Harry Potter and the Deathly Hallows - Bagian 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Artikel ini adalah mengenai filmnya. Untuk novel yang menjadi sumber adaptasinya, lihat Harry Potter dan Relikui Kematian.
Artikel ini adalah mengenai film bagian 2. Untuk bagian 1, lihat Harry Potter and the Deathly Hallows – Bagian 1.
Harry Potter and the Deathly Hallows
Part 2
Deathly-hallows-p2-1.jpg
Poster resmi Harry Potter and the Deathly Hallows Bagian II.
Sutradara David Yates
Produser David Heyman
David Barron
J. K. Rowling
Skenario Steve Kloves
Berdasarkan Harry Potter and the Deathly Hallows 
oleh J. K. Rowling
Pemeran Daniel Radcliffe
Rupert Grint
Emma Watson
Musik Alexandre Desplat
John Williams (themes)
Nicholas Hooper (themes)
Sinematografi Eduardo Serra
Penyunting Mark Day
Perusahaan
produksi
Distributor Warner Bros. Pictures
Tanggal rilis
Durasi
130 menit
Negara Britania Raya
Amerika Serikat
Bahasa Inggris
Anggaran $250 juta
(Bersama Bagian 1)[1]
Pendapatan kotor $1,268,711,640 [2]

Harry Potter and the Deathly Hallows – Bagian 2 adalah film fantasi epik 2011[2][3] yang disutradarai oleh David Yates. Film merupakan adaptasi dari novel karangan J.K Rowling, Harry Potter dan Relikui Kematian dan merupakan film bagian dua. Film merupakan sekuel dari The Deathly Hallows Bagian 1. Film ini dirilis pada tanggal 13 Juli 2011.

Plot[sunting | sunting sumber]

Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subjek tersebut dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.

Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.

Bersama-sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke The Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung hantu Harry,terbunuh oleh kutukan pembunuh George Weasley kehilangan sebelah telinganya Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort sendiri

Belakangan, Harry mendapatkan penglihatan mengenai pelariannya; tongkat sihirnya telah bereaksi dengan tongkat sihir pinjaman Voldemort, menghancurkannya, dan ia juga kemudian mendapatkan penglihatan ketika Voldemort menanyai Ollivander si pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.

Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Delumintaor untuk Ron,buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione ,dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Ketiganya berusaha mencari tahu apa dibalik ketiga benda yang diberikan kepada mereka itu.

Sehari kemudian adalah hari pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley. Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih Kementerian Sihir; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry.

Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk liontin itu di gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore,ia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam proses itu Pada akhirnya, mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge .

Setelah selama satu bulan memata-matai Kementerian Sihir, ketiganya berhasil mengambil Horcrux dari Umbridge . Dalam prosesnya, tempat persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak dapat lama tinggal di suatu tempat.

Dalam waktu beberapa bulan berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa pedang Godric Gryffindor sebenarnya adalah palsu, dan ada yang melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian berselisih paham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry dan Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric’s Hollow untuk mencari tahu apakah Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.

Di Godric’s Hollow, keduanya mengunjungi tempat pemakaman keluarga di mana keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan Di Godric’s Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, seorang kawan lama Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot mereka menemukan gambar penyihir hitam Grindelwald, sanak Bagshot, yang pada masa lalu adalah kawan masa kecil Albus Dumbledore. Namun demikian, ternyata mereka terperangkap, karena “Bagshot” itu merupakan penjelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berhasil melarikan diri dari Voldemort, tetapi tongkat sihir Harry hancur dalam kejadian itu.

Dalam pelarian mereka, Harry akhirnya menemukan bahwa pedang Godric Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan. Ia menyelam ke dalamnya dan mendapati pedang dan kalung liontin Horcrux Voldemort. Kalung itu mencoba mencekik Harry dan hampir menenggelamkannya hingga mati kalau tidak ditolong oleh Ron yang kembali. Keduanya menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.

Ketiganya kemudian berbicara kepada Xenophilius Lovegood , ayah Luna Lovegood, dan menanyakan kepada mereka mengenai lambang Grindelwald yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mendapatkan kisah penyihir kuno mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya – tongkat sihir yang tak terkalahkan (Elder Wand), batu sihir yang dapat menghidupkan kembali yang telah mati (Resurrection Stone), dan Jubah Gaib yang tidak lekang oleh waktu. Harry menyadari bahwa jubah yang dimilikinya adalah Jubah Gaib, dan segera menemukan bahwa Lovegood telah berkhianat dan menyerahkan mereka ke Kementerian. Luna, putrinya, telah ditawan dan Xenophilius berpikir untuk menyerahkan Harry Potter sebagai ganti tawanan. Ketiganya meloloskan diri dan berpikir untuk mengumpulkan ketiga benda sihir Deathly Hallows , untuk mengalahkan Voldemort.

Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap dan dibawa ke rumah Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan diinterogasi oleh Bellatrix Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka memperoleh pedang Godric Gryffindor, karena ia berpikir bahwa mereka telah mencurinya dari lemari besinya di Gringotts. Di bawah tanah, Harry dan Ron dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook, pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam usaha meloloskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian terbunuh karena tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat Voldemort tanpa berhasil ditolong oleh Ron dan Harry. Mereka berdua kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang tewas dibunuh oleh Bellatrix.

Di Indonesia film Harry Potter bagian pertama ini disiarkan di bioskop pada tanggal 19 November 2010.

Bagian Kedua[sunting | sunting sumber]

Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari rencana baru. Ia menanyai Ollivander mengenai Elder Wand dan mendapati bahwa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Ia berusaha untuk mencegah Voldemort mengambilnya dari makam Dumbledore. Dibantu Griphook, Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gingrott’s. Di sana mereka menemukan satu lagi Horcrux, piala Hufflepuff. Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang Godric Gryffindor. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri, tetapi Voldemort menyadari bahwa mereka mencari Horcrux-Horcrux-nya.

Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka; ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya. Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcurxnya disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Secara ceroboh, Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux terakhir berada di Hogwarts. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, mereka disudutkan oleh para Pelahap Maut dan diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Setelah menyelamatkan jiwa Draco Malfoy, Harry menemukan Mahkota Ravenclaw tersembunyi di Kamar Kebutuhan dan benda itu dihancurkan.

Di Shrieking Shack, mereka mendapati Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian karena bagaimanapun juga hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah akan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Pada akhirnya, setelah Nagini dibunuh oleh Neville, Voldemort kemudian terbunuh setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kadavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri oleh Elder Wand.

Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19 tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasiun kereta api King’s Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Frankel, Daniel (17 November 2010). "Get Ready for the Biggest 'Potter' Opening Yet". The Wrap. Diakses tanggal 21 November 2010. 
  2. ^ a b "Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 (2011)". Box Office Mojo. Diakses tanggal 2011-07-17. 
  3. ^ "'Harry Potter' Part 2: This is 'it' for filmmakers and the fans". USA Today. 7 January 2011. Diakses tanggal 5 July 2011. "The very last one's a big old epic...", says director David Yates. 
  4. ^ a b c Warner Bros. (23 March 2007). Daniel Radcliffe, Rupert Grint and Emma Watson to Reprise Roles in the Final Two Installments of Warner Bros. Pictures' Harry Potter Film Franchise. Siaran pers. Diakses pada 23 March 2007.
  5. ^ Daly, Steve (12 July 2007). "Helena Bonham Carter Gets Wicked". Entertainment Weekly. Diakses tanggal 15 July 2007. 
  6. ^ Oakes, Keily (2009-07-15). "Entertainment | Potter broadens actor's appeal". BBC News. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  7. ^ Jamie Campbell Bower Talks Role as Young Grindelwald in Deathly Hallows
  8. ^ Coltrane, Robbie. Interview with Jonathan Ross. Friday Night with Jonathan Ross. BBC1, London. 7 June 2008.
  9. ^ "Warwick Davis Sounds Off On Deathly Hallows Split, Calls Character 'Light Relief' In Next Harry Potter. » MTV Movies Blog". Moviesblog.mtv.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  10. ^ Posted by: Sue. "Deathly Hallows Updates: Seven Potters Scenes Underway, Warwick Davis Confirms "Griphook" Role". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  11. ^ "Tom Felton discusses 'Deathly Hallows' movie, Lucius Malfoy & much more". HPANA. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  12. ^ Posted by: Sue. "Variety: Ralph Fiennes to Begin Deathly Hallows Production "In the Fall"". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  13. ^ "Quint chats with Harry Potter's Sir Michael Gambon about Dumbledore, Half-Blood Prine, and Deathly Hallows!!!". Ain't It Cool News. 11 July 2009. Diakses tanggal 13 July 2009. 
  14. ^ Horowitz, Josh (19 January 2008). "Colin Farrell Opens Up About His Love Of Little People And Profanity". MTV. Diakses tanggal 19 January 2008. 
  15. ^ "Broadway Buzz | Tony Nominee Domhnall Gleeson to Appear in Final Harry Potter Films". Broadway.com. 2009-03-09. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  16. ^ MuggleNet. "The ULTIMATE Harry Potter Fansite - Deathly Hallows, Half-Blood Prince, JK Rowling, and much more". MuggleNet. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  17. ^ Deathly Hallows Casting News: Ciaran Hinds to Play Aberforth Dumbledore, More on Nick Moran
  18. ^ "Tribeca Film Festival 2009 - John Hurt Talks Harry Potter, Confirms His Return". AMC News. 28 April 2009. Diakses tanggal 28 April 2009. 
  19. ^ Posted by: Sue. "Deathly Hallows Updates: Krum Returns, Doge is Cast and More". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  20. ^ "Rhys Ifans to Play Xenophilius Lovegood in Harry Potter and the Deathly Hallows". The Leaky Cauldron. 27 March 2009. Diakses tanggal 28 March 2009. 
  21. ^ Huver, Scott (25 June 2008). "Isaacs Conjures Lucius Malfoy's Return to Harry Potter". Comingsoon.net. Diakses tanggal 26 June 2008. 
  22. ^ "Toby Jones takes the lead in Tom Stoppard's classic Every Good Boy Deserves Favour". The Telegraph. 9 January 2009. Diakses tanggal 9 January 2008. 
  23. ^ "Dave Legeno's Official Website". Andrew Manson. 28 April 2009. Diakses tanggal 28 April 2009. 
  24. ^ MuggleNet. "The ULTIMATE Harry Potter Fansite - Deathly Hallows, Half-Blood Prince, JK Rowling, and much more". MuggleNet. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  25. ^ Posted by: Sue. "More on Casting of Dung Fletcher and Bill Weasley for Deathly Hallows". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  26. ^ "RTE Radio interview". 23 April 2009. Diakses tanggal 26 April 2009. 
  27. ^ MuggleNet. "The ULTIMATE Harry Potter Fansite - Deathly Hallows, Half-Blood Prince, JK Rowling, and much more". MuggleNet. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  28. ^ "Helen McCrory: The Importance of Being Sexy". 23 April 2009. Diakses tanggal 26 April 2009. 
  29. ^ Bill Nighy to star in Harry Potter and the Deathly Hallows
  30. ^ Ditzian, Eric (2009-07-16). "'Harry Potter' Director, Daniel Radcliffe Reveal 'Deathly Hallows' Secrets - Movie News Story | MTV Movie News". Mtv.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  31. ^ a b "James & Oliver Phelps talk redheads, Deathly Hallows & casting". SnitchSeeker.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  32. ^ Posted by: Sue. "Deathly Hallows Casting Updates: Aunt Muriel Cast, Mafald Hopkirk Recast and Clemence Confirmed!". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  33. ^ "Clémence Poésy : potentielle concurrente de Marion Cotillard ? - Loisirs - Elle" (dalam bahasa (Perancis)). Elle.fr. 2009-06-24. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  34. ^ "Deathly Hallows Casting Updates: Teen Dumbledore Cast, Chris Rankin Returns and More". The Leaky Cauldron. 2009-05-30. Diakses tanggal 2009-05-31. 
  35. ^ "ScreenStar | Movies | Harry Potter And The Deathly Hallows: Part I (2010) | Main Movie Page". Movies.screenstar.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  36. ^ Posted by: Sue. "Alan Rickman to Film Deathly Hallows Scenes in Late 2009". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  37. ^ 08:46 PM. "Maggie Smith to reprise McGonagall role in Deathly Hallows". SnitchSeeker.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  38. ^ Morris, Clint (18 January 2008). "Spall talks his Harry Potter future". MovieHole. 
  39. ^ Posted by: Sue. "Heyman: Imelda Staunton to Return as Umbridge for Deathly Hallows". The Leaky Cauldron. Diakses tanggal 2009-12-09. 
  40. ^ July 8, 2009  (2009-07-08). "'Harry Potter' countdown: Natalia Tena weighs in on Tonks' mullet | Hero Complex | Los Angeles Times". Latimesblogs.latimes.com. Diakses tanggal 2009-12-09.  Teks "  5:37 pm " akan diabaikan (bantuan)
  41. ^ "Harry Potter Film Star Talks To Sky News". Sky News. 6 October 2007. Diakses tanggal 6 October 2007. 
  42. ^ a b Rifkind, Hugo (3 July 2008). "Julie Walters: why I'm such a super trouper". The Times. Diakses tanggal 3 July 2008. 
  43. ^ 08:46 PM. "Bonnie Wright talks Half-Blood Prince, David Yates, Deathly Hallows & acting". SnitchSeeker.com. Diakses tanggal 2009-12-09. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]