Hamid Awaluddin
Hamid Awaluddin | |
|---|---|
Hamid pada tahun 2025 | |
| Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia | |
| Masa jabatan 2008–2011 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia ke-26 | |
| Masa jabatan 20 Oktober 2004 – 9 Mei 2007 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 Oktober 1960 Parepare, Sulawesi Selatan, Indonesia |
| Almamater | Universitas Hasanuddin Universitas Amerika |
| Profesi | Diplomat dan akademikus |

Hamid Awaluddin (/hɑːˈmɪd ɑːwɑːˈluːdɪn/ ⓘ; lahir 5 Oktober 1960) adalah duta besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Belarus antara tahun 2008 dan 2011.[1]
Biografi
[sunting | sunting sumber]Awaluddin lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 5 Oktober 1960. Masa jabatannya sebagai duta besar Indonesia untuk Rusia dan Belarus dimulai pada 8 April 2008.[2] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia dari 20 Oktober 2004 – 8 Mei 2007. Masa jabatannya sebagai duta besar Indonesia untuk Rusia dan Belarus berakhir pada November 2011. Pada 26 November 2011, Dewan Mufti Rusia menganugerahkan Hamid Awaluddin medali kehormatan "Al-Fahr" atas perannya dalam menginisiasi kemitraan antara Muslim Indonesia dan Rusia.[3]
Karier
[sunting | sunting sumber]Karier politiknya dimulai sejak dini dengan keterlibatannya dalam kegiatan-kegiatan universitas. Sejak mahasiswa, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar, Sulawesi Selatan. Ia kuliah di Universitas Hasanuddin, Makassar, dan kemudian meraih gelar doktor pada tahun 1998 dari Universitas Amerika, AS. Sebelum menjadi menteri kabinet, Awaluddin adalah anggota Komisi Pemilihan Umum.
Hamid juga merupakan negosiator utama dan perwakilan Pemerintah Indonesia dalam negosiasi yang menghasilkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Perdamaian dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki pada bulan Agustus 2005.[4]
Tanda Kehormatan
[sunting | sunting sumber]
Indonesia:
Bintang Mahaputera Adipradana (11 Oktober 2014)[5]
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Artikel di tokohindonesia.com Diarsipkan 2010-03-27 di Wayback Machine.
- Indonesians hold Independence Day celebrations in Moscow Diarsipkan 2011-09-10 di Wayback Machine.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Berita pelantikan Dubes RI oleh Presiden di situs presidensby.info". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-10. Diakses tanggal 2008-04-10.
- ↑ Berita pelantikan Dubes RI oleh Presiden di situs presidensby.info
- ↑ Indonesian ambassador receives honorary medal from Russian muftis
- ↑ A detailed account is set out in Hamid Awaludin, Peace in Aceh: Notes on the peace process between the Republic of Indonesia and the Aceh Freedom Movement (GAM) in Helsinki, CSIS, Jakarta, 2009, translated by Tim Scott, ISBN 978-979-1295-11-6.
- ↑ Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang (PDF). Diakses tanggal 25 Agustus 2021.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Yusril Ihza Mahendra |
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia 2004–2007 |
Diteruskan oleh: Andi Matalatta |
| Jabatan diplomatik | ||
| Didahului oleh: Susanto Pudjomartono |
Duta Besar Indonesia untuk Rusia 2008–2011 |
Diteruskan oleh: Djauhari Oratmangun |
- Orang hidup berusia 66
- Kelahiran 1960
- Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia
- Alumni Universitas Hasanuddin
- Tokoh Sulawesi Selatan
- Tokoh dari Parepare
- Tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
- Politikus Indonesia
- Duta Besar Indonesia untuk Rusia
- Menteri Kabinet Indonesia Bersatu
- Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia
- Tokoh Himpunan Mahasiswa Islam



