Harry Potter dan Tawanan Azkaban

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Harry Potter dan Tawanan Azkaban
Prisoner of Azkaban cover.jpg
PengarangJ. K. Rowling
Judul asli'Harry Potter and the Prisoner of Azkaban'
PenerjemahListiana Srisanti
(dari versi Inggris Raya)
IlustratorMary GrandPré (Amerika Serikat),
Cliff Wright (UK),
Versi Indonesia mengikuti versi AS
NegaraInggris
BahasaIndonesia
SeriHarry Potter
SubjekSirius Black
Dementor
Perjalanan waktu
GenreFiksi, Fantasi
PenerbitGramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit
Maret 2001 (Indonesia)
Tgl. terbit (bhs. Inggris)
8 Juli 1999 (UK)
8 September 1999 (Amerika Serikat)
Jenis mediaKertas
Halaman544 halaman
ISBNISBN ISBN 979-655-853-X Invalid ISBN
Didahului olehHarry Potter dan Kamar Rahasia 
Diikuti olehHarry Potter dan Piala Api 

Harry Potter dan Tawanan Azkaban (judul bahasa Inggris: Harry Potter and the Prisoner of Azkaban) adalah buku ketiga dari seri novel Harry Potter oleh J. K. Rowling. Buku ini diluncurkan pada Maret 2001 di Indonesia. Buku ini pertama kali diluncurkan dalam bahasa Inggris pada 8 Juli 1999 di negara Inggris, sementara di Amerika Serikat pada 8 September 1999. Sebuah film berdasarkan buku ini dirilis pada 31 Mei 2004 di Inggris dan 4 Juni 2004 di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Hanya dalam seri ketiga ini, Lord Voldemort tidak dimunculkan dalam bentuk apa pun.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Harry Potter menghabiskan musim panas bersama-sama pasangan Dursley sebelum memulai tahun ketiga di Hogwarts. Karena terlalu marah, dia menyihir Bibi Marge sampai terbang dan meninggalkan rumah, lalu bertembung dengan Menteri Sihir. Dia dilepaskan pergi tanpa apa-apa hukuman, sebab utamanya (yang Harry dapat tahu kemudian) adalah seorang pembunuh bersiri, Sirius Black berhasil melarikan diri dari penjara sihir, Azkaban untuk membunuh Harry. Black ialah pembantu Voldemort dan telah ditahan di dalam penjara selama 12 tahun. Tahun ini, para pengawal Azkaban, yang dikenali sebagai Dementors mengawal Hogwarts. Harry dan teman-teman kembali ke Hogwarts dan setiap kali bertatapan dengan Dementors, Harry tidak sedap hati kerana mereka memaksa manusia mengimbau kembali pengalaman terpahit mereka dan melenyapkan kebahagiaan dari jiwa masing-masing. Pada tahun ajaran baru, Hogwarts mendapat guru ‘Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam’ yang baru, Profesor Remus Lupin yang merupakan guru yang hebat. Hagrid juga menjadi guru mata pelajaran ‘Perawatan terhadap Makhluk-Makhluk Sihir’. Pembelajaran mereka bermula seperti biasa dan Harry mengambil beberapa mata pelajaran baru termasuk ‘Ilmu Ramal’, dimana sepanjang tahun, Profesor Trelawney kerap meramalkan kematian Harry. Tetapi Hermione mengambil lebih banyak mata pelajaran berbanding pelajar-pelajar lain dan kadang-kadang seolah-olah dia mengikuti 2 kelas pada masa yang sama. Sementara itu, Harry tidak dapat pergi ke Hogsmeade bersama-sama kawan-kawannya,tetapi dia mendapat Peta Perampok (Marauders Map) dari Fred dan George Weasley yang mereka curi dari kantor Filch saat tahun pertama di Hogwarts.Peta tersebut menunjukkan secara terperinci Hogwarts dan persekitaran sekelilingnya. Ini membantu Harry sampai ke Hogsmeade melalui jalan rahasia. Ron dan Hermione selalu bertengkar yang disebabkan oleh binatang peliharaan mereka (tikus Ron, Scabbers dan kucing Hermione, Crookshanks). Sirius Black memecah masuk ke Hogwarts dua kali tanpa berjaya mencederakan Harry tetapi sesiapapun tidak tahu bagaimana dia melakukannya. Harry dapat tahu yang Black ialah sahabat karib ayahnya dan dia juga wali baptis Harry. Sirius mengkhianati orangtua Harry dengan membocorkan rahsia tempat tinggal mereka kepada Voldemort dan menyebabkan mereka dibunuh. Harry dan rakan-rakannya bersemuka dengan Black di klimaks yang mengagumkan dan mendapat tahu kebenaran tertentu mengenai kejadian-kejadian yang berlaku bertahun-tahun lampau. Mereka juga mendapat tahu yang Lupin sebenarnya ialah serigala jadian. Kemudian, Harry dan rakan-rakannya bertarung dengan Dementors untuk menyelamatkan 2 nyawa yang tidak berdosa. Dalam buku ketiga ini, Rowling lebih hebat daripada 2 buku sebelum ini. Dia menghasilkan suatu kisah yang mempesonakan, menggabungkan ilmu sihir, fantasi dan pengkhianatan, amat luar biasa.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]