Aksara Grantha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Grantha
Tanjavur Tamil Inscription2.jpg
Prasasti Grantha di Kuil Brihadiswara, India
Jenis aksara
Bahasa Malayalam, Sanskerta, Tamil
Periode
abad ke-6—sekarang
Silsilah
Aksara yang diturunkan
Aksara Cham
Aksara Tigalari
Aksara Malayalam
Aksara Sinhala
Aksara kerabat
Aksara Vatteluttu, Kolezhuthu, Aksara Tamil
ISO 15924 Gran, 343
U+11300–U+1137F

Aksara Grantha (Tamil Kiranta eḻuttu, Malayalam Grantha lipi) adalah aksara yang secara luas digunakan antara abad keenam hingga abad ke-20 oleh para penutur bahasa Tamil di India selatan, khususnya di Tamil Nadu and Kerala, untuk menulis bahasa Sanskerta dan bahasa klasik Manipravalam, dan masih dalam penggunaan terbatas di sekolah-sekolah Weda tradisional (Sanskerta veda pāṭhaśālā).[1] Aksara ini merupakan aksara Brahmik, yang telah berevolusi dari aksara Brahmi di Tamil Nadu. Aksara Malayalam adalah turunan langsung dari aksara Grantha, begitu juga aksara Tigalari dan Sinhala.

Meningkatnya popularitas aksara Dewanagari untuk bahasa Sanskerta dan tekanan politik yang diciptakan oleh Tanittamil Iyakkam[2] untuk penggantian keseluruhan dengan aksara Tamil modern menyebabkan tidak digunakan dan ditinggalkannya aksara ini secara bertahap pada awal abad ke-20, kecuali dalam kesusastraan agama Hindu khusus. Aksara Grantha masih hidup di Tamil Nadu, meskipun dalam kedudukan yang terbatas.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Sanskerta, grantha secara harfiah berarti 'sebuah simpul/ikatan'.[3] Ini adalah kata yang digunakan untuk buku-buku, dan naskah-naskah yang digunakan untuk menulis aksara ini. Ini berasal dari praktek mengikat daun kelapa tertulis menggunakan benang panjang yang ditahan dengan simpul/ikatan. Meskipun bahasa Sanskerta kini sebagian besar ditulis dengan aksara Dewanagari, aksara Grantha secara luas digunakan untuk menulis bahasa Sanskerta di bagian penutur bahasa Tamil di Asia Selatan hingga abad ke-19. Para ahli percaya bahwa aksara Grantha digunakan ketika Weda pertama kali dimasukkan ke dalam tulisan di sekitar abad ke-5.[butuh rujukan] Di awal abad ke-20, aksara ini mulai digantikan oleh aksara Dewanagari dalam teks-teks keagamaan dan ilmiah dan aksara Tamil (dengan menggunakan diakritik) dalam teks-teks populer.

Aksara Grantha juga secara historis digunakan untuk menulis bahasa Manipravalam, campuran dari bahasa Tamil dan bahasa Sanskerta yang digunakan dalam penafsiran teks-teks Manipravalam. Ini berkembang menjadi sistem penulisan yang cukup kompleks yang memerlukan kata-kata Tamil ditulis dalam aksara Tamil dan kata-kata Sanskerta ditulis dalam aksara Grantha. Pada abad ke-15, ini telah berkembang ke titik di mana kedua aksara tersebut akan digunakan dalam kata yang sama - jika suatu kata berakar dari bahasa Sanskerta, kata tersebut akan ditulis dalam naskah Grantha, tetapi setiap akhiran Tamil yang ditambahkan ke dalamnya akan ditulis menggunakan aksara Tamil. Sistem penulisan ini jarang digunakan seiring dengan menurunnya popularitas Manipravalam, tapi itu menjadi lazim untuk menggunakan konvensi yang sama di edisi cetak teks yang aslinya ditulis dalam Manipravalam sampai pertengahan abad ke-20.

Di zaman modern, aksara Grantha digunakan dalam konteks agama tertentu oleh penganut Hindu berbahasa Tamil ortodoks. Terutama, mereka menggunakan aksara ini untuk menulis nama anak untuk pertama kalinya selama upacara penamaan nāmakaraṇanāmakaraṇa, dan menulis bagian bahasa Sanskerta di kartu pernikahan tradisional dan pengumuman dari upacara terakhir seseorang. Hal ini juga digunakan dalam banyak almanak keagamaan untuk mencetak ringkasan rumusan tradisional untuk tahun mendatang.

Huruf[sunting | sunting sumber]

Glif-glif di bawah menunjukkan bentuk akhir dari Aksara Grantha, yang dapat diperhatikan oleh kesamaan dengan Aksara Tamil modern.

Vokal[sunting | sunting sumber]

Grantha Vowels.svg

Konsonan[sunting | sunting sumber]

Grantha Consonants.svg

Sebagaimana aksara-aksara Abugida lainnya, setiap tanda konsonan dalam aksara Grantha memiliki vokal inheren /a/. Setiap matinya konsonan ditandai dengan Virāma:

Grantha Halant.svg

Untuk bunyi  vokal lainnya, berikut diakritik yang digunakan:

Grantha Matras.svg

Terkadang ligatur dari konsonan dengan diakritik vokal dapat ditemukan, misalnya:


Terdapat juga beberapa bentuk konsonan khusus dengan Virāma:


Gugus konsonan[sunting | sunting sumber]

Aksara Grantha memiliki dua cara untuk menggambarkan gugus konsonan. Terkadang, konsonan dalam sebuah gugus dapat membentuk ligatur.


Ligatur biasanya diutamakan setiap kali ada. Jika tidak ada ligatur, bentuk konsonan yang "ditumpuk"lah yang ditulis, seperti dalam aksara Kannada dan Telugu, dengan konsonan terendah dari tersebut menjadi satu-satunya konsonan yang "hidup" dan konsonan lain semua menjadi tidak bervokal. Perhatikan bahwa ligatur dapat digunakan sebagai anggota tumpukan juga.


Bentuk-bentuk khusus:

Grantha Ya.svg ya ketika di akhir gugus, dan ra ketika tidak di depan menjadi  Grantha yvat.svg dan Grantha rvat.svg berturut-turut. Kedua bentuk ini sering disebut sebagai "ya-phalaa" dan "ra-vattu" dalam aksara-aksara Indik lainnya.


ra sebagai awal dari gugs menjadi Grantha reph.svg(disebut sebagai Reph dalam aksara-aksara Indik lainnya) dan digeser ke akhir gugus namun diletakkan sebelum setiap ada "ya-phalaa".


Angka[sunting | sunting sumber]

Grantha Numbers.svg

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Grantha".
  2. ^ The Tamil Purist Movement: A Re-evaluation, by K.Kailasapathy
  3. ^ MACDONNELL, ARTHUR.
  1. Reinhold Grünendahl: South Indian Scripts in Sanskrit Manuscripts and Prints, Wiesbaden (Germany) 2001, ISBN 3-447-04504-3
  2. K Venugopalan: A Primer in Grantha Characters.
  3. Aksara Tamil

Pranala luar[sunting | sunting sumber]