Georgia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Georgia (negara))
Jump to navigation Jump to search
Georgia juga adalah nama negara bagian di AS, lihat Georgia, Amerika Serikat.
Georgia
საქართველო
Sakartvelo (Georgia)
Bendera
Motoძალა ერთობაშია
Dzala ertobashia
(Georgia: "Kekuatan Melalui Persatuan")
Lagu kebangsaan
თავისუფლება
Tavisupleba
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Tbilisi1
41°43′LU 44°47′BT / 41,717°LU 44,783°BT / 41.717; 44.783
Bahasa resmi Georgia
Pemerintahan Republik semi-presidensial
 -  Presiden Giorgi Margvelashvili
 -  Perdana Menteri Giorgi Kvirikashvili
Legislatif პარლამენტი
P'arlament'i
Pembentukan
 -  Kerajaan Diaokhi Abad ke-12 - 8 SM 
 -  Colchis Abad ke-13 - 164 SM 
 -  Kerajaan Iberia 302 SM 
 -  Kepangeranan Iberia 580 M 
 -  Kerajaan Georgia 1008 
 -  Pendudukan oleh Kekaisaran Rusia 12 September 1801 
 -  Republik Demokratik Georgia 26 Mei 1918 
 -  Pendudukan kembali oleh Soviet 25 Februari 1921 
 -  Kemerdekaan dari Uni Soviet 9 April 1991 
Luas
 -  Total 69.420 km2 (120)
 -  Perairan (%) dapat dihiraukan
Penduduk
 -  Perkiraan 2015 3.729.500[1] (131)
 -  Kepadatan 53,5/km2 (137)
PDB (KKB) Perkiraan 2014
 -  Total $34.209 miliar (113)
 -  Per kapita $7.653 (113)
PDB (nominal) Perkiraan 2014
 -  Total $13.758 miliar (114)
 -  Per kapita $3.699 (113)
Gini (2012) 41,4 (sedang)[2]
IPM (2013) 0,744 (tinggi) (79)
Mata uang Lari (Sign of Georgian Lari.svg) (GEL)
Zona waktu Waktu Standar Georgia (GET) (UTC+4)
Lajur kemudi kanan
Kode ISO 3166 GE
Ranah Internet .ge dan .გე
Kode telepon +995
1 Pusat Pemerintahan berada di Kutaisi

Georgia (საქართველო, Sakartvelo) adalah sebuah negara di Eropa Timur.[3][4][5] Bekas republik di Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Turki dan Armenia di sebelah selatan, serta Azerbaijan di sebelah tenggara. Laut Hitam terletak di sebelah barat negara ini. Luas wilayah Georgia 69.700 km² (26.911 mil²), berpenduduk 3,75 juta jiwa (tidak termasuk Abkhazia dan Ossetia Selatan, wilayah yang diokupasi oleh Rusia). Georgia adalah republik dengan sistem pemerintahan uniter dan semipresidensial. Pemilihan umum dilakukan melalui demokrasi representatif.

Pada zaman klasik, beberapa kerajaan independen dibangun di daerah yang saat ini dikenal sebagai Georgia. Kerajaan Kolkhis dan Iberia mengadopsi Kristen pada awal abad keempat. Kerajaan Georgia mencapai puncak keemasan politik dan ekonomi di bawah pemerintahan Raja David IV dan Ratu Tamar pada abad ke-11 dan 12. Kemudian negara tersebut diinvasi oleh kerajaan-kerajaan yang lebih besar seperti Kekaisaran Mongolia, Kesultanan Utsmaniyah, dan dinasti-dinasti Iran. Pada akhir abad ke-18, Kerajaan Kartli-Kakheti membentuk aliansi dengan Kekaisaran Rusia, sehingga area tersebut dianeksasi oleh Rusia pada tahun 1801, diteguhkan oleh Perjanjian Gulistan dengan Dinasti Qajar. Ketika Revolusi Rusia berlangsung pada tahun 1917, Georgia mendapatkan kemerdekaan dan menjadi republik pertama yang dibentuk di bawah perlindungan Jerman dan Inggris, sebelum akhirnya kembali diinvasi pada tahun 1921 dan bergabung menjadi Uni Soviet sebagai Republik Sosialis Soviet Georgia.

Sejak pembentukan negara Republik Georgia modern pada April 1991, Georgia menderita krisis sipil dan ekonomi selama dekade 1990-an. Hal ini berlangsung hingga terjadinya Revolusi Mawar pada tahun 2003, ketika Georgia memutuskan untuk mengikuti kebijakan asing pro-Barat dan mendeklarasikan integrasi Eropa dan Euro-Atlantik sebagai prioritas utamanya. Hal ini yang akan menyebabkan hubungan yang memburuk antara Rusia dan Georgia, serta memicu Perang Rusia-Georgia pada tahun 2008.

Georgia adalah anggota Majelis Eropa dan GUAM Organisasi untuk Demokrasi dan Pembangunan Ekonomi. Terdapat dua wilayah independen de-facto di Georgia, yaitu Abkhazia dan Ossetia Selatan, yang mendapatkan pengakuan internasional terbatas setelah Perang Rusia-Georgia.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Georgia dibagi kepada 53 provinsi, 11 kota dan 2 republik otonomi:

Wilayah Ibukota Luas (km2) Populasi [6] Kepadatan Penduduk
Abkhazia Sukhumi 8,660 242,862est 28.04
Adjara Batumi 2,880 333,953 115.95
Guria Ozurgeti 2,033 113,350 55.75
Imereti Kutaisi 6,475 533,906 82.45
Kakheti Telavi 11,311 318,583 28.16
Kvemo Kartli Rustavi 6,072 423,986 69.82
Mtskheta-Mtianeti Mtskheta 6,786 94,573 13.93
Racha-Lechkhumi and Kvemo Svaneti Ambrolauri 4,990 32,089 6.43
Samegrelo-Zemo Svaneti Zugdidi 7,440 330,761 44.45
Samtskhe-Javakheti Akhaltsikhe 6,413 160,504 25.02
Shida Kartli Gori 5,729 300,382est 52.43
Tbilisi Tbilisi 720 1,108,717 1,539.88

Geografi[sunting | sunting sumber]

Georgia terletak di Kaukasus Selatan dengan luas wilayah 67.900 km2 (26.911 mil²) dengan kontur pegunungan. Pegunungan Likhi membagi negara tersebut menjadi bagian barat dan timur. Berdasarkan sejarah, bagian barat Georgia disebut sebagai Kolkhis, sedangkan bagian timur disebut sebagai Iberia. Karena topografi yang kompleks, bagian utara wilayah Georgia (seperti Svaneti) terisolasi dari bagian negara lainnya.

Kota-kota besar di Georgia antara lain:

Simbol-simbol lama[sunting | sunting sumber]

Bendera

Bendera lama Georgia digunakan sejak 1991 hingga 25 Januari 2004. Dia juga pernah digunakan dari 1918 hingga 1921.

Lambang lama digunakan dari 1918 hingga 1921 dan sejak 1991 hingga 2004.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Etnis[sunting | sunting sumber]

Georgian youth in the Chokha, a traditional costume
Ethno-linguistic groups in the Caucasus region

Kelompok etnis di Gorgia sekitar 86.8 persennya merupakan Etnis Georgia dari 3,713,804 penduduk (Sensus 2014).[7][n 1] Other ethnic groups include Abkhazia, Armenia, Assyria, Azerbaijan, Yunani, Yahudi, Kist, Ossetian, Russia, Ukrainia, Yazidi dan lainnya.[8][n 1] Orang Yahudi Gorgia merupakan salah satu komunitas Yahudi tertua di dunia. Dahulu banyak juga orang Jerman di Gorgia, namun dideportasi kembali ke Jerman pada masa Perang Dunia II.[9]

Agama[sunting | sunting sumber]



Circle frame.svg

Main religions (2014)[10]

  Kristen Ortodoks (83.4%)
  Muslim (10.7%)
  Gereja Armenia (2.9%)
  Katolik (0.5%)
  Lainnya (2.5%)

Agama-agama minoritas di Georgia termasuk Muslims (10.7 persent), Armenian Christians (2.9 persent) dan Katolik Roma (0.5 percent).[n 1] 0.7 persent berdasarkan sensus 2014 menyatakan dirinya tidak masuk dalam kelompok manapun, 1.2 persent tidak mencatat agama mereka dan 0.5 persent tidak masuk daftar kelompok agama sama sekali.


Bahasa[sunting | sunting sumber]

Bahasa Georgia (93%), huruf mkredeli.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Number of Population as of January 1, 2015 — National Statistics Office of Georgia" (PDF). Diakses tanggal 1 Mei 2015. 
  2. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal 5 Juni 2015. 
  3. ^ International Geographic Encyclopaedia and Atlas. Springer, 24 November 1979, p. 273
  4. ^ Stephen White, Valentina Feklyunina. Identities and Foreign Policies in Russia, Ukraine and Belarus: The Other Europes. Springer, Oct 22, 2014 :"The Great Soviet Atlas put the entire Caucasus inside 'Europe', as far as the Turkish border with the USSR (Efremov, “Obsuzhdenie', p. 145); so did the Great Soviet Encyclopedia..."
  5. ^ Parlemen Eropa, European Parliament Resolution 2014/2717(RSP), 17 July 2014: "...pursuant to Article 49 of the Treaty on European Union, Georgia, Moldova and Ukraine – like any other European state – have a European perspective and may apply to become members of the Union..."
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Sensus 2014
  7. ^ Total population by regions and ethnicity
  8. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama 2014 Ethnicity
  9. ^ "Deutsche Kolonisten in Georgien". Einung. Diakses tanggal 31 Januari 2017. 
  10. ^ "2014 General Population Census - Main Results" (PDF). National Statistics Office of Georgia (Geostat). 28 April 2016. Diakses tanggal 7 Juni 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Peta Georgia


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tag <ref> untuk kelompok bernama "n", tapi tidak ditemukan tag <references group="n"/> yang berkaitan, atau </ref> penutup tidak ada