Kathina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pohon Kathina yang tersusun dari uang di salah satu kuil di Thailand

Kathina merupakan salah satu hari raya agama Buddha yang biasanya dirayakan pada akhir masa Vassa (biasanya jatuh pada bulan Oktober). Hari raya Kathina ini merupakan penanda bahwa masa Vassa telah berakhir dan umat Buddha memasuki masa Kathina. Perayaan Kathina merupakan waktu bagi para umat awam untuk berderma atau berdana kepada para bhikkhu sebagai tanda rasa syukur mereka. Pada perayaan Kathina, biasanya umat awam akan mengunjungi wihara dengan membawa donasi atau sumbangan berupa jubah atau pakaian baru bagi para bhikkhu.[1][2]

Asal usul[sunting | sunting sumber]

Kathina merupakan sebuah kata dalam bahasa Pali yang merujuk kepada bingkai kayu yang digunakan untuk mengukur panjang serta lebar potongan jubah atau pakaian para bhikkhu.[3] Berdasarkan kisah legenda, dahulu terdapat tiga puluh orang bhikkhu yang sedang berada dalam perjalanan untuk bertemu dan menghabiskan masa Vassa bersama sang Buddha.[4] Namun, hujan sudah terlebih dahulu turun sebelum mereka sampai di tujuan dan mereka menghentikan perjalanan mereka di Saketa.[4][5] Hal tersebut disebabkan oleh aturan sang Buddha mengenai masa Vassa di mana para bhikkhu tidak boleh melakukan perjalanan karena ditakutkan mereka akan melukai tetumbuhan dan binatang secara tidak sengaja selama perjalanan mereka.[6]

Para bhikkhu tersebut pun berhasil melalui masa Vassa dengan mengamalkan dhamma dan tidak saling berselisih. Oleh karena keberhasilan mereka, sang Buddha mengganjarkan para bhikkhu tersebut dengan menunjukkan dan mengajarkan suatu cara untuk berbagi dan bermurah hati, yaitu dengan memberikan beberapa lembar kain yang sang Buddha dapatkan dari umat awam kepada tiga puluh bhikkhu tersebut. Sang Buddha pun memerintahkan para bhikkhu tersebut untuk membuat kain-kain tersebut menjadi jubah untuk pakaian mereka dan bingkai yang mereka gunakan untuk memegang kain selama proses pembuatan jubah tersebut bernama Kathina.[4][5]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]