Alfabet Italik Kuno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Alfabet Italik Kuno
Marsiliana tablet.svg
Abecedarium dari sekitar tahun 700 SM, dari kanan ke kiri ABGDEVZHΘIKLMNΞOPŚQRSTUXΦΨ
Jenis aksara
Alfabet
BahasaItalik, Etruria, Raetia, Venetia, Leponti, Messapia
Periode
Abad ke-8 hingga abad ke-1 SM
Arah penulisanKiri ke kanan
Aksara terkait
Silsilah
Aksara turunan
Alfabet Latin, Alfabet Rune
Aksara kerabat
Alfabet-alfabet Anatolia
ISO 15924
ISO 15924Ital, 210 Sunting ini di Wikidata, ​Italik Kuno (Etruskan, Oskan, dsb.)
Pengkodean Unicode
Nama Unicode
Old Italic
U+10300–U+1032F
 Artikel ini mengandung transkripsi fonetik dalam Alfabet Fonetik Internasional (IPA). Untuk bantuan dalam membaca simbol IPA, lihat Bantuan:IPA. Untuk penjelasan perbedaan [ ], / / dan  , Lihat IPA § Tanda kurung dan delimitasi transkripsi.

Alfabet Italik Kuno adalah kumpulan alfabet yang pernah digunakan di Semenanjung Italia sebelum masehi. Alfabet ini digunakan untuk menulis bahasa-bahasa Indo-Eropa seperti bahasa-bahasa Italik (bahasa Faliski dan anggota kelompok Sabelik, termasuk bahasa Oska, Umbria, dan Pikenum Selatan) dan juga bahasa-bahasa non-Italik seperti bahasa Etruria, Venetik dan Messapia. Alfabet ini diturunkan dari alfabet Yunani, tepatnya alfabet Yunani Barat yang digunakan di Ischia dan Cumae di Teluk Napoli pada abad ke-8 SM.

Asal[sunting | sunting sumber]

Alfabet Italik Kuno diturunkan dari alfabet Yunani, meskipun penyebaran alfabet yang tepat tidak diketahui. Beberapa cendekiawan berpendapat bahwa alfabet Etruria diturunkan dari koloni suku Euboia di Cumae dan Ischia (Pithekoūsai) di pesisir Teluk Napoli pada abad ke- 8 SM; alfabet Yunani ragam Euboria juga disebut sebagai 'Cumaeana' (dinamai dari Cumae), atau 'Khalkidia' (dari metropolis Khalkis).[1] Hipotesis Cumaean didukung oleh bukti penggalian Veii pada tahun 1957–58 oleh British School at Rome, yang menemukan potongan-potongan tembikar Yunani yang menunjukkan bahwa adanya kontak antara kota bangsa Etruria di Veii dan koloni Yunani di Cumae dan Ischia telah ada sejak paruh kedua abad ke-8.[1] Para cendekiawan lain mengandaikan hipotesis alfabet Yunani Barat berbeda yang bahkan lebih tua dari yang dibuktikan telah memunculkan alfabet Etruria.[1] Apapun hipotesisnya, yang jelas bangsa Etruria menambahkan huruf c, q, dan digraf vh atau hv (untuk bunyi /f/) untuk mewakili bunyi yang tidak ada dalam bahasa Yunani Kuno.[2] Perkembangan dan penggunaan alfabet Yunani dapat menandai akhir dari Kebudayaan Villanova dan Periode Orientalisasi pada masyarakat Etruria.[2]:19

Karena Etruria adalah peradaban terkemuka di Semenanjung Italia pada periode itu, secara luas diterima bahwa mereka menyebarkan alfabet mereka ke seluruh semenanjung, dan alfabet Italik Kuno lainnya diperkenalkan oleh mereka.[2] Para cendekiawan memberikan tiga alasan: Etruria dan non-Etruria memiliki kontak yang kuat pada abad ke-8 dan ke-7, prasasti yang bertahan dari bahasa lain muncul kemudian (setelah akhir abad ke-8) ketimbang prasasti Etruria terawal (pertama daripada suku Umbria, Faliski, Latin, dan Sabini di selatan, pada abad ke-6 juga di Lembah Po dan di antara suku-suku Galia Cisalpina, Venetia, dan Raetia), dan huruf-huruf yang digunakan dalam prasasti-prasasti ternyata didasarkan pada alfabet Yunani Barat versi Etruria.[2] Namun, beberapa dari alfabet tersebut, termasuk alfabet Latin, mempertahankan huruf-huruf Yunani tertentu yang tidak dipakai lagi oleh bangsa Etruria sendiri pada tahap yang agak awal.

Alfabet Italik Kuno digunakan untuk berbagai bahasa yang berbeda, termasuk beberapa Indo-Eropa (terutama cabang Italik, dan pada tingkat yang lebih rendah digunakan dalam bahasa-bahasa Kelt Benua, serta mungkin dalam prasasti yang ditafsirkan sebagai bahasa Proto-Jermanik) dan non-Indo-Eropa (termasuk bahasa Etruria dan Raetia).

Perbandingan[sunting | sunting sumber]

Tabel berikut menunjukkan ragam-ragam alfabet Italik Kuno yang dimulai dari aksara leluhurnya (Abjad Fenisia dan Alfabet Yunani Barat). Huruf-huruf yang dianggap sesuai ditempatkan pada kolom yang sama. Banyak huruf muncul dengan dua atau lebih bentuk ragam yang diturunkan dari huruf yang sama. Hanya satu ragam utama alfabet yang ditampilkan di sini. Simbol [←] dan [→] menunjukkan bahwa bentuk yang ditunjukkan masing-masing digunakan saat menulis dari kanan ke kiri dan kiri ke kanan.

Fenisia
Huruf [←] Phoenician aleph.svg Phoenician beth.svg Phoenician gimel.svg Phoenician daleth.svg Phoenician he.svg Phoenician waw.svg Phoenician zayin.svg Phoenician heth.svg Phoenician teth.svg Phoenician yodh.svg Phoenician kaph.svg Phoenician lamedh.svg Phoenician mem.svg Phoenician nun.svg Phoenician samekh.svg Phoenician ayin.svg Phoenician pe.svg Phoenician sade.svg Phoenician qoph.svg Phoenician res.svg Phoenician sin.svg Phoenician taw.svg
Bunyi ʾ b g d h w z y k l m n s ʿ p q r š t
Yunani Barat[3][4]
Huruf [→] Greek Alpha 03.svg Greek Beta 16.svg Greek Gamma archaic 1.svg Greek Delta 04.svg Greek Epsilon archaic.svg Greek Digamma oblique.svg Greek Zeta archaic.svg Greek Eta archaic.svg Greek Theta archaic.svg Greek Iota normal.svg Greek Kappa normal.svg Greek Lambda 09.svg Greek Mu 04.svg Greek Nu 01.svg Greek Omicron 04.svg Greek Pi archaic.svg Greek San 02.svg Greek Koppa normal.svg Greek Rho pointed.svg Greek Sigma normal.svg Greek Tau normal.svg Greek Upsilon normal.svg Greek Chi normal.svg Greek Phi archaic.svg Greek Psi straight.svg
Bunyi a b g d e w zd h i k l m n o p s k r s t u ks
Transkripsi Α Β Γ Δ Ε Ϝ Ζ Η Θ Ι Κ Λ Μ Ν Ξ Ο Π Ϻ Ϙ Ρ Σ Τ Υ X Φ Ψ
Etruria (dari abad ke-7 SM)[5][6]
Marsiliana [←] EtruscanA-01.svg EtruscanB-01.svg EtruscanC-01.svg EtruscanD-01.svg EtruscanE-01.svg EtruscanF-01.svg EtruscanZ-01.svg EtruscanH-02.svg EtruscanTH-03.svg EtruscanI-01.svg EtruscanK-01.svg EtruscanL-01.svg EtruscanM-01.svg EtruscanN-01.svg Greek Xi archaic grid.svg Greek Omicron 04.svg EtruscanP-01.svg EtruscanSH-01.svg EtruscanQ-01.svg EtruscanR-01.svg Greek Sigma Z-shaped.svg EtruscanT-01.svg EtruscanV-01.svg EtruscanX-01.svg EtruscanPH-01.svg EtruscanKH-01.svg
Kuno[a] [←] EtruscanA-01.svg EtruscanC-01.svg EtruscanE-01.svg EtruscanF-01.svg EtruscanZ-01.svg EtruscanH-02.svg EtruscanTH-03.svg EtruscanI-01.svg EtruscanK-01.svg EtruscanL-01.svg EtruscanM-01.svg EtruscanN-01.svg EtruscanP-01.svg EtruscanSH-01.svg EtruscanQ-01.svg EtruscanR-03.svg EtruscanS-02.svg EtruscanT-01.svg EtruscanV-01.svg EtruscanX-01.svg EtruscanPH-01.svg EtruscanKH-01.svg EtruscanF-02.svg
Baru[b] [←] EtruscanA-01.svg EtruscanC-01.svg EtruscanE-01.svg EtruscanF-01.svg EtruscanZ-01.svg EtruscanH-01.svg EtruscanTH-01.svg EtruscanI-01.svg EtruscanL-01.svg EtruscanM-02.svg EtruscanN-02.svg EtruscanP-01.svg EtruscanSH-01.svg EtruscanR-04.svg EtruscanS-02.svg EtruscanT-02.svg EtruscanU-02.svg EtruscanPH-02.svg EtruscanKH-02.svg EtruscanF-02.svg
Bunyi a k e v ts h th i k l m n p sh k r s t u s ph kh f
Transkripsi a c e v z h θ i k l m n p ś q r s t u φ χ f
Oska (dari abad ke-5 SM)[7]
Huruf [←] Oscan A3.svg Oscan B1.svg Oscan C1.svg Oscan D1.svg Oscan E1.svg Oscan F2.svg Oscan Z1.svg Oscan H1.svg Oscan I1.svg Oscan K2.svg Oscan L2.svg Oscan M1.svg Oscan N1.svg OscanP-01.svg Oscan R1.svg Oscan S1.svg Oscan T2.svg Oscan U1.svg Oscan F3.svg Oscan U3.svg Oscan I2.svg
Bunyi a b g d ɛ v ts x? i k l m n p r s t o: f o e
Transkripsi A B G D E V Z H I K L M N P R S T U F Ú Í
Leponti (abad ke-7 – ke-5 SM)
Huruf [?][→] 𐌀 𐌄 𐌅 𐌆 𐌈 𐌉 𐌊 𐌋 𐌌 𐌍 𐌏 𐌐 𐌑 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌗
Bunyi
Transkripsi A E V Z Θ I K L M N O P Ś R S T U X
Pikenum Selatan (dari abad ke-6 SM)
Huruf [?][→] 𐌀 𐌁 𐌂 𐌃 𐌄 𐌅 𐌇 𐌉 𐌊 𐌋 𐌌 𐌍 𐌏 𐌐 𐌒 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌚 𐌞 𐌝 𐌟
Bunyi
Transkripsi A B G D E V H I K L M N O P Q R S T U F Ú Í *

Alfabet[sunting | sunting sumber]

Alfabet Etruria[sunting | sunting sumber]

𐌀 𐌁 𐌂 𐌃 𐌄 𐌅 𐌆 𐌇 𐌈 𐌉 𐌊 𐌋 𐌌
𐌍 𐌎 𐌏 𐌐 𐌑 𐌒 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌗 𐌘 𐌙
alih aksara:
A B G D E V Z H Θ I K L M
N Ξ O P Ś Q R S T Y X Φ Ψ

Bentuk kuno alfabet Etruria tidak berubah hingga sekitar tahun 600 SM, dan arah penulisannya bebas. Kemudian alfabet ini berubah dan disesuaikan dengan fonologi bahasa Etruria, dan huruf-huruf yang tidak mewakili fonem dalam bahasa Etruria tidak lagi digunakan. Pada tahun 400 SM, tampaknya seluruh wilayah Etruria sudah menggunakan alfabet Etruria klasik yang terdiri dari 20 huruf, yang biasanya ditulis dari kiri ke kanan:

𐌀 𐌂 𐌃 𐌄 𐌅 𐌆 𐌇 𐌈 𐌉 𐌋 𐌌 𐌍 𐌐 𐌑 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌘 𐌙 𐌚
A C D E V Z H Θ I L M N P Ś R S T U Φ Ψ F

Alphabet Nuceria[sunting | sunting sumber]

Segni alfabeto nucerino.PNG

Alfabet Nuceria berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan di Italia selatan (Nocera Superiore, Sorrento, Vico Equense). Alfabet tersebut dibuktikan tertulis hanya antara abad ke-6 hingga ke-5 SM. Huruf yang paling terkenal adalah /S/, berbentuk seperti pohon cemara, dan mungkin langsung diturunkan dari suatu huruf abjad Fenisia.

Alfabet Este (Venetia), Magrè, dan Bolzano/Bozen-Sanzeno (Raetia), Sondrio (Kamuni), Lugano (Leponti)

Alfabet Lugano[sunting | sunting sumber]

Alfabet Lugano berasal dari prasasti-prasasti yang ditemukan di Italia Utara dan Kanton Ticino, dan pernah digunakan untuk menulis bahasa Lepontik dari abad ke-7 hingga ke-5 SM. Alfabet ini berasal dari alfabet Etruria:

𐌀 𐌄 𐌅 𐌆 𐌈 𐌉 𐌊 𐌋 𐌌 𐌍 𐌏 𐌐 𐌑 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌗
A E V Z Θ I K L M N O P Ś R S T U X

Alfabet Raetia[sunting | sunting sumber]

abgdEFwzhθiKlMnjuΠϘrstgo
ABKDEFWZEHΘIKLMNJUPQRSTGO -->

Alfabet Pikenum Selatan[sunting | sunting sumber]

Alfabet Pikenum Selatan ini ditemukan dari abad ke-6 SM

𐌀 𐌁 𐌂 𐌃 𐌄 𐌅 𐌇 𐌉 𐌝 𐌊 𐌋 𐌌 𐌍 𐌏 𐌐 𐌒 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌞 𐌚 𐌟
A B G D E V H I Í K L M N O P Q R S T U Ú F *

Unicode[sunting | sunting sumber]

Alfabet Italik Kuno dipadukan dan ditambahkan ke Unicode Standard pada Maret 2001 dengan rilis versi 3.1. Blok Unicode untuk Alfabet Italik Kuno adalah U+10300–U+1032F tanpa pengkhususan ragam alfabet tertentu (yaitu alfabet Italik Kuno hanya dianggap satu jenis, dan fon yang digunakan dapat menunjukkan ragam).[8]

Arah penulisan (kanan-ke-kiri, kiri-ke-kanan, atau boustrofedon) bervariasi berdasarkan bahasa dan bahkan periode waktu. Untuk kesederhanaan, kebanyakan cendekiawan menggunakan arah kiri-ke-kanan dan ini adalah arah bawaan Unicode untuk blok Italik Kuno. Untuk alasan ini, glif dalam bagan kode ditampilkan dengan orientasi kiri-ke-kanan.[9]

Old Italic[1][2]
Official Unicode Consortium code chart (PDF)
  0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
U+1030x 𐌀 𐌁 𐌂 𐌃 𐌄 𐌅 𐌆 𐌇 𐌈 𐌉 𐌊 𐌋 𐌌 𐌍 𐌎 𐌏
U+1031x 𐌐 𐌑 𐌒 𐌓 𐌔 𐌕 𐌖 𐌗 𐌘 𐌙 𐌚 𐌛 𐌜 𐌝 𐌞 𐌟
U+1032x 𐌠 𐌡 𐌢 𐌣
Catatan
1.^Per Unicode versi 8.0
2.^Abu-abu berarti titik kode kosong

Huruf dan alih aksara[sunting | sunting sumber]

Huruf Alih aksara Nama Huruf Alih aksara Nama Huruf Alih aksara Nama
𐌀 a a 𐌁 b be 𐌂 c ke
𐌃 d de 𐌄 e e 𐌅 v ve
𐌆 z ze 𐌇 h he 𐌈 þ the
𐌉 i i 𐌊 k ka 𐌋 l el
𐌌 m em 𐌍 n en 𐌎 š esh
𐌏 o o 𐌐 p pe 𐌑 ś she
𐌒 q ku 𐌓 r er 𐌔 s es
𐌕 t te 𐌖 u u 𐌗 x eks
𐌘 ph phe 𐌙 ch khe 𐌚 f ef
𐌛 ř ers 𐌜 ç che 𐌝 í ii
𐌞 ú uu 𐌟 * ess 𐌠 I 1
𐌡 V 5 𐌢 X 10 𐌣 L 50

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (hingga abad ke-5 SM)
  2. ^ (abad ke-4 SM – ke-1 SM)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Banti, Luisa (1973). Etruscan Cities and Their Culture. Berkeley, California: University of California Press. hlm. 193. ISBN 9780520019102. Diakses tanggal 24 August 2021. 
  2. ^ a b c d Wallace, Rex E. (2015). "Chapter 14: Language, Alphabet, and Linguistic Affiliation". A Companion to the Etruscans. Chichester: John Wiley & Sons. hlm. 309. ISBN 9781118354957. Diakses tanggal 24 August 2021. 
  3. ^ Adolf Kirchhoff (1877). Studien zur Geschichte des griechischen Alphabets. Berlin: Dümmler. hlm. 102. OL 24337090M. 
  4. ^ Kirchhoff 1877, hlm. 168.
  5. ^ Giuliano Bonfante (1983). The Etruscan language. Manchester: Manchester University Press. hlm. 64. ISBN 0719009022. OCLC 610734784. OL 19629507M. 
  6. ^ Herbert Alexander Stützer (1992). Die Etrusker und ihre Welt. Köln: DuMont. hlm. 12. ISBN 3770131282. LCCN 94191271. OCLC 611534598. OL 1198388M. 
  7. ^ Carl Darling Buck (1904). A grammar of Oscan and Umbrian. Boston: Ginn. hlm. 22. OL 7118142M. 
  8. ^ The Unicode Consortium (2001-05-16), "7.10 Old Italic (new section)", Unicode Standard Annex #27, The Unicode Standard, Version 3.1. 
  9. ^ Jenkins, John; Everson, Michael (1997-08-16), "E.Processing", Proposal for encoding the Etruscan script in ISO/IEC 10646 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Bonfante, Giuliano; Bonfante, Larissa (2002). The Etruscan Language: An Introduction (edisi ke-2nd). Manchester: Manchester University Press. ISBN 0-7190-5539-3. 
  • Mullen, Alex (2013). Southern Gaul and the Mediterranean: Multilingualism and Multiple Identities in the Iron Age and Roman Periods. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 978-1-107-02059-7. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]