Hayono Isman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hayono Isman
150px
Foto Hayono Isman di Partai NasDem
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Indonesia ke-6
Masa jabatan
17 Maret 1993 – 16 Maret 1998
PresidenMuhammad Soeharto
Wakil PresidenTry Sutrisno
PendahuluAkbar Tanjung
PenggantiAgung Laksono
Informasi pribadi
Lahir25 April 1955 (umur 64)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Partai politikPartai NasDem.svg Partai NasDem (2017–sekarang)
Afiliasi
politik lain
Democratic Party (Indonesia).svg Partai Demokrat (2009–2016)
GolkarLogo.png Partai Golongan Karya (1987–1997)
AnakMandira Isman
Handara Putri Isman
Baroto Ario Isman
Orang tuaMas Isman
PekerjaanPolitikus
Situs webhttp://www.hayonoisman.com

Hayono Isman (lahir di Jakarta, 25 April 1955; umur 64 tahun) [1] adalah politisi senior dan juga aktif di organisasi kemasyarakatan, parpol, lembaga eksekutif (pemerintahan), maupun legislatif (DPR)[1]. Pada periode 1987-1992 dan 1992-1997 dia terpilih jadi anggota DPR RI dari Fraksi Karya Pembangunan.

Foto resmi Hayono Isman sebagai Mennegpora

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Hayono Isman terlahir sebagai putra tokoh militer Indonesia, Mas Isman. Ayahnya kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2015 oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo.

Pada Pemilu 2009, melalui Partai Demokrat, ia terpilih kembali menjadi anggota dewan untuk masa bakti 2009-2014 dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jaya I (Jakarta Timur)[2]. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia pada kabinet pembangunan VI (1993-1998). Pada tahun 2013, Hayono Isman bersama 11 orang lainnya; Ali Masykur Musa, Anies Baswedan, Dino Patti Djalal, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo dan Sinyo Harry Sarundajang mengikuti Konvensi Calon Presiden dari Partai Demokrat[3]. Pada 16 Mei 2014, Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat mengumumkan hasil survei atas 11 peserta konvensi di kantor DPP Partai Demokrat. Hasilnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menempati posisi terunggul dibandingkan peserta konvensi lainnya[4]. Pada tahun 2016, Hayono Isman resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat dan pada tahun 2017, Hayono Isman bergabung dengan Partai Nasional Demokrat dan diangkat Menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Partai Nasional Demokrat.


Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Akbar Tanjung
Menteri Pemuda dan Olahraga
1993–1998
Diteruskan oleh:
Agung Laksono