Sidang Buddhis Ketiga
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Sidang Buddhis Ketiga" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Awal |
|---|
| Buddhisme |
*Daftar ini merupakan penyederhanaan. Kemungkinan besar, perkembangan aliran-aliran Buddhis tidaklah linear. Terdapat pula perbedaan pendapat di kalangan para cendekiawan. |
| Bagian dari seri tentang | |||||||||
| Buddhisme | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
|
|||||||||
Sidang Buddhis Ketiga adalah sidang agung Buddhis yang diprakarsai oleh Asoka di Pataliputra (Patna) sekitar tahun 250 Sebelum Masehi. Pemimpin sidang adalah seorang rahib bernama Moggaliputta. Tujuan sidang adalah memperbaiki hubungan persahabatan di antara mazhab-mazhab agama Buddha yang berbeda-beda. Selain itu, sidang ini bertujuan memurnikan gerakan Buddha, khususnya faksi-faksi pesaing yang tertarik dengan perlindungan kerajaan dan organisasi penyebar agama Buddha ke luar wilayah India. Dalam sidang ini, Kanon Pali ditetapkan sebagai warisan Siddharta Gautama yang dapat digunakan secara resmi. Kanon Pali digunakan sebagai doktrin, vinaya dan kumpulan filsafat agama Buddha.[1]
Lihat juga
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Khairiah (2018). Agama Budha (PDF). Pekanbaru: Kalimedia. hlm. 11. ISBN 978-602-6827-86-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)