Aksara Keltiberia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Simbol-simbol Aksara Keltiberia Barat

Aksara Keltiberia adalah aksara Paleohispanik yang merupakan sistem penulisan utama bahasa Keltiberia, sebuah bahasa Keltik yang sudah punah, walaupun bahasa tersebut kadang juga ditulis dengan menggunakan alfabet Latin. Aksara ini merupakan adaptasi langsung dari aksara Iberia Timur Laut, aksara Iberia yang paling sering digunakan.

Semua aksara Paleohispanik (kecuali alfabet Yunani-Iberia) memiliki ciri tipologis yang khas: aksara-kasar ini memiliki makna silabis untuk konsonan henti, dan makna monofonemik untuk konsonan dan vokal lainnya, sehingga aksara ini tidak dapat dianggap sebagai alfabet maupun aksara silabis. Aksara ini lebih tepat digolongkan sebagai aksara semi-silabis.

Tidak diketahui secara pasti bagaimana aksara ini berkembang, tetapi ada peneliti yang menduga bahwa aksara ini berasal dari alfabet Fenisia, sementara yang lainnya berkeyakinan bahwa aksara ini dipengaruhi oleh alfabet Yunani.

Aksara Keltiberia dasar memiliki 26 lambang, sementara aksara Iberia Timur Laut memiliki 28 lambang. Dari 26 lambang ini terdapat 5 huruf vokal, 15 lambang silabis, dan 6 konsonan.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Ferrer i Jané, Joan (2005): «Novetats sobre el sistema dual de diferenciació gràfica de les oclusives sordes i sonores», Palaeohispanica 5, pp. 957–982.
  • Hoz, Javier de (2005): «La lengua y la escritura celtibéricas», Celtiberos. Tras la estela de Numancia, pp. 417–426.
  • Jordán, Carlos (2004): Celtibérico, Zaragoza.
  • Jordán, Carlos (2005): «¿Sistema dual de escritura en celtibérico?», Palaeohispanica 5, pp. 1013–1030.
  • Rodríguez Ramos, Jesús (1997): «Sobre el origen de la escritura celtibérica», Kalathos 16, pp. 189–197.
  • Untermann, Jürgen (1997): Monumenta Linguarum Hispanicarum. IV Die tartessischen, keltiberischen und lusitanischen Inschriften, Wiesbaden.
  • Schmoll, Ulrich (1960): «Die iberischen und keltiberischen Nasalzeichen», KZ 76, 280-295.
  • Villar, Francisco (1993): «Las silibantes en celtibérico», Lengua y cultura en la Hispania prerromana, pp. 773–812.
  • Villar, Francisco (1995): Estudios de celtibérico y toponimia prerromana, Salamanca.