liat,namun bentuknya menjadi butiran-butiran kecil menyerupai sterofoam. Untuk menambah rasa, bisa ditambahkan sedikit garam dan dimakan sebagai campuran bakso, gado-gado, pecel, atau sate kikil.
Hoyok-hoyok atau disebut juga Oyol-Oyol terbuat dari tepung tetapioka di campur dengan air dan ketela, setelah jadi di hidangkan dengan tambahan parutan ketela. Hoyok-hoyok adalah versi manis dari Horok-Horok.
Gethuk Pero mudah di temukan di Karangrandu

Acara[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pecangaan terdapat beberapa acara, yaitu:

10 Mei adalah awal berdirinya PT Dasaplas dan setiap 10 Mei diadakan semacam pasar malam untuk mengapresiasi karyawan PT Dasaplas dan untuk menghibur warga Pecangaan dari dulu sampai sekarang masih di gelar seolah-olah sudah membudaya dan menjadi tradisi di Pecangaan, tetapi tidak tertata secara rapi dan bersih.

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pecangaan beberapa memiliki klub sepak bola yang mewakili Kecamatan Pecangaan di ajang Yazztea Jepara League dan Liga PSSI Pengcab Jepara yang bernama:

Rencana Pemerintah Pecangaan[sunting | sunting sumber]

Camat Pecangaan dan Pemerintah Kecamatan Pecangaan memiliki beberapa rencana untuk memajukan Kecamatan Pecangaan, yaitu:

  • Pasar Tekstil Pecangaan (Jepara Textil Centre)

membangun pasar khusus menjual produk tekstil yaitu batik, tenun, bordir, kerudung jilbab, baju, celana, kain, topi, dll.

  • Pecangaan Culinary Centre (P.C.C)

membangun pusat kuliner malam hari seperti di SCJ (Shopping Center Jepara) yang khusus menjual Makanan khas Jepara dan Minuman khas Jepara.



  1. ^ "Sensus Penduduk 2015".