Abdul Latief (pengusaha)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk kegunaan lain dari Abdul Latief, lihat Abdul Latief (kolonel).
Abdul Latief
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Republik Indonesia ke-8
Masa jabatan
16 Maret 1998 – 21 Mei 1998
Presiden Soeharto
Pendahulu Joop Ave
Pengganti Marzuki Usman
Menteri Tenaga Kerja Indonesia ke-17
Masa jabatan
17 Maret 1993 – 14 Maret 1998
Presiden Soeharto
Pendahulu Cosmas Batubara
Pengganti Theo L. Sambuaga
Informasi pribadi
Lahir 27 April 1940 (umur 78)
Bendera Indonesia Banda Aceh, Republik Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Suami/istri Nursyamsiah
Anak Dipo Latief
Pekerjaan Pengusaha
Agama Islam

Abdul Latief (lahir di Banda Aceh, Aceh, 27 April 1940; umur 78 tahun) adalah salah satu pengusaha Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai menteri pada era pemerintahan Presiden Soeharto.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Abdul Latief merupakan putra dari pasangan perantau Minang Mohammad Latief dan Sitti Rahmah yang berasal dari Pasa Gadang, Padang, Sumatera Barat.[1] Pada tahun 1920, ayahnya pergi merantau ke Banda Aceh, dan kemudian ia lahir disana. Disamping berdagang, ayahnya juga aktif dalam organisasi keagamaan Muhammadiyah. Pada saat berusia empat tahun, ayahnya meninggal dunia, dan kemudian ia diasuh oleh ibunya.

Bisnis[sunting | sunting sumber]

Latief merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana, Jakarta. Semasa kuliah ia telah bekerja di Toserba Sarinah. Disini ia dipercaya untuk mempelajari manajemen toko serba ada Seibu, Jepang. Sepulangnya dari Tokyo ia hendak mengembangkan konsep pemasaran yang dipelajarinya ke dalam konsep pemasaran "Sarinah". Namun atasannya tidak berkenan dengan konsep yang ia tawarkan itu.

Keluar dari Toserba Sarinah, Latief memberanikan diri untuk menjadi pengusaha dengan mengembangkan toserbanya sendiri. Untuk itu, langkah pertama yang ia lakukan adalah membeli sebuah toko kecil di Grogol, Jakarta. Pada tahun 1974, Latief mendirikan PT Indonesia Product Centre Sarinah Jaya. Perusahaan ini mengelola swalayan yang memasarkan produk-produk industri kecil. Setahun kemudian, ia membuka cabang di Singapura. Pada tahun 1981, Latief memodernisasi swalayannya dengan membangun Pasaraya departement store. Pada tahun 2001 ia merambah bisnis media dengan mendirikan jaringan televisi Lativi. Kini Abdul Latief masuk ke dalam jajaran konglomerat Indonesia yang cukup sukses. Di bawah bendera ALatief Corporation, ia mengelola bisnis periklanan, agrobisnis, hotel, asuransi, properti, konstruksi, eceran, dan media massa. Kini kegiatan bisnisnya banyak ditangani oleh putra-putrinya, Medina Latief Harjani dan Ahmad Dipo Ditiro.[2]

Organisasi dan politik[sunting | sunting sumber]

Abdul Latief merupakan salah seorang pendiri HIPMI dan merupakan ketua umum pertama dari organisasi pengusaha muda tersebut. Prestasinya dalam bidang perdagangan, menyebabkan ia ditarik ke dalam kabinet pemerintahan Soeharto. Dia pernah menduduki posisi Menteri Tenaga Kerja (1993 - 1998) dan Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya (1998). Pada awal tahun 1998, Latief mengundurkan diri dari Kabinet Pembangunan VII yang diikuti oleh belasan menteri lainnya. Kemunduran Latief merupakan awal kejatuhan pemerintahan Soeharto.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Bustami Narda, Rahasia Bisnis Orang Padang, Debe Mustika, 2011
  2. ^ swa.co.id Akankan Pamor Pasaraya Kembali Moncer?
  3. ^ Femi Adi Soempeno, Mereka Mengkhianati Saya: Sikap Anak-anak Emas Soeharto di Penghujung Orde Baru, Galangpress, 2008

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Cosmas Batubara
Menteri Tenaga Kerja Indonesia
19931998
Diteruskan oleh:
Theo L. Sambuaga
Didahului oleh:
Joop Ave
Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Indonesia
1998
Diteruskan oleh:
Marzuki Usman