Muladi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Prof. Dr. H.
Muladi
S.H
Gubernur Lemhannas ke-14
Masa jabatan
30 Agustus 2005 – 17 Februari 2011
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Ermaya Suradinata
Digantikan oleh Budi Susilo Soepandji
Menteri Kehakiman Indonesia ke-21
Masa jabatan
16 Maret 1998 – 21 Mei 1998
Presiden Soeharto
Didahului oleh Oetojo Oesman
Masa jabatan
23 Mei 1998 – 20 Oktober 1999
Presiden Baharuddin Jusuf Habibie
Digantikan oleh Yusril Ihza Mahendra
Informasi pribadi
Lahir 26 Mei 1943 (umur 74)
Bendera Jepang Surakarta Kochi, Wilayah Kolonial Jepang
Kebangsaan Indonesia
Partai politik Partai Golongan Karya
Suami/istri Nany Ratna Asmara
Anak 4 orang
Alma mater Universitas Diponegoro
International Institute of Human Rights
Universitas Padjajaran
Agama Islam

Prof. Dr. H. Muladi, SH (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 26 Mei 1943; umur 74 tahun) adalah Gubernur Lemhannas terlama (2005-2011).[1][2] Muladi juga mantan Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM) merangkap Menteri Sekretaris Negara pada masa Kabinet Reformasi Pembangunan.[3] Sebelum menjabat menteri, ia adalah Rektor Universitas Diponegoro. Muladi pernah menjabat Ketua Institute for Democracy and Human Rights di The Habibie Center, Jakarta.

Sosok Muladi cukup menggetarkan hati. Hal ini terlihat dari tinggi tubuhnya mencapai 1,80 m dan berat lebih dari satu kuintal. Gaya bicaranya keras menggelegar, terutama saat marah. Tetapi, ia sesungguhnya berhati lembut serta tidak tahan melihat ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia.[4]

Sekilas hidupnya[sunting | sunting sumber]

Awal kehidupan[sunting | sunting sumber]

Muladi lahir di Solo, 26 Mei 1943, sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Dasijo Darmo Soewito dan Sartini.[5] Ayahnya yang asli Jawa Timur bekerja sebagai reserse polisi. Orang tuanya yang pindah tugaslah yang membawanya tinggal di Semarang. Muladi kecil dikenal nakal. Karena kenakalannya itu, Muladi dua kali tidak lulus sekolah, yaitu ketika SD dan SMP.[4]

Meski tidak lulus SMP, Muladi tetap bisa melanjutkan sekolah ke sebuah SMA swasta, SMA Institut Indonesia. Ia kemudian diterima di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang.[4] Ia memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (saat ini disebut dengan nama Fakultas Hukum)[6].

Semasih mahasiswa, Muladi aktif sebagai Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), tahun 1963-1968. Ia juga pernah menjadi Komandan Batalyon IV, Resimen Mahasiwa Semarang (1964-1967). Selain itu, sambil kuliah, dia bekerja sebagai karyawan OPS Minyak dan Gas Bumi, Jawa Tengah (1966-1969).[2]

Dalam hal olahraga, Muladi muda menyukai karate dan judo. Pemegang sabuk hitam ini bahkan menjadi atlet judo nasional.[5]

Sebelum aktif di dunia politik, ia berkarier di Universitas Diponegoro sebagai dosen. Ia datang ke Jakarta ketika menjadi anggota MPR-RI pada tahun 1997. Setelah itu, ia dan keluarganya tinggal di Jakarta.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Pada usia 21 tahun, Muladi menikahi adik kelasnya, Nany Ratna Asmara, tepatnya pada tanggal 22 Maret 1964. Pernikahannya tersebut membuahkan empat orang putri, yaitu Rina Irawanti, Diah Sulistyani, Aida Fitriani, dan Erlina Kumala Esti. Dua anak pertama dan anak bungsunya mengikuti jejak Muladi mendalami bidang hukum. Putri keduanya, Diah Sulistyani, mengikuti jejaknya menjadi seorang akademisi.[4]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Karier[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Dwija Sista dari Departemen Pertahanan dan Keamanan (1991)
  • Man of the Year dari Harian Suara Merdeka, Semarang (1995)
  • Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden RI (1995)
  • DAN VI Karate (INKAI) (1998)
  • Bintang Mahaputra Adi Pradana Kelas II dari Presiden RI (1999)
  • The Best Alumni of Undip (2003)
  • Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden RI (2006)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pejabat Gubernur Lemhannas RI". Lemhannas RI. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  2. ^ a b "Gubernur Lemhannas Terlama". Ensiklopedi Tokoh Indonesia. 30 Mei 2013. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  3. ^ "Pejabat Kabinet". Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  4. ^ a b c d "Prof. Dr. Muladi: "Komnas HAM Masih Butuh Perlindungan Soeharto"". FORUM - Komnas HAM dan Perlindungan. 03 Maret 1997. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  5. ^ a b "Koboi itu Kembali ke Kampus". Harian Umum Suara Merdeka. 08 Februari 2004. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  6. ^ "Sejarah Fakultas Hukum Diponegoro". Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  7. ^ a b c d "Riwayat Hidup Singkat Penulis" (PDF) (September 2010 ed.). Jurnal Yudhagama. TNI AD. 10 September 2010. p. 23. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
  8. ^ "Kesaksian Sejarah: Tugas 2: Biografi". Tasya Bellinda Permatasari. 31 Mei 2013. Diakses tanggal 15 Januari 2014. 
Jabatan politik
Didahului oleh:
Oetojo Oesman
Menteri Kehakiman
1998–1999
Diteruskan oleh:
Yusril Ihza Mahendra
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Ermaya Suradinata
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional
2005–2011
Diteruskan oleh:
Budi Susilo Soepandji